image
Login / Sign Up

Pamer Aksi Bunuh Diri di Medsos Makin Merebak, Warganet Harap Berhati-hati

Tria Sutrisna

Image

(Kiri ke Kanan), Suicidolog Indonesia, Benny Prawira, Praktisi Kesehatan Jiwa, Guntara Hari, dan Kepala Divisi 1 SAFEnet, Unggul Sagena, Kamis (21/2), dalam acara Diskusi Orang Muda Indonesia dengan topik Bunuh diri dan media sosial, di Jakarta. | AKURAT.CO/Tria Sutrisna

AKURAT.CO Maraknya konten aksi bunuh diri yang direkam dan diunggah ke media sosial beberapa waktu lalu dinilai terjadi karena beberapa faktor. Pertama, minimnya pengetahuan terkait aturan di media sosial serta pemahaman bagaimana merespon ketika menemukan unggahan pengguna lain yang terindikasi akan melakukan hal tersebut.

“Terkait bunuh diri sendiri, memang mungkin yang paling sering kita lihat itu status-status ya. Jadi, status temen-temen yang suicidal terus kita asumsikan kalau itu cari perhatian. Saya enggak tahu nih asumsi ini datang darimana,” ujar Suicidolog Indonesia, Benny Prawira, Kamis (21/2), di Jakarta.

Benny mengungkapkan, terdapat dua faktor yang paling menjadi masalah mengenai bunuh diri di ruang internet dan media sosial. Salah satunya, bagaimana masyarakat merespon dan kecenderungan untuk memviralkan suatu konten terkait bunuh diri.

baca juga:

Suicidolog tersebut mejelaskan masyarakat cenderung menanggapinya dengan mem-bully bahkan menantang ketika menemukan akun atau konten berbau aksi bunuh diri.

“Padahal, salah satu peringatan bunuh diri adalah membicarakan keinginan untuk mati itu. Hanya saja media yang sekarang berbeda. Bahwa dulu mungkin dia ngomong tidak melelaui status, sekarang lewat status,” jelasnya.

Faktor lain, sambungnya, kebiasaan memviralkan tanpa disadari dapat men-trigger seseorang dalam kondisi depresi untuk melakukan hal yang sama.

“Mungkin kontennya enggak suicidal expression, tapi yang suicidal live-nya itu atau benar-benar menunjukkan adegannya. Misalnya, kontennya komik suicide jokes atau meme. Nah, hal yang kaya gini udah dibilang enggak pantes, tapi orang-orang pada suka. Padahal itu bisa men-trigger,” kata Benny.

Praktisi Kesehatan Jiwa, Guntara Hari, menjelaskan, ketika menghadapi seseorang yang akan melakukan aksi bunuh perlu memahami apa yang boleh dan tidak. Seperti tidak mengatakan sesuatu yang dapat memprovokasi sehingga memicu orang tersebut untuk membuktikannya.

“Tetapi, yang menanggapi itu (di media sosial) ya semua orang dong. Makanya, munculah reaksi-reaksi yang tidak diinginkan,” ujar Guntara.

Untuk itu, sambung Guntara, masyarakat dalam bermedia sosial perlu memahami batasan privat dan publik dalam mempublikasikan sesuatu.

“Jadi kita harus mengerti bahwa media sosial hanya adalah tools. Jangan sembarang pakai itu kalau kita belum siap,” ungkapnya

Editor: Andre Purwanto

Sumber:

berita terkait

Image

Iptek

Telkomsel Gandeng Ericsson Tuk Kembangkan Jaringan 5G Tanah Air

Image

Iptek

Sains

Menteri Rudiantara Ungkap Alasan Pembatasan Medsos Dari Perspektif Keilmuan

Image

Iptek

Penyebaran Hoaks Masih Normal, Pemerintah Tak Ada Alasan Batasi Medsos

Image

Iptek

Kominfo Justru Berharap Tak Perlu Batasi Akses Medsos Selama Sidang MK

Image

Iptek

Sempat Lumpuh, Telegram Tuduh Tiongkok Dalang Serangan Siber

Image

Iptek

Instagram Kembali Normal Setelah Down Jumat Pagi

Image

Iptek

Kabulkan Permintaan Menkes, Kominfo Mulai Blokir Iklan Rokok di Internet

Image

Iptek

Soal Selfie Penumpang, Grab Indonesia Lebih Dulu Daripada Malaysia

Image

Iptek

Grab Bantah Kemenhub Sebut Diskon Ojol Persaingan Tak Sehat

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Iptek

Tesla Targetkan Kirim 1000 Kendaraan per Hari

Tesla bertujuan mengirimkan antara 33.000 hingga 36.000 kendaraan pada bulan Juni.

Image
Iptek
Sains

Aneh, Greenland Kehilangan 2 Miliar Ton Es

Tahun 2019 tercatat sebagai rekor jumlah kehilangan es terbesar di Greenland.

Image
Iptek

Ekspansi ke Asia Tenggara, Tencent Luncurkan Layanan Streaming di Thailand

Streaming video milik tencent akan diberi nama WeTV yang menyajikan konten asli dari perusahaan dan juga produksi lokal Thailand.

Image
Iptek

Pemprov Sulsel Adopsi Teknologi Pengolahan Air Bersih Termutakhir Jerman

Teknologi pengolahan air tersebut diklaim sebagai yang tercanggih di Jerman dan cocok untuk diterapkan di wilahah dengan debit air melimpah.

Image
Iptek

Krisis Iklim, Industri Penerbangan Fokus Beralih ke Pesawat Listrik

Sektor penerbangan menyumbang sekitar 2 persen dari total emisi gas rumah kaca.

Image
Iptek

Apple Tutup Akses Online Store Untuk Perangkat Lama

Layanan online store Apple tidak akan bisa diakses melalui peramban safari dan juga perangkat dengan sistem operasi versi lama.

Image
Iptek

Telkomsel Gandeng Ericsson Tuk Kembangkan Jaringan 5G Tanah Air

Operator Telkomsel telah menjalin kerjasama untuk menggunakan teknologi Ericsson dalam menggelar layanan 5G di Indonesia.

Image
Iptek

Ford Ingatkan Bahaya Hand Sanitizers dan Tabir Surya Terhadap Interior Mobil

Penggunaan hand sanitizers dan tabir surya jika tersentuh interior mobil dapat menyebabkan keausan.

Image
Iptek

Kemitraan dengan Qualcomm Berakhir, LG Terancam Berhenti Produksi Ponsel 5G

Kemitraan LG dengan Qualcomm sebagai pemasok chip modem 5G berakhir Juni 2019. Keduanya belum menemui titik terang mengenai kontrak baru.

Image
Iptek

Volvo Ciptakan Truk Otonom yang Terlihat seperti Mobil Sport

Truk otonom tersebut bernama Vera.

trending topics

terpopuler

  1. Andi: Kabarnya Orang Paling Taat Hukum Karni Ilyas, Saya Nantikan Dia Bersaksi di MK, Apa benar ILC Ditutup dan Dibungkam Pemerintah

  2. Kuasa Hukum Prabowo-Sandi Tuding Polisi Tidak Netral, Ini Jawaban Mabes Polri

  3. Peristiwa Haru di Musala MK Jelang Sidang, Andre Rosiade: Allah SWT Maha Pembolak-balik Hati

  4. Diberi Waktu Tiga Hari, KPU Isyaratkan Berat Hati Susun Jawaban Gugatan Prabowo-Sandi

  5. Hadapi Lawyer Prabowo di MK, Rustam: Tim Hukum 01, Jangan Hanya Sajikan Fakta dan Data, Tapi Bangun Narasi untuk Membalikkan Opini Publik

  6. Pihak Prabowo-Sandi Tuding KPU Gelembungkan Suara, Pramono: Canggih Sekali, KPU Saja Tidak Bisa

  7. 5 Bencana Alam Terdahsyat Sepanjang Sejarah, Ada yang Telan Jutaan Nyawa

  8. Tengku: KPU Sulit Jawab Gugatan Pilpres atau Tak Mampu Jawab? Mari Kita Tunggu Jawabannya, Mantap atau Ngawur?

  9. Sengketa Pilpres, Refly: Ibarat Sepakbola, 02 sedang Kejar Defisit Gol Agar Dapat Samakan Kedudukan dan Bahkan Berusaha Unggul

  10. Pengadilan Ekstradisi AS untuk Assange Digelar Februari 2020

fokus

Demam Vapor
Jalan Pulang
Lebaran 2019

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Mencari Pimpinan KPK yang Ideal

Image
Hasan Aoni

Impian Negeri Tuhan dari Teras Saidah

Image
Keith Johnson dan Elias Groll (Foreign Policy)

Tak Terduga, Bagaimana Huawei Tiba-tiba Mampu Dominasi Dunia

Image
Firman Haqiqi

Silaturahmi: Menggugurkan Tugas Administrasi atau Menyambung Tali Silaturahmi?

Wawancara

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Potensi Zakat Indonesia Capai Rp200 Triliun, Sayangnya Masih Sekadar Potensi

Image
Video

VIDEO Ketika Islam Menjadi Pedoman Hidup Dude

Sosok

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi

Keynes, Pencipta Arus Ekonomi Modern Pengganti Pemikiran Neoklasik

Image
News

Ajak Jan Ethes, 10 Potret Kunjungan Jokowi ke Bali Ini Curi Perhatian

Image
News

Bikin Haru, 5 Potret SBY saat Ziarah ke Makam Ani Yudhoyono