image
Login / Sign Up

Waduh, Udah 20 Tahun Paham Radikal Sudah Masuk UNS

Wijayanti

Image

Guru Besar Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS), Prof Dr Hermanu Joebagio (paling kiri) | AKURAT.CO//Putri Wijayanti

AKURAT.CO, Guru Besar Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS), Prof Dr Hermanu Joebagio mengungkapkan, paham radikalisme sudah mulai masuk kampus sejak tahun 1990-an. Karena itu perlu segera dilakukan langkah deradikalisasi agar penyebarannya tidak semakin masif.

"Paham radikal masuk lewat mahasiswa dan dosen. Karena itu harus segera dilakukan refresh di tataran civitas akademika agar paparannya tidak semakin meluas dan menguat," ujarnya.

Dan salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menginisiasi pendirian Pusat Studi Pancasila dan Kebangsaan di kampus UNS. Menurutnya hal tersebut mendesak dan perlu dilakukan meski diakuinya hal tersebut terbilang terlambat.

baca juga:

"Meski bagi saya terbilang terlambat, karena jangka waktunya 20 tahun setelah radikalisme mulai merambah kampus, namun keberadaannya sangat perlu. Karena jika pusat studi ini berdiri maka secara otomatis proses deradikalisasi berjalan tahap demi tahap," tandasnya.

Sementara salah satu inisiator pendirian Pusat Studi Pancasila dan Kebangsaan, Retno Tanding Suryandari mengatakan, hal yang mendasari berdirinya pusat studi tersebut salah satunya adalah karena merupakan mandat dari Kementrian Ristek dan Dikti yang menyatakan universitas harus menjadi garda depan dalam sosialisasi sekaligus memguatkan ideologi Pancasila.

"Jadi ini adalah salah satu upaya memenuhi mandat tersebut. Kedua, kami lebih ingin fokus membuka ruang dialog sekaligus ingin membumikan Pancasila. Jadi istilahnya kita tidak hanya bicara Pancasila sebagai butir-butir saja, sebagai hapalan saja, tapi bagaimana bisa diterima generasi muda Indonesia. Apalagi kita akan ada bonus demografi, sehingga kita perlu merangkul kembali. Istilahnya menguatkan kembali ideologi Pancasila diantara mereka," paparnya.

Dalam pusat studi tersebut diharapkan tidak hanya menjadi sarana sosialisasi namun juga sebagai ruang dialog semua elemen di kampus. Termasuk yang selama ini masuk kategori garis keras. Sehingga muncul diskusi dan tukar pikiran mengenai pemahaman akan ideologi Pancasila sebagai dasar negara.

"Kita juga ingin agar Pancasila bisa kembali direkatkan kepada nereka menjadi ideologi yang mereka pahami secara utuh dengan membumikan Pancasila melalui cara yang mereka pahami," ujarnya. []
kami gagalkan dan barang bukti yang kami amankan sudah capai hingga 650 liter, itu semua miras datang Ambon dan Manado,” terangnya. 

Editor: Bismarc Lesmana

berita terkait

Image

News

Presiden Jokowi Tantang Mahasiswa Gelar Demo Dukung Pemerintah, Ini Jawaban Haris Pertama

Image

News

Tiga Caleg Dapil Jabar yang Dipercaya Mahasiswa Membawa Perubahan

Image

News

Kembali Terjadi, 3 Universitas Jepang Akui Manipulasi Hasil Ujian Untuk Seleksi Masuk Jurusan Kedokteran

Image

News

Presiden Minta Mahasiswa Demo Keberhasilan Pemerintah

Image

News

Polisi Ungkap WNA Terlibat Aliansi Mahasiswa Papua

Image

News

Polisi: Mahasiswa Papua Tidak Ditangkap Tapi Diamankan

Image

News

Golkar Sikapi Aksi Mahasiswa Papua di Surabaya

Image

News

Polrestabes Surabaya Bubarkan Aliansi Mahasiswa Papua

Image

News

Aksi Mahasiswa Papua Peringati 1 Desember di Surabaya Nyaris Ricuh

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Kemendikbut Sebut UN Dimanfaatkan Untuk Perbaiki Proses Pembelajaran

Kemendikbud menyebutkan bahwa Ujian Nasional (UN) digunakan untuk memerbaiki proses pembelajaran.

Image
News

MUI Diminta Ambil Alih Sertifikat Halal

MUI diminta mengambil alih sementara proses sertifikasi halal yang sifatnya wajib (mandatory) sesuai Undang-undang Jaminan Produk Halal.

Image
News

Ketua DPR: Infrastruktur Kunci Pemerataan Pembangunan

Bamsoet memuji fokus pemerintahan Kabinet Kerja pimpinan Presiden Joko Widodo, yang telah menggalakkan pembangunan infrastruktur.

Image
News
Menuju Pilpres 2019

Ini Jawaban Sandi Soal Pembangunan Infrastruktur Tanpa Utang

Sandiaga Salahuddin Uno menyebut bahwa pembangunan infrastruktur tanpa utang sangat memungkinkan dilakukan, sehingga tidak membebani APBN.

Image
News

Grace Natalie: PSI Tak akan Pernah Dukung Poligami

PSI akan memperjuangkan diberlakukannya larangan poligami bagi pejabat publik di tingkat eksekutif, legislatif, yudikatif hingga ASN.

Image
News

KPK Perpanjang Penahanan Empat Tersangka Suap DPRD Sumut

KPK memperpanjang penahanan terhadap empat tersangka tindak pidana korupsi suap kepada DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019.

Image
News

Jelang Pilpres, PAN Sarankan Sandi Inap dari Kampung ke Kampung di Jatim

Anna Luthfie menyarankan calon Wakil Presiden Sandiaga Uno menginap dan tinggal dari satu kampung ke kampung lain di Jawa Timur (Jatim).

Image
News

31 Juta Pemilih Belum Masuk DPT, Tim Prabowo-Sandi: Berpotensi Kecurangan

Muhamad Taufik mengaku, heran dengan masih terdapat 31 juta pemilih belum masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Image
News

Ruhut Sitompul: OK OCE Milik Sandi Program Gagal

Politisi senior Ruhut Sitompul menyatakan program OK OCE yang digagas oleh Cawapres Nomor Urut 02 Sandiaga Uno adalah program yang gagal.

Image
News

Instrumen HAM di Indonesia Belum Jadi Pijakan Keadilan Bagi Perempuan

Instrumen Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia belum dijadikan sebagai pijakan keadilan bagi perempuan.

trending topics

terpopuler

  1. 7 Potret Faye Nicole Jones, Artis FTV yang Curi Perhatian

  2. Siapkan Gula Merah di Ranselmu, Ini Manfaatnya

  3. Staf Ahok: Bapak Mau Kasih Kejutan Setelah Bebas

  4. 10 Tweet Tanya Bu Susi Pudjiastuti dari Warganet ini Lucunya Kebangetan

  5. Australia Berduka, Kanguru Berotot Mati pada Umur 12 Tahun

  6. Segera Pulang Kampung, Alberto Goncalves Sempatkan Bela Sriwijaya di Piala Indonesia

  7. Sindiran Fadli Zon: Liburan Keluarga Ya Liburan Saja, Tak Perlu Banyak Kamera seperti Buat Film

  8. Harga Bakso yang Dimakan SBY dan Ani Buktikan Jokowi Mampu Jaga Harga Stabil

  9. 7 Hal ini Dikabarkan Memicu Kanker, Ini Faktanya

  10. Bank Sentral China Akan Hukum Vendor yang Menolak Pembayaran Secara Tunai

fokus

Semangat Pahlawan di Dadaku
Info MPR RI
Tragedi Lion Air

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Problematik Pemilih Perumahan Mewah

Image
Awalil Rizky

Mencermati Penerimaan Negara yang Melampaui Target APBN

Image
Hendra Mujiraharja

Pantaskah Persija Ungguli PSM?

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Narasi Capres yang Dangkal dan Tak Berkelas

Wawancara

Image
Hiburan

Ketinggian Falsafah Sastra Melayu Tidak Tertandingi oleh Sastra Moderen

Image
Olahraga

Eko Yuli Irawan (3)

"Saya Masih Memikirkan Siapa yang Bakal Gantikan Saya"

Image
Olahraga

Eko Yuli Irawan (2)

"Atlet Junior Harus Bisa Mengalahkan Senior"

Sosok

Image
Iptek

Hebat! Pendiri GoJek Masuk Daftar 'Bloomberg 50'

Image
Ekonomi

Founder GOJEK Terpilih Jadi Tokoh Penentu Bisnis Global

Image
Ekonomi

Twitter Indonesia Umumkan Jokowi Sosok Paling Populer