image
Login / Sign Up

Kotoran Gajah Ternyata Bisa Dijadikan Kertas, Seperti Apa?

Yusuf Tirtayasa

Image

Ilustrasi | (Istimewa)

AKURAT.CO Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Aek Nauli, Sumatera Utara, menemukan terobosan dalam pembuatan kertas. Bahan yang digunakan adalah kotoran gajah.

Kotoran gajah merupakan limbah yang banyak ditemukan di Aek Nauli Elephant Conservation Camp (ANECC) di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK). Teknisi Litkyasa BP2LHK Aek Nauli, Erwin Patriot Manik mengatakan mengolah kotoran empat ekor gajah di sana menjadi kertas merupakan peluang yang bagus dan bermanfaat.

"Kertas kotoran gajah umumnya dapat digunakan untuk membuat berbagai macam produk kertas, mulai dari kertas tulis biasa, buku harian dan buku memo besar," ujarnya dilansir dari laman resmi Kementerian LHK, Selasa (11/6).

baca juga:

Manik menjelaskan, seekor gajah dapat menghasilkan hingga 240 pon (110 kg) kotoran per hari. Kotoran yang dihasilkan per hari dapat digunakan untuk memproduksi sekitar 265 lembaran kertas dengan ukuran rata-rata panjang 30 inci lebar 25 inci.

Pembuatan kertas global sendiri sampai saat ini masih mengandalkan kayu sebagai bahan baku utama produksi. Hal ini berdampak bagi lingkungan dan keanekaragaman hayati. Untuk mengurangi dampak tersebut, pembuatan kertas menggunakan serat non kayu menjadi solusi. Kotoran gajah salah satunya.

Walaupun mudah, Manik menuturkan, cukup banyak tahapan yang dilakukan dalam pembuatan kertas kotoran gajah. Mulai dari tahapan awal berupa pengumpulan material berupa kotoran gajah, kertas bekas, karton hingga penjemuran dan penyimpanan kertas yang sudah jadi pada lemari penyimpanan.

"Tahapan ini memakan waktu hanya beberapa jam saja, tapi bisa juga seharian jika cuaca saat penjemuran kertas tidak mendukung," imbuhnya.

Kertas yang dihasilkan masih berupa lembaran dengan berbagai ukuran dan warna. Ke depannya, ucap Manik, kertas tersebut akan dibuat lebih tebal, sehingga bisa dijadikan sebagai bahan untuk tas souvenir atau paper bag.

“Nanti, paper bag ini selain untuk dipamerkan, juga bisa kita jual lewat koperasi kepada pengunjung yang datang, terutama pelajar dan mahasiswa. Paling tidak kita sudah ikut mengajarkan kepada mereka untuk mengurangi sampah kantong plastik dengan penggunaan tas yang ramah lingkungan," pungkasnya.

Editor: Andre Purwanto

Sumber:

berita terkait

komentar

Image

1 komentar

Image
normalita vinska

wahhhh jadi keren banget dongg ini penemuan, jadi gak perlu menebang pohon untuk membuat kertas good idea!

terkini

Image
Iptek

Tesla Kini Jual Model 3 Bekas di AS, Segini Harganya

Mobil yang ditawarkan dengan harga mulai Rp574 juta lebih.

Image
Iptek

Huawei dapat Pertimbangkan Penggunaan OS Sailfish

CEO Huawei Guo Ping sebelumnya telah membahas kemungkinan itu.

Image
Iptek

Tandingi Tinder, Pemilik Aplikasi Kencan Bumble Gelontorkan Rp1,4 T

Pemilik Bumble akan memperbaiki struktur holdingnya.

Image
Iptek

Lyft Luncurkan Model Skuter dengan Roda Merah Muda

Ini pertama kali meluncurkan skuternya di Denver dan sejak itu telah membawa skuter ke 15 kota AS lainnya.

Image
Iptek
Sains

Peneliti Cina Temukan Spesies Laba-laba Baru

Spesies laba-laba baru ini dinamakan "Platythomisus Xiandao".

Image
Iptek

NASA Ingin Membangun Starshade, Begini Cara Kerjanya

Misi perburuan exoplanet Starshade mungkin secara teknologi menakutkan.

Image
Iptek

Gandeng Huawei, Spanyol Susul Negara Eropa Lain Luncurkan 5G

Vodafone Spanyol secara komersial meluncurkan jaringan 5G di 15 kota.

Image
Iptek

Jerman Umumkan Hasil Lelang Lisensi 5G

BnetzA sampai harus menaikkan tawaran minimum hingga enam kali lipat.

Image
Iptek

Tesla Targetkan Kirim 1000 Kendaraan per Hari

Tesla bertujuan mengirimkan antara 33.000 hingga 36.000 kendaraan pada bulan Juni.

Image
Iptek
Sains

Aneh, Greenland Kehilangan 2 Miliar Ton Es

Tahun 2019 tercatat sebagai rekor jumlah kehilangan es terbesar di Greenland.

trending topics

terpopuler

  1. Ledek Bambang Widjojanto, Denny Siregar Unggah Foto Jokowi Suapi Jan Ethes

  2. BPN Prabowo-Sandi Bantah Fasilitasi Aksi Massa Saat Hakim MK Bacakan Putusan PHPU

  3. Ternyata Bukan Skema 4-4-2 yang Digunakan Timnas Saat Pecundangi Vanuatu 6-0

  4. Nadirsyah: Saya Sih Gak Heran Kalau Ada Pendukung HTI yang Pengen Nyongkel Mata Saya

  5. Pelatih Vanuatu Tak Sangka Bisa Kebobolan Setengah Lusin Gol dari Indonesia

  6. Andre: Pernyataan Ketua MK Menggetarkan Hati dan Menambah Optimisme

  7. Bertahun-tahun Menanti, Suami Kaget Shandy Aulia Hamil

  8. Belanda Sukses Puncaki Grup E Usai Taklukkan Kamerun

  9. Pengamat: KLB Berpotensi Gagalkan SBY Mewariskan Demokrat ke AHY

  10. Belum Habis, Ribery Bakal Segera Gabung Salah Satu Raksasa Eropa

fokus

Demam Vapor
Jalan Pulang
Lebaran 2019

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Memelototi Persidangan Mahkamah Konstitusi

Image
UJANG KOMARUDIN

Mencari Pimpinan KPK yang Ideal

Image
Hasan Aoni

Impian Negeri Tuhan dari Teras Saidah

Image
Keith Johnson dan Elias Groll (Foreign Policy)

Tak Terduga, Bagaimana Huawei Tiba-tiba Mampu Dominasi Dunia

Wawancara

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Potensi Zakat Indonesia Capai Rp200 Triliun, Sayangnya Masih Sekadar Potensi

Image
Video

VIDEO Ketika Islam Menjadi Pedoman Hidup Dude

Sosok

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi

Keynes, Pencipta Arus Ekonomi Modern Pengganti Pemikiran Neoklasik

Image
News

Ajak Jan Ethes, 10 Potret Kunjungan Jokowi ke Bali Ini Curi Perhatian

Image
News

Bikin Haru, 5 Potret SBY saat Ziarah ke Makam Ani Yudhoyono