image pemilu
Login / Sign Up

Mengapa Anak Suka Unggah dan Menyaksikan Konten Negatif? Simak Ini

Winnie Fatmawati

Image

Daisy Indira Yasmine, M.Si, (Sosiologi) | AKURAT. CO/ Winnie Fatmawati

AKURAT.CO Sebagai pengguna media sosial terbesar kedua di dunia, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memiliki data dengan total 547.506 laporan konten negatif sampai akhir 2018 di Indonesia. Tentunya, jumlah tersebut tidak bisa dianggap sedikit.

Memang, data tersebut tidak begitu mengejutkan bila mengingat banyaknya video yang diunggah ke media sosial tentang perkelahian antar anak di usia bawah umur, pornografi, dan masih banyak lainnya. Mengapa orang Indonesia terutama anak-anak generasi muda, lebih suka melihat maupun mengunggahnya sendiri konten-konten negatif ke media sosial?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Daisy Indira Yasmine, M.Si, dosen sosiologi Universitas Indonesia, akan menjelaskannya untuk Anda.

baca juga:

"Kita lihat ya kasus Audrey, viral karena unggahan video terlebih dahulu yang tersebar, setelahnya ada anak Sekolah Dasar melakukan kekerasan kepada temannya, yang di videokan, dan masih banyak lagi kasusnya sebelumnya. Ini salah satu akibat dari ruang digital yang memberi tekanan, mendorong untuk menjadi populer," katanya kepada AkuratParenting, di bilangan Matraman, Jakarta Pusat, Senin, (15/4).

Ruang digital memberi tekanan, mendorong untuk menjadi populer, yang di maksud Daisy adalah bisanya dilihat dari senangnya pengguna sosmed, terutama anak, dengan like yang banyak, viewers yang banyak, followers yang banyak. Sehingga, banhkan banyak yang melihat, bahwa semua itu sampai bisa membuatnya menghasilkan uang, dan sebagainya.

"Ketika populer, bisa juga orang biasa menjadi selebritis kan. Nah untuk mendapatkan like, followers, dan lainnya itu, secara sosiologi, yang berbeda, tidak umum, memang selalu lebih menarik. Seperti humor, yang lucu, bisa menjadikan tertawa, karena berbeda. Paradoks, semakin dilarang harusnya tidak dilakukan, tapi disatu sisi kita ketahui, menyajikan semacam kekerasan adalah suatu hal yg tidak biasa, menjadi menarik, jadi banyak yg lihat, dan itu yang mereka mau," jelasnya.

Menurutnya, untuk meminimalisir konten negative tersebut, perlu ada peran dari pemerintah untuk menerapkan regulasi yang lebih ketat terkait penyebaran konten negative di media sosial. Selain itu, peran keluarga juga penting, untuk memberikan edukasi yang benar dalam bermedia sosial kepada anak, yang masih sangat butuh bimbingan.

"Anak ini, kelompok ini, memikiki berbagai alasan ketika share konten negatif. Ingin ditakuti, ingin menunjukan lebih luas dirinya kuat, sebagai eksistensi diri. Dia tidak tau siapa yg akan dirugikan, apa dampak pada dirinya. Pemikiran pendek. Gak tau mengapanya," tuturnya.

"Ini juga dampak dari kebiasaan kebanyakan orang tua hanya melarang ini salah, ini tidak boleh dilakukan, tapi tidak dijelaskan alasan mengapa hal itu tidak boleh dilakukan. Hal itu menyebabkan seseorang menjadi cenderung penasaran dengan hal-hal negatif yang dilarang, dan sebagainya,” tutupnya.

Editor: Andre Purwanto

Sumber:

berita terkait

Image

Iptek

Keminfo Apresiasi BIGO Live yang Telah Menghapus Ratusan Konten Tak Senonoh

Image

Gaya Hidup

Awas! 5 Kesalahan Orang Tua Ini Mempengaruhi Kehidupan Anak

Image

Gaya Hidup

KPAI Sesalkan Ulah Guru 'Nonton' Film Porno Saat Mengajar

Image

Gaya Hidup

Kisah Perjuangan Chef Cilik Menyembuhkan Adiknya yang Sakit Ini Sangat Menginspirasi!

Image

Gaya Hidup

Mengajarkan Menabung Setengah dari Membangun Masa Depan Anak

Image

Hiburan

Pertunjukan Masha and The Bear on Ice Ajarkan Anak Hidup Mandiri

Image

Gaya Hidup

Hindari Anak Jadi Korban Bencana, Kementrian PPPA dan BNPB Terus Bersinergi

Image

Hiburan

Sukses di Jerman, Sutradara Teater Anak-Anak Jose Rizal Manua Diundang Pentas di Balaikota DKI Jakarta

Image

Gaya Hidup

Anak Masih Ingin Tidur dengan Orangtua? Begini Mengatasinya

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Telat Pakai Produk Anti Aging, Tyna Kanna Mirdad Kelabakan

Maka porsinya harus ditambah

Image
Gaya Hidup
Culinary Network

Hih! Kedai Ini Jual Bakso Buaya

Ada juga Bakso Lobster

Image
Gaya Hidup

Tyna Kanna Mirdad: Sehat dengan Jus Saat Pagi Hari

Jadi penyeimbang buat yang doyan ngopi

Image
Gaya Hidup

Hadirkan Fake Freckless di Wajahmu dengan Trik Make Up Seperti Ini

Bintik-bintik pada wajah (freckless) tidaklah jelek dan mengurangi estetika penampilanmu. Justru, freckless tengah jadi tren make up.

Image
Gaya Hidup
Culinary Network

Seberat 1,2 Kilogram, Berani Cicip Bakso Lava?

Jangan makan sendirian!

Image
Gaya Hidup

Viral Pertanyaan Gempi Bikin Gading Marten Terdiam, Ini Kata Psikolog

"Orangtua harus lebih dulu menjekaskan"

Image
Gaya Hidup

Tentang Pennyhill, Hotel Paling Romantis di London

Barnya dilengkapi dengan interior serba kayu

Image
Gaya Hidup

Rutin Tidur 7 Jam Sehari Bawa Pengaruh Kesehatan Kulit Tyna Kanna Mirdad

Biasakan minum jus tanpa gula

Image
Gaya Hidup

Minyak Jarak Plus Blueberry Jadi Solusi Atasi Tanda-Tanda Penuaan di Wajah

Minyak ini menjadi pilihan terbaik untuk perawatan anti keriput. Sedangkan blueberry kaya akan antioksidan dan vitamin.

Image
Gaya Hidup
Hari Kartini

Pesan Menteri Susi Pudjiastuti Sambut Hari Kartini

Susi adalah Kartini masa kini

trending topics

terpopuler

  1. Paranormal Jelaskan Pertanyaan Benarkah KPU Curang?

  2. Prosesi Semana Santa di NTT dipadati Ribuan Peziarah dan Wisatawan

  3. Merasa Jadi Pemenang, Priyo: Bersama Presiden Prabowo, Kami Lima Partai Koalisi Adil Makmur

  4. Rustam: Jangan Kecil Hati PSI! PKS Pertamakali Ikut Pemilu 1999 Juga Tidak Lolos Ambang Batas Parlemen

  5. Formula Rahasia Kemenangan PKS di Negara Kaya Raya Penghasil Minyak

  6. Data KawalPemilu hingga Pukul 17.52 WIB: Jokowi-Ma'ruf 6.495.898 Suara dan Prabowo-Sandi 6.379.470 Suara

  7. Gerindra Tuding Ada Kecurangan Quick Count Pilpres di DKI, Bestari Sarankan Lapor Bawaslu

  8. Kisah Harris Lee, Tetap Pilih Jokowi Meski Dicibir Warga Sekitar

  9. PSI Gagal ke Senayan, Tsamara: Saya akan Pastikan Aspirasi Kalian Tetap Kami Perjuangkan Meski di Luar Parlemen

  10. Berparas Tampan, 5 Politisi Ini Kerap Bikin Gagal Fokus Warganet

fokus

Pemilu 2019
Revolusi Museum
Angkutan Tempoe Doeloe

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Menyikapi Polemik Proses Penghitungan Suara

Image
Aji Dedi Mulawarman

Jangan Percaya Prediksi

Image
Ujang Komarudin

Pilpres Kita

Image
Sunardi Panjaitan

Merawat Indonesia Kita

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Fitness dan Jurus Sehat ala Augie Fantinus

Image
Video

VIDEO Jurus Sehat ala Augie Fantinus

Image
Hiburan

Seru Abis! Nongkrong Bareng Augie Fantinus

Sosok

Image
News

Pemilu 2019

Paranormal Jelaskan Pertanyaan Benarkah KPU Curang?

Image
News

5 Potret Ganteng Cakra Yudi, Politisi Muda yang Jarang Tersorot Media

Image
News

7 Potret Kemesraan Pengantin Baru Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim dan Suami