image
Login / Sign Up

Fauzan Musaad, Pelukis Mural Raden Saleh Raksasa di Planetarium Cikini

Herman Syahara

Image

Fauzan Musaad, pelukis mural di Planetarium Cikini | AKURAT.CO/Herman Syahara

AKURAT.CO Jarum jam telah menunjuk angka 21.00 WIB. Suasana di TIM (Taman Ismail Marzuki), Jalan Cikini, Jakarta,  Rabu (14/11) berangsur sepi. Mungkin karena tak ada pertunjukan apapun selain film yang rutin diputar di bioskop XXI TIM.

Namun, malam itu sebenarnya kawasan TIM tak sepi-sepi amat. Ada  “tontonan”  lain yang tak kalah menarik dengan hiburan yang sering digelar di TIM.  Di antara ruas-ruas  steger baja di ketinggian 11 meter, nampak tubuh seorang pria bertopi nampak sedang melakukan sesuatu. Kadang menunduk, lalu tegak dengan tangan seperti menggores-goreskan sesuatu ke dinding gedung yang merupakan bagain dari Planetarium TIM.

Ada satu dua orang yang berhenti sejenak untuk mendongkakkan kepala melihat aksi itu lalu membidikkan kamera gawainya. Sementara Si Pria nampak  tak hirau. Dia adalah Fauzan Musaad, 38 tahun, salah seorang  dari lima perupa yang mendapat “proyek” melukis mural tokoh di lingkungan TIM dalam rangka Hari Pahlawan 10 November dan HUT TIM ke-50.

baca juga:

Di antara kawan-kawan lainnya yang mendapat tugas melukis mural tokoh HB Jassin dan Chairil Anwar, Fauzan kebagian kerjaan paling menantang, yakni melukis Raden Saleh, tokoh pelukis kelahiran Semarang tahun 1811 yang  wafat pada 1880 di Bogor.  Raden Salehlah yang menyumbangkan lahan kebun binatang seluas 9 ha di Jalan Cikini No. 73,  kepada Pemprov DKI Jakarta, yang sekarang kita kenal sebagai kawasan Taman Ismail Marzuki. Jadi, kehadiran lukisan berukuran besar Raden Saleh di pusat kesenian itu terasa klop karena menjadi semacam ungkapan terimakasih kepadanya.

“Ini hari keempat saya melukis. Sebentar lagi selesai, tinggal finishing bagian motifnya,” katanya dalam percakapan khusus dengan AKURAT.CO, saat dia baru turun dari steger untuk istirahat minum kopi jahe yang dipesan oleh seorang temannya dari warung di sekitar TIM.

Menurut pria kelahiran Fakfak, Papua, tahun 1985 tersebut, langkah pertama sebelum melukis adalah membuat sket yang diambil dari sebuah lukisan diri Raden Saleh. Barulahlah sket itu diberi warna sesuai lukisakan aslinya, yakni warna marun yang merupakan warna klasik khas lukisan abad 19.

Fauzan Musaad. AKURAT.CO/Herman Syahara

“Melukis mural raksasa Raden Saleh ini cukup menantang buat saya,” tambah lulusan Fakultas Seni Rupa IKJ tahun 2013 itu.

Tantangan itu, katanya,  pertama,  dia melukis di luar ruang menggunakan steger di ketinggian 11 meter sehingga memerlukan ketahanan fisik karena cuaca panas. Kedua,  objek lukisan Raden Saleh itu penuh motif  di bagian busana yang dikenakannya sehingga memakan waktu dan  menuntut ketelitian.

“Gradasi gelap dan terang harus kuat karena lukisan ini berukuran besar dan berada di luar ruang,” kilah pria yang kedua orang tuanya berdarah  Yaman, Timur Tengah, itu.

Bagi Fauzan, secara teknis, melukis mural bukan hal sulit. Sebelumnya dia pernah terlibat dalam beberapa proyek dan kompetisi melukis mural. Bahkan grupnya mengantongi juara pertama pada CMNP Mural Competition 2018, yakni kompetisi melukis pilar jalan tol Wijoto Wiyono atau di antara Pulomas dan Rawamangun, Jakarta,  yang diikuti 73 grup di mana satu grup terdiri  empat orang, dalam rangka ASIAN Games 2018 lalu. Saat itu dia  melukis seorang lelaki penduduk asli Papua yang sedang memanah dengan mengenakan busana tradisional. Grup Fauzan mendapat piagam dan uang sebesar Rp30 juta.

Bagi Fauzan, lukisan Raden Saleh ini adalah lukisan terbesar yang pernah dikerjakannya sepanjang karier melukisnya. Di rumahnya di kawasan Cimanggis, tersimpan puluhan karyanya di atas kanvas dan  ratusan lukisan  pada kertas. Akhir tahun ini dia akan berangkat ke Dubai mewakili Indonesia dalam Dubai Art Fest yang diikuti 172 negara.

Untuk pameran itu Fauzan sudah menyiapkan beberapa lukisan khusus yang catnya menggunakan getah kayu gaharu. Kelebihan melukis dengan bahan ini, menurut Fauzan, selain  warnanya terkesan klasik, lukisannya pun  akan menyebarkan aroma harum.

Dia agak menyayangkan tidak bisa menyertakan lukisan berukuran besar karena sulit dan terbatasnya jumlah cat getah kayu gaharu. Misalnya, kata Fauzan,  untuk mendapatkan satu liter getah harus menyuling dua atau tiga ton minyak dari kayu gaharu. Dari minyak inilah keluar getahnya. Tapi dia optimis lukisannya nanti akan menarik perhatian publik.

“Orang di sana kan menyukai parfum yang yang harum-harum,” kilah perupa yang yang gemar melukis objek tokoh-tokoh nasional dan kebudayaan itu seraya bersiap naik kembali ke atas steger untuk memberikan sentuhan terakhir pada lukisan Raden Salehnya.

Nah, bila hari-hari ini Anda masuk ke bagian belakang TIM lalu melihat lukisan raksasa Raden Saleh yang sedang duduk dengan gagahnya di bagian Gedung Planetarium,   itu adalah hasil keringat dan rasa estetika pria berkulit hitam manis Fauzan Musaad, perupa dan muralis yang selalu bekerja dengan penuh cinta dan dedikasi.[] 

Editor: Erizky Bagus Zuhair

Sumber:

berita terkait

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Hiburan

Begini Reaksi Yeslin Wang Mengetahui Delon Tak Ingin Bercerai

Sebelum diputuskan bercerai, Delon masih ingin mempertahankan rumah tangganya dengan Yeslin.

Image
Hiburan

Peringati 8 Tahun Berkarya, Chakra Khan Rilis Single Terbaru, Adalah Aku

Adalah Aku, menjadi single terbaru Chakra setelah dua tahun vakum berkarya.

Image
Hiburan

Ada Lenong dalam Pentas Lakon Shakespeare, A Midsummer Nights Dream

Sutradara memang mencoba mengawinkan seni tradisi panggung klasik Barat khas Shakespeare dengan seni tradisi Betawi.

Image
Hiburan

Armie Hammer Bantah Rumor Terkait Peran Batman

Armie Hammer sudah cukup lama dikaitkan dengan peran salah satu superhero ikonik DC, Batman.

Image
Hiburan

Pecinta Warna Hitam, 10 Potret Kompak Keluarga Tantri ‘Kotak’ dan Arda ‘Naff’

Pasangan musisi ini kerap mengenakan outfit dengan warna senada

Image
Hiburan

Ini Penjelasan Istri Sah Suami Bella Luna Soal Rumah Rp2 Miliar

Uang untuk membeli rumah itu diakui Shirley adalah tabungan untuk masa depan anak mereka.

Image
Hiburan

Jadi Caleg Dapil Jabar, Angel Karamoy Ingin Fokus ke Difabel

Angel ingin memberikan fasilitas yang layak terhadap para penyandangnya.

Image
Hiburan

A Midsummer Nights Dream, Sejenak Mengalihkan Perhatian dari Suasana Politik

A Midsummer Nights Dream adalah lakon drama komedi karya sastrawan Inggris William Shakespeare.

Image
Hiburan
Oscar 2019

Bette Midler Akan Bawakan Soundtrack Mary Poppins Returns di Oscar ke-91

Bette Midler adalah dua kali nominator Aktris Terbaik dan Bintang Broadway.

Image
Hiburan

Beredar Foto Reino-Syahrini di Masjid Al-Falah Singapura, Warganet: Alhamdulillah

Reino Barack dan Syahrini santer dikabarkan bakal menggelar pernikahan pada 27 Februari mendatang di Tokyo.

trending topics

terpopuler

  1. Balas Budiman Sudjatmiko, Dahnil: Receh Banget Komentarmu Om

  2. Ruhut Sitompul: Sudirman Said Dicopot sebagai Menteri Karena Tidak Punya Prestasi

  3. Puisi Neno Warisman Diperbincangkan, Teddy: Diduga Kuat Mengancam Allah

  4. 8 Potret Paundrakarna, Cucu Soekarno yang Jadi Artis

  5. 10 Potret Budi Djiwandono, Keponakan Prabowo yang Mencuri Perhatian

  6. Sudjiwo Tedjo: Perlahan-lahan Lahan per Lahan Mengepung Elit-elit Tiap Kubu

  7. Azyumardi: Saya Optimistis Melihat Indonesia, Tapi Jangan Melihat Proses Ini Sudah Selesai

  8. 191 Ribu Kilometer Jalan Desa, Luhut: Orang Indonesia Banyak Tak Percaya, Rodrigo atau Jim Kim Saja Tak Percaya

  9. Annisa: Perawat Jaganya Sekarang Pak Agus, Please Take Care of Memo ya Pap!

  10. Dakota Johnson Terang-terangan Bahas Masalah Menstruasi Bulanannya

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019

kolom

Image
Dr. Idham Holik

Mengenal Polling Palsu Pemilu

Image
Ujang Komarudin

Saling Serang Pasca Debat

Image
Ilham M. Wijaya

Peluang dan Tantangan KPBU Properti

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Panggung Debat Kedua Milik Jokowi

Wawancara

Image
Hiburan

Dik Doang: Aku Sedang Berjalan di Kesunyian

Image
Iptek

Debat Pilpres 2019

Ahmad Agus Setiawan: ‘Milenial Lebih Cepat Beradaptasi pada Sisi-sisi Tertentu, Terutama Digital’

Image
Hiburan

Cerita Egy Fedly Saat Pandangan Pertama Menjemput Jodoh

Sosok

Image
News

Selalu Saling Dukung, 10 Potret Mesra Sudirman Said dan Istri

Image
Ekonomi

Mengagumkan! Ibu Empat Anak Ini Ternyata Jack Ma-nya Rusia

Image
News

5 Pejabat Ini Rajin Sempatkan Berolahraga di Sela Kesibukan Urus Negara