image pemilu
Login / Sign Up

Mengerikan! Mengenal Penyakit Rematik yang Menyerang Tulang Belakang

Winnie Fatmawati

Image

Dr. dr. Rudy Hidayat, SpPD-KR | AKURAT. CO/ Winnie Fatmawati

AKURAT.CO, Mungkin masih asing di telinga Anda, nama penyakit Ankylosing Spindylitis (AS). Ini adalah salah satu penyakit yang masuk dalam kelompok penyakit rematik.

Maksudnya?

Yup, dalam rematik ada sekitar 150 jenis penyakit didalamnya, dengan ciri khas dan penanganan atau pengobatannya berbeda-beda. AS adalah salah satu diantaranya.

baca juga:

Dari berbagai jenis penyakit rematik, AS masuk ke dalam katagori penyakit autoimun, dimana sistem kekebalan tubuh menyerang sel dan jaringan yang sehat.

Sebuah data menunjukan memang prevelensi pasien AS sangat kecil, yaitu 0,1 persen kalau dipopulasikan dari 1.000 orang. Hanya satu orang yang positif. Namun penyakit ini tetap penting diketahui lebih dalam, karena dapat menganggu kualitas hidup seseorang selama masa hidup, dan berujung pada beberapa komplikasi penyakit lain yang mematikan.

"Kalau dilihat dari sekala besar, diprevelensikan memang terlihat penderitanya sedikit. Tapi kalau lihatnya datang ke rumah sakit, contohnya,  pasien saya banyak terus. Studi Australia mengatakan bahwa pasien dengan penyakit ini banyak alami keterlambatan penanganan setelah 8 tahun. Indonesia lebih dari itu, karena banyak yang belum paham betul penyakit ini," kata Dr. dr. Rudy Hidayat, SpPD-KR, kepada AkuratHealth di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis, (21/3).

Sampai saat ini, belum siketahui pasti penyebab dari AS. Namun para ahli menduga bahwa penyakit ini disebabkan oleh faktor keturunan dan lingkungan. Gen HLA-B27 diduga memiliki peranan dalam menurunkan penyakit AS, karena 85 hingga 95 persen penderita positif pada gen tersebut. Namun, para ahli baru-baru ini juga menemukan dua gen tambahan yaitu IL23R dan ERAP1 bersama dengan HLA-B27 dapat membawa risiko genetik AS.

"Ini faktor genetik, tapi yang didukung oleh faktor lingkungan juga. Jadi kalau ada yang positif memiliki gen tertentu yang mendukung adanya AS, belum tentu jadi sakit AS kalau faktor lingkungannya gak mendukung. Faktor lingkungan itu termaksud dari merokok, suka makan makanan pengawet dan sebagainya," jelasnya.

Respons imun yang abnormal terjadi pada penderita AS ini menyebabkan peradangan pada sendi yang sebagaian besar terjadi pada tulang belakang. Penyakit ini membuat ruas tulang belakang menyambung, sehingga penderita sulit bergerak. Kemudian jika berlanjut tanpa penanganan, pasien akan bungkuk dan mengalami kesulitan bernapas.

"Sebagaian besar penderita AS ini menyerang tulang belakang, tapi kasus tertentu selain tulang belakang bisa meradang juga, meski kecil kasus yang ditemukannya. Kemudian penelitiannya laki-laki tiga kali lebih berisiko terhadap penyakit ini. Tidak bisa dijelaskan kenapa, tapi hasilnya memang seperti itu. Banyak terjadi pada laki-laki," ujarnya.

"Ini sering terlambat penanganan karena nyeri punggung dianggap sepele. Jadi perhatikan kalau nyeri pinggang lebih dari tiga bulan, berlangsung terus menerus, hilang, timbul lagi langsung pastikan ini apa. Jangan sampai terlambat, karena kalau terlambat sudah terjadi penyambungan tulang dan tidak bisa dikembalikan lagi. Jadi, seumur hidup kualitas hidupnya akan terganggu. Boleh ditanya, rasa sakit nyerinya pada pasien itu luar biasa," lanjutnya.

Gejala pasien dengan AS biasanya akan merasakan rasa sakit dan kekakuan pada bagian tulang belakang serta sendi lain seperti bahu, pinggul, tulang rusuk atau tumit yang terjadi terutama di pagi hari saat bangun tidur. Gejala ini akan terjadi selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun, yang kadang gejalanya datang dan pergi, membaik dan memburuk.

Pasien AS juga berkemungkinan besar mengalami beberapa komplikasi penyakit jika diabaikan terus menerus, seperti peradangan mata, patah tulang belakang, gangguan jantung, keropos tulang, dan lainnya.

Sampai saat ini, karena SA masuk dalam katagori penyakit autoimun, belum ada obat yang bisa menyembuhkannya. Baru ada obat yang hanya bisa mengontrol rasa nyeri luar biasa itu.[]

Editor: Bonifasius Sedu Beribe

Sumber:

berita terkait

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Begadang Bikin Otakmu Auto Lemot

Membawamu pada fokus yang buruk dan reaksi yang lebih lambat

Image
Gaya Hidup

Waktu Seks Terbaik, Pagi atau Malam?

Lakukanlah pada jam ini

Image
Gaya Hidup

Agar Sehat, Mari Berlatih Teknik Pernafasan

Ikuti langkah ini!

Image
Gaya Hidup

Banyak Perempuan Tak Percaya Soal Pil KB untuk Lelaki

Tidak akan mengganggu libido

Image
Gaya Hidup

Ingin Payudara Lebih Montok? Pakai Teknik Pijat Ini

Gunakan pelumas seperti baby oil

Image
Gaya Hidup

Mimpi Buruk, Ada Apa Sebenarnya?

Erat kaitannya dengan peristiwa traumatis

Image
Gaya Hidup

Memaku, Tren Posisi Seks yang Lebih Bebaskan Perempuan

Berlawanan dengan tren kebanyakan posisi seks

Image
Gaya Hidup

Seksualitas Objek, Apa Itu?

Eija-Riitta menikah dengan Tembok Berlin

Image
Gaya Hidup

Posisi Seks Terbaik Agar Wanita Bisa Klimaks

Posisi doggy style?

Image
Gaya Hidup

Ini Makanan Penyubur Sperma

Kacang-kacangan mengandung omega 3

trending topics

terpopuler

  1. Paranormal: Kalian Pikir Pak Prabowo Itu Siapa? Beliau Bukan Orang yang akan Terhinakan Hanya karena Omongan Seorang Erin

  2. Media Prancis Ikut Cek Fakta Hoaks 'Megawati Akui Kemenangan Prabowo'

  3. Mahfud MD: Silakan Ribut-ribut Hasil Pemilu, Nanti akan Ketahuan Siapa yang Berbuat Curang

  4. Pengamat Nilai KPU Sengaja Lakukan Manipulasi Data Penghitungan Suara di Situng

  5. Viral Tulisan Jokowi Tak Menang Pilpres 2019 meski Raih 51 % Lebih, Yusril: Itu Ngawur

  6. Nasib Bisnis hingga Keuanganmu di Hari Senin Berdasarkan Zodiak

  7. Hendardi: Jika Mencermati Dinamika Politik di Kubu 02, Terlihat Nyata Kekuatan-kekuatan Politik yang Semakin Ngotot

  8. Empat Teroris Tewas setelah Serang Pasukan Keamanan Arab Saudi

  9. 10 Cara Ini Bisa Kurangi Beban Pajakmu Secara Legal, Mau?

  10. MU Dihabisi Everton, De Gea Curhat di Medsos

fokus

Pemilu 2019
Revolusi Museum
Angkutan Tempoe Doeloe

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Menyikapi Polemik Proses Penghitungan Suara

Image
Aji Dedi Mulawarman

Jangan Percaya Prediksi

Image
Ujang Komarudin

Pilpres Kita

Image
Sunardi Panjaitan

Merawat Indonesia Kita

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Fitness dan Jurus Sehat ala Augie Fantinus

Image
Video

VIDEO Jurus Sehat ala Augie Fantinus

Image
Hiburan

Seru Abis! Nongkrong Bareng Augie Fantinus

Sosok

Image
News

5 Tokoh Politik Tanah Air yang Hobi Ngevlog

Image
News

5 Fakta Aceng Fikri, Mantan Bupati Kontroversial yang Kini Menikah Lagi

Image
Ekonomi

7 Wanita Ekonom dan Pebisnis Indonesia yang Berhasil Mendunia