image banner ramadan
Login / Sign Up

Tabu Dibicarakan, Ini Waktu Terbaik Lakukan Tindakan Aborsi

Winnie Fatmawati

Image

dr. Sarsanto W. Sarwono, Sp.OG, | AKURAT. CO/ Winnie Fatmawati

AKURAT.CO Kita ketahui bersama, membahas tindakan aborsi di Indonesia menjadi suatu hal yang tabu. Selalu dianggap sebagai pembicaraan negatif, padahal, tindakan aborsi menjadi salah satu hal penting mencakup kesehatan reproduksi setiap wanita.

Pemerintah RI memang melarang setiap orang untuk melakukan aborsi, namun terdapat pengecualian terkait indikasi kedaruratan medis, seperti terjadinya masalah kesehatan janin yang bisa mengancam nyawa ibu, atau sebaliknya. Pengecualian tersebut juga berlaku untuk, para korban pemerkosaan yang hamil.

"Katika tabu dibicarakan, aborsi di salah artikan, orang yang benar-benar membutuhkan, sering kali salah ambil tindakan. jadi edukasi ini penting sebenarnya, dan jangan jadikan tabu," kata dr. Sarsanto W. Sarwono, Sp.OG, kepada AkuratHealth, dibilangan Menteng, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

baca juga:

"Terutama pada anak misalnya yang hamil karena korban perkosaan, belum cukup umur, berisiko pada nyawanya, pada bayinya juga, harus putus sekolah, dan sebagainya, itu bukan kemauannya lho. Jarang tetangga, atau kerabat keluarga korban, yang menyarankan, untuk lakukan aborsi aman, karena dianggap tabu, kurang edukasi, jadinya diem-diem, atau kalau mau mengugurkan pun dengan cara yang salah, mau ke dokter malu," lanjutnya.

Dokter yang juga aktif sebagai Ketua Pengurus Nasional Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI), menjelaskan, salah satu pengetahuan dasar yang penting diketahui tentang aborsi adalah kapan atau di usia kandungan berapa sih waktu paling aman melakukan aborsi.

"Difinisi aborsi adalah penghentian kehamilan, sebelum janin bisa hidup diluar kandung, dan itu diatas usia kandungan lima bulan. Tapi, untuk keamanannya, Kementrian Kesehatan mengatakan sekitar usia 10 hingga 12 minggu atau sekitar tiga bulan, masih dianggap aborsi aman," jelasnya.

Menurutnya, dampak yang tidak diinginkan karena tidak melakukan sesuai waktu aman tersebut yang dapat terjadi adalah komplikasi. Diantaranya, kemungkinan terjadi pendarahan, kemungkinan terjadi infeksi, dan lebih parah lagi perlukaan dari jalan lahir atau kandungannya itu sendiri.

"Maka dari itu, penting praktik aborsi dilakukan aman, bermutu, bertanggung jawab, yaitu harus dilakukan oleh dokter dengan standart dan dilakukan difasilitas kesehatan yang ditetapkan oleh Mentri. Bukan dengan cara sendiri, atau di tempat-tempat tanpa ijin. Kemudian kalau ke dokter, tapi ditemukan tidak mau melakukannya, ada aturan di etika kedokteran harus merujuk ke teman sejawat yang lebih mampu," tutupnya.

Editor: Andre Purwanto

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Benarkah Aborsi Bikin Susah Punya Anak Lagi?

Image

Gaya Hidup

Adakah Proses Aborsi yang Hanya Pakai Obat-obatan?

Image

Gaya Hidup

Aborsi Makin Minim Risiko, Tapi...

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Mataram Makin Siap Kembangkan Desa Wisata

4 kelurahan di Kota Mataram siap dikembangkan

Image
Gaya Hidup

Tak Hanya Kendaraan, Badan Juga Butuh Diperiksa Sebelum Mudik

Istirahatlah tiap 4 jam

Image
Gaya Hidup
Festival

Tak Pakai Bumbu Kacang, Yuk Cicip Lezatnya Sate Maranggi Khas Sunda

Dibakar tidak lama

Image
Gaya Hidup
Ramadan 1440 H

Hindari Makanan Berminyak, Chef Yuda Bustara Berikan Tips Makanan Sehat untuk Mudik

Jangan makan gorengan

Image
Gaya Hidup

Mengenal Haus Hiltl, Restoran Vegetarian Tertua Dunia di Zurich Swiss

Meski agak sulit diterima di negara yang sangat suka daging

Image
Gaya Hidup
Ramadan 1440 H

Kemenkes Siapkan 6.047 Fasilitas Layanan Kesehatan Mudik 2019

Jumlah Fasyankes lebih banyak dari tahun lalu

Image
Gaya Hidup

Terbesar di Dunia, Ternyata Ada Gua dalam Gua Soon Doong

Panjangnya lebih dari 3 mill

Image
Gaya Hidup
Festival

Ada Ketan Susu Kemayoran di Festival Ramadan Nusantara, Yuk Coba!

Sayang, isian dalam seporsinya kurang lengkap seperti aslinya

Image
Gaya Hidup

Morgot Robbie Tampil Berkilau dengan Ansambel Chanel dari Atas Sampai Bawah

Ia pakai stylist yang juga mendandani Selena Gomez

Image
Gaya Hidup

Ustaz Arifin Ilham Meninggal Karena Kanker Kelenjar Getah Bening, ini Faktor Risikonya

Orang dengan status sosial ekonomi yang lebih tinggi berisiko lebih besar

trending topics

terpopuler

  1. Ustaz Abdurrahim: Saya Sebenarnya Sudah Muak Seperti Ini, Saya Tadi Salat Tarawih Kena Gas Air Mata, Gak Enak

  2. Berburu Kuliner di Festival Ramadan Nusantara di Depok

  3. Jadi Minoritas, Ini 10 Selebriti Dunia yang Jalani Puasa

  4. Pemerintah Batasi Akses Sosial Media untuk Tangkal Hoaks, Tompi: Itu Smartmove

  5. GMNI: Apapun Alasannya, Tak Dapat Dibenarkan Bila Polisi Menembaki Massa

  6. Begini Cerita Warga yang Temukan Ratusan Peluru Tajam di Mobil Brimob

  7. 7 Potret Rina Nose Tiru Gaya Selebriti, Ngakak Abis!

  8. Wanita Membawa Tas Ransel Dekati Petugas: Ibu, Ranselnya Dilepas, Sekali Lagi Dilepas

  9. Bubarkan Massa yang Kepung Bawaslu, Kapolres: Sudah Cukup Adik-adik, Kalian Pulang ke Rumah, Nanti Tidak Bisa Lebaran

  10. Ricuh di Slipi, Warga Ambil Senjata Aparat

fokus

Sudut Lain
Kaum Marginal
Buruh Nasibmu Kini

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Indonesia Terluka

Image
Alto Labetubun

Aksi Kedaulatan Rakyat, Gerakan Mandul Para Pensiunan

Image
Achmad Fachrudin

Spirit Ramadhan di Tengah Krisis Demokrasi

Image
Ujang Komarudin

Menolak Hasil Pemilu

Wawancara

Image
Video

VIDEO Air Mata Alyssa Menjalani Peran Istri dan Ibu

Image
Video

VIDEO Sosok Antagonis dari Alyssa Soebandono

Image
Olahraga

Lidia Anna Krey & Adelaide T Waromi

"Softball Itu Unik, Olahraga yang Punya Passion"

Sosok

Image
News

Masa Kerja Segera Berakhir, 5 Momen Kedekatan Jokowi dan Jusuf Kalla

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Ahmad bin Hanbal, Penentang Monopoli Pasar

Image
News

7 Potret Menkopolhukam Wiranto Terjun ke Lapangan, dari Bencana Poso hingga Temui Pasukan RI di Lebanon