image
Login / Sign Up

Krisis Iklim, Industri Penerbangan Fokus Beralih ke Pesawat Listrik

Yusuf Tirtayasa

Image

Kendaraan bahan bakar avtur pertamina sedang melakukan pengisian pesawat Garuda di bandara Sentani, Jayapura, Provinsi Papua, Selasa (2/4/2019). Indonesia tengah bersiap-siap melakukan uji coba mengolah minyak kelapa sawit (CPO) menjadi green avtur. Bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB), PT Pertamina (Persero) tengah mengembangkan katalis yang memungkinkan untuk memecah minyak. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Pergeseran dari bahan bakar fosil ke penggunaan listrik kini menjadi fokus utama perusahaan-perusahaan penerbangan yang akan berkumpul dalam gelaran Paris Air Show pada pekan depan. Hal itu sebagai bentuk kekhawatiran yang semakin meningkat atas krisis perubahan iklim.

Sektor penerbangan menyumbang sekitar 2 persen dari total emisi gas rumah kaca. Persentase diperkirakan meningkat seiring permintaan di negara-negara miskin untuk menyamai negara-negara maju seperti Inggris.

baca juga:

Industri penerbangan di sana berkontribusi sebesar 7 persen terhadap emisi gas rumah kaca secara keseluruhan pada 2017. Diperkirakan, jumlah penerbangan akan berlipat ganda dalam 20 tahun ke depan.

"Satu-satunya pilihan adalah tenaga listrik," kata Ketua Executive MagniX, Roei Ganzarski dilansir dari The Guardian, Sabtu (15/6).

Perusahaan mesin listrik yang berbasis di Seattle itu sedang merencanakan penerbangan uji coba pertama pada November dengan pesawat amfibi yang dilengkapi retrofitted. Mesinnya juga akan memberi daya pada pesawat sembilan tempat duduk Alice buatan startup Israel, Eviation dengan menargetkan pengiriman komersial pada tahun 2022.

Bagi produsen pesawat yang telah lama di industri penerbangan, investasi dalam teknologi listrik dipandang sebagai hal yang vital untuk kelangsungan hidup jangka panjang. Produsen pesawat asal Prancis, Airbus telah menginvestasikan ratusan juta euro dalam teknologi listrik, meskipun masih memiliki tumpukan pesanan sekitar sembilan tahun dari pesawat yang menghasilkan karbon.

Manajer Umum untuk elektrifikasi di Airbus, Glenn Llwellyn mengatakan perusahaan melihat mengurangi emisi CO2 sebagai suatu keharusan. "Mereka yang tidak berinvestasi besar-besaran dapat tertinggal karena peraturan emisi karbon semakin ketat," imbuhnya seraya menyadari bahwa beralih ke listrik adalah harapan masyarakat.

Industri penerbangan sendiri telah tertinggal dari sektor-sektor lain soal emisi dibandingkan dengan industri mobil atau pembangkit listrik. Target emisi nol karbon pada tahun 2050 direkomendasikan oleh Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim dan telah disepakati di Inggris.

Peningkatan rasio daya menggunakan listrik dalam beberapa bentuk penerbangan untuk perjalanan pendek juga mulai terlihat. Menurut laporan dari para analis di bank investasi UBS, industri ini akan bergerak ke arah mesin hybrid dan listrik untuk perjalanan regional (di bawah 1.000 mil).

Mereka memperkirakan akan ada permintaan tahunan sekitar 550 pesawat hibrida yang menggunakan campuran bahan bakar fosil dan tenaga listrik antara 2028 dan 2040.

Editor: Andre Purwanto

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Kursi Penumpang Berdiri Sedang Diujicoba Pakar Penerbangan

Image

Iptek

Rusia Kembangkan Remot Jarak Jauh Untuk Perawatan Pesawat Ruang Angkasa

Image

Gaya Hidup

Ada-ada Saja, Wanita Ini Tertidur Pulas dan Terkunci dalam Pesawat

Image

Iptek

Untuk Pengawasan Barang dan Kerja Karyawan, Amazon Gunakan Drone

Image

Gaya Hidup

Lebaran 2019

Tiket Pesawat Mahal, Kunjungan Wisata ke 10 Bali Baru Berkurang 40-50%

Image

Iptek

Lebaran 2019

Kemenhub Kritik Tampilan Harga Tiket Pesawat di Aplikasi Online

Image

Iptek

Militer AS Beralih ke Parrot Tuk Bantu Kembangkan Pesawat Pengintai Baru

Image

Iptek

Game of Drone, Erajaya Kenalkan Layanan Pesawat Tanpa Awak

Image

Iptek

DJI Adopsi Sensor Pendeteksi Pesawat dan Helikopter untuk Drone-nya

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Iptek

Fitur Baru, Kini Google Maps Dapat Temukan Tempat Penyewaan Sepeda

Diperkirakan, terdapat 18 juta tempat penyewaan sepeda di dunia.

Image
Iptek

Cukup Sekali Klik, Pengguna YouTube Music Bisa Pilih Opsi Video atau Audio

Beralih antara lagu dan video musik sesederhana ketukan tombol.

Image
Iptek

Pria Asal Jepang Ini Ciptakan Aplikasi untuk Deteksi Kadar Gula

Aplikasi ini dinilai cukup bermanfaat, karena dapat membantu seseorang dalam mengetahui minuman tersebut baik dikonsumsi atau tidak.

Image
Iptek

Jangan Salah Kaprah, Google Stadia Bukan 'Netflix-nya' Gim

Google Stadia menyebut bahwa platformnya berbeda dengan Netflix seperti yang dipikirkan banyak orang.

Image
Iptek

Sudah Ditunggu-tunggu, Razer Phone Segera Dapatkan Android Pie

Pertama rilis pada akhir 2017 dan masih menjalankan Android 8.1 Oreo.

Image
Iptek
GIIAS 2019

34 Mobil Baru dan 7 Mobil Konsep Meluncur di GIIAS 2019, Ini Daftarnya

GIIAS 2019 didukung 20 merek kendaraan penumpang.

Image
Iptek
GIIAS 2019

Asyik! Test Drive di GIIAS 2019 Bisa Menggunakan Virtual Reality

Pengunjung booh blibli.com dapat merasakan sensasi virtual dari berbagai macam mobil yang dipamerkan pada ajang GIIAS 2019.

Image
Iptek

Kontroversi FaceApp Belum Selesai, Aplikasi Palsunya Ancam Infeksi Perangkat Pengguna

Aplikasi palsu yang dirancang untuk menipu pengguna dengan cara mencatut sertifikat FaceApp

Image
Iptek

Aplikasi GO-JEK Bakal Punya Logo Baru

GO-JEK sepertinya akan menghadirkan logo baru. Hal ini terlihat dari aplikasi mobilenya di Google Play Store yang tak memakai logo lama.

Image
Iptek

Popok Ini Dapat Pantau Aktifitas Bayi, Bagaimana Cara Kerjanya?

Sensor aktifitas membuat orang tua, khususnya para ibu, mengetahui kapan harus mengganti popok si bayi.

trending topics

terpopuler

  1. Nunung Ditangkap Narkoba, Indro Warkop: Buat Gua yang Seperti Itu Banci

  2. Cibiran Teddy Gusnaidi ke Anies: Prestasinya ketika Dia Tidak Melakukan Apa-apa

  3. Kritik Ridwan Kamil, Tengku: Jika Banyak Pengangguran, Perbaiki Mutu dan Ciptakan Pekerjaan, Kok Malah SMK Mau Dibubarkan?

  4. Syamsuddin Haris: Amien Rais Tidak Pernah Konsisten dengan Ucapannya, Ujungnya Minta Bagi Kekuasaan

  5. Balas Donald Trump, Michelle Obama: Negara Kita Besar berkat Keberagamannya

  6. Dihadiri Presiden Jokowi, 7 Potret Momen Pernikahan Anak Sudjiwo Tejo

  7. Polemik Baru Setelah Anies Bongkar Instalasi Bambu Setengah Miliar Rupiah

  8. Lima Pernyataan Kontroversial Amien Rais, Mulai Perang Badar hingga Pembagian 55-54

  9. Bela Anies Baswedan, Habiburokhman: Soal Bambu Saja Diserang, Berarti Gak Ada Bahan Lagi Buat Diserang

  10. Rustam: Bagi-bagi Kekuasaan 55 : 45? Mungkin Amien Rais Lupa Sistem Pileg Beda dengan Pilpres

fokus

Menuju Negara Ketiga
Menggapai Haji Mabrur
Mencari Tempat Baru

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Rekonsiliasi yang Tak Direstui

Image
Achmad Fachrudin

Menimbang Visi Indonesia Baru

Image
Ilham M. Wijaya

Menyiapkan Kota Sadar Bencana

Image
Abdul Aziz SR

Parlemen Hasil Pemilu 2019

Wawancara

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Potensi Zakat Indonesia Capai Rp200 Triliun, Sayangnya Masih Sekadar Potensi

Image
Video

VIDEO Ketika Islam Menjadi Pedoman Hidup Dude