image
Login / Sign Up

Mengenal Upacara Yadnya Kasada Suku Tengger

Bonifasius Sedu Beribe

Image

Upacara Yadnya Kasada oleh Suku Tengger di kawasan Gunung Bromo di Probolinggo, Jawa Timur | Dok. Kemenpar

AKURAT.CO, Upacara Yadnya Kasada yang merupakan wujud persembahan Suku Tengger terhadap Sang Hyang Widhi menjadi salah satu atraksi dan daya tarik wisata yang kuat untuk menarik wisatawan ke Bromo.

Selama ini, kawasan Gunung Bromo di Probolinggo, Jawa Timur, membawa berkah tersendiri bagi warga Suku Tengger hingga warga sekitar kawasan sebagai salah satu dari 10 destinasi wisata prioritas yakni Bromo Tengger Semeru (BTS).

Salah satu daya tarik wisata yang paling diminati yakni gelaran upacara Yadnya Kasada Bromo yang memiliki makna dan tujuan untuk memperoleh berkah, tolak bala atau malapetaka, dan sebagai wujud syukur atas karunia yang diberikan Tuhan kepada masyarakat Tengger.

baca juga:

Upacara Yadnya Kasada oleh Suku Tengger di kawasan. Dok. Kemenpar

Saat upacara Yadnya Kasada Bromo berlangsung, masyarakat Suku Tengger berkumpul dengan membawa hasil bumi, ternak peliharaan seperti ayam sebagai sesaji yang disimpan dalam tempat yang bernama ongkek. Setiba di bibir kawah bromo, semua hasil bumi dan ternak di buang ke dalam kawah Bromo sebagai sesajian.

Ketua Tim Pelaksana Calendar of Event 2019 Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuty, di Jakarta, Sabtu, (20/7), mengatakan, kegiatan melabuh hasil bumi ke kawah Bromo sudah menjadi tradisi turun-temurun warga Tengger yang terus dilestarikan hingga sekarang. Seiring berjalannya waktu, kegiatan sakral ini terbuka untuk umum, bahkan menjadi daya tarik bagi wisatawan.

"Ini salah satu tradisi masyarakat Tengger yang saat ini menjadi agenda pariwisata yang cukup potensial mendatangkan wisatawan. Bahkan kalau kita perhatikan, banyak sekali turis asing yang ikut berkunjung ke Bromo,” kata Esthy dalam keterangan tertulis Kemenpar kepada AkuratTravel, Minggu, (21/7).

Mul, salah satu warga dari Desa Ngadirejo, sengaja datang untuk berburu sesembahan yang umumnya dilempar warga Tengger pada puncak perayaan Yadnya Kasada ini.

Upacara Yadnya Kasada oleh Suku Tengger di kawasan. Dok. Kemenpar

Ia membawa serta sang istri, yang juga ikut menangkap lemparan sedekah menggunakan alat tangkap yang dinamakan pemarit.

"Dari rumah kami berangkat sekitar pukul 03:00 pagi dan langsung menuju puncak Bromo. Kami menunggu di lokasi hingga siang hari, karena yang melabuh sedekah tidak datang bersamaan. Ada yang pagi, ada juga yang siang baru datang," ujarnya.

Melihat cara mereka berebut sedekah, membuat sebagian pengunjung justru khawatir. Mengenai hal itu, Mul memastikan tidak akan terjadi apa-apa. Terlebih, dirinya dan rekan-rekannya sudah berpengalaman dan telah melakukan ini sejak beberapa tahun terakhir.

Setiap kali perayaan Yadnya Kasada, Mul mengaku bisa mengumpulkan lebih dari 70 kg kentang, belum termasuk kol, uang dan lain-lain. Karena sesajian yang dilabuh warga Tengger, jenisnya memang beragam.

Upacara Yadnya Kasada oleh Suku Tengger di kawasan. Dok. Kemenpar

"Barang-barang ini nantinya kita jual ke pasar. Jadi hasilnya tergantung harga komoditas tersebut. Jika harga kentang sedang mahal, uang yang kita dapat pun lumayan. Sebagian kecil saja yang kita konsumsi sendiri," jelasnya.

Pada Jumat, (19/7) Gunung Bromo mengalami erupsi sekitar pukul 16:37 WIB. PVMBG sempat melarang aktivitas wisatawan di puncak dan lereng Gunung Bromo dengan alasan keamanan. Meski masih level II, masyarakat diminta mengutamakan keselamatan.

Wisatawan dan masyarakat diminta menjauh dari kawasan puncak gunung dalam radius 1 kilometer.[]

Editor: Andre Purwanto

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Lomba Anugerah Pewarta Wisata Indonesia (APWI) 2019 Masih Diperpanjang

Image

Gaya Hidup

Gokil! Sektor Pariwisata Setor Devisa 19,29 Miliar Dolar AS

Image

Gaya Hidup

Musisi Jazz Internasional Meriahkan Ubud Village Jazz Festival 2019

Image

Gaya Hidup

Sukses di Amerika dan Korea, Menpar Bangga Film 'Bali: Beats Of Paradise' Angkat Gamelan

Image

Gaya Hidup

Mandeh dan Mentawai Harus Segera Jadi Primadona Baru Sumbar

Image

Gaya Hidup

Belum Banyak Dikenal, Kalimantan Selatan Harus Perbanyak Event Pariwisata

Image

Gaya Hidup

Menpar Pastikan Kebakaran Hutan Tak Pengaruhi Kunjungan Turis

Image

Gaya Hidup

Kalimantan Selatan Harus Segera Tetapkan Ikon Destinasi Wisata Unggulan

Image

Gaya Hidup

Menpar Mau Pegunungan Meratus Jadi Geopark Internasional UNESCO

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Jegal Menjegal Terjadi dalam Upaya Penurunan Prevalensi Perokok Anak

Pertentangan antar sektor di kementerian masih sangat kencang

Image
Gaya Hidup

Make Up Tutorial Natural ala Vanesha Prescilla

Soal blush on, ada juga tips khusus supaya hasilnya lebih maksimal

Image
Gaya Hidup

Cleansing Oil Jadi Kunci Janine Intansari Bersihkan Make Up Lebih Optimal

Penggosokan yang terlalu keras akan membuat wajah menjadi iritasi, kemerahan, membuat kulit lebih tipis, akhirnya mudah muncul jerawat

Image
Gaya Hidup

ILATC: Diskon Rokok Sangat Jelas Bertentangan dengan Peraturan Pemerintah

"Saya percaya presiden sangat peduli dan punya kebijakan yang lugas soal ini"

Image
Gaya Hidup

Unjuk Rasa di Papua Barat Pengaruhi Pariwisata Papua, Ini Harapan Kadispar

Papua Barat yang memasas. Papua tidak

Image
Gaya Hidup

Pakai 2 Warna, Cara Vanesha Prescilla Aplikasikan Eyeshadow

Vanesha Prescilla lebih pilih warna ombre untuk lipstik

Image
Gaya Hidup

Natasha Rizky Terkesan dengan Makanan Halal di Korea Selatan

Ada resto yang bisa bikin ramen sendiri

Image
Gaya Hidup

Jika Dilanjutkan, Kebijakan Diskon Rokok Bisa Tingkatkan Perokok Anak

"Anak adalah pasar masa depan daripada industri rokok. Anak adalah orang yang akan menggantikan perokok-perokok yang tobat "

Image
Gaya Hidup

Terjadi Kerusuhan di Bandara Sorong, Kadispar Raja Ampat Klaim Wisatawan Aman

Terganggunya Bandara Domine Eduard Osok di Sorong pengaruhi wisata Raja Ampat?

Image
Gaya Hidup

Bertambahnya Wisatawan Muslim, Korea Festival Fair 2019 Kembali Hadir

Nantinya akan ada 12 Travel Agent pilihan yang siap memberikan penawaran menarik paket wisata ke Korea, terutama untuk wisata halal.

Banner Kemendagri

trending topics

banner jamkrindo

terpopuler

  1. Tuding FPI Pemicu Kemarahan Warga Papua, Warganet Ramaikan Tagar Tangkap Abu Janda

  2. Cerita Indra L Brugman yang Tak Canggung Jadi Suami Helmalia Putri

  3. Berciuman dengan Raihaanun di Twivortirea, Reza Rahadian: Tidak Harus Bekerja Keras

  4. Kerusuhan di Manokwari, PKS: Jangan Cari Siapa yang Salah, Tapi Dimana Letak Kesalahannya

  5. Reza Rahadian Paksa Produser untuk Jadikan Raihaanun Sebagai Pasangannya di Twivortiare

  6. Bentrok di Asrama Mahasiswa Papua, Gubernur Sulsel: Ini Bukan Sesuatu yang Besar, Ini Murni Kesalahpahaman

  7. Kerusuhan Manokwari, Ali Ngabalin: Sehari Dua Hari Papua Akan Damai

  8. Eks Persija Batalkan Kemenangan Persipura di Markas Borneo

  9. Ramai #PapuaBukanMonyet, Ini Orang-orang Papua yang Membanggakan dan Menginspirasi Indonesia

  10. Pabrik Sabu di Kalideres Gunakan Bahan Baku Obat Sesak Nafas

fokus

Nikah Cepat
HUT Ke-74 RI
Ekonomi Indonesia, Merdeka?

kolom

Image
Ahmad Irawan

Joko Widodo dan Keutamaan Partai Politik

Image
Dr. H. M. Syarif, MA

Kesan Haji Tamu Raja 2019

Image
Achmad Fachrudin

Koalisi Plus-plus dan Prospek Oposisi PKS

Image
Naila Fitria

Merdeka Sejak Dalam Pikiran

Wawancara

Image
Video

Hari Fotografi Sedunia

VIDEO Kulit Citra Fotografi Jurnalistik

Image
Iptek

Jodie O'tania, Srikandi Tangguh Kepunyaan BMW Indonesia

Image
Iptek

GIIAS 2019

Gaet Milenial Indonesia, Begini Strategi Penjualan Brand Premium BMW

Sosok

Image
News

5 Bukti Kedekatan Gus Dur dengan Masyarakat Papua, Pluralis Sejati

Image
News

Jadi Menteri Perempuan Pertama dari Papua, Ini 7 Fakta Menarik Yohana Yembise

Image
Ekonomi

Belum 25 Tahun, 3 Founder Startup Indonesia Masuk Daftar Pengusaha Tersukses Asia