image
Login / Sign Up

Di Amerika, Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Rawan Aksi Penipuan

Yusuf Tirtayasa

Image

Sebuah stasiun pengisian daya untuk E-mobil dari start-up Jerman e.Go Mobile AG di Aachen, Jerman, 9 Mei 2019. Start-up kendaraan listrik e.GO Mobile AG diproduksi dengan harga terjangkau. Mobil ini dibanderol setengahnya dari harga Tesla Model 3 termurah. Start-up kendaraan listrik e.GO Mobile AG didirikan sejak 2015 lalu dan telah memproduksi sebanyak 30.000 unit. | REUTERS/Wolfgang Rattay

AKURAT.CO Stasiun pengisian daya kendaraan listrik (EV) dapat menjadi salah satu target besar bagi para penipu. Hal itu menyusul adanya proposal di beberapa negara bagian Amerika Serikat (AS) yang mengusulkan stasiun pengisian EV memasang pembaca kartu kredit strip magnetik.

Sistem ini dinilai rawan disalahgunakan oleh penipu. Peretas dapat dengan mudah mengambil data dari kartu kredit dan menggunakan kembali strip magnetik curian untuk melakukan penipuan.

Arizona, California, Nevada, Vermont dan beberapa negara bagian di New England dikatakan sedang mempertimbangkan memasang pembaca kartu kredit di stasiun pengisian EV yang didanai publik.

baca juga:

"Meskipun proposal ini mungkin berniat baik, mereka dapat mengekspos pengemudi terhadap risiko keamanan baru sambil memberikan para penjahat cyber akses mudah ke target yang menarik," tulis peneliti keamanan April Wright dan Jayson Street dalam sebuah makalah kelompok konsumen nirlaba dilansir dari Techcrunch, Selasa (11/6).

Menurut mereka, persoalan muncul atas ketergantungan terus menerus pada kartu strip magnetik yang tetap menjadi salah satu metode pembayaran paling umum di AS. Di negara lain seperti sebagian besar Eropa, telah mengadopsi chip dan PIN sebagai cara utama untuk membayar barang dan jasa.

Kendati lebih aman daripada strip magnetik, chip dan PIN tetap berisiko mengalami tindak penipuan. Bahkan dengan kartu yang mendukung chip, penipu masih dapat mencuri nomor kartu pembayaran dan kode verifikasi kartu dengan menggunakan kamera lubang jarum tersembunyi.

Para peneliti mengatakan stasiun pengisian daya EV hendaknya menggunakan pembayaran tanpa kontak dengan kartu kredit berkemampuan RFID atau melalui smartphone pengemudi. Pembayaran tanpa kontak adalah salah satu cara paling aman untuk membayar dan mengurangi kemungkinan kartu akan dikloning atau data skimnya.

Pembayaran tanpa kontak dapat mengurangi gangguan perangkat dan penipuan kartu kredit. Mereka mengatakan stasiun pengisian EV dan mesin point-of-sale lainnya harus terus mengandalkan metode pembayaran tanpa kontak.

"Anggota parlemen harus terlibat dengan komunitas keamanan untuk lebih memahami risiko penipuan yang terkait dengan pembaca kartu kredit," pungkasnya.

Editor: Andre Purwanto

berita terkait

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Iptek

Baru Diluncurkan, Mobil The President Ludes Terjual

BMW Group Indonesia hanya mendapat kuota 20 unit X7.

Image
Iptek

Bentuk Generasi Emas pada 2045, Extramarks Hadirkan Program ‘Beasiswa KELAS PINTAR’

Mendukung upaya pemerintah dalam menyiapkan generasi emas.

Image
Iptek

Waze Luncurkan Pembaruan, Kini Bisa Tampilkan Harga Jalan Tol

Mempermudah pengambilan keputusan bagi pengemudi untuk memilih jalan tol.

Image
Iptek

Tawarkan Potongan Biaya Jasa, Servis Mobil di BMW Astra Kini Lebih Transparan

Pelanggan dapat melakukan perawatan maupun perbaikan mobil secara Iangsung bersama tenaga ahli.

Image
Iptek

Khawatir Pencurian Data, Jerman Larang Sekolah Gunakan Microsoft Office 365

Sifatnya cloud dikhawatirkan berpotensi mengekspos data penggunanya.

Image
Iptek

Huawei Masih Ragu HongMeng Bisa Gantikan Android di Ponselnya

Huawei berpikir kembali tentang kehadiran HongMeng sebagai sistem operasi barunya itu.

Image
Iptek

Aplikasi RateS Ingin Mudahkan Siapa Saja Mulai Berjualan Online

Konsep kerjanya RateS bertindak sebagai perantara antara pengguna dan supplier.

Image
Iptek

NASA Ingin Bagian Pesawat Ruang Angkasa 3D-Print di Luar Angkasa

Misi tersebut akan melibatkan Archinaut One meluncurkan roket Electron Lab Rocket di Selandia Baru.

Image
Iptek

Interior Lapang, BMW X7 Dapat Dipesan 7-Seater

Semua pengaturan kursi BMW X7 dilakukan secara elektrik dengan menekan satu tombol.

Image
Iptek

Facebook Rekrut Mantan Kepala Vine

Toff akan memimpin eksperimen produk terbaru dari Facebook.

trending topics

terpopuler

  1. Tak Ada Tabayyun ke Ulama Bertemu Jokowi, PA 212: Prabowo bukan Pemimpin Kami

  2. Paranormal Terawang Pidato Presiden Jokowi

  3. Raffi Ahmad Dibolehkan Nagita Slavina Menikah Lagi, Asalkan...

  4. Sindir Iuran untuk Habib Rizieq, Denny: Sisanya Banyak, Bisa Buat Beli Rubicon

  5. Apa Kata Jusuf Kalla yang Punya Andil Besar Pertemukan Jokowi dan Prabowo?

  6. Istana Tak Main-main Pindahkan Ibu Kota Negara

  7. Polri Tak Tangani Dugaan Truk TNI yang Angkut WN China

  8. Akhiri Polemik, Batas Negara Indonesia-Malaysia Diukur Ulang

  9. Ini Penjelasan Disdukcapil Depok terkait Identitas Palsu Pablo Benua

  10. Jadi Tersangka Penganiayaan Dipo Latief, Pengacara: Salah Obyek Itu Bukan Nikita

fokus

Menggapai Haji Mabrur
Mencari Tempat Baru
Problematika Narkotika

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Parlemen Hasil Pemilu 2019

Image
Hasan Aoni

Berhenti Mengisap yang Belum Niscaya

Image
Hasan Aoni

Puzzle Kehidupan Puisi Tiyo

Image
UJANG KOMARUDIN

Bagi-bagi Jatah Menteri

Wawancara

Image
Hiburan

Mengaku Terpaksa, Vivi Paris Beberkan Kronologi Dibohongi Sandy Tumiwa Hingga Akhirnya Nikah Siri

Image
Hiburan

Hakim Vonis Bebas Kriss Hatta, Ini Tanggapan Hilda Vitria

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik