image pemilu
Login / Sign Up

Histeresis, Fenomena di Balik Gerakan Anti-Vaksin Pada populasi Amerika

Karina Asta Widara

Image

Semua penelitian yang mencoba menemukan hubungan antara vaksin dan autisme akhirnya menyimpulkan bahwa vaksin bukanlah penyebab autisme | Thetruthaboutcancer

AKURAT.CO, Meskipun banyak bukti ilmiah bahwa vaksin adalah alat yang aman dan efektif untuk pencegahan penyakit anak-anak, minoritas Amerika Serikat tetap skeptis terhadap praktik ini, sebagaimana dibuktikan dengan kegigihan populasi di Amerika dengan gerakan anti-vax.

Bagi para peneliti, mungkin hal ini cukup sulit untuk diteliti mengingat vaksin memang sangat diperlukan sebagai perlindungan dari berbagai penyakit. Dan hingga kini, para peneliti dari Dartmouth College telah menyelidiki fenomena ini, mengungkap faktor kunci mengapa penolakan ini bisa terjadi.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Proceedings of Royal Society B, Feng Fu, seorang asisten profesor matematika, dan rekannya menunjukkan bahwa sebuah fenomena yang dikenal sebagai "histeresis" dapat bertindak sebagai penghalang bagi upaya untuk meningkatkan tingkat vaksinasi.

baca juga:

Histeresis dapat dilihat dalam banyak sistem fisik, namun dapat juga diterapkan pada masyarakat manusia. Sederhananya, ini mengacu pada kegigihan efek yang diberikan bahkan setelah kondisi sistem awal telah diubah.

"Lingkaran histeresis menyebabkan dampak gaya diamati bahkan setelah gaya itu sendiri dihilangkan," kata Fu yang dilansir dari laman Newsweek.

Sekarang, para peneliti Dartmouth mengatakan mereka adalah orang pertama yang menemukan bahwa histeresis dapat muncul dalam konteks intervensi kesehatan masyarakat, di samping bidang-bidang seperti fisika dan ekonomi.

“Terjadinya histeresis secara tradisional dikaitkan dengan sifat magnetik material, dan juga telah ditemukan dalam sistem biologis dan sosial ekonomi. Itu sebabnya benda-benda fisik menolak kembali ke keadaan semula setelah ditindaklanjuti oleh kekuatan luar. Itu sebabnya tingkat pengangguran terkadang tetap tinggi di ekonomi yang pulih. ” paparnya

Menurut para peneliti, loop histeresis dapat dimulai karena orang memiliki pengalaman atau persepsi negatif terkait vaksinasi yang dapat berasal dari fakta bahwa mereka kadang-kadang dapat menghasilkan efek samping yang tidak diinginkan (walaupun minor dalam sebagian besar kasus) dan tidak pernah dapat berunding penuh perlindungan terhadap penyakit. 

Pengalaman atau persepsi negatif ini dapat menyebabkan “lintasan vaksinasi,” atau kecenderungan penyerapan vaksinasi dari waktu ke waktu, terhambat dalam lingkaran histeresis.

"Begitu orang mempertanyakan keamanan atau keefektifan suatu vaksin, bisa sangat sulit untuk membuat mereka bergerak melampaui asosiasi negatif itu," kata Fu dalam sebuah pernyataan.

Histeresis adalah kekuatan yang kuat yang sulit untuk dipatahkan pada tingkat masyarakat. Dengan kata lain, keberadaan loop histeresis membuat populasi sensitif terhadap perubahan faktor-faktor yang mendorong perilaku vaksinasi seperti biaya dan efektivitas.

Menghindari vaksinasi yang menyebabkan rendahnya cakupan vaksinasi menimbulkan masalah signifikan bagi kesehatan masyarakat, kata para peneliti.

"Campak, gondong, dan batuk rejan, yang dianggap tidak lagi menjadi ancaman utama bagi masyarakat kita, telah membuat kejutan yang mengejutkan dalam beberapa tahun terakhir," kata Fu.

Namun, tim berharap bahwa hasil terbaru dapat memiliki implikasi praktis untuk meningkatkan kepatuhan vaksin, setidaknya sebagian, dengan mengatasi efek histeresis.

Data terbaru dari Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dunia menunjukkan bahwa cakupan sebagian besar vaksin yang direkomendasikan tetap stabil dan tinggi. Namun, proporsi anak-anak yang tidak menerima vaksin pada usia 24 bulan telah meningkat 0,9 persen untuk anak-anak yang lahir pada 2011 menjadi 1,3 persen untuk mereka yang lahir pada tahun 2015.

Editor: Irma Fauzia

Sumber:

berita terkait

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Iptek

Kabar Baik Buat Gamers Budget Minim, Nintendo Siapkan Switch Versi Murah

Perbedaan antara konsol Nintendo Switch standar dengan versi murah dikabarkan terletak pada portabilitasnya.

Image
Iptek

Instagram Bikin Stiker Kuis dengan Pilihan Ganda

Sebelumnya, Instagram hanya memberikan stiker polling dengan dua pilihan jawaban.

Image
Iptek

Sulit Bersaing, LG Berencana Stop Produksi Smartphone di Rumahnya Sendiri

Tak hanya Samsung yang menjadi lawan berat di negaranya sendiri, bahkan pabrikan asal Tiongkok, Huawei.

Image
Iptek

Hadir Perdana Bareng Film, Oppo Luncurkan F11 Pro Edisi Avengers

Smartphone ini mengusung desain yang lebih elegan dan memikat para pecinta Avengers.

Image
Iptek

Lucu! Nikon Coolpix W150 Kamera Compact untuk Anak-anak

Warna pada bodi kamera ini dominan putih dan kuning serta terdapat animasi-animasi lucu.

Image
Iptek

Asus Dikabarkan Stop Produksi Tablet, Alasannya?

Asus diyakini telah mengambil keputusan ini untuk mengalihkan sumber daya pengembangan dan pemasarannya.

Image
Iptek

Ramadan Sebentar Lagi, Shopee Hadirkan Home Button Tuk Fitur Zakat

Fitur ini telah berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

Image
Iptek

Google Duo Rilis 4 Fitur Baru, Begini Cara Pakainya

Indonesia berada di peringkat ketiga dari total pengguna Google Duo secara global.

Image
Iptek

Acer Hadirkan Laptop Paling Ringan, TravelMate P6

Sayangnya, Acer masih belum merilis harga laptop super ringan ini.

Image
Iptek

Penuhi Interaksi Video Pengguna Jelang Ramadan, Google Duo Luncurkan 4 Fitur Baru

Salah satu fiturnya membuat pengguna tak harus khawatir akan menguras kuota saat melakukan video call.

trending topics

terpopuler

  1. Prabowo Kembali Deklarasi Kemenangan, Polisi Terjunkan Ribuan Aparat Gabungan

  2. Abdillah Toha Heran Liat Tokoh Berakal Sehat Sebut Pemilu Ada Kecurangan

  3. Cerita Kusnandi Lihat Ayahnya Diserang Kelompok Timur di Depan Diskotek Wedea

  4. Tokoh Tionghoa: Komando Sudah Diberikan, Lawan Kecurangan

  5. Boikot Nasi Padang Viral karena Jokowi-Ma'ruf Kalah di Sumbar, Ini Kata Andi Arief dan Yunarto Wijaya

  6. Tengku Zulkarnain Singgung Pemilu Ada Kecurangan, Warganet: Kompor Lagi...

  7. Ajakan Boikot Nasi Padang, Habib Ali Alhinduan: Kalau Kalian Lapar, ke Tol Aja Sana Makan Semen

  8. Sony Sumarsono Meninggal Usai Mempersiapkan Pemilu

  9. Disindir Hanum Rais, Tsamara: Lebih Baik Kalah dengan Integritas Dibanding Berbohong

  10. Usai Menikah Secara Hindu, Berikut Suasana Pernikahan Ajun Perwira-Jennifer Hari Kedua

fokus

Buruh Nasibmu Kini
Pemilu 2019
Revolusi Museum

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Menyikapi Polemik Proses Penghitungan Suara

Image
Aji Dedi Mulawarman

Jangan Percaya Prediksi

Image
Ujang Komarudin

Pilpres Kita

Image
Sunardi Panjaitan

Merawat Indonesia Kita

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Fitness dan Jurus Sehat ala Augie Fantinus

Image
Video

VIDEO Jurus Sehat ala Augie Fantinus

Image
Hiburan

Seru Abis! Nongkrong Bareng Augie Fantinus

Sosok

Image
News

Awet Mesra, 7 Potret Kebersamaan Bima Arya Sugiarto Wali Kota Bogor dan Istri

Image
News

10 Gaya Santai Valencia Tanoesoedibjo yang Tetap Cetar

Image
News

Traveling hingga Goyang Zumba, Ini 7 Potret Santai Dahlan Iskan