image
Login / Sign Up

Penderita Dermatitis Atopik Jangan Pakai Pakaian Berbahan Polyester

Winnie Fatmawati

Image

dr. Anthony Handoko, SpKK | AKURAT. CO/ Winnie Fatmawati

AKURAT.CO, Jika pada artikel sebelumnya AkuratHealth sudah membahas bahwa ternyata penyakit kulit kronis Dermatitis Atopik (DA) dapat juga dialami orang dewasa dan lanjut usia, kali ini, AkuratHealth akan membahas salah satu faktor risiko pencetus DA, yaitu yang dapat ditimbulkan dari suhu panas.

Penting Anda ketahui, suhu panas pencetus DA bukan hanya tentang air yang begitu panas, paparan langsung sinar matahari, suhu ruangan, dan sebagainya. Namun, suhu panas yang dimaksud tersebut juga bisa datang saat Anda menggunakan produk-produk berbahan polyester.

"Karena salah satu faktor pemicunya DA salah satunya adalah suhu panas, maka suhu panas ini juga bisa dihadirkan dari bahan-bahan polyester, yang sering digunakan. Namun jarang terfikirkan dapat menjadi salah satu pemicu DA," kata dr. Anthony Handoko, SpKK, FINDV, kepada AkuratHealth, di bilangan Menteng, Jakarta Selatan, Rabu, (14/8).

baca juga:

Dokter sekaligus CEO dari Klinik Pramudia ini juga mengatakan, maka dari itu, sebenarnya sangat dianjurkan untuk para penderita DA agar lebih banyak menggunakan bahan-bahan dari katun. Karena bahan katun membuat udara lebih mudah keluar masuk. Sehingga, mengurangi suhu panas pada tubuh.

"Tapi kita tahu, tren pakaian, fashion, sekarang banyak menggunakan bahan polyester. Tapi bahan polyester lebih stretching, lebih rapat, karena ada karetnya juga. Sehingga membuat suhu tubuh saat dipakai jadi lebih tinggi," jelasnya.

Bahkan tidak bisa dipungkiri, sampai pakaian dalam pun sekarang banyak ditemukan menggunakan bahan polyester, karena bentuk dan warnanya menarik. Akhirnya, kerap kali jadi masalah timbulnya DA, disusul seboroik timbul, jamur juga timbul, karena terjadi perubahan suhu. Perubahan PH kulit.

"Bisa juga, bahan polyester di baju, sehingga punggung juga bisa timbul DA, dan tempat lainnya. Saya saranya bukan jangan beli produk berbahan polyester ya, tapi para penderita DA bisa lebih sering gunakan bahan-bahan kantun, karena badan Anda juga butuh bernafas, menurunkan suhu, atau menormalkan suhu," tutupnya.[]

Editor: Bonifasius Sedu Beribe

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Penderita Dermatitis Atopik Tak Dianjurkan Mandi Air Hangat

Image

Gaya Hidup

Penyakit Dermatitis Atopik Tidak Bisa Disembuhkan, Ini Kata Ahli

Image

Gaya Hidup

Jarang Diketahui, Dermatitis Atopik Ternyata Bisa Serang Semua Usia

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

5 Inspirasi Desain Taman Mungil untuk Lahan Sempit, Cocok buat Rumah di Kota

Kehadiran taman dapat memperindah rumah.

Image
Gaya Hidup

Memiliki Rasa Umami, Cokelat Asli Papua Barat Ini Wajib Kamu Coba

Diberi nama Cokelat Ransiki, yang merupakan nama tempat atau daerah di mana biji cokelat itu diambil.

Image
Gaya Hidup

Melek Digital, Kemenpar yakin Makin Banyak Makanan Khas Indonesia Dikenal Dunia

Menteri Pariwisata, Arief Yahya, pernah menyebutkan bahwa ‘the more digital, the more personal’.

Image
Gaya Hidup

Salad Buah VS Salad Sayur, Lebih Baik Mana?

Jika ingin makan salad buah memang harus memperhatikan kadar atau kandungannya dan disarankan untuk tidak berlebihan.

Image
Gaya Hidup

SVF 2019 Kembali Digelar, Sanur Jadi Destinasi Wisata Berkelanjutan

SVF yang merupakan agenda tahunan telah menjadi festival yang dinantikan masyarakat lokal, wisatawan domestik, dan wisatawan mancanegara.

Image
Gaya Hidup

Anak Muda Sulit Lestarikan Batik, Ini Isi Hati Tina Andrean

Batik menjadi kebudayaan seni Indonesia yang memiliki begitu banyak motif berbeda-beda di setiap daerah.

Image
Gaya Hidup

Lebih Aman dan Sehat, Yuk Buat Kondisioner Pisang di Rumah

Meskipun kondisioner membuat rambut menjadi lembut, sering kali bahan kimia yang terkandung di dalamnya menyebabkan kerusakan.

Image
Gaya Hidup

Media Sosial Kunci Sukses Bisnis Kuliner Ussy Sulistiawaty

Namun, ketika mempromosikan makanan lewat media sosial, kejujuran harus dijunjung tinggi.

Image
Gaya Hidup

It's No Burrito, Salad yang Rasanya Mirip Burrito dari Meksiko

Burrito yang ini lebih sehat dan nikmat dan berbentuk salad, namanya It's No Burrito.

Image
Gaya Hidup

Kimochi, Salad Pakai Soba yang Rasanya Jepang Banget

Dari dressing yang dipakai ada dua varian yaitu wasabi honey, dan juga sesame lime.

Banner Kemendagri

trending topics

banner jamkrindo

terpopuler

  1. Ditanya Menyesal Jadi Mualaf, Deddy Corbuzier: Sakit Mendengarnya!

  2. Kritik Jokowi, Ini 6 Fakta Sepak Terjang Karier Gubernur Papua Lukas Enembe

  3. Jaksa Satriawan Masih Ditemui Warga Sedang Ibadah Salat Magrib saat Hari OTT KPK

  4. Pembangunan Stadion di Lahan Sengketa Berlanjut, Gubernur Anies Dinilai Tak Hormati Proses Hukum

  5. Hubungi Wagub Papua Barat, Sandiaga Uno Tawarkan Bantuan

  6. Sindir Kinerja Jokowi, 5 Fakta Menarik Sherly Annavita Rahmi

  7. Setelah Getah Getik, Kini Terpampang Batu Bronjong Senilai Rp150 Juta di Bundaran HI

  8. Gak Jadi Diperiksa, Ternyata Nikita Mirzani Sudah Kirim Surat ke Polisi

  9. Perlukah UAS Minta Maaf? Ini Dua Pandangan Berbeda Yunarto dan Budiman Sudjatmiko

  10. Lagu 'Location Unknown' Mendadak Viral, Gading Marten: Gara-Gara Gempi

fokus

Hari Fotografi Sedunia
Nikah Cepat
HUT Ke-74 RI

kolom

Image
Ujang Komarudin

Dirgahayu RI ke 74 dari Oligarkis ke Demokratis

Image
Ahmad Irawan

Joko Widodo dan Keutamaan Partai Politik

Image
Dr. H. M. Syarif, MA

Kesan Haji Tamu Raja 2019

Image
Achmad Fachrudin

Koalisi Plus-plus dan Prospek Oposisi PKS

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Destry Damayanti, DGS BI yang Mencintai Moneter dan Fotografi

Image
Video

Hari Fotografi Sedunia

VIDEO Adek Berry, Memahami Kehidupan saat di Daerah Konflik

Image
Video

Hari Fotografi Sedunia

VIDEO Kulit Citra Fotografi Jurnalistik

Sosok

Image
News

5 Fakta Frans Kaisiepo, Aktivis Kemerdekaan RI Sejak Muda Asal Papua

Image
News

Terpilih Kembali Jadi Ketum PKB, Ini 6 Fakta Perjalanan Karier Cak Imin

Image
News

5 Ustaz Ini Pernah Bikin Heboh Tanah Air karena Kontroversinya