image sampah 3
Login / Sign Up

Memberikan MPASI Kepada si Kecil Sebelum 6 Bulan, Bolehkah? 

Abdul Haris

Image

Gambar bayi diberi Mpasi | ISTIMEWA

AKURAT.CO Memberikan MPASI alias Makanan Pendamping ASI merupakan bagian penting yang perlu dilakukan orangtua pada periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) si kecil. 

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) maupun Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), idealnya pemberian MPASI dilakukan ketika bayi sudah berusia 6 bulan untuk memberikan masa pengenalan makanan padat (weaning) dari MPASI.

Namun, tidak sedikit orangtua yang memberikan MPASI saat usia si kecil belum genap 6 bulan. Kebanyakan dari mereka, khususnya ibu-ibu milenial terlalu mengikuti tren dari beberapa public figure dan sumber informasi tidak jelas.

baca juga:

Lantas bolehkah pemberian MPASI dilakukan ketika bayi kurang dari usia 6 bulan? Berikut pemaparan Dokter spesialis Anak Konsultan Gastrohepatologi, dr. Frieda Handayani, SpA(K), kepada AkuratHealth di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

"Jadi ada tiga pendapat mengenai pemberian MPASI kurang dari 6 bulan, ada yang bilang boleh, ada yang bilang tidak boleh, ada yang bilang boleh asal dengan supervisi dari dokter. Nah, pendapat yang paling tepat adalah boleh asal dengan supervisi dari dokter," ungkapnya.

Pemberian MPASI kurang dari usia bayi 6 bulan sendiri dapat dilakukan dengan melihat beberapa pertimbangan yang serius.

"Dokter selalu melihat kurva pertumbuhan anak dari lahir, bulan pertama, bulan kedua seterusnya, ada growht earning (penghasilan pertumbuhan) atau tidak. Ada tanda-tanda gagal tumbuh atau tidak, ASI nya mencukupi atau tidak, produksi ASI ibunya masih banyak atau mulai berkurang, apakah ibunya mau nambahin dengan susu formula atau tidak. Banyak sekali pertimbangannya yang mana bisa membuat MPASI boleh diberikan kurang dari 6 bulan," tambahnya.

Meskipun pemberian MPASI kurang dari 6 bulan bisa diberikan dalam kondisi tertentu, pilihan menu MPASI nya sendiri terbatas.

"Kita sebagai dokter anak menyarankan oke boleh MPASI bisa diberikan di umur 4-5 bulan, tentu saja ada pertimbangan-pertimbangan khusus. Dan juga kita melihat disini yang boleh diberikan hanya berupa bubur sereal halus saring teksturnya seperti jus alpukat," tutupnya.

Editor: Andre Purwanto

Sumber:

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Bagaimana Melatih Emosi Anak Agar Tidak Sering Tantrum? Simak Ini...

Image

Gaya Hidup

MPASI Pertama Diawali dengan Buah dan Sayur, Mitos atau Fakta?

Image

Gaya Hidup

Lebaran 2019

Bunda, Begini Cara Menyimpan MPASI yang Benar Saat Mudik

Image

Gaya Hidup

Hanya Beri Menu Tunggal MPASI Pada si Kecil, Baik atau Tidak?

Image

Gaya Hidup

Bahaya! Anak Bisa Stunting jika Salah MPASI

Image

Gaya Hidup

Bun, Ciri-ciri Ini Menandakan Si Kecil Sudah Siap Menerima MPASI

Image

Gaya Hidup

Baby Led Weaning, Benarkah Perlu Membiarkan Anak Makan Sendiri?

Image

Gaya Hidup

Bagaimana Bawa MPASI saat Liburan?

Image

Gaya Hidup

Ini Pemanis Alami untuk MPASI

komentar

Image

1 komentar

Image
normalita vinska

menurut saya sihh boleh saja asal dilihat dulu makanan yang diberikan seperti apa dulu, dilihat juga tekstur makanannya

terkini

Image
Gaya Hidup

Prevelensi Perokok Anak dan Remaja Naik, Bagaimana dengan Perokok Dewasa?

Produksi rokok juga berkurang

Image
Gaya Hidup

4 Zodiak yang "Hobi" Bikin Rusuh di Kantor, Begini Cara Menghadapinya

Taurus akan susah dikalahkan karena selalu merasa benar. Jika kamu berurusan dengan Taurus, pastikan menyerang hingga menang

Image
Gaya Hidup

Resep Ikan Tilapia Telur Asin ala Chef Norman

Cara masaknya sangat simpel, loh!

Image
Gaya Hidup

Kenali Gejala Kanker Otak seperti yang Diidap Agung Hercules

Jangan sepelekan sakit kepala

Image
Gaya Hidup

Agung Hercules Idap Glioblastoma, Bagaimana Cara Pengobatannya?

Pembedahan paling pertama yang dilakukan

Image
Gaya Hidup

Sweater Hoodie, Incaran Milenial untuk Gaya

Meskipun selalu kegerahan

Image
Gaya Hidup

Tahu Lebih dalam Soal Kanker Otak yang Diidap Agung Hercules

Lebih besar kemungkinan disebabkan mutasi gen

Image
Gaya Hidup

Sasar Milenial, Pelatihan Tourism Goes To Campus Digelar di Batam

Rp4,8 triliun masuk PAD Kepri dari sektor pariwisata

Image
Gaya Hidup

Begini Trik Bikin Wangi Parfum Lebih Tahan Lama

Semorotkan pada titik nadi

Image
Gaya Hidup

Ketika Kantong Kresek Terdiskriminasi

hanya plastik yang berharga seperti botol minuman kemasan yang diambil karena mempunyai nilai jual. Kantong kresek lebih sering diabaikan.

trending topics

terpopuler

  1. Nadirsyah: Saya Sih Gak Heran Kalau Ada Pendukung HTI yang Pengen Nyongkel Mata Saya

  2. Pengamat: KLB Berpotensi Gagalkan SBY Mewariskan Demokrat ke AHY

  3. Refly Harun: Malaikat Tidak Tanya di Alam Kubur Siapa yang Didukung Dalam Pilpres

  4. Andre: Pernyataan Ketua MK Menggetarkan Hati dan Menambah Optimisme

  5. Bertahun-tahun Menanti, Suami Kaget Shandy Aulia Hamil

  6. Kasus Murid Berhubungan Intim di Kelas Bukti Lemahnya Kontrol Sekolah

  7. Rustam: Lawyer Jokowi Penting Memasukkan Kasus Hoax seperti Isu 7 Kontainer, Hoax Ratna Sarumpaet

  8. Komentari Pernyataan Lawyer Prabowo, Ruhut: Tertawa Aku Termehek-mehek, Apanya yang Sudah Selesai

  9. Sakit, 5 Foto Terkini Agung Hercules Bikin Kaget

  10. Pegawai Bank Mandiri Syariah Meninggal di Kamar Mandi, Keluarga: Mudah-mudahan iPhone-nya yang Hilang Dapat Dilacak Polisi

fokus

Sampahmu
Demam Vapor
Jalan Pulang

kolom

Image
Hasan Aoni

Turun Ranjang

Image
Achmad Fachrudin

Memelototi Persidangan Mahkamah Konstitusi

Image
UJANG KOMARUDIN

Mencari Pimpinan KPK yang Ideal

Image
Hasan Aoni

Impian Negeri Tuhan dari Teras Saidah

Wawancara

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Potensi Zakat Indonesia Capai Rp200 Triliun, Sayangnya Masih Sekadar Potensi

Image
Video

VIDEO Ketika Islam Menjadi Pedoman Hidup Dude

Sosok

Image
News

5 Karier Denny Indrayana, Dari Wamenkumham Hingga Kuasa Hukum Prabowo-Sandi

Image
Hiburan

7 Potret Seru Presiden Jokowi Hadiri Pawai Pesta Kesenian di Bali

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi

Keynes, Pencipta Arus Ekonomi Modern Pengganti Pemikiran Neoklasik