image
Login / Sign Up

Prevelensi Perokok Anak dan Remaja Naik, Bagaimana dengan Perokok Dewasa?

Abdul Haris

Image

merokok | ISTIMEWA

AKURAT.CO, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengklaim bahwa telah terjadi peningkatan prevelensi merokok pada usia anak dan remaja, yang pertumbuhan angkanya dirasa mengkhawatirkan.

Menurut data Riset Kesehatan Dasar 2018, terjadi peningkatan prevalensi perokok anak dan remaja usia 10-18 tahun dari 7,2% di tahun 2013 menjadi 9,1% pada tahun 2018.

Oleh sebab itu, Kemenkes meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) untuk memblokir iklan-iklan rokok yang ada di media internet beberapa waktu lalu. Pemblokiran iklan rokok sendiri merupakan upaya untuk menurunkan prevalensi merokok pada masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja.

Meski prevelensi merokok usia anak dan remaja dianggap naik, hal berbading terbalik justru terjadi pada produksi hasil tembakau. Menurut ketua Bidang Media Center Aliansi Masyrakat Indonesia (AMTI), Hananto Wibisono, dalam kurun waktu 3 tahun ke belakang, produksi hasil tembakau (HT) mengalami penurunan akibat beragam reaksi yang semakin keras untuk mengecam keberadaan rokok.

"Selama 3 tahun terakhir, produksi HT mengalami penurunan. Pada tahun 2017 produksi juga mengalami penurunan sebesar 1,6% atau setara dengan penurunan 5,4 Miliar batang," ungkap Hananto kepada AkuratHealth, Senin, (17/6).

Penurunan hasil produksi tembakau diyakininya terjadi akibat telah terjadi penurunan pula pada prevelansi merokok usia dewasa.

"Penurunan produksi pun selaras dengan tingkat prevalensi merokok pada usia dewasa, dimana pada tahun 2016 prevalensi nasional mencapai 32,8 jutaan atau mengalami penurunan 9,6 persen," lanjutnya.

Dikutip dari data Survei Indikator Kesehatan Nasional, pada tahun 2013 prevelensi perokok secara nasional adalah sebanyak 36,3 jutaan orang. Untuk data terbaru tahun 2019, baru bisa dilihat pada akhir tahun, karena analisis data selalu di hadir tiap tiga tahun.

Kemenkes sendiri menganggap bahwa peningkatan prevalensi perokok anak dan remaja ini terjadi karena tingginya paparan iklan rokok di berbagai media, termasuk media internet (teknologi informasi). Penggunaan media internet yang sangat tinggi oleh masyarakat Indonesia, termasuk oleh anak dan remaja telah dimanfaatkan oleh industri rokok untuk beriklan di media internet dalam tahun-tahun terakhir ini.

Berdasarkan studi yang dilakukan oleh Stikom LSPR (2018), sebanyak 3 dari 4 remaja mengetahui iklan rokok di media online/daring. Dari riset tersebut juga dinyatakan bahwa iklan rokok banyak ditemui oleh remaja saat mereka mengakses internet, antara lain melalui youtube, berbagai situs, instagram, dan game online.

baca juga:

Editor: Bonifasius Sedu Beribe

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Niat Berhenti Merokok Setelah Puasa Ramadan? Konsumsi Makanan Ini Lebih Membantu

Image

Gaya Hidup

Rokok Membunuhmu!

Sekali Lagi, Merokok Sangat Berbahaya bagi Ibu Hamil

Image

Gaya Hidup

Rokok Membunuhmu!

Rokok Bakar, Vape dan Elektrik, Mana Lebih Bahaya?

Image

Gaya Hidup

Sering Duduk Sama Bahayanya dengan Merokok!

Image

Gaya Hidup

Rokok Membunuhmu!

Nikmatnya Merokok di Udara Dingin! Mau Paru-parumu Keriput?

Image

Gaya Hidup

Kak Seto Bicara Soal Rokok Elektrik

komentar

Image

2 komentar

Image
Achmad Fauzi

waw banyak juga ya

Image
ayunda reza

waduhhh.. tinggi bgt angkanya, yaas semoga dengan dihapusnya konten iklan rokok di media internet ini bisa mengurangi jumlah perokok remaja ini

terkini

Image
Gaya Hidup

Cara Awet Muda Alami ala Dokter Danu Mahandaru

Jika tak cukup, Dokter Danu Mahandaru menyarankanmu melakukan SkinDNA

Image
Gaya Hidup

KPAI Tekankan Dukung Sistem Zonasi dan Melawan Fullday School

KPAI: Kalau teman-temannya adalah teman rumahnya juga, teman mainnya juga, saya rasa tawuran berkurang

Image
Gaya Hidup

5 Stimulasi Penting untuk Tumbuh Kembang Anak menurut Psikolog Anna Surti Ariani

Setelah ia percaya diri, jangan lupa berikan pujian. Tak hanya tentang masalah fisik mereka, tapi lebih kepada apa yang telah mereka lakukan

Image
Gaya Hidup

Dari Hobi Ngopi, 4 Cowok Ganteng Kini Kelola Kedai Kopi Botani di Malang

Ada kopi robusta dan arabika dalam espresso susu ice, hot bland, tubruk susu dan ada menu non coffe

Image
Gaya Hidup

Pengusaha Pariwisata Thailand Nikmati Tour Golf di Batam

Dessy Ruhati: Setelah main golf, mereka bisa jalan dan foto-foto di berbagai destinasi. Urusan belanja, apa saja di Batam

Image
Gaya Hidup

Warga Jember Diminta Antisipasi Penyakit Musim Kemarau

Penyakit diare, dehidrasi, dan influenza berpotensi serang anak-anak hingga lansia

Image
Gaya Hidup

19 Kabupaten di Papua Ikut Program Penanganan Stunting

Stunting ada di Kabupaten Paniai, Deiyai, Dogiyai, Yahukimo, Pegunungan Bintang, Tolikara, Lany Jaya, Jayawijaya, Asmat, Mamberamo Raya

Image
Gaya Hidup

Kemenpar Dukung Film 'Bali: Beats of Paradise' Garapan Livi Zheng karena Promosikan Pariwisata

Film Bali: Beats of Paradise tayang di Indonesia pada 22 Agustus 2019 setelah sukses dipasarkan di Amerika dan Korea

Image
Gaya Hidup

Bukan Hal Tabu Lagi Bicara Seks di Arab

Arab dikenal tertutup dalam isu seksualitas. Hanya sedikit berbicara tentang keperawanan perempuan hingga film porno

Image
Gaya Hidup

Pilih Resign, Pria India Dirikan Bisnis dengan Resep Makanan dari Ibunya

Kini, lebih dari tiga juta paket Spiceintice yang telah dijual

trending topics

terpopuler

  1. Mandiri Akan Paksa Nasabah yang Saldonya Bertambah untuk Kembalikan Uang

  2. Guntur Romli: Sekarang Prabowo-Sandi Tahu Rasa Berkoalisi dengan Kelompok Radikal

  3. Nasabah Bank Mandiri Semaput, Tabungan Rp2 Miliar Jadi Rp0

  4. Soal Pemulangan Habib Rizieq, Ruhut Sitompul: Enggak Capek Ribut Terus

  5. Jika Saldo Tak Kembali, Mandiri Sarankan Nasabah ke Kantor Cabang

  6. Habib Novel: Saya Tidak Ikuti Komando Prabowo, Saya Bukan Orang Gerindra

  7. Belanja Iklan Hingga Rp6,32 Miliar, 7 Fakta Menarik Tabloid Monitor Pimpinan Arswendo Atmowiloto

  8. Sering Salahkan Pihak Lain, Sunan Kalijaga Akhirnya Akui Lemah Mendidik Anak

  9. Alasan Pengacara Tomy Winata Pukul Hakim PN Jakpus

  10. Anies Baswedan 'Diserang' Empat Politisi PSI di Twitter

fokus

Menggapai Haji Mabrur
Mencari Tempat Baru
Problematika Narkotika

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Rekonsiliasi yang Tak Direstui

Image
Achmad Fachrudin

Menimbang Visi Indonesia Baru

Image
Ilham M. Wijaya

Menyiapkan Kota Sadar Bencana

Image
Abdul Aziz SR

Parlemen Hasil Pemilu 2019

Wawancara

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Potensi Zakat Indonesia Capai Rp200 Triliun, Sayangnya Masih Sekadar Potensi

Image
Video

VIDEO Ketika Islam Menjadi Pedoman Hidup Dude