image pemilu
Login / Sign Up

Hari Kanker Anak Sedunia, Ini Harapan Ketua Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia

Winnie Fatmawati

Image

Ira Soelistyo Bersama Dengan Anak-anak YKAKI | Dokumen Pribadi Ira Soelistyo

AKURAT.CO, Berhubungan dengan Hari Kanker Anak Sedunia, yang diperingati setiap tanggal 15 Februari, Ketua Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI), Ira Soelistyo, punya beberapa poin keluh kesah dan harapannya, berdasarkan apa yang dirasakanya bersama anak-anak dengan penyakit kankernya yang silih berganti berada dirumah singgah yang dimilikinya bersama YKAKI.

"Sebagai organisasi yang peduli kanker anak, kami berharap semakin banyak fasilitas yang bisa menangani kanker pada anak, mulai dari SDM-nya, kemudian rumah sakitnya, obat-obatan. Semua harus selaras, saling melengkapi, jangan sampai satu sama lain timpang," katanya kepada AkuratHealth secata eksllisif, di YKAKI, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Untuk urusan tenaga ahli yang kurang, ia tak heran sebab peminat yang mengambil sekolah spesialis kanker anak masih sedikit. Itu juga karena rumah sakit yang menangani kanker anak juga masih sedikit. Sehingga tak bisa disalahkan bila ada kekhawatiran akan susah bekerja setelah lulus.

baca juga:

"Bagi para pemerhati yang peduli, agar lebih banyak lagi. Karena pada akhirnya anak-anak ini pun bisa tumbuh dewasa menjadi manusia produktif yang diharapkan, jadi tidak ada lagi pemberlakuan berbeda dengan yang lain, karena kalau sudah dinyatakan sembuh, anak ini akan sama seperti lainnya. Kemudian sesuai tema YKAKI tahun ini, 'No More Pain," jelasnya.

Maksudnya adalah, kita semua tidak boleh lagi membiarkan anak dengan kanker menderita kesakitan. Jadi, harus mencari jalan agar mereka tidak lagi terfokus pada rasa sakitnya. Ira mau, biarlah anak-anak ini juga berbahagia, sembuh atau tidak sembuh, biarkan dia merasa bahagia seperti anak-anak lainnya.

"Jangan biarkan kesakitan, kesedihan menemaninya dalam proses treatment. Bahagia yang harus menemaninya sampai mencapai kesembuhan, atau ketiadaanya. Kesakitan bisa dari karena fisiknya sakit, atau juga jiwanya sakit. Karena biasanya malah tambah dikekang gak boleh main, gak boleh sekolah, gak boleh ini itu, makin tersiksa dia. Berikanlah mereka bebas layaknya anak pada umumnya," tegasnya.

Tak kalah penting yang perlu dicarikan solusi adalah, pengobatan atau perawatan kanker anak yang sering membutuhkan hal-hal yang bersifat urgen. Misalnya, satu anak posotif kanker leukimia, kemudian beberapa waktu penyakit itu bisa beralih kankernya menjadi kanker ginjal, atau menjadi kanker yang lain.

Untuk menetapkan diagnosis bahwa anak tersebut menderita penyakit lain, tentunya anak membutuhkan penanganan, tindakan, dan pengobatan. Dikala membutuhkan itu semua, harusnya proses tersebut bisa lebih cepat. Tentu termasuk waktu kemoterapinya.

"Kenyataan di lapangan, anak penderita kanker harus antre seperti layaknya pasien BPJS Kesehatan yang lain. Hal ini yang tidak bisa sebenarnya ditetapkan pada penderita kanker anak. Ini yang kita minta dispensasi, pemerintah merancang juga bagaimana menyampaikan, mengataur bagaimana pasien lain tidak protes jika penderita kanker di dahulukan, dimana ini adalah bersifat urgen," ujarnya.

Proses yang lama tersebut akan menghambat penyembuhan, keterlambatan pengobatan, dan membuat proses pengobatan penyakit sebelumnya menjadi sia-sia. Karena pasien bisa gagal di tahap kedua, karena menunggu terlalu lama, sampai tiga bulan. Dan setiap prosesnya, mendapat nomor antrian hingga ratusan.

"Obat memang ditanggung, tetapi saya suka tidak mengerti dengan internal mekanisme RS. Obat seringkali tidak ada ketersediannya. Kalau kita komplain, dioper-oper, katanya dokternya gak minta, nanti dijawab lagi apa. Dokter seharusnya berkordinasi dengan apoteker, farmasi, kebutuhan berapa, terjadi peningkatan atau penurunan permintaan, sehingga bisa dianggarkan segera. Sering sekali ditemukan seperti ini," keluhnya.[]

Editor: Bonifasius Sedu Beribe

Sumber:

berita terkait

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Telat Pakai Produk Anti Aging, Tyna Kanna Mirdad Kelabakan

Maka porsinya harus ditambah

Image
Gaya Hidup
Culinary Network

Hih! Kedai Ini Jual Bakso Buaya

Ada juga Bakso Lobster

Image
Gaya Hidup

Tyna Kanna Mirdad: Sehat dengan Jus Saat Pagi Hari

Jadi penyeimbang buat yang doyan ngopi

Image
Gaya Hidup

Hadirkan Fake Freckless di Wajahmu dengan Trik Make Up Seperti Ini

Bintik-bintik pada wajah (freckless) tidaklah jelek dan mengurangi estetika penampilanmu. Justru, freckless tengah jadi tren make up.

Image
Gaya Hidup
Culinary Network

Seberat 1,2 Kilogram, Berani Cicip Bakso Lava?

Jangan makan sendirian!

Image
Gaya Hidup

Viral Pertanyaan Gempi Bikin Gading Marten Terdiam, Ini Kata Psikolog

"Orangtua harus lebih dulu menjekaskan"

Image
Gaya Hidup

Tentang Pennyhill, Hotel Paling Romantis di London

Barnya dilengkapi dengan interior serba kayu

Image
Gaya Hidup

Rutin Tidur 7 Jam Sehari Bawa Pengaruh Kesehatan Kulit Tyna Kanna Mirdad

Biasakan minum jus tanpa gula

Image
Gaya Hidup

Minyak Jarak Plus Blueberry Jadi Solusi Atasi Tanda-Tanda Penuaan di Wajah

Minyak ini menjadi pilihan terbaik untuk perawatan anti keriput. Sedangkan blueberry kaya akan antioksidan dan vitamin.

Image
Gaya Hidup
Hari Kartini

Pesan Menteri Susi Pudjiastuti Sambut Hari Kartini

Susi adalah Kartini masa kini

trending topics

terpopuler

  1. MUI Minta KPI Hilangkan Siaran Quick Count, Denny: Mending Nasihati Prabowo Terima Kekalahan

  2. Tuding Lembaga Survei Sebagai Alat Kebohongan, Prabowo Ditantang Ketua Persepsi

  3. Sudah Dilaporkan, Warganet Samakan Kasus Istri Andre Taulany dengan Ahmad Dhani

  4. Jubir Timses Prabowo: Coba Tanya Polisi Kira-kira Laporan BPN Prabowo Jalan Gak

  5. Dibuang Barcelona, Deulofeu Justru Moncer Bersama Tim Barunya

  6. Gara-gara Petugas KPPS Bantu Coblos Surat Suara, TPS Ini Harus Pemungutan Suara Ulang

  7. Komunitas Emak Emak Pendukung Prabowo Bersiap Laporkan Istri Andre Taulany ke Polisi

  8. Pagi Ini, Gunung Agung Erupsi Kolom Abu Dua Ribu Meter

  9. Minta Quick Count Dihilangkan, Akhmad Sahal: MUI, Hargai Ilmu! Jangan Berubah Jadi MJI

  10. Hailey Baldwin Hidupkan Kembali Tren Dad Shoes

fokus

Pemilu 2019
Revolusi Museum
Angkutan Tempoe Doeloe

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Menyikapi Polemik Proses Penghitungan Suara

Image
Aji Dedi Mulawarman

Jangan Percaya Prediksi

Image
Ujang Komarudin

Pilpres Kita

Image
Sunardi Panjaitan

Merawat Indonesia Kita

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Fitness dan Jurus Sehat ala Augie Fantinus

Image
Video

VIDEO Jurus Sehat ala Augie Fantinus

Image
Hiburan

Seru Abis! Nongkrong Bareng Augie Fantinus

Sosok

Image
News

Pemilu 2019

Paranormal Jelaskan Pertanyaan Benarkah KPU Curang?

Image
News

5 Potret Ganteng Cakra Yudi, Politisi Muda yang Jarang Tersorot Media

Image
News

7 Potret Kemesraan Pengantin Baru Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim dan Suami