image
Login / Sign Up

Kodifikasi RKUHP Dinilai Tak Jelas

Muslimin

Image

Ilustrasi RKUHP | ISTIMEWA

AKURAT.CO, Isu terkait ketidakjelasan kodifikasi sampai dengan pengaturan beberapa tindak pidana baru menjadi isyarat bahwa RKUHP memang akan berpengaruh pada pemberantasan tindak pidana korupsi.

Pengajar Hukum Pidana STHI Jentera, Miko S. Ginting menilai, masalah terbesar RKUHP yang saat ini tengah dirumuskan tim perumus adalah kodifikasi atau penyusunan yang tidak jelas arahnya kemana. Ia mengatakan, beberapa kali tim perumus menyatakan bahwa yang diatur dalam RKUHP adalah Core Crime (pidana inti) tindak pidana khusus.

"Masalahnya tidak pernah jelas, apa yang dimasud core crime dan bagaimana menentukannya," ujarnya di Kantor ICW, Jakarta Selatan, Minggu (10/6).

baca juga:

Peneliti Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indoensia (PSHK) ini mengatakan, masalah yang timbul kemudian adalah, dalam ketentuan penutup pasal 732 RKUHP tidak ada pencabutan pasal-pasal yang di Undang-Undang sektoral. Dengan kata lain, pengaturan delik dalam RKUHP akan berlaku bersamaan dengan Undang-Undang sektoral lainnya, termasuk UU Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Masalah, ketika ada dua pasal dalam dua aturan berbeda yang berlaku bersamaan, termasuk KUHP dan UU Tipikor.

"Kalau RKUHP disahkan maka Undang-Undang pidana korupsinya sudah ada dan yang Umumnya dinisbahkan kemudian. Okey specialy masih terbuka ruangnya, tapi akan berbeturan dengan satu prinsip hukum lagi, ketentuan yang baru mengesampingkan ketentuan yang lama. Dengan demikian, ketentuan yang baru di RKUHP ini akan mengesampingkan UU Tipikor, itu akan memunculkan pertanyaan," katanya.

Pasal-pasal tang berlaku bersamaan ini, kata dia, misalnya dalam pasal 687 RKUHP yang ancaman pidananya minimal 2 tahun  dan maksimal 20 tahun dengan denda minimal 10 juta maksimal Rp2 miliar. Sedangkan dengan delik yang sama dengan pasal 2 UU Tipikor ancaman penjara minimal 4 tahun maksimal 20 tahun, dengan denda minimal Rp200 juta maksimal Rp1 miliar.

Ia berpendapat bahwa memang harus ada kejelasan kodifikasi RKUHP oleh tim perumus itu sendiri. Sebab, saat ini ada dualisme sikap tim perumus itu sendiri.

"Inikan dualisme sikap perumus juga, kalau tim perumus mengatakan ini rekodifikasi maka dia harus mengatakan benar ketentuan dalam UU korupsi tidak berlaku karena akan berlaku di kodifikasi bukan rekodifikasi. Karena semangat kodifikasi itukan mengambil semua ketentuan diluar Undang-Undang di masukin ke Undang-Undang, berarti di luar nggak berlaku dong,"

"Saya kira tampak dualisme sikap dari tim perumus yang berujung dari ketidakjelasan ini, bilang aja kodifikasi Undang-Undang Tipikor tidak berlaku, tapi yang berlaku RKUHP. Kalau disitu todak masalah karena standarnya beda," ujarnya.[]

Editor: Iwan Setiawan

Sumber:

berita terkait

Image

News

Saat Bahasa Sunda di Kota Bandung Makin Jarang Digunakan Generasi Melenial

Image

Gaya Hidup

Intip Cara Berpakaian Kerajaan Inggris Ketika Sedang Tak Bertugas

Image

Hiburan

Aktor Ini Bocorkan Lokasi Kencan Song Joong Ki dan Song Hae Kyo Ketika Pacaran

Image

Olahraga

Manchester United vs Liverpool

Solskjaer Tegaskan MU Bukan Lagi "Underdogs" saat Lawan Liverpool

Image

News

Saat Pidato di Depan Pengusaha Tionghoa, Prabowo Kembali Sindir Wartawan

Image

Hiburan

Ini Ritual Chakra Khan untuk Hayati Setiap Lagu yang Dinyanyikan

Image

Iptek

60 Persen Kapasitas Internet Nusantara Satu Disewa BAKTI

Image

Hiburan

Album Ke-23 Slank Bertema Ketuhanan, Berkonsep Art Rock

Image

Hiburan

Raih Multiplatinum, Kado Ulang Tahun ke-18 untuk Hanin Dhiya

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Saat Bahasa Sunda di Kota Bandung Makin Jarang Digunakan Generasi Melenial

“Bisa dihitung sama jari lah. Dari satu kelas yang jumlahnya 33-35 orang."

Image
News

KPU Pastikan Pemilih Disabilitas Mental Gunakan Hak Pilihnya

Metode pencoblosan bagi penyandang disabilitas mental, akan ada yang mendampingi.

Image
News

Saat Pidato di Depan Pengusaha Tionghoa, Prabowo Kembali Sindir Wartawan

"Nah itu udah ada yang senggol-senggolan wartawannya. Tenang saya kasi berita bagus kok."

Image
News

Terduga Teroris yang Ditangkap di Temanggung Akan Lakukan Amaliyah di Jateng dan Yogyakarta

Yang bersangkutan terindikasi dengan kelompok teroris Abu Sayyaf yang ada di Filipina Selatan, dan akan melakukan latihan militer di sana.

Image
News

Ramah Tamah Bersama Ribuan Pengusaha Tionghoa, Prabowo Tegaskan Komitmen Berpihak pada Semua Etnis

Prabowo mengucapkan terimakasih atas antusias masyarakat yang hadir.

Image
News

Massa Aksi GNPF MUI Medan Bentangkan Spanduk 'Copot Kapolda Sumut'

Aksi akan digelar setiap hari Jumat hingga hari pencoblosan pada 17 April.

Image
News

Dominasi Kuda Hitam di Dapil Jabar VIII

Nama Anggawira dan Selly Andriani punya popularitas tinggi.

Image
News

Ormas Islam di Sumut Ikrarkan Kawal Ulama dan Pemilu 2019

Image
News

Jumlah TPS di Bandung Bertambah, Ini Alasannya

Sebelumnya, TPS di Kota Bandung berjumlah 7.103 menjadi 7.117.

Image
News

Bawaslu: Pernyataan Rudiantara 'Yang Gaji Kamu Siapa' Tak Terbukti Melanggar Kampanye

Rudiantara dinilai tak menyalahgunakan kekuasaan untuk mengampanyekan salah satu pasangan calon di Pemilu 2019.

trending topics

terpopuler

  1. Balas Budiman Sudjatmiko, Dahnil: Receh Banget Komentarmu Om

  2. Ruhut Sitompul: Sudirman Said Dicopot sebagai Menteri Karena Tidak Punya Prestasi

  3. Puisi Neno Warisman Diperbincangkan, Teddy: Diduga Kuat Mengancam Allah

  4. Pujian Buat Susi Soal Kapal Andrey Dolgov, Fans: Dahsyat Bu, yang Masih Bilang Pencitraan Kasih Dia Sambel Jengkol

  5. 8 Potret Paundrakarna, Cucu Soekarno yang Jadi Artis

  6. 10 Potret Budi Djiwandono, Keponakan Prabowo yang Mencuri Perhatian

  7. 5 Potret Kaesang Temani Presiden Jokowi Jenguk Ani Yudhoyono, Salfok sama Badannya

  8. Azyumardi: Saya Optimistis Melihat Indonesia, Tapi Jangan Melihat Proses Ini Sudah Selesai

  9. Sudjiwo Tedjo: Perlahan-lahan Lahan per Lahan Mengepung Elit-elit Tiap Kubu

  10. Annisa: Perawat Jaganya Sekarang Pak Agus, Please Take Care of Memo ya Pap!

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019

kolom

Image
Dr. Idham Holik

Mengenal Polling Palsu Pemilu

Image
Ujang Komarudin

Saling Serang Pasca Debat

Image
Ilham M. Wijaya

Peluang dan Tantangan KPBU Properti

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Panggung Debat Kedua Milik Jokowi

Wawancara

Image
Hiburan

Dik Doang: Aku Sedang Berjalan di Kesunyian

Image
Iptek

Debat Pilpres 2019

Ahmad Agus Setiawan: ‘Milenial Lebih Cepat Beradaptasi pada Sisi-sisi Tertentu, Terutama Digital’

Image
Hiburan

Cerita Egy Fedly Saat Pandangan Pertama Menjemput Jodoh

Sosok

Image
News

Selalu Saling Dukung, 10 Potret Mesra Sudirman Said dan Istri

Image
Ekonomi

Mengagumkan! Ibu Empat Anak Ini Ternyata Jack Ma-nya Rusia

Image
News

5 Pejabat Ini Rajin Sempatkan Berolahraga di Sela Kesibukan Urus Negara