image
Login / Sign Up
Image

Lukni Maulana

Lukni Maulana (Ketua Lesbumi NU Jawa Tengah dan Langgart Community)

Nh. Dini, Hidup dan Berkarya dalam Sunyi

Image

NH Dini | TWITTER/goenawan mohamad

AKURAT.CO, Kabar duka itu mengejutkan kita semua. Sebuah kecelakaan di Tol Tembalang Km 10, Kota Semarang membuat sastrawan Nh. Dini menghembuskan nafas terakhir setelah mendapatkan perawatan di RS Elizabeth Semarang. Nh. Dini, pemilik nama asli Nurhayati Sri Hardini Siti Nukatin adalah sosok perempuan fenomenal yang hingga akhir hayatnya masih tetap berkarya.

Salah satu karya terakhirnya berjudul Gunung Ungaran di tulis pada tahun 2018 saat ia menjalani hidupnya di Wisma Langen Werdhasih Ungaran. Ya, masa terakhir hidupnya dihabiskan di sebuah wisma Lansia Harapan Asri Banyumanik. Kehidupan masa tuanya dihabiskan dalam kesunyian, begitupun karyanya terlahir dari kesunyian pula.

Ia menjadi salah satu tokoh pelopor suara perempuan melalui karya-karyanya pada tahun 1960-1980, karena masih kentalnya budaya patriaki sehingga sangat sulit menemukan penulis perempuan pada era itu. Begitupun ia mewarnai perkembangan sastra Indonesia, ia mengalami gelombang tiga zaman yakni orde lama, orde baru, dan reformasi.

baca juga:

Karirnya diawali ketika ia memberanikan diri mengirimkan puisi untuk program Prosa Berirama dan menulis cerita pendek untuk majalah Femina. Melalui kepekaan dan kehalusan bahasa puisi dan cerpen inilah ia mulai menorehkan karya berupa novel, awal kelahiran novel pertamanya berjudul Hati yang Damai (1961).

Ketidakpuasan mengantarkan beliau untuk memantapkan dirinya di jalur kepenulisan, lalu ia menulis biografi dan meyakinkan dirinya ke jalur penulisan novel. Melalui karya novel inilah nama Nh. Dini makin populer lewat novelnya seperti Pada Sebuah Kapal (1973), La Barka (1975), Namaku Hiroko (1977), Keberangkatan (1977), Sebuah Lorong di Kotaku (1978), Pada Ilalang di Belakang Rumah (1979). Sehingga mengantarkan beliau dengan berbagai penghargaan seperti SEA Write Award di bidang sastra dari Pemerintah Thailand, Lifetime Achievement Award, Hadiah Francophonie, Hadiah Seni untuk Sastra dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, dan Achmad Bakrie Award bidang Sastra.

Karya Novel Nh. Dini memiliki gaya bertutur khas, sederhana, dan sangat detail serta karyanya sangat realis terjadi apa yang dialaminya sendiri dan lingkungan beliau sangat mempengaruhinya. Maka judul karya Novelnyapun sangat realis dan menjadi petanda atau tempat dimana beliau berinteraksi seperti Novel Sekayu (1981), Jalan Bandungan (1989), Dari Rue Saint Simon ke Jalan Lembang (2012, Dari Ngaliyan ke Sendowo (2015), dan Gunung Ungaran (2018).

Ia patut menjadi perempuan yang mampu memberikan inspirasi melalui karya-karyanya bagi kalangan sastrawan muda dan penulis yang suka dengan cerita akrobatik, cerita yang realistis, dan gaya bertutur yang lambat namun memiliki konflik yang detail. Karyanya memiliki citra yang baik, cerita yang mampu mendidik akal budi, imajinasi, dan memahami kedalaman tokoh.

Karakter Nh. Dini dalam karyanya merupakan salah satu sekian usaha beliau memanfaatkan metode bercerita yang memiliki nilai-nilai edukatif mudah dicerna bagi para pembacanya. Sehingga bagi kalangan penikmat, pembaca, maupun penulis akan merasakan kedalaman yang mampu mendidik perasaan tanpa memakan waktu yang lama.

Nh. Dini patut menjadi inspirasi bagi kita semua atas karya, dedikasi, dan konsistensi beliau menekuni jalur bidang yang ia sukai. Ialah penulis sunyi, yang hidup dalam kesunyian melalui karyanya ia memberikan keharuman. Hingga akhir hayatnya ia terus menelurkan buah karya, melalui karya inilah Nh. Dini akan tetap hidup meski ia telah menuju ke pangkuan Tuhan.[]

Editor: Sunardi Panjaitan

Sumber:

berita terkait

Image

News

Jurus Baru Penyelamatan Data Pemilih

Image

News

Kolom

Jebakan Demokrasi

Image

News

Antisipasi Kecurangan Pemilu 2019

Image

News

Kolom

Hantu Debat Perdana

Image

News

Dramaturgi Debat Calon Presiden

Image

News

Hoaks Tsunami di Sibolga, Antara Kepanikan dan Peluang yang Mempersatukan

Image

News

Republik Darurat Hoaks

Image

News

Sesat Pikir Calon Wakil Rakyat

Image

News

Media Massa dan Pemilu 2019

komentar

Image

1 komentar

Image
Resta Apriatami

tapi kematiannya tragis juga yaa :( udah gitu sebelumny tinggal di panti lansia, emg ngga ada anaknya yg ngurus atau gimana?

terkini

Image
Hiburan

Ini Alasan Vanesha Prescilla Anggap Penggemar Seperti Keluarga

Vanesha cerita punya pengalaman berkesan dengan penggemar.

Image
Hiburan

Lewat Antologi Rasa, Ini Pesan yang Ingin Disampaikan Herjunot Ali

Junot mengaku tak pernah mengalami friendzone.

Image
Hiburan

Romantisnya Rizky Alatas Beri Kejutan Ulang Tahun untuk Sang Istri

Pada sabtu (16/2), Adzana Bing Slamet berulang tahun yang ke-26.

Image
Hiburan

Isi Soundtrack Dilan 1991, Ini Kata Vanesha Prescilla Soal Makna Lagunya

Double job, Vanesha isi soundtrack film Dilan 1991.

Image
Hiburan

Sutradara Film The Great Gatsby Lirik BTS untuk Kolaborasi

Apakah boy group asal Korea Selatan, BTS akan main film layar lebar?.

Image
Hiburan

Ingin Sukses Jadi Youtuber seperti Jess No Limit? Berikut Tipsnya!

Kamu juga harus rajib berdoa

Image
Hiburan

Putri Sulung Berulang Tahun, Bimbim Slank Malah Tanya Soal Pacar

Bimbim minta Una ajak pacar main ke rumah.

Image
Hiburan

Bikin Penasaran, 4 Fakta Seru Film Frozen 2

Akan tayang November depan

Image
Hiburan

Bersiap IGOT7, Jus2 Bakal Gelar Showcase di Jakarta April Mendatang

Harga tiket termahal Jus2 seharga Rp2,2 juta.

Image
Hiburan

Dituding Goda Billy Syahputra, Angela Lee Justru Didukung Warganet

Angela Lee menerima pesan dari seorang netizen lewat DM, Ini pesannya.

trending topics

terpopuler

  1. Cak Imin: Gara-gara Uninstall Saya Jadi Kerepotan

  2. Prabowo Tidak Pamer Salat Jumat, Tengku: Khawatir Massa Histeris Ingin Menyalami

  3. Pramono Anung Sebut Jokowi Telah Menerima Permintaan Maaf CEO Bukalapak

  4. Pendiri Bukalapak Sebut 'Presiden Baru', Rian Ernest: Menurutku Dia Sudah Jelas Dukung 02

  5. Ada yang Baru di Kota Tua

  6. Fahri Hamzah: Debat Pilpres Kedua Harus Ungkap Siapa Mereka Sebenarnya

  7. Yunarto Wijaya: Kalo Anda Melarang Zaky Mendukung Salah Satu Capres, Saya akan Bela Dia

  8. Ketua BTP Mania Dipolisikan Alumni 212, Fahri Hamzah: Ahok Kembali Jadi Masalah

  9. 'Skenario' Ahok Gantikan Ma'ruf Amin, Rustam: Pikiran Konspiratif yang Merendahkan

  10. Polemik Tweet CEO Bukalapak, Jack Boyd Lapian: Beda Pendapat dan Kritik Itu Hal yang Wajar

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Menanti Kejutan Debat Kedua

Image
Hervin Saputra

Al Araibi: Olahraga, Politik, atau Hak Asasi Manusia?

Image
Cosmas Kopong Beda

Masihkah Sepak Bola Modern Membutuhkan Kapten Ikonik?

Image
Cosmas Kopong Beda

The Blues (Harus) Bersabar dengan Kerja Maurizio Sarri

Wawancara

Image
Hiburan

Cerita Egy Fedly Saat Pandangan Pertama Menjemput Jodoh

Image
Olahraga

Susy Susanti

"Sekarang Saatnya Pemain Putri Mengubah Mindset"

Image
Hiburan

Kekecewaan Egi Fedly Terkait Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak

Sosok

Image
News

Dari Ketemu Raisa hingga Pejuang Kanker, 10 Potret Sutopo Purwo yang Menginspirasi

Image
Hiburan

Ingin Sukses Jadi Youtuber seperti Jess No Limit? Berikut Tipsnya!

Image
Olahraga

Valentino Rossi

Rossi, Sosok yang Penuh Perhatian dan "Kepala Dingin"