image
Login / Sign Up

Presiden Jokowi: Kesenjangan dan Kemiskinan Menjadi Tugas Bersama untuk Menyelesaikannya

Yudi Permana

Image

Presiden Joko Widodo memberikan kata sambutan dalam pembukaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional II di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (11/7/2018). Acara pembukaan Tilawatil Quran ini juga bertepatan dengan MTQ Nasional VIII Antar Pondok Pesantren serta Kongres V Jam'iyyatul Qurra Wal Huffazh Nahdlatul Ulama (NU). Selain itu ada penyerahan mushaf Alquran Sulaman yang ditulis sekitar 400 meter dan diserahkan kepada Presiden Jokowi bagi masyarakat muslim Indonesia dan dunia. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa yang menjadi pekerjaan rumah (PR) besar Indonesia saat ini adalah terkait kesenjangan dan kemiskinan. Hal itu menjadi tugas bersama untuk menyelesaikan dengan baik.

"Kembali lagi saya sampaikan bahwa kesenjangan, kemiskinan, menjadi tantangan kita bersama," kata Presiden Jokowi dalam sambutan acara Musyawarah Nasional VI Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) di Jakarta, Jumat (20/7).


Menurutnya, masalah besar di Indonesia saat ini adalah kesenjangan antar wilayah barat dan timur, juga kemiskinan antara wilayah barat dengan timur.

Jokowi mencontohkan seperti infrastruktur di Papua yang sangat minim, menyebabkan distribusi barang yang tidak lancar sehingga menyebabkan harga mahal.


Untuk itu, dikatakan Presiden Jokowi, diperlukan infrastruktur yang menghubungkan antar pulau dan wilayah di seluruh Indonesia, sehingga kesenjangan dan kemiskinan bisa teratasi.


"Infrastruktur ini penting. Sekali lagi ini bukan hanya urusan ekonomi. Negara sebesar kita dengan 17 ribu pulau kita memerlukan pelabuhan, kita memerlukan airport, kita memerlukan jalan, baik jalan biasa maupun jalan tol. Karena dari situlah sebetulnya persatuan, pemerataan, itu bisa kita berikan. Dari barat sampai ke timur, dari utara sampai ke selatan," ujar Presiden.


Selanjutnya Jokowi menyatakan, adalah membangun sumber daya manusia, sehingga memiliki daya saing yang tinggi dan tidak tertinggal dengan negara lain.


"Tahun ini telah kita coba Pak Hanief (Menteri Ketenagakerjaan Hanief Dhakiri), telah mencoba tahun ini 50 Balai Latihan Kerja Komunitas di pondok pesantren. Dan saya perintahkan untuk dibangun 1.000 (balai latihan di Ponpes)," katanya.

Presiden mengatakan bahwa hampir 29 ribu pondok pesantren membutuhkan pelatihan keterampilan bagi santri, karena kedepan menyongsong perubahan besar ekonomi global.


"Tidak ada kata lain bahwa investasi di bidang sumber daya manusia menjadi kunci bagi kompetisi, bagi persaingan kita dengan negara-negara lain," imbuhnya.


Pemerintah pun menyadari potensi yang dimiliki lingkungan pondok pesantren di Indonesia, baik sebagai pusat penempaan SDM unggul, maupun potensi dari perekonomian umat yang ada di dalamnya.


Beberapa waktu belakangan ini, lanjut Jokowi, banyak kebijakan pemerintah yang ditujukan untuk lebih memberdayakan pondok pesantren.


Orang nomor satu di negara ini juga menyebut pembentukan Bank Wakaf Mikro di lingkungan pondok sebagai bagian dari upaya untuk memajukan ekonomi umat.

"Kita tahun ini telah membangun 40 Bank Wakaf Mikro di pondok-pondok pesantren. Tetapi kalau ini kita lihat benar bermanfaat bagi umat dan komunitas bisnis yang ada di pondok, ini juga akan kita besarkan dalam jumlah yang lebih banyak lagi," ucap Presiden.


Presiden berharap pembentukan Bank Wakaf itu agar para santri di pondok pesantren dapat memanfaatkannya dan memiliki peluang yang lebih besar untuk mengembangkan diri dengan keterampilan dan keahlian di dunia kerja dan usaha.

Dengan itu diharapkan akan lahir lebih banyak SDM-SDM unggul yang mampu bersaing dari lingkungan pondok pesantren.
[]

baca juga:

Editor: Ainurrahman

Sumber:

berita terkait

Image

Iptek

Jengkel Ojol Dihina, Jokowi: Pengemudi Online Pekerjaan Masa Depan

Image

Iptek

Presiden Jokowi Ingin Payung Hukum Ojol Cepat Selesai

Image

Iptek

Jokowi Ingin e-Commerce Indonesia Lebih Banyak Pasarkan Produk Lokal

Image

News

Pengamat Sebut Presiden Jokowi Tak Perlu Baper dengan Kritikan dari Lawan Politiknya

Image

News

Menuju Pilpres 2019

Presiden Jokowi: Rivalitas Dibangun di Atas Fondasi yang Tidak Saling Menjatuhkan

Image

News

Gempa Donggala

Pakai Joket Loreng, Pengamat: Bentuk Penghargaan Presiden kepada TNI

Image

News

Era Industri 4.0, Jokowi Minta Pemuda Ikuti Perkembangan Teknologi

Image

Hiburan

Pesona Cucu Jokowi

Pesona Cucu Presiden Jokowi Jan Ethes di Acara HUT RI Ke-73, Nggemesin

Image

News

Di Tahun Politik, Jokowi Kembali Ingatkan Masyarakat untuk Tetap Menjaga Kerukunan dan Persatuan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Menuju Pilpres 2019

PPP Akui Basis Massanya Terbelah Dua di Pilpres 2019

"Tapi kami yakin nanti di sisa waktu ini terus mengecil. Target kami memang di angka 80-an (persen memilih Jokowi-Ma'ruf)"

Image
News

Ingin Pidato di Hadapan Kongres, Trump Ditolak Nancy Pelosi

Pelosi sebut Kongres tak akan memberikan kesempatan pada Trump bila pemerintahan belum dibuka

Image
News

BNPT: Abu Bakar Ba'asyir Tolak Program Deradikalisasi

Ba'asyir telah masuk dalam tahap garis keras.

Image
News

Ahok Bebas, Ma'ruf Amin: Kita Harus Perlakukan Sebagai Warga yang Baik

Ma'ruf mengatakan sebagai seorang warga negara, Ahok telah menjalani hukuman sesuai putusan pengadilan dan berhak memeroleh kebebasan.

Image
News

Ahok Bebas, Lima Tokoh Ini Ucapkan Selamat

“#WelcomeBackBTP #BTPpulang #AhokBebas selamat menghirup udara kebebasan, selamat kembali berjuang @basuki_btp."

Image
News

Air Pasang di Namrole Maluku, BMKG: Karena Pengaruh Supermoon

Menurut dia, tiga purnama di awal tahun 2019 ini bertepatan dengan bulan berada di posisi terdekat dari bumi.

Image
News

Ba'asyir Batal Dibebaskan, Mardani Ali Sera Kritik Pemerintah

Ini menunjukkan manajemen pemerintah yang berantakan.

Image
News

Foto-foto Kebersamaan Ahok dan Bripda Puput Beredar

Ahok terlihat mengenakan baju berwarna biru yang senada dengan Bripda Puput.

Image
News

Tito Karnavian Ungkap Alasan Mutasi 17 Perwira Tinggi Polri

Kalau ada pertanyaan mengapa ada sertijab hari ini, mohon jangan membuat analisis sendiri-sendiri.

Image
News

Ahok dan Puput Disebut akan Menikah di Jakarta Pusat, Begini Tanggapan Camat Menteng

"Enggak ada. Enggak di Menteng nikahnya. Hoaks itu."

trending topics

terpopuler

  1. Pergantian Komjen Arief Sulistyanto Dipertanyakan, Yunus Husein: Ini Kurang Lazim

  2. Debut Manis Kolev Bawa Persija Berpesta Gol

  3. Disangka Berpihak Salah Satu Pasangan Capres, Citra Scholastika Diteror

  4. Anak Ba'asyir: Sudah Ditakdirkan Jika Ayah Jadi Kembali atau Sebaliknya

  5. BNPB Bakal Minta 1.000 Prajurit ke Mabes TNI, Buat Apa?

  6. Hanya Beberapa Saat Jelang Diperkenalkannya Piatek Sebagai Pemain Milan

  7. Holeless Phone, Ponsel Baru Meizu yang Bikin Heboh!

  8. Harapan Ahsan/Hendra untuk The Minions

  9. Besok Ahok Bebas, Dewi Perssik: Aku Suka Sama Sosoknya

  10. Citra Scholastika Antusias Tunggu Ahok Bebas

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019

kolom

Image
Ujang Komarudin

Kritik JK dan Nasib Bangsa

Image
Achmad Fachrudin

Antisipasi Kecurangan Pemilu 2019

Image
Hendra Mujiraharja

Edy Mundur, Joko Driyono Meragukan?

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Debat Perdana Pilpres Tontonan Paling Memalukan

Wawancara

Image
Hiburan

Cerita Egy Fedly Saat Pandangan Pertama Menjemput Jodoh

Image
Olahraga

Susy Susanti

"Sekarang Saatnya Pemain Putri Mengubah Mindset"

Image
Hiburan

Kekecewaan Egi Fedly Terkait Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak

Sosok

Image
Ekonomi

Menteri Susi Masuk Daftar 100 Pemikir Global

Image
News

Abdul Hadi: Kami Tak Minta Dikasihani, Kami Hanya Butuh Pengakuan dan Kesempatan

Image
News

Megawati Soekarnoputri, Sosok Ibu Pembimbing dan Pemimpin yang Berkarakter Kuat