image
Login / Sign Up

MIT Kembangkan Sistem Optik untuk Deteksi Kanker

Jackobus Jack Newa

Image

Ilustrasi - Kanker | AKURAT.CO/Ryan

AKURAT.CO Sejumlah peneliti dari MIT berhasil mengembangkan sistem optik yang dapat digunakan untuk mendeteksi tumor di dalam tubuh seseorang.

Saat ini ada dua metode untuk mendeteksi kanker dalam tubuh seorang pasien. Pertama, menggunakan MRI dan CT Scan yang dapat melihat jauh ke dalam tubuh pasien. Sayangnya, tumor dengan ukuran kurang dari 1 cm akan luput dari pemindaian ini. Cara kedua, menggunakan sistem optik yang bisa memindai tumor dengan ukuran yang sangat kecil sekalipun, namun hanya sampai pada kedalaman 3 cm saja.

“Kami ingin menemukan kanker dengan lebih cepat. Tujuan kami adalah untuk menemukan tumor kecil dan melakukannya dengan cara yang tidak invasif.” ujar Angela Belcher, asisten pimpinan studi tersebut.

baca juga:

Bisa dibilang, studi yang digagas peneliti MIT ini mengambil keunggulan dari masing-masing cara pemindaian. Dengan gelombang yang lebih panjang, sinar inframerah dapat digunakan untuk masuk lebih dalam ke dalam tubuh ketimbang metode optikal biasa. Di sisi lain, cara ini memungkinkan dukungan resolusi yang lebih tinggi.

Melansir Tek, para peneliti tersebut menyebut sistem ini dengan nama DOLPHIN (Detection of Optically Luminescent Probes using Hyperspectral and diffuse Imaging in Near-infrared). Sesuai dengan namanya, cara ini memanfaatkan inframerah untuk mengambil beberapa gambar sekaligus. Proses ini disebut dengan hyperspectral imaging.

Selanjutnya, sinyal-sinyal tersebut akan dikumpulkan di luar tubuh pasien dan dianalisa menggunakan algoritma khusus yang dikembangkan tim tersebut. Nantinya akan diketahui lokasi tumor dalam tubuh.

Uji coba dilakukan dengan menggunakan partikel kecil yang dapat bercahaya di panjang gelombang yang berbeda. Kemudian mereka akan membuat tikus menelan partikel tersebut. Hasilnya, partikel tersebut dapat dideteksi hingga kedalaman 4 cm. Jumlahnya bisa berlipat ketika diuji pada jaringan hewan dan jaringan lain yang mirip dengan manusia.

Untuk tahap awal, tim tersebut menyasar pada sel kanker rahim. Pasalnya kanker rahim termasuk salah satu kanker yang sulit dideteksi. Selanjutnya di pankreas, otak dan kulit.

Editor: Irma Fauzia

Sumber:

berita terkait

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Iptek

Kominfo Gelar Video Conference ke 4 Daerah 3T Berkat Palapa Ring

Video conference yang digelar dalam acara Festival Teknologi Palapa Ring ini sekaligus memamerkan operasional infrastruktur Palapa Ring.

Image
Iptek

Kominfo Akan Panggil Facebook Terkait Video Teror Selandia Baru

Semuel menyayangkan kepada pihak Facebook yang lambat dalam responsif untuk langsung memblokir penyiaran aksi kejam tersebut.

Image
Iptek

Hadirnya Aplikasi Jakarta Aman, Qlue: Bukan Tandingan, Justru Teman

Karena Qlue dan Jakarta Aman merupakan sama-sama bagian dari konsep smart city.

Image
Iptek

Crossover Tesla Model Y Resmi Diumumkan

Pre-order sudah terbuka dan diperkirakan harga mobil ini mencapai Rp597 juta.

Image
Iptek

Aplikasi Kormo Bantu Para Pencari Kerja Tingkatkan Keterampilan

Salah satu fitur unik dari Kormo adalah “Belajar”.

Image
Iptek

Teknologi Wireless ini Menjanjikan Koneksi Lebih Kuat dan Stabil

Corsair menyebutnya Slipstream Wireless Technology.

Image
Iptek

Garmin Luncurkan Lineup Jam Tangan Marq Mulai dari Rp21 juta

Jam tangan pintar Marq ini akan menampilkan penggunaan bahan-bahan seperti titanium dan kristal safir.

Image
Iptek

Instagram Berubah Jadi Platform E-commerce?

Di sisi lain, fitur ini harus mendapat kepercayaan terlebih dulu dari penggunanya.

Image
Iptek

Kominfo Blokir 11.803 Konten Radikalisme dan Terorisme

Berdasarkan platform, konten yang terbanyak diblokir berada di Facebook dan Instagram.

Image
Iptek

Facebook, Twitter, dan YouTube Sempat Kesulitan Hapus Video Penembakan

Facebook, Twitter, Google, YouTube semuanya mengatakan mereka menghapus video asli setelah serangan itu.

trending topics

terpopuler

  1. Seri 737 Max 8 Masih Bermasalah, Boeing Diam-diam Rilis Pesawat Terpanjang

  2. Tunjuk Gusti Randa, PSSI Bisa Dihukum FIFA Lagi

  3. Jadi Bahan Bully Karena Wajah yang Meme-able, Jones: Tidak Apa-Apa

  4. Wapres Sebut Teknologi Indonesia Belum Bisa Buat KTP Elektronik Jadi 'Kartu Sakti'

  5. Silakan Nikmati karena Tidak akan Ada Pemain seperti Messi Lagi

  6. 5 Manfaat Bawang Putih Bagi Kesehatan Tubuh, Bantu Turunkan Kolesterol!

  7. 5 Aksi Solidaritas Menyentuh untuk Korban Terorisme Selandia Baru

  8. Indikator Politik: Debat Tak Berpengaruh Terhadap Elektabilitas Capres

  9. Komunitas Gothic China Bersatu Setelah Insiden Penolakan di Subway

  10. Terjerat Skandal Sex, Bos Warner Bros Putuskan Mundur

fokus

Kisah Juru Pijat Tunanetra
Teror Masjid Selandia Baru
Di Balik Pakaian Bekas Impor

kolom

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Debat Cawapres: Perang Kartu Sakti

Image
Ujang Komarudin

Menanti Kejutan di Debat Ketiga

Image
Hendra Mujiraharja

Perez Memalingkan Muka dari Mourinho untuk Zidane

Image
Hervin Saputra

Seberapa Kuat "Tradisi Indonesia" di All England?

Wawancara

Image
Iptek

Sepeda Listrik Jadi Polemik, Migo Beri Jawaban!

Image
Gaya Hidup

Chief Company Barbershop

Jatuh Bangun Chief Barbershop di Tangan Fatsi Anzani dan Oky Andries

Image
Hiburan

Dik Doang: Aku Sedang Berjalan di Kesunyian

Sosok

Image
News

7 Potret Seru Kahiyang Ayu Bercengkerama dengan Buah Hati

Image
News

8 Gaya Kampanye Bertrand Antolin, dari Sosialisasi Pemilu sampai Bancakan

Image
News

5 Fakta Menarik Perjalanan Karier Dede Yusuf, dari Atlet hingga Politisi