image pemilu
Login / Sign Up

Wayang Tavip, Genre Baru Wayang Bayangan yang Penuh Tatawarna

Herman Syahara

Image

Pementasan Wayang Tavip | AKURA.CO/Herman Syahara

AKURAT.CO "Teng teng tong teng teng tong teng teng tong teng....Mas Joko MasWowo mau kemana yae... Pergi jauh atau dekat apa  bedanya. Naik  kuda naik kereta sama asyiknya aha...aha yang penting selamat sampai tujuan. Masa Joko Mas Wowo mugi panjenengan tansah diparingi eling...“

Kata-kata itu terus menerus diulang dalang Ki Budi Ros dalam irama tembang  yang jenaka. Di depannya ada sebuah radio tua sehingga mengesankan suara itu adalah sebuah siaran. Karena mulai bosan dengan lagu itu, salah seorang awak wayang, Logo Simorang  bulak-balik dari belakang layar ke depan pentas  untuk mengganti gelombang radio  sambil menggerutu,”Apa tidak yang lain, dari tadi lagunya kok ini terus?”. 

“Wah nggak ada. Stoknya cuma dua,” sahut Ki Dalang.

baca juga:

Begitulah, adegan  pembuka salah satu pentas Wayang Tavip berjudul Beringin Setan, yang baru-baru ini dipentaskan di Gedung Kesenian Jakarta, di hadapan ratusan  siswa beberapa sekolah menengah kejuruan (SMK) di Jakarta. 

Pementasan Wayang Tavip. AKURA.CO/Herman Syahara

Para siswa yang terdiri dari usia milenial ini tampaknya cukup terhibur. Celetukan dan permainan vokal dalang Ki Budi Ros dan beberapa pendukung lain di belakang layar sanggup menggelitik tawa mereka.  Bahkan, ketika di akhir acara dibuka sesi tanya jawab, mereka antusias bertanya ihwal Wayang Tavip ini.

Istilah Wayang Tavip memang tidak sepopuler Wayang Kulit, Wayang Golek, atau Wayang Wong.  Meskipun sebenarnya tidak bisa dibilang baru-baru amat karena telah dipentaskan pertama kali pada pertunjukan lakon Sie Jin Wie produksi Teater Koma pada 2010. Dan sejak itu sekurangnya sudah enam kali dipentaskan lagi. 

Berbeda dengan Wayang Golek atau Wayang Wong, visual Wayang Tavip dekat-dekat ke Wayang Kulit. Yang dinikmati adalah bayangan tokoh-tokoh wayangnya. Namun perbedaannya dengan Wayang Kulit juga banyak. Wayang Tavip tanpa iringan musik gamelan hanya dengan bunyi-bunyian dari  mulut dan para pendukungnya yang menirukan gamelan.

Alat pengiring lainnya berupa  lempeng besi tipis yang dirangkai untuk menimbulkan bunyi “kecrek”  yang mirip tukang solder keliling. Selain itu ada gedog terbuat dari papan untuk menimbulkan efek suasana tertentu dalam adegan. 

Keunikan Wayang Tavip ada pada pantulan bayangan di layar yang full colour atau berwarna. Bagaimana warna wayang, begitulah yang tampak di layar berukuran sekitar 5 x 3 meter.  Gerakan wayang dilakukan  secara manual dan dengan semacam mesin penggerak sederhana bertenaga listrik bikinan M Tavip, seorang seniman  panggung  penemu  wayang itu.

Keunikan lainnya, dalang dan pendukung wayang bisa tiba-tiba muncul di panggung. Baik untuk berakting mirip si tokoh wayang atau menuturkan cerita.  Memang, sebagaimana disampaikan dalangnya,  Ki Budi Ros,  wayang ini tak punya pakem seperti wayang lainnya.

“Lakonnya tidak terikat pakem. Bebas memainkan apa saja. Tokoh-tokohnya  bisa raja, manusia biasa, presiden, politisi, atau petani, atau binatang,” tutur Budi Ros, anggota senior Teater Koma pimpinan N Riantiarno dalam percakapan dengan AKURAT.CO.

Pementasan Wayang Tavip. AKURA.CO/Herman Syahara

Menurut Budi Ros, yang diutamakan dalam Wayang Tavip adalah ekspresi dan komunikasi seperti  laku aktor pada seni teater. Cara mendalang seperti yang dilakukannya itu pernah populer di daerah kelahirannya, Banyumas, Jawa Tengah, yang disebut dengan Dalang Jemblung tapi hanya dongeng tanpa wayang.

Wayang Tavip biasanya dipentaskan dalam acara festival wayang, hajatan, peluncuran buku, perayaan imlek suatu instansi, atau sebagai hiburan di mal. Seperti pada awal pekan awal Maret lalu, Wayang Tavip ditanggap di Gedung Kesenian Jakarta  pada jam 15.00 khusus untuk siswa SMK dan pada 20.00 WIB untuk umum.

Perjalanan  Wayang Tavip yang boleh disebut sebagai hasil inovasi dari wayang tradisi agaknya memang masih cukup  panjang untuk menjadi tontonan populer  di tengah generasi milenial yang sedang tergila-gila pada media komunikasi gawai dan film layar lebar.

Namun dengan kreativitas para pelakunya  dalam memilih lakon serta   dukungan pemangku kepentingan seperti  Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, jalan Wayang Tavip akan semakin terbuka. Apalagi di belakang layar Wayang Tavip ada nama-nama pesohor seperti Butet Kertarejasa dan Nano Riantiarno yang punya jejak gemilang dalam seni pertunjukan di Tanah Air.

Seperti ungkapkan Kepala Dinas  Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Edy Djunaedy,  melalui  Wayang Tavip ini dia mengajak masyarakat kembali mencintai dunia pertunjukan panggung.

“Harapan kami melalui acara ini akan menggerakkan mayarakat untuk kembali ke panggung hiburan untuk mendapatkan suasana dan pesan yang lain dari seni pertunjukan,” tegasnya. []

Editor: Erizky Bagus Zuhair

Sumber:

berita terkait

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Hiburan

Salmafina Sunan Peluk Seorang Pria, Siapa Dia?

Salmafina Sunan ungkap kekagumannya pada seorang pria.

Image
Hiburan

Surat Suara Pemilu 2019 Ternyata Mirip Kartu di Permainan Legendaris Ini

Ada-ada saja memang kelakuan warganet negeri +62

Image
Hiburan

Kerap Perankan Sosok Ayah, 10 Momen Manis Irgi Fahrezi dengan Anak

Seru ya melihat kedekatan Irgi dan keluarganya

Image
Hiburan

Akan Segera Menikah, Siti Badriah-Krisjiana Baharudin Cekcok Soal Undangan dan Souvenir

Siti Badriah akan menikah di Bogor, Jawa Barat setelah akhirnya batal merencanakan akan menikah di Bali.

Image
Hiburan

Tak Lagi Sembunyi-Sembunyi, Sule-Naomi Zaskia Mulai Go Public?

Sule dan Naomi Zaskia buka-buka soal fakta hubungan asmara.

Image
Hiburan

Blackberry Messanger Pamit, Respons Warganet Indonesia Kocak Abis

Berita yang harusnya sedih ini malah direspons berbeda oleh banyak warganet Indonesia

Image
Hiburan

10 Potret Romantis Hanggini dan Luthfi Aulia yang Bikin Baper

Gaya pacaran mereka yang menggemaskan sukses mencuri perhatian

Image
Hiburan

Anak Ini Menolak Jadi Polisi Saat Besar Nanti, Alasannya Kocak

Alasannya sungguh sepele tapi makjleb

Image
Hiburan

Bikin Betah Nonton MasterChef, 10 Potret Arnold Poernomo yang Berkarisma

Memasak rupanya telah menjadi kecintaannya sedari kecil

Image
Hiburan

Persiapan Sudah 80 Persen, Siti Badriah dan Krisjiana Menikah Setelah Idul Fitri

Sibad dan calon suami batal gelar pernikahan di Bali hanya karena uangnya tak cukup.

trending topics

terpopuler

  1. 4 Mukjizat saat Kebakaran Katedral Notre-Dame, dari 'Kehadiran' Yesus hingga Salib Utuh

  2. Pengamat Internasional: Prabowo Tidak Menyerah sebelum Semua Cara Dilakukan

  3. Gemas, 8 Potret Kedekatan Prabowo Subianto dengan Bobby The Cat

  4. Depok Punya Tempat Nongkrong Asik, Martabak Boom dan Kopral Coffee!

  5. Jika Terbukti Melanggar, KPU Bakal Laporkan Lembaga Survei ke Asosiasinya

  6. Pasien Penyakit Jantung Terus Bertambah di Indonesia, Ini Penyebabnya!

  7. Mahathir Mohamad Hingga Erdogan Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Jokowi-Ma'ruf

  8. Keok di Pilpres 2019, Sandiaga Dinilai Sulit Jabat Wagub DKI Lagi

  9. Ditinggal Pengguna, Aplikasi BBM Ucapkan Selamat Tinggal!

  10. Ribut dengan Barbie Kumalasari, Nikita Mirzani: Gue Benci Berurusan Sama Sampah

fokus

Pemilu 2019
Revolusi Museum
Angkutan Tempoe Doeloe

kolom

Image
Ujang Komarudin

Pilpres Kita

Image
Sunardi Panjaitan

Merawat Indonesia Kita

Image
Achmad Fachrudin

Merayakan Puncak Ritual Politik 2019

Image
Muhammad Adnan RS

Pegon Dalam Pilpres 2019

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Fitness dan Jurus Sehat ala Augie Fantinus

Image
Video

VIDEO Jurus Sehat ala Augie Fantinus

Image
Hiburan

Seru Abis! Nongkrong Bareng Augie Fantinus

Sosok

Image
News

7 Potret Kemesraan Pengantin Baru Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim dan Suami

Image
News

5 Politisi Muda yang Aktif Banget di Sosial Media

Image
News

8 Potret Romantis Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dan Istri di Berbagai Kesempatan