image
Login / Sign Up

Kabareskrim Polri: Tidak Ada Buka Tutup Penyidikan Kasus Kematian Munir

Yudi Permana

Image

Pegiat mengenakan topeng Munir saat aksi Kamisan ke-552 di Jakarta, Kamis (6/9). Aksi tersebut untuk memeringati 14 tahun meninggalnya aktivis HAM Munir Said Thalib, serta menuntut pemerintah untuk mengungkap aktor-aktor intelektual dibalik pembunuhannya | ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

AKURAT.CO, Hari ini tepat 14 tahun kasus pembunuhan aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Munir Said Thalib. Namun sampai saat ini dalang kasus pembunuhan tak kunjung terungkap.  

Menanggapi hal tersebut Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto mengatakan penyidikan kasus Munir tidak pernah dihentikan atau ditutup. 

"Di dalam penyidikan itu tidak ada buka dan tutup (penyidikan kasus). Jadi saya bingung temen-temen nanya kapan dibuka (kembali kasusnya)," kata Arief di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (7/9). 

baca juga:

Memulai adalah, dikatakan Arief, ketika pihaknya mengirimkan surat perintah dimulai penyidikan (SPDP) ke kejaksaan selaku jaksa penuntut umum (JPU). Kemudian ketika selesai dan dinyatakan P21, maka dianggap perkara sudah selesai. 

"Dalam kasus Munir, yang terjadi pada tahun 2004, Polri sudah melakukan langkah-langkah yang cukup signifikan di dalam proses penyidikan kasus itu," ucapnya. 

Dalam proses penyidikan pada 2004, lanjut Arief, pihaknya telah melengkapi dan memproses empat berkas perkara dengan empat tersangka.

Empat tersangka yakni Pollycarpus, Indra Setiawan, Rohaini Aini, dan Muchdi Purwoprandjono.

Polri akan menindaklanjuti dan mempelajari apabila menemukan bukti baru terkait kasus pembunuhan aktivis HAM tersebut. 

"Bagaimana dengan kelanjutan yang lainnya, apabila ditemukan fakta baru (novum) maka Polri akan melanjutkan penyidikan itu," tegasnya. 

Apabila ditemukan fakta baru (novum), Arief mengatakan polri dipastikan akan melanjutkan penyidikan tersebut. Karena hal itu satu laporan polisi yang diajukan 4 berkas perkara yang sudah menjadi mekanisme yang dilakukan. 

"Sehingga tidak ada istilah kapan dibuka. Kami tidak pernah membuka dan menutup. Jadi kasus ini ada kemungkinan masih berjalan kalau ditemukan bukti baru tadi, dan ditemukan fakta hukum baru untuk pengembangan kasusnya," tandasnya. 

Diketahui, laporan Tim Pencari Fakta (TPF) Munir sudah diserahkan oleh Ketua TPF Brigadir Jenderal Marsudhi Hanafi kepada Presiden SBY pada 24 Juni 2005.

Pertemuan resmi kenegaraan di Istana Negara itu pun dihadiri oleh tujuh pejabat negara.

Mereka adalah Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Widodo AS, Menteri Hukum dan HAM Hamid Awaludin, Mensesneg Yusril Ihza Mahendra, Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi, Jaksa Agung Marzuki Darusman, Kapolri Jenderal Dai Bachtiar, Kepala BIN Syamsir Siregar, dan Juru Bicara Kepresidenan Andi Alfian Malarangeng. 

Laporan yang tuntas pada Juni 2005, ternyata tak pernah dibuka ke publik. Lebih parah lagi, laporan lengkap TPF itu hilang di Kementerian Sekretariat Negara.

Padahal menurut pengakuan Hendardi dan Usman Hamid, dua anggota TPF saat bersaksi di persidangan gugatan di KIP, laporan tersebut sudah diserahkan secara langsung kepada Presiden SBY di Istana Negara. 

Ironinya, hilangnya laporan itu baru diketahui pada pertengahan Februari 2016. Ketika itu KontraS mendatangi kantor Sekretariat Negara buat meminta penjelasan dan mendesak segera diakukannya pengumuman hasil laporan TPF.

Namun sayang, KontraS mendapatkan jawaban aneh. Lembaga negara itu justru sama sekali tidak memiliki dan menguasai laporan tersebut. []

Editor: Ridwansyah Rakhman

Sumber:

berita terkait

Image

News

Kapolri Pimpin Upacara Sertijab Pati Polri, Termasuk Kabareskrim

Image

News

Pergantian Komjen Arief Sulistyanto Dipertanyakan, Yunus Husein: Ini Kurang Lazim

Image

News

Ini Pasal Hukum Buat Penyebar Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Dicoblos

Image

News

Permadi: Ada Salam dari Kabareskrim Buat Ustaz Tengku Zulkarnain dan Bang Andi Arief

Image

News

Kabareskrim Ingatkan Penyidik Polda Yogya Kalau Kapolri Punya Target Tugas

Image

News

Kabareskrim Buat Medsos Jadi Sarana Warga Laporkan Reserse Nakal

Image

News

Polisi Pastikan Penanganan Kasus Richard Sesuai Prosedur

Image

News

Komjen Ari Dono Akan Bantu Kapolri dari Aspek Manajerial

Image

News

Resmi Jabat Kabareskrim, Arief: Kembali ke Habitat karena Saya Dibesarkan di Reserse

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Ma'ruf Amin Mengaku Ditunjuk Para Ulama untuk Menjadi Calon Wakil Presiden

"Adanya permintaan dari ulama kepada saya untuk mendampingi Pak Joko Widodo,"

Image
News

Seorang Pria Dicokok Polisi karena Diduga Edarkan Narkoba Jenis Sabu

Penangkapan terhadap pelaku, berinisial De alias Ay (44) di Jalan Raya Muntok-Pangkalpinang tersebut tidak terlepas informasi masyarakat.

Image
News

Jelang Kampanye Terbuka, Pemkot Tangerang Sediakan 18 Titik untuk Berkampanye

"Mudah-mudahan seluruh peserta pemilu tetap saling menghormati karena bagaimana pun kita ini sebangsa se-tanah air,"

Image
News

Pengamat harap Aparat Intelijen Negara Tak Terjebak Politik Praktis di Pilpres 2019

"Semua aparatur negara, termasuk intelijen, jangan sampai terseret dan terjebak dalam berpolitik praktis di ajang Pilpres 2019,"

Image
News

Ini yang Dibutuhkan Warga Sentani Paska Banjir Bandang Mengerikan Pekan Lalu

Ishar, warga BTN Sosial yang ditemui di sela-sela kegiatan membersihkan rumahnya, mengaku merasakan banyak kesulitan.

Image
News

Pemerintah Aceh Lakukan Doa dan Zikir untuk Korban Penembakan di Selandia Baru

"Insiden penembakan brutal di Selandia Baru itu sungguh meremukkan perasaan umat manusia, dan Pemerintah Aceh mengecam,"

Image
News

Sekolah Masih Tertimbun Lumpur, Kegiatan Belajar di Sentani Belum Bisa Dilakukan

"Para siswa tidak bisa datang sekolah karena rumah-rumahnya terendam air danau Sentani yang meluap pascabanjir,"

Image
News

MRT Jakarta akan Diresmikan Presiden Jokowi di Stasiun Bundaran HI

"Peresmian MRT Jakarta akan dilakukan oleh Presiden RI akan berlangsung di area Bundaran Hotel Indonesia mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul

Image
News

NasDem Optimis Raih 100 Kursi di DPR pada Pemilu Serentak 2019

"Kita sangat yakin akan masuk tiga besar. Target Ketua Umum bahwa NasDem mendapat 100 kursi DPR, tidak meleset,"

Image
News

KPK Sebut Romy Mulai Kooperatif pada Tim Penyidik

Rommy pun mengatakan akan kooperatif menjalani pemeriksaan di KPK.

trending topics

terpopuler

  1. Sudah Bayar PDP Rp364 Miliar, Garuda Indonesia Bakal Negosiasi Ulang Dengan Bos Boeing

  2. Pesan Terakhir Ketua Umum Seknas Jokowi Sebelum Wafat: Berjuang untuk Kemenangan Jokowi-Ma'ruf

  3. Hasil Lengkap Pertandingan Sepakbola Internasional Hari Ini

  4. Kampung Investasi Hati dan Cerita dari Tabanan

  5. Buron 5 Tahun, Musmulyadi Ditangkap tanpa Ada Perlawanan

  6. Terciduk Ngobrol di Pesta Ultah BCL, Ariel 'Noah' dan Luna Maya Didoakan Balikan

  7. Survei Litbang Kompas Menengah Atas Dukung Prabowo, Ini Alasannya

  8. Fokus Infrastruktur dan SDM Langkah Tepat Bawa Indonesia Keluar Dari Jebakan Middle Income Trap

  9. Gulung Moldova, Prancis Pimpin Grup H

  10. Seret Nama Khofifah dan Kiai Asep, Mahfud MD: Merekomendasi Orang Tak Selalu Ada Korupsi

fokus

Kisah Juru Pijat Tunanetra
Teror Masjid Selandia Baru
Di Balik Pakaian Bekas Impor

kolom

Image
Ujang Komarudin

Ribut-Ribut Survey Litbang Kompas

Image
Achmad Fachrudin

Dilema KPU Mengatasi Problem DPT

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Debat Cawapres: Perang Kartu Sakti

Image
Ujang Komarudin

Menanti Kejutan di Debat Ketiga

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Kampung Investasi Hati dan Cerita dari Tabanan

Image
Video

VIDEO Kampung Investasi Hati dan Cerita dari Tabanan

Image
Iptek

Sepeda Listrik Jadi Polemik, Migo Beri Jawaban!

Sosok

Image
News

Sibuk Kampanye, 8 Potret Hangat Sandiaga Uno saat Luangkan Waktu Bersama Anak

Image
News

Serius Berpolitik, 10 Gaya Blusukan ala Dina Lorenza

Image
News

8 Potret Penampilan Mufidah Kalla yang Tetap Modis di Usia 76 Tahun