image sungai 4
Login / Sign Up

Mengenal Operasi Bariatrik, Solusi Obesitas

Winnie Fatmawati

Image

Dr. dr. Peter Ian Limas, Sp. B-KBD | AKURAT. CO/ Winnie Fatmawati

AKURAT.CO, Gaya hidup tidak sehat dan kurangnya aktivitas fisik memicu timbulnya berbagai masalah kesehatan dan gangguan metabolik, salah satunya obesitas.

Yup, WHO telah menggolongkan obesitas sebagai suatu penyakit sejak tahun 2008.

Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 menunjukan, penduduk dewasa di Indonesia mengalami kegemukan atau obesitas sebesar 21,8 persen dan merupakan peningkatan pesat dari tahun 2013 dengan prevelensi 14,8 persen.

baca juga:

Sebagai salah satu penyakit yang menurunkan angka harapan hidup, obesitas memiliki salah satu tindakan penanganan yang disebut bariatrik. Belakangan ini, bariatrik sering diperbincangkan karena dipilih sebagai penanganan pada kasus obesitas yang viral di Indonesia beberapa waktu lalu seperti Titi Wati, Aria Permana, dan lainnya.

Apa sih sebenarnya tindakan bariatrik?

Ada yang mengira ini adalah program diet. Ada pula yang mengira tindakan seperti sedot lemak. Untuk mengetahui lebih jelas, Dr. dr. Peter Ian Limas, Sp, B-KBD, akan menjelaskannya untuk Anda.

"Ini sebuah pembedahan. Tindakan bariatrik ini dapat dilakukan apabila pasien sudah dikatagorikan sebagai obesitas morbid, memiliki indek massa tubuh yang tinggi, dimana berat badan berlebih ini sudah tidak bisa dibiarkan lagi karena sudah semakin membahayakan," katanya kepada AkuratHealth di Hotel Mulia Senayan, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Pembedahan ini untuk menekan nafsu makan, dan mampu menurunkan bobot tubuh dengan cepat, karena tindakan ini merubah bentuk organ pencernaan pasien hingga akhirnya mempengaruhi pola makan dan penyerapan makanan dalam tubuh.

"Namun jangan salah, walaupun ini bisa menurutkan bobot badan dengan cepat, ini bukan sedot lemak, bukanlah sebagai peluru emas. Tindakan ini hanya sebagai pendukung. Faktor utama keberhasilan dari bariatrik adalah komitment pasien dan konsisten untuk mengubah gaya hidup mereka seumur hidup," jelasnya.

Jenis bedah bariatrik sendiri terdapat empat jenis, namun yang sering dilakukan di Indonesia adalah sleeve gastrectomy, bypass lambung, dan ikat lambung. Dari berbagai jenis bedah bariatrik ini, dokter yang berpraktek di Rumah Saakit Pondok Indah itu mengatakan, pasien akan memberi reaksi yang berbeda-beda.

Ada pasien yang akan merasa kenyang lebih lama meski porsi makan sedikit, sehingga tidak bisa makan banyak. Pasien akan menolak beberapa makanan seperti tinggi gula, dan masih banyak lagi.

"Jadi ini cepat nurunin berat badanya, tapi gak instan. Dalam artian, ketika habis tindakan badan akan masih tetap sama. Tapi karena tidak bisa makan banyak itu, berjalannya waktu kalau dia gak bandel, konsisten, seperti pasien kami bernama Naufal, berat badan 238, Desember melakukan pembedahan, bulan Februari sudah turun 36 kg," jelasnya.

Lanjutnya, pembedahan ini dikatakan efektif karena bukan hanya dapat menurunkan bobot tubuh secara cepat, namun bisa merubah polah makan tidak sehat pada pasien menjadi lebih baik.

Maka, hasilnya bisa menetap, bukan seperti sedot lemak yang menghilangkan langsung bobot tubuh pasca tindakan.

"Yang perlu diingat juga, ini bukan tindakan estetik, ini tindakan pengobatan. Karena ada saja yang sudah kurus minta dibariatrik, karena masih merasa gemuk. Minimal kelebibihan berat badannya harus 27 kilo lho, kalau di bawah itu maksa mau bariatrik, nanti malah tinggal kulit sama tulang. Sayatannya bisa hanya 5mm," tutupnya.[]

Editor: Bonifasius Sedu Beribe

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Sering Tidak Percaya Diri dengan Bagian Tubuh Tertentu? Simak Penjelasan Ini...

Image

Gaya Hidup

Lingkungan Obesitas Secara Tak Sadar Berikan Pengaruh Buruk

Image

Gaya Hidup

Makan Sedikit Tapi Kok Tambah Gemuk? Begini Penjelasannya

Image

Gaya Hidup

Duh, Benarkah DNA Berperan dalam Terjadinya Kegemukan? Ini Kata Ahli

Image

Gaya Hidup

Hati-hati! Obesitas Bawa Diabetes Melitus

Image

Gaya Hidup

Seram! Obesitas Memanggil Sederet Kanker

Image

Gaya Hidup

Makan Malam Bersama Bisa Tangkal Obesitas

Image

Gaya Hidup

Tak Mau Obesitas seperti Titi Wati? Berikut Saran Kemenkes

Image

Gaya Hidup

Dokter Michael Triangto Bicara Soal Perjuangan Titi Wati Pasca Operasi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

5 Bahan Alami yang Mampu Mengatasi Rambut Kering

Selamat mencoba!

Image
Gaya Hidup

Poltekpar Makassar dan UNM Gelar Program Pendidikan Profesi Guru Perhotelan

Kuliahnya bisa dilangsungkan di Poltekpar atau di UNM

Image
Gaya Hidup

Paduan Menggoda Steak Daging dengan Sambal Nusantara di Sana Sini Restaurant

Disajikan di atas pelepah pisang

Image
Gaya Hidup

Bercinta Saat Marah punya Sensasi Sex yang Lebih Menggairahkan

Meski, beberapa perempuan tak mudah ditaklukkan

Image
Gaya Hidup

Menpar: Pariwisata Banyuwangi Sudah On The Track

Sayang, akses belum memadai

Image
Gaya Hidup

Polowijen Makin Serius: Usai Gagrak Semeru, Penelusuran Jejak Topeng Lanjut Gagrak Gunung Kawi

Lagi-lagi sebagai cara pelestarian topeng Malang

Image
Gaya Hidup

Ada-ada Saja, Wanita Ini Tertidur Pulas dan Terkunci dalam Pesawat

Makin galau karena ponselnya mati

Image
Gaya Hidup

Banggai Siap Menjadi Wisata Mancing Internasional

Image
Gaya Hidup

Banggai Sulawesi Tengah Hadirkan Turnamen Mancing Kelas Dunia, Catat Tanggalnya!

Hadiah yang disiapkan untuk turnamen Mancing Kelas Dunia ini sangat spesial, yaitu Rp500 juta.

Image
Gaya Hidup

Apa Beda Krim Dokter dengan Skincare? Ini Kata Dokter

Krim dokter yang diberikan oleh dokter-dokter estetika memberikan efek yang lebih cepat dibandingkan skincare.

trending topics

terpopuler

  1. Seruan Habib Rizieq Turun ke MK, Ferdinand: Percuma, Rakyat Sudah Bosan

  2. 10 Potret Tampan Johfi Syazeli, Bintang Sinetron Tukang Ojek Pengkolan

  3. Media Inggris Ungkap Rencana Jokowi Perketat Kenaikan Pangkat PNS Islam Garis Keras

  4. Orang yang Tikam Ramos Horta Soares Hingga Meninggal Belum Dideportasi

  5. Puluhan Sopir Proyek Tol Protes, Berbulan-bulan Uang Makan Tak Dibayar

  6. Habib Rizieq Kembali Serukan Aksi Kawal Sidang MK 26 Juni 2019

  7. 7 Fakta Penting Kesalahpahaman Orang Indonesia dalam Memandang Bangsa Arab

  8. Viral, Video Perolehan Poin Tenis Meja yang Membuatmu Tak Cukup Nonton Sekali

  9. Seruan Turun ke Jalan Demi Keadilan, Habib Novel: Kami Desak Jokowi-Ma'ruf Didiskualifikasi

  10. IMB Anies dan Saham Pengembang yang Laris Manis

fokus

Masalah Sungai
Sampahmu
Demam Vapor

kolom

Image
Hasan Aoni

Duit Lanang

Image
Sunardi Panjaitan

Deklarasi Kekalahan

Image
Ujang Komarudin

MK dan Narasi Kecurangan

Image
Rozi Kurnia

Film ini Harusnya Tidak Berjudul Aladdin

Wawancara

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Potensi Zakat Indonesia Capai Rp200 Triliun, Sayangnya Masih Sekadar Potensi

Image
Video

VIDEO Ketika Islam Menjadi Pedoman Hidup Dude

Sosok

Image
News

7 Potret Kesibukan Menteri Pertanian Andi Amran, Panen Padi hingga Beternak

Image
News

Raih IPK 3,4, Ini 5 Momen Wisuda Arumi Bachsin Didampingi Emil Dardak

Image
Ekonomi

Pemikir Ekonomi

Mengenal Adam Smith, Bapak Ekonomi Pencetus Teori Tangan Tuhan