image
Login / Sign Up

KPK Temukan Mobil yang Digunakan Tersangka Umar Dekat Hutan

Bayu Primanda

Image

| AKURAT.CO

AKURAT.CO, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil menemukan mobil yang digunakan tersangka Umar Ritonga (UMR) untuk melarikan diri dengan membawa lari uang suap Bupati Labuhanbatu, Pangonal Harahap, sejumlah Rp 500 juta.

"Kemarin, penyidik KPK telah menemukan mobil yang diduga dibawa oleh tersangka UMR yang melarikan diri membawa uang di Labuhanbatu saat tangkap tangan dilakukan," kata Febri Diansyah, juru bicara KPK di Jakarta, Sabtu (21/7).

Febri mengungkapkan, mobil tersebut ditemukan di dekat kebun sawit dan hutan di Labuhanbatu, Sumatera Utara (Sumut). Ketika mobil ditemukan, ban sudah dalam keadaan kempis dan tak layak jalan.

baca juga:

"Kami duga mobil tersebut awalnya mobil plat merah yang diganti menjadi plat hitam ketika digunakan UMR mengambil uang di Bank BPD Sumut," kata Febri.

KPK Berikan Ultimatum

Hingga berita ini diturunkan Umar Ritonga masih belum menyerahkan diri. KPK pun mengultimatum Umar Ritonga untuk menyerahkan diri maksimal hingga hari Sabtu tengah malam (21/7). Jika tidak menyerahkan diri jua, KPK segera menetapkannya sebagai buronan yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Imbauan ini berlaku sampai Sabtu, 21 Juli 2018. Jika tidak, KPK akan memproses penerbitan DPO untuk yang bersangkutan," kata Febri Diansyah, juru bicara KPK di Jakarta, Jumat (20/7).

KPK mengimbau tersangka yang membawa kabur uang suap untuk Bupati Labuhanbatu, Pangonal Harahap sejumlah Rp 500 juta untuk bersikap kooperatif dan segera menyerahkan diri ke KPK.

"Pada pihak keluarga dan kolega tersangka agar secara aktif mengajak UMR [Umar Ritonga] untuk datang ke KPK atau menyerahkan diri ke Polres Labuhanbatu atau kantor kepolisian setempat," kata Febri.

KPK menetapkan Bupati Labuhanbatu, Pangonal Harahap; pemilik PT Binivan Konstruksi Abadi, Effendy Sahputra; dan Umar Ritonga sebagai tersangka kasus suap sejumlah proyek di Pemkab Labuhanbatu.

Penetapan tersangka ini berawal dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK di Jakarta dan Labuhanbatu, Sumatera Utara (Sumut), pada ‎Selasa (17/7). Dalam OTT ini, KPK menangkap 6 orang yang 3 di antaranya ditetapkan sebagai tersangka.

KPK menduga Effendy menyuap Pangonal Harahap terkait proyek-proyek di lingkungan Pemkab Labuhanbatu, Sumut, tahun anggaran 2018 di antaranya proyek pembangunan RSUD Rantau Parapat.

Dalam OTT kali ini, KPK menyita bukti transaksi sejumlah Rp 576 juta di salah satu bank. Uang ini diduga merupakan bagian dari pemenuhan dari permintaan Bupati Pangonal Harahap sekitar Rp 3 milyar.

Diduga uang sebesar Rp 500 juta yang diberikan Effendy kepada Pangonal Harahap melalui Umar Ritonga dan AT, bersumber dari pencairan dana pembayaran proyek pembangunan RSUD Rantau Prapat, Labuhanbatu. Sebelumnya sekitar bulan Juli 2018 diduga telah terjadi penyerahan cek sebesar Rp 1,5 milyar namun tidak berhasil dicairkan.‎

KPK menyangka Effendy ‎Sahputra selaku pemberi suap melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undan-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001.

Sedangkan Pangonal Harahap‎ dan Umar Ritonga selaku penerima suap diduga melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Editor: Bismarc Lesmana

Sumber:

berita terkait

Image

News

KPK Buka Peluang Jerat Tersangka Baru dalam Kasus Suap Meikarta

Image

News

Amin Santono Dituntut 10 Tahun Penjara

Image

News

Ketua PN Semarang Purwono Edi Santosa Dicopot

Image

Ekonomi

Gairahkan UMKM, Teh Pucuk Harum Gandeng Pemkot Bekasi Gelar Festival Kuliner

Image

News

Polda Metro Jaya Buru Dua Buronan Kasus Narkoba dengan Modus Abon Lele dan Teri Medan

Image

News

KPK Lelang Barang Rampasan Negara dari Luthfi Hasan Ishaaq

Image

News

Sekwan DPRD DKI Jakarta Kaget Soal LHKPN yang Dirilis KPK

Image

News

Debat Pilpres 2019

Debat Pilpres, Pasangan Capres-Cawapres Diharapkan Beri Solusi untuk Pemberantasan Korupsi

Image

News

Debat Pilpres 2019

Soal Korupsi Dalam Debat Capres, Jokowi Paparkan Kesuksesan OTT KPK

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Ajak Umat Doa Bersama, Paus Fransiskus Luncurkan Aplikasi Ibadah

Aplikasi doa itu bernama Click to Pray untuk mengajak umat Katolik di seluruh dunia berdoa bersama

Image
News

Ba'asyir Mengaku Rindu Bercengkrama dengan Keluarga

Ba'asyir akan memilih menghabiskan sisa umurnya berkumpul dengan keluarga besar.

Image
News

BMKG: Sumba Barat Kembali Diguncang Dua Kali Gempa Susulan

Setelah dilakukan pemutakhiran gempa bumi menjadi magnitudo 6,0 dengan episenter pada koordinat 10,4 Lintang Selatan dan 119,06 Bujur Timur.

Image
News

Kisah Wendi Ngaku-ngaku TNI, Bawa Kabur Mio dan Datsun Lalu Masuk Bui

Wendi berbekal baju loreng dan pistol rakitan.

Image
News

Theresa May Kenakan Biaya bagi Warga Eropa yang Tinggal di Inggris

Warga Uni Eropa wajib membayar biaya sebesar 65 poundsterling (Rp1,1 juta) untuk mendapat akses yang sama terhadap kesehatan dan pendidikan

Image
News

Teka-teki Keberadaan Wakil Bupati Trenggalek Terkuak

Kepergiannya ke Eropa untuk bertemu para cendekiawan.

Image
News

Kebakaran Akibat Arus Pendek Listrik Hanguskan 11 Rumah Warga di Pontianak

Saat kejadian kebakaran tersebut, sebagian besar warga sedang tidur sehingga api dengan cepat meluas.

Image
News
Tsunami Selat Sunda

Kementerian ESDM Beri Bantuan Air Bersih untuk Korban Tsunami Selat Sunda di Lampung

Sarana air bersih itu sudah bisa dipakai oleh masyarakat pada hunian sementara di Desa Way Muli Timur, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan.

Image
News

Sistem ERP Mentok, Tarif Parkir Mahal Jadi Kebijakan Alternatif

Jika ERP belum ditetapkan, bahkan gagal diterapkan. Menaikan tarif parkir di Ibu Kota menjadi second plan

Image
News

Tinggi Gelombang Laut di Perairan Makassar Berkisar Antara 2,5 Hingga 4 Meter

Kecepatan angin maksimum tercatat 32 knot dari arah Barat pukul 08.40 Wita.

trending topics

terpopuler

  1. Geruduk Kantor Edy Rahmayadi, Warga Sari Rejo: Pak Edy, Keluar Kau!

  2. Menteri Hingga Seniman Ucapkan Selamat Jalan untuk Pendiri AJI, Ging Ginanjar

  3. Tertibkan PKL, Anies Baswedan Harap Masyarakat Puji Anak Buahnya

  4. Beginilah Penampakan Rumah Joni yang Dijanjikan Jokowi

  5. Permadi: Erick Thohir yang Ganteng, Pinter, Tajir Melintir Aja Tetap Pilih Jokowi, Kenapa?

  6. Dosen UI Sindir Jokowi Soal Jalan Tol Jakarta-Surabaya yang Minim Fasilitas

  7. Seorang Napi Kasus Narkotika di Lapas Nusakambangan Meninggal Dunia, Ini Penyebabnya

  8. Bandingkan Janji Soal Rasio Pajak Kedua Paslon, Ekonom Sarankan Gunakan Data LKPP

  9. Bencana Datang, Paranormal: Berdoa dan Selalu Waspada, Bencana Tak Dapat Dihindari

  10. Ombudsman Sebut Preman Tanah Abang Berpenghasilan Rp25 Juta Per Hari

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019

kolom

Image
Hendra Mujiraharja

Edy Mundur, Joko Driyono Meragukan?

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Debat Perdana Pilpres Tontonan Paling Memalukan

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Meneropong Debat Perdana Pilpres 2019

Image
Ujang Komarudin

Hantu Debat Perdana

Wawancara

Image
Olahraga

Susy Susanti

"Sekarang Saatnya Pemain Putri Mengubah Mindset"

Image
Hiburan

Kekecewaan Egi Fedly Terkait Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak

Image
Hiburan

Ternyata Egi Fedly Inisiator Konser Musik Gratis untuk Umum di IKJ

Sosok

Image
Ekonomi

Bill Gates Ajak Dunia Bersama-sama Perangi Kemiskinan

Image
Gaya Hidup

Mau Bikin Baju Jokowi! Kenalkan Rahmat Hidayat, Desainer Difabel dengan Karya 'Bukan Kaleng-kaleng'

Image
Hiburan

Debat Pilpres 2019

10 Fakta Ira Koesno, Moderator yang Curi Perhatian di Debat Capres