image angkutan jadul
Login / Sign Up
Image

Pangi Syarwi Chaniago

Analis Politik, Sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting.

Berebut Kursi Panas Wagub DKI

Image

Bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno berdialog dengan sejumlah komunitas dan pengusaha muda di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (13/9/2018). Dalam dialog tersebut Sandi mengajak pengusaha muda dan komunitas selalu berpikir inovatif dan jeli dalam melihat kebutuhan pasar yang terus berganti dengan cepat. | ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

AKURAT CO, Sepeninggalan Sandiaga Uno mendampingi Prabowo Subianto untuk nyapres, kursi wagub DKI sampai saat ini masih kosong dan menjadi perebutan sengit diinternal partai koalisi.

Secara aturan hukum, kursi yang ditinggalkan Sandiaga Uno menjadi hak partai pengusung pasangan kandidat yang memenangkan pilkada tersebut, itu artinya Gerindra dan PKS harus berembuk (konsensus) untuk menentukan dan menyepakati nama yang bakal direkomendasikan ke DPRD DKI untuk mengikuti mekanisme selanjutnya.

Dalam perjalanannya, elite Gerindra beberapa kali menjanjikan kursi wagub DKI menjadi milik PKS sebagai sekutu koalisi utama.

Harus kita akui, efektifitas mesin PKS memberikan kontribusi yang nyata bagi kemenangan pasangan Anis-Sandi pada pertarungan kontestasi elektoral di DKI Jakarta.

Bahkan dalam perjalanannya, PKS sebagai mitra koalisi beberapa kali menunjukkan sikap jiwa besar dan sering mengalah terhadap keinginan teman koalisi dengan merelakan posisi cagub Jabar untuk Gerindra.

Tidak hanya itu, merelakan Mardani Ali Sera hanya sebagai Ketua tim pemenangan di Jakarta, merelakan kembali kursi calon wakil presiden ke Sandiaga Uno, merelakan ketua tim pemenangan ke Djoko Santoso yang notabene juga kader Gerindra. Kalau ujung ceritanya, wagub DKI mengantikan Sandi nantinya juga dari kader Gerindra, maka sempurna lah Gerindra memborong semua jabatan.

Sikap mengalah PKS ini bukan tanpa konsekuensi, PKS harus menelan pil pahit kalah di Jawa Barat yang 10 tahun terahir merupakan basis utama PKS.

Sementara di DKI Jakarta, untuk pertama kalinya PKS abstain ke gelanggang politik memajukan kader terbaiknya sendiri di pilkada. Dalam dua pilkada DKI sebelumnya PKS selalu menjadi pemain utama, membaca trend penurunan ini, akan kah PKS kehilangan legitimasi di DKI dan Jawa Barat? 2019 adalah tahun pembuktiannya.

Berkaca dari totalitas PKS dalam koalisi ini semestinya Gerindra perlu kembali mengingat, mempertimbangkan untuk memberikan keleluasaan PKS dalam menentukan dan mengajukan nama wagub sebagai pengganti Sandiaga Uno.

Bagaimana pun dengan majunya Prabowo-Sandi sebagai pasangan capres dan cawapres, Gerindra yang mendapatkan cotail effect berlimpah. Partai Gerindra menang banyak.

Pengisian posisi wagub DKI, pada sisi lain menjadi ujian bagi Gerindra apakah mereka akan kembali “memborong” semua jabatan politik atau justru mau berbagi (power sharing) dengan teman sekutu koalisinya.

Dengan demikian, dibutuhkan langkah ke hati-hatian, salah melangkah dalam mengambil keputusan, resiko ngak main main, jelas akan mempengaruhi ritme dan soliditas (all out) dukungan mesin PKS memenangkan pasangan Prabowo-Sandi. Apa yang bakal terjadi apabila PKS mematikan mesin?

Sebagai mana kita ketahui, Gerindra pada saat ini dalam posisi yang sangat dominan dalam menduduki jabatan strategis mulai dari capres, cawapres dan ketua KTN, semua posisi ini diisi oleh kader Gerindra.

Jika posisi wagub DKI masih jadi incaran Gerindra, argumentasi partai ini terkesan sebagai partai yang rakus dan serakah tak terbantahkan. Situasi ini akan menjadi preseden buruk, secara tak langsung berdampak serius pada soliditas dan loyalitas dukungan partai yang tergabung dalam koalisi tersebut.

Soliditas dan loyalitas yang rendah, menjadikan koalisi ini sulit untuk memenangkan pilpres di tengah persaingan yang sangat ketat, dinamis dan kompetitif.

Dibutuhkan dukungan all out mesin partai dalam memenangkan pertarungan tersebut. Oleh karena itu, partai Gerindra harus siap-siap menelan pil pahit kalah dalam pilpres dan ditinggal mitra koalisinya apabila rakus dan tak mau berbagi dengan teman sekutu koalisinya. Semoga!.[]

baca juga:

Editor: Dedi Ermansyah

Sumber:

berita terkait

Image

News

Survei Charta Politika: Prabowo Kalah di Pulau Jawa

Image

News

Pengaruh Capres, Survei: Elektabilitas PDIP dan Gerindra Memuncak

Image

News

FOTO Cawapres Sandiaga Uno Sapa Pendukungnya di Jakarta Timur

Image

News

Hasil Akhir Polling, Denny Siregar: Prabowo Jadi Presiden Sehari

Image

News

Uki Tanggapi Pernyataan Sandi Dorong Anak Muda Ciptakan Lapangan Kerja Lewat UMKM

Image

News

Kubu Prabowo: Nanti Berantas Mafia karena Banyak yang Nakal-nakal, Itu Orang-orang Kayak yang Ngerampok Kita

Image

News

Golkar Protes Benderanya Muncul di Tengah Kampanye Prabowo

Image

News

Eks GRPG: Saya Mohon Maaf ke Tim Prabowo, Kita Resmi Mendukung Jokowi

Image

News

Sandiaga Ungkap Alasan Pilih Kampanye Pertama di Sragen

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Emil Bakal Bikin Aplikasi Citarum Harum

Mantan wali kota Bandung ini juga mengungkapkan inovasi lain agar Citarum bisa segera harum.

Image
News

Survei Charta Politika: Prabowo Kalah di Pulau Jawa

"Pak Prabowo unggul secara regional di Sumatera, berimbang di DKI Jakarta dan Banten."

Image
News
Debat Pilpres 2019

KPU Tetapkan Retno Pinasti dan Zulfikar Naghi Jadi Moderator Debat Keempat

Stasiun televisi yang berwenang menyiarkan secara langsung debat keempat Pilpres 2019 adalah SCTV, Indosiar dan Metro TV.

Image
News

Densus 88 Masih Jaga Kota Sibolga

Menurut Edwin para aparat keamanan akan terus berjaga-jaga hingga selesainya pelaksaan pemilu pada 17 April 2019.

Image
News

Pengaruh Capres, Survei: Elektabilitas PDIP dan Gerindra Memuncak

"PDIP dan Gerindra merupakan partai politik tertinggi pilihan masyarakat."

Image
News
Menuju Pilpres 2019

Survei Charta Politica: Jokowi-Ma'ruf Amin Menang di DKI Jakarta & Banten

Jokowi-Ma'ruf menang di semua wilayah kecuali Sumatera.

Image
News

Nyaleg Lagi, 10 Potret Eko Patrio Sibuk Kampanye

Sepertinya Eko Patrio sudah nyaman dengan karier politiknya

Image
News

Seorang Pria Ditangkap Karena Jajakan Perempuan di Situs Online Semprot.org

TAA ditangkap jajaran Polres Kepulauan Seribu, Kamis (7/2/2019) lalu

Image
News

Pemprov DKI dan DPRD Sepakat Tarif MRT Rp8.500

Dalam waktu dekat pihak MRT akan memasang tabel harga di setiap stasiun.

Image
News

Pihak Rumah Sakit dan Pelapor akan Dihadirkan untuk Ungkap Kebohongan Ratna Sarumpaet

JPU sudah menyiapkan saksi dari pihak pelapor maupun pihak rumah sakit tempat Ratna Sarumpaet sempat dirawat

trending topics

terpopuler

  1. Lucu! Begini Pengalaman Ruth Permatasari 'TJ' Naik MRT di London

  2. Viral, Potret Legenda Milan Tiru The Beatles

  3. Pengamat: Belum Tentu Kepemimpinan Militer Miliki Visi-Misi Seperti Jokowi

  4. Ratusan Milenial Jabar Siap Door To Door Menangkan Jokowi-Ma'ruf

  5. Kaukus Muda PPP Sumsel Dukung Fatwa Mbah Moen dan Keputusan Mukernas PPP Bogor

  6. Billy Syaputra Nyanyi Lagu Galau Seperti Gading Marten, Warganet: Bodo Amat!

  7. Majelis Salafiyah Ingin Jokowi-Ma'ruf Amin Buat Museum Kitab Kuning di Banten

  8. Disebut Penerus Ayahnya, Dul Jaelani: Saya Bukan Ahmad Dhani

  9. Ubah Lirik Lagu Radja, Jokowi: Kamu Harus Pilih Nomor Satu 

  10. Penjualan Daihatsu Tembus 31.419 Unit dalam 2 Bulan, Sigra Masih Primadona

fokus

Angkutan Tempoe Doeloe
Kisah Juru Pijat Tunanetra
Teror Masjid Selandia Baru

kolom

Image
Muh Tunjung Nugroho

Basis Pajak dan Penurunan Tarif PPh

Image
Ujang Komarudin

Ribut-Ribut Survey Litbang Kompas

Image
Achmad Fachrudin

Dilema KPU Mengatasi Problem DPT

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Debat Cawapres: Perang Kartu Sakti

Wawancara

Image
Hiburan

Jais Darga: Pelukis Indonesia Harus Lebih Agresif

Image
Gaya Hidup

Kampung Investasi Hati dan Cerita dari Tabanan

Image
Video

VIDEO Kampung Investasi Hati dan Cerita dari Tabanan

Sosok

Image
News

7 Potret Kedekatan Bambang Soesatyo dengan Cucu, Hangat Banget!

Image
News

Anto Purnomo, Sosok di Balik Sukses Evakuasi KRL 1722 di Bogor

Image
News

Sibuk Kampanye, 8 Potret Hangat Sandiaga Uno saat Luangkan Waktu Bersama Anak