image
Login / Sign Up

Pemerintah India Desak WhatsApp Cari Cara Hentikan Hoaks di Platformnya

Azhar Ilyas

Image

WhatsApp jadi salah satu aplikasi yang menyebarkan hoax | Istimewa

AKURAT.CO Berita palsu atau hoaks dapat menyebar dengan berbagai cara, seperti lewat media sosial dan berbagai aplikasi perpesanan. WhatsApp jadi salah satu platform yang sangat disorot karena dianggap sebagai media penyebaran hoaks paling masif saat ini.

Dilansir dari Ubergizmo, Kamis (7/2) masalah tersebut jelas telah membuat berbagai negara geram, tak terkecuali India. Menteri Negara Kesatuan Pemerintah India, Hansraj Ahir mendesak WhatsApp mencari cara efektif untuk melindungi platformnya dari penyebaran hoaks.

"Kementerian Elektronika dan Teknologi Informasi India telah mengeluarkan pemberitahuan kepada WhatsApp yang menyampaikan bahwa mereka perlu mengeluarkan solusi efektif yang dapat memunculkan akuntabilitas dan memfasilitasi penegakan hukum selain memberi label dan mencabut berita palsu," ujar Hansraj Ahir.

baca juga:

WhatsApp juga sebenarnya tak tinggal diam, mereka sebelumnya telah meluncurkan berbagai jurus untuk menangkal penyebaran hoaks di platformnya. Salah satunya seperti membatasi jumlah pengguna untuk bisa meneruskan pesan. Secara teori cara tersebut bisa mencegah rumor dan hoaks menyebar terlalu cepat, meski memang tidak menghentikannya secara 100 persen.

Selain itu WhatsApp juga telah memperkenalkan fitur label "forwarded", di mana pesan yang telah diteruskan diberi label sedemikian rupa yang membuat pengguna akan tahu dari mana pesan itu berasal, sehingga mereka bisa mengecek kebenaran informasi yang disebar tersebut.

Hingga saat ini belum ada alat atau cara yang benar-benar bisa secara permanen atau efektif untuk menghalau penyebaran hoaks melalui aplikasi perpesanan seperti WhatsApp.

Editor: Irma Fauzia

Sumber:

berita terkait

Image

Iptek

Setelah Android, WhatsApp Business Segera Hadir di iOS

Image

Iptek

Segera, WhatsApp Punya Fitur Halau Penambahan Pengguna ke Grup Seenaknya

Image

Iptek

Perangi Spam dan Hoaks, WhatsApp Hajar 2 Juta Akun Tiap Bulan

Image

Iptek

Pengguna WhatsApp iOS Kini Dilapisi Keamanan Face ID atau Touch ID

Image

Iptek

Mau Lihat Status WhatsApp Teman Tanpa Ketahuan? Begini Caranya

Image

Iptek

WhatsApp Business Tambahkan Fitur Layanan Pelanggan ke Desktop dan Web

Image

Iptek

Mendatang, WhatsApp Akan Bangun Layanan Aduan Cek Fakta di Indonesia

Image

Iptek

3 Strategi WhatsApp Redam Hoaks di Indonesia

Image

Iptek

Soal Pembatasan Forward, Kominfo Sambut Baik

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Iptek

Garap Sektor Ride-Hailing, Daimler-BMW Berinvestasi Sebesar 1 Miliar Euro

Layanan berbagi mobil Daimler, Car2Go, akan digabung dengan bisnis DriveNow, ParkNow dan ChargeNow milik BMW.

Image
Iptek

PSN: Kecil Kemungkinan Nusantara Satu Gagal Mengorbit

Pasifik Satelit Nusantara (PSN) mengklaim kecil kemungkinan Satelit Nusantara Satu gagal mengorbit, dan posisi orbit dinilai minim gangguan.

Image
Iptek

Redmi 7 Pro Rilis 28 Februari, Harganya Rp3,3 Jutaan

Redmi 7 Pro akan mendarat di India terlebih dahulu. Setelah itu, bisa dibeli di diseluruh Asia dengan harga Rp3,3 jutaan.

Image
Iptek

Navigasi Google Maps AR Kini Bisa Digunakan di Eropa, Mulai dari Jerman

Google Maps AR merupakan fitur navigasi baru Google yang sudah diuji coba di sejumlah tempat. Hari ini, Google Maps AR diuji di Jerman.

Image
Iptek

Satelit Nusantara Satu Diprediksi Mulai Beroperasi Lima Minggu Pasca Peluncuran

PSN prediksi satelit Nusantara Satu akan sampai ke titik orbit dua minggu setelah peluncuran dan siap digunakan tiga minggu setelahnya.

Image
Iptek

Data Penjual Tokopedia Bocor? Ini yang Sebenarnya Terjadi

Tokopedia mengklaim bahwa data yang dikira bocor itu adalah data para pedagang yang memang di-publish untuk kepentingan 'jualan'.

Image
Iptek

Pop-up Kamera Vivo V15 Hanya Kamera Depan, Kenapa?

Vivo V15 baru saja diperkenalkan sebagai smartphone Vivo pertama yang mengusung desain pop-up camera.

Image
Iptek

EcoBox, Wadah Unik untuk Kelola Sampah Elektronik

Selain mencemari lingkungan, sampah elektronik juga berisiko membahayakan kesehatan seseorang.

Image
Iptek

Vivo Belum Jamin Ponsel iQOO Masuk Indonesia

Untuk iQOO, belum ada riset dan pengembangan dari Vivo Indonesia.

Image
Iptek

Sertifikasi Kapal Penangkap Ikan Sudah Mencapai 33 Ribu Lebih

Kemenhub juga melakukan sertifikasi terhadap para nelayan dengan menerbitkan buku pelaut.

trending topics

terpopuler

  1. Jonan Minta Mantan Gak Perlu Komentar Soal Freeport hingga Jokowi Tak Permasalahkan Lahan Prabowo

  2. Timses Jokowi Sebut Sudirman Said Lakukan Pembohongan Soal Pertemuan Jokowi dan James Moffett

  3. China Larang Impor Batubara dari Australia, Bagaimana Indonesia?

  4. China Kecam Zara karena Tampilkan Model dengan Wajah Berbintik

  5. Buah Matoa dari Papua dengan Segudang Khasiat untuk Kesehatan

  6. Istora Senayan Pecah Saat Siti Nurhaliza Nyanyikan Lagu Cindai

  7. Inovasi Helm ala Emak-emak Ini Kocak, Mother Siapa Nih?

  8. Sebelum Suami Istri Itu Meninggal Mengenaskan, Ada yang Menulis: Aku Benci Perceraian

  9. Puan: Jokowi Senang Berkerja dan Tidak Pernah Istirahat

  10. Rossa dan Yura Yunita Turut Hadir Dalam Konser Siti Nurhaliza

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019

kolom

Image
Dr. Idham Holik

Mengenal Polling Palsu Pemilu

Image
Ujang Komarudin

Saling Serang Pasca Debat

Image
Ilham M. Wijaya

Peluang dan Tantangan KPBU Properti

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Panggung Debat Kedua Milik Jokowi

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Dik Doang: Aku Sedang Berjalan di Kesunyian

Image
Iptek

Debat Pilpres 2019

Ahmad Agus Setiawan: ‘Milenial Lebih Cepat Beradaptasi pada Sisi-sisi Tertentu, Terutama Digital’

Image
Hiburan

Cerita Egy Fedly Saat Pandangan Pertama Menjemput Jodoh

Sosok

Image
Ekonomi

Mengagumkan! Ibu Empat Anak Ini Ternyata Jack Ma-nya Rusia

Image
News

5 Pejabat Ini Rajin Sempatkan Berolahraga di Sela Kesibukan Urus Negara

Image
News

10 Potret Budi Djiwandono, Keponakan Prabowo yang Mencuri Perhatian