image
Login / Sign Up

Rumah Sahabat Desa, Celah Bisnis Penghubung Kota dan Desa

Vidyandini Agivonia

Image

Kegiatan di Rumah Sahabat Desa dan salah satu agen di Kuningan Barat | AKURAT.CO/Vidyandini Agivonia

AKURAT.CO, Rumah Sahabat Desa (RSD) baru-baru ini hadir dan tersebar di 12 kota di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Program yang diinisiasi oleh perusahaan Danarta Saudara Sejahtera ini diklaim unggul dalam persoalan pendekatan dengan warga lokal. Sehingga RSD berperan sebagai jembatan dari para mitranya dengan warga lokal.

Perihal mitra, saat ini telah bekerja sama dengan salah satu program bank BCA yaitu Laku Pandai. Saat ini, RSD mempayungi program yang menyediakan layanan tabungan berbasis digital, mulai dari pendaftaran hingga transaksi tanpa biaya administrasi.

Secara fisik, RSD telah berdiri sejak 2015. Artinya, RSD ini telah mendirikan sebuah kantor operasional atau disebut dengan basecamp di Kuningan, Jawa Barat. Sekarang, di 12 kota telah didirikan basecampguna kegiatan operasional maupun kegiatan masyarakat.

baca juga:

Pelayanan tabungan berbasis digital ini menggunakan konsep sistem keagenan. Para agen yang telah terpilih dapat  terhubung dengan data-data pelayanan dan logistik melalui situs rumahsahabatdesa.com.

Selain itu, RSD juga mengembangkan layanan baru yaitu Warung Desa. Layanan yang baru diluncurkan juga masih berbasis website yaitu warungdesa.co.id. Di dalam situs itu, terdapat fitur transaksi digital seperti pembayaran PLN, BPJS dan voucher pulsa. Pembayarannya pun akan didukung dengan uang elektronik buatan RSD disebut Orkes (Our Cash).

"Sekarang kan mereka transaksi perbankan tok nih, nah kita tambahin (layanan) ini jadi mereka bisa transaksi lain-lain," kata CEO Rumah Sahabat Desa Teguh Aaron Muir Hendrata saat ditemui di sela acara peresmian dan festival Rumah Sahabat Desa di Universitas Kuningan, Jawa Barat, Kamis (17/1). 

Langkah tersebut memang ditujukan untuk peningkatan transaksi dari setiap desa agar pergerakan ekonominya tumbuh secara masif.

Sementara masih tiga fitur, kedepannya Aaron ingin menambah fitur pembayaran lagi. Salah duanya adalah menempelkan sistem transaksi dari program Laku Pandai bank BCA dan e-commerce Blibli. Namun ia belum dapat memastikan kapan selesainya.

Jika ia melihat nilai transaksinya besar dan berkembang, Warung Desa juga akan ditambah dengan layanan asuransi mikro dan pinjaman online. Rencana tersebut akan menggandeng mitra lain sehingga akan menciptakan sebuah ekosistem. Sayangnya, Aaron belum mau neyebutkan perusahaan mana yang akan digandeng.

"Asuransinya pun nanti ada yang spesifik untuk mikro. Seperti warisan buat toko, ada buat kecelakaan, kita lagi cari juga asuransi motor, handphone, jadi masyarakat itu bisa memilih banyak. Kita buat ekosistem di sini," jelasnya.

Dengan demikian, Rumah Sahabat Desa masih menjadi program yang kini masih 'merangkak' dalam membangun jaringan dan berekspansi ke kabupaten lain. Fokus kedepannya, Aaron mengatakan website RSD akan menjadi aplikasi serba ada dari berbagai layanan yang ada di kota. 

Sebagai penghubung, Aaron menuturkan berfokus pada aspek ekonomi dengan memperhatikan aspek sosial, budaya dan teknologi.

"Aplikasinya akan menjadi super app. Jadi untuk menghubungkan desa ke kota, kota ke desa dapat diakses dari aplikasi. Apa pun layanan yang mau masuk ke desa, bisa kita hubungkan (ke warga)," tuturnya.

"Asuransinya pun nanti ada yang spesifik untuk mikro. Seperti warisan buat toko, ada buat kecelakaan, kita lagi cari juga asuransi motor, handphone, jadi masyarakat itu bisa memilih banyak. Kita buat ekosistem di sini," jelasnya. 

Dengan demikian, Rumah Sahabat Desa masih menjadi program yang kini masih 'merangkak' dalam membangun jaringan dan berekspasnsi ke kabupaten lain. Investasi yang ia gelontorkan untuk pengembangan IT senilai Rp1,5 miliar. 

Fokus kedepannya, Aaron mengatakan website RSD akan menjadi aplikasi serba ada dari berbagai layanan yang ada di kota. Sebagai penghubung, Aaron menuturkan berfokus pada aspek ekonomi dengan memperhatikan aspek sosial, budaya dan teknologi. 

"Aplikasinya akan menjadi super app. Jadi untuk menghubungkan desa ke kota, kota ke desa dapat diakses dari aplikasi. Apa pun layanan yang mau masuk ke desa, bisa kita hubungkan (ke warga)," tuturnya. 

Editor: Irma Fauzia

berita terkait

Image

Iptek

Program Rumah Sahabat Desa Resmi Diluncurkan

Image

Iptek

Menilik Rumah Sahabat Desa di Kuningan, Tempatnya Peningkatan Ekonomi Desa Berbasis Digital

Image

Iptek

Mengenal RSD, Lembaga yang Mencanggihkan Desa

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Iptek

Saingi Apple, Xiaomi Mi-Band 5 Debut Tahun Depan

Apple memang masih terdepan dalam industri smartwatch. Tapi Xiaomi siap mengejar lewat produk unggulannya, Mi Band 5.

Image
Iptek

Sony Akuisisi Perusahaan Pengembang Gim Spider-Man

Pembuat konsol PlayStation itu telah membeli Insomniac Games Inc, pengembang gim Marvel Spider-Man.

Image
Iptek

Wapres: Pengalaman Penelitian di Luar Negeri Memperkuat Inovasi

SCKD 2019 dihadiri 52 ilmuwan diaspora dari berbagai negara.

Image
Iptek

Sepanjang 2019, Pasar AS Hanya Mampu Menjual 30.000 Unit Smartphone 5G

Pengembangan 5G di pasar AS tampaknya agak lambat. Hingga pertengahan tahun 2019, AS baru menjual kurang dari 30.000 unit smartphone 5G.

Image
Iptek

Qualcomm 'Pererat Hubungan' dengan LG Electronics

Perjanjian lisensi baru tersebut berdurasi selama lima tahun

Image
Iptek

Bulan Depan, Youtube Originals dapat Ditonton Secara Gratis

Setelah tanggal 24 September mendatang, pengguna dapat secara bebas mengkases Youtube Originals.

Image
Iptek

Tuk Kedua Kalinya, Huawei Menangkan EISA Award

Huawei P30 Pro memiliki kapasitas fotografi yang baik.

Image
Iptek

Kominfo: Era Digital, Warganet Jangan Hanya Andalkan IQ

Masyarakat harus memiliki dan mengandalkan digital quotient (DQ) ketika menggunakan suatu layanan digital

Image
Iptek

Rilis Akhir Tahun Ini, Layanan Streaming Apple TV Hadirkan Lima Film Populer

Layanan streaming ini akan menjadi bagian dari aplikasi Apple

Image
Iptek

Dukung Kebutuhan Fotografi Smartphone, Vivo Z1 Pro Andalkan AI

Kecerdasan buatan atau AI jadi teknologi yang ditonjolkan pada sektor kamera Vivo Z1 Pro

Banner Kemendagri

trending topics

banner jamkrindo

terpopuler

  1. Tuding FPI Pemicu Kemarahan Warga Papua, Warganet Ramaikan Tagar Tangkap Abu Janda

  2. Yang Bertindak Rasis Sekelompok Warga Tak Bertanggung Jawab, yang Repot Satu Negara

  3. Tahu Ada Rusuh, Ketua MUI Papua Nangis di Mekkah: Anarkis Tak Bisa Selesaikan Masalah

  4. Cerita Indra L Brugman yang Tak Canggung Jadi Suami Helmalia Putri

  5. Dikabarkan Dekat dengan Glenn Fredly, 10 Potret Cantik Mutia Ayu

  6. Polsek Kramatjati Duduk Bersama Mahasiswa Papua di Asrama Batu Ampar

  7. 5 Fakta Ilhan Omar, Anggota Kongres AS Berhijab yang Kerap Kena Bully Donald Trump

  8. Diancam Oknum Pengemudi Ojol, Billy Syahputra: Dia Gak Tau Gua Mungkin

  9. Mahasiswa Papua Demo di Medan, Polisi Bagi-bagikan Minuman Kaleng kepada Mereka

  10. Kerusuhan di Manokwari, PKS: Jangan Cari Siapa yang Salah, Tapi Dimana Letak Kesalahannya

fokus

Nikah Cepat
HUT Ke-74 RI
Ekonomi Indonesia, Merdeka?

kolom

Image
Ahmad Irawan

Joko Widodo dan Keutamaan Partai Politik

Image
Dr. H. M. Syarif, MA

Kesan Haji Tamu Raja 2019

Image
Achmad Fachrudin

Koalisi Plus-plus dan Prospek Oposisi PKS

Image
Naila Fitria

Merdeka Sejak Dalam Pikiran

Wawancara

Image
Video

Hari Fotografi Sedunia

VIDEO Kulit Citra Fotografi Jurnalistik

Image
Iptek

Jodie O'tania, Srikandi Tangguh Kepunyaan BMW Indonesia

Image
Iptek

GIIAS 2019

Gaet Milenial Indonesia, Begini Strategi Penjualan Brand Premium BMW

Sosok

Image
News

5 Bukti Kedekatan Gus Dur dengan Masyarakat Papua, Pluralis Sejati

Image
News

Jadi Menteri Perempuan Pertama dari Papua, Ini 7 Fakta Menarik Yohana Yembise

Image
Ekonomi

Belum 25 Tahun, 3 Founder Startup Indonesia Masuk Daftar Pengusaha Tersukses Asia