image pemilu
Login / Sign Up

Menilik Rumah Sahabat Desa di Kuningan, Tempatnya Peningkatan Ekonomi Desa Berbasis Digital

Vidyandini Agivonia

Image

Kegiatan di Rumah Sahabat Desa dan salah satu agen di Kuningan Barat | AKURAT.CO/Vidyandini Agivonia

AKURAT.CO Gerimis rintik menjelang sore hari. Kantor Rumah Sahabat Desa (RSD) di Desa Kedungarum, Kabupaten Kuningan Barat, sepi. Sebuah rumah lengkap dengan garasi mobil dan taman dijadikan basecamp bagi para agen RSD. Ruangan pertama yang tim Akurat.co masuki berisi meja dengan laptop, PC dan berkas-berkas administrasi.

Sejurus kemudian, dua perempuan yang masing-seorang team leader dan admin menyapa awak media dengan hangat. Nur Azizah, sang team leader, langsung menjelaskan tentang RSD dan Program Laku yang telah berjalan empat tahun ini. Ia juga menceritakan seluk-beluk program yang diinisiasi oleh perusahaan Danarta Saudara Sejahtera (DSS) itu dengan penuh semangat.

Struktur manajemen Rumah Sahabat Desa yang ada di Kuningan, kisahnya, memiliki dua basecamp. Kuningan Timur dan Kuningan Barat.

baca juga:

Di wilayah Kuningan Barat, sebut Azizah, telah ada 146 agen yang aktif. Sementar, nasabahnya telah ada lebih dari 2 ribu nasabah. Jumlah tersebut akan terus bertambah seiring dengan program literasi keuangan yang dijalankan oleh para agen.

"Nasabah di sini udah banyak ya, lebih dari 2 ribuan. Pas akhir tahun 2018 ini aja udah 9.784 nasabah di 12 kota Jawa Barat dan Jawa Tengah. Nanti akan bertambah lagi. Kan mau diresmiin di dua kota baru, di Banjar sama Garut," kata perempuan yang akrab disapa dengan Teh Azizah.

HL Rumah Sahabat Desa. AKURAT.CO/Vidyandini Agivonia

Dalam basecamp tersebut terdapat beberapa kamar yang dijadikan ruangan kerja. Adapula dapur yang digabung dengan ruangan tengah. Di ruangan itulah kemudian kami berbincang dengan Azizah.

Program yang bermitra dengan program LAKU Pandai dari bank BCA  ini  menerapkan literasi keuangan menggunakan sistem keagenan dari setiap desa. Setiap desa mendapuk dua agen.

Agen RDS menjadi tombak utama dalam memperluas layanan, peningkatan ekonomi desa, dan mengedukasi keuangan berbasis teknologi kepada masyarakat. Layanan yang ditawarkan berupa pembuatan buku tabungan digital tanpa biaya adminitrasi.

Menjadi agen akan mendapatkan insentif dari aktivitas transaksi, bertambahnya nasabah, serta melakukan kegiatan literasi keuangan.

Salah satu agen yang tim Akurat.co temui di wilayah Kuningan Barat, Desa Cilaja, adalah Endi. Pria yang sekaligus berprofesi sebagai montir dan counter pulsa ini sudah menjadi agen RDS selama 5 bulan. Ia direkomendasikan warga desa untuk menjadi agen karena terpercaya dan bertanggung jawab. Selain itu, ia juga memiliki kecakapan dalam administrasi seperti memiliki rekening Bank BCA, KTP, dan kartu NPWP.

Saat kami berkunjung, Endi sedang melakukan proses pendaftaran dari seorang pemuda yang hendak menjadi nasabah. Dalam prosesnya, Endi mengisi formulir pendaftaran secara manual di kertas yang tersedia. Memang, syarat untuk menjadi nasabah terbilang mudah. Cukup menggunakan KTP dan nomor handphone.  Setelah itu, Endi harus mengisi formulir ulang dalam bentuk digital yang ada dalam handphone khusus berbasis Android sekaligus menjadi mesin EDC. Kemudian, sang nasabah pun menyerahkan sejumlah uang sebagai tabungan. Guna mengecek saldo dalam rekeningnya, sang nasabah harus memasukkan nomor *888# dan pilih cek saldo. Sistem tersebut masih sangat sederhana dinadingkan dengan aplikasi mobile banking ataupun internet banking.

Setelah melayani nasbah, Endi kembali bercerita pengalaman sebagai agen. Ia mengatakan dirinya sangat tertarik dengan program Laku. Menurut pria satu anak itu, program keuangan ini sangat memudahkan masyarakat desa untuk menabung dan menarik uang tanpa harus jauh ke kota. Desa yang berjarak kurang lebih dari 15km itu rata-rata berprofesi sebagai petani. Terlebih tak ada biaya admin per bulannya, program ini semakin digandrungi masyarakat desa.

Endi mengaku pengalaman pertama saat menjadi agen cukup kesulitan untuk mengajak tetangganya menjadi nasabah. Namun lambat laun, masyarakat desa Cilaja sendiri yang menghampiri counter pulsa milik Endi untuk melakukan transaksi atau mendaftar jadi nasabah baru.

Kini ia telah menjaring 280 nasabah. Ia mengatakan setiap hari, setidaknya ada ada 12 nasabah yang datang ke counter pulsanya untuk melakukan transaksi. Ia pun mengaku selama menjadi agen telah mendapatkan keuntungan secara finansial. Sayangnya, ia tak mau menyebut angka secara pasti.

"Ya, yang penting enjoy aja-lah, menjalankan jadi agen ini. Untungnya mah ada tapi yang penting saya bisa nge-bantu warga di sini buat menabung resmi dan mudah," kata Endi tersipu malu.

HL Rumah Sahabat Desa. AKURAT.CO/Vidyandini Agivonia

Ke depannya, ia berharap dapat melakukan sosialisasi ke desa yang belum ia datangi. Mimpinya pun mulia. Ia hanya ingin memudahkan masyarakat desa di Kuningan Barat dalam mengelola keuangan khususnya menabung.

Hari semakin sore. Gelap mulai merayap. Untungnya hujan deras sore itu sudah reda. Kami pun berpamitan dengan Endi dan istrinya yang menjadi keluarga yang hangat dan cukup terbuka dengan segala perubahan di era digital saat ini. Mematahkan dogma bahwa masyarakat desa itu 'gaptek' dan tidak dapat merasakan fasilitas kemudahan kota tercermin dalam keluarga Endi. Semangatnya dalam mengedukasi masyarakat dengan perekonomian digital juga terpancar. Alhasil, Endi sebagai agen pun dipercaya warga sekitarnya.

Editor: Andre Purwanto

Sumber:

berita terkait

Image

Iptek

Rumah Sahabat Desa, Celah Bisnis Penghubung Kota dan Desa

Image

Iptek

Program Rumah Sahabat Desa Resmi Diluncurkan

Image

Iptek

Mengenal RSD, Lembaga yang Mencanggihkan Desa

komentar

Image

1 komentar

Image
Muhamad Taufik

Saya doakan semoga RSD tiap kabupaten khususnya jawa barat dan jawa tengah yang baru ada saat ini semakin Jaya dan berkembang, bahkan bisa mencakup dunia. Semoga dengan adanya RSD masyarat akan lebih gemar menabung untuk kesejahteraan keluarganya.

terkini

Image
Iptek
Pemilu 2019

Lalu-lintas Jaringan Indosat Ooredoo Saat Pemilu Lebih Tinggi dari WhatsApp

Untuk menjaga performansi jaringan selama Pemilu, perusahaan memonitor jaringan lebih intensif secara nasional melalui iNOC & ISOC.

Image
Iptek

Penerapan 5G di Korea Selatan Gagal Memenuhi Harapan Konsumen, Why?

Dengan legowo Pemerintah Korea Selatan dan sejumlah operator lokal mengakui bahwa penerapan jaringan 5G dibawah ekspektasi.

Image
Iptek

LG X4 (2019) Debut di Korea, Harganya Rp3,7 Jutaan

LG Mobile belum menyerah dalam persaiangan smartphone dunia. Buktinya, LG Mobile merilis perangkat baru yang diberi nama LG X4 2019.

Image
Iptek

Taksi Listrik Blue Bird Mengaspal Mei, Argonya?

Blue Bird baru saja meluncurkan 30 armada taksi bertenaga listrik.

Image
Iptek

Ups, Sejumlah Nokia 9 PureView Alami Masalah pada Sensor Sidik Jarinya

Meski dapat acungan jempol, sejumlah unit Nokia 9 PureView memiliki masalah pada sensor sidik jari dalam layar.

Image
Iptek

Pusat Pembaruan Perangkat Lunak LG Belum Tepati Janji Tentang Pembaruan Cepatnya

Pada OS Android sering kali membuat pengguna harus menunggu cukup lama untuk pembaruan perangkat lunak.

Image
Iptek

Tesla dan BYD Jadi Taksi Listrik Pertama di Indonesia, Ini Alasannya

Sebelumnya pihak Blue Bird telah melihat hasil uji penelitian dari kedua mobil listrik tersebut.

Image
Iptek

Sampah Smartphone Terus Meningkat, Produsen Diminta Ikut Bertanggung Jawab

Selain produsen, distributor sampai industri rekondisi juga bertanggung jawab untuk mengelola sampah elektronik yang dihasilkan.

Image
Iptek

Begini Cara Transfer Kontak dari Ponsel Lama ke Baru

Jika baru saja membeli telepon baru, inilah cara Anda dapat memastikan seluruh buku telepon dikloning ke telepon baru.

Image
Iptek

Kartini di Era Digital, Perempuan Indonesia Tidak Boleh 'Gaptek'

Teknologi kini kian masif dan berkembang secara dinamis.

trending topics

terpopuler

  1. Paranormal: Kalian Pikir Pak Prabowo Itu Siapa? Beliau Bukan Orang yang akan Terhinakan Hanya karena Omongan Seorang Erin

  2. Media Prancis Ikut Cek Fakta Hoaks 'Megawati Akui Kemenangan Prabowo'

  3. Mahfud MD: Silakan Ribut-ribut Hasil Pemilu, Nanti akan Ketahuan Siapa yang Berbuat Curang

  4. Pengamat Nilai KPU Sengaja Lakukan Manipulasi Data Penghitungan Suara di Situng

  5. Viral Tulisan Jokowi Tak Menang Pilpres 2019 meski Raih 51 % Lebih, Yusril: Itu Ngawur

  6. Hendardi: Jika Mencermati Dinamika Politik di Kubu 02, Terlihat Nyata Kekuatan-kekuatan Politik yang Semakin Ngotot

  7. Empat Teroris Tewas setelah Serang Pasukan Keamanan Arab Saudi

  8. Ruhut Sebut Jagoan Demokrat Kalah, Cipta Panca: Diam Kau Ruhut, Siapa yang Kalah?

  9. 10 Cara Ini Bisa Kurangi Beban Pajakmu Secara Legal, Mau?

  10. Nasib Bisnis hingga Keuanganmu di Hari Senin Berdasarkan Zodiak

fokus

Pemilu 2019
Revolusi Museum
Angkutan Tempoe Doeloe

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Menyikapi Polemik Proses Penghitungan Suara

Image
Aji Dedi Mulawarman

Jangan Percaya Prediksi

Image
Ujang Komarudin

Pilpres Kita

Image
Sunardi Panjaitan

Merawat Indonesia Kita

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Fitness dan Jurus Sehat ala Augie Fantinus

Image
Video

VIDEO Jurus Sehat ala Augie Fantinus

Image
Hiburan

Seru Abis! Nongkrong Bareng Augie Fantinus

Sosok

Image
News

5 Tokoh Politik Tanah Air yang Hobi Ngevlog

Image
News

5 Fakta Aceng Fikri, Mantan Bupati Kontroversial yang Kini Menikah Lagi

Image
Ekonomi

7 Wanita Ekonom dan Pebisnis Indonesia yang Berhasil Mendunia