image
Login / Sign Up

KPAI Sesalkan Cara Penyelesaian Kasus Siswa Tantang Guru di Gresik

Afrizal Abdul Rahman

Image

Retno Listyarti Komisioner KPAI Bidang Pendidikan | Afrizal Abdul Rahman

AKURAT.CO Belum lama ini beredar video siswa menentang guru dan merokok di kelas di salah satu sekolah di daerah Gredik. Dalam hal ini, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendapatkan laporan bahwa guru dan siswa sudah mencapai kata perdamaian yang difasilitasi oleh Polres Gresik.

Tetapi, KPAI menyesalkan  sanksi yang diberikan pihak sekolah kepada pelaku. Menurut mereka, ini bisa berpotensi kuat tidak memberikan efek jera kepada anak di masa mendatang. Dari keterangan kepala sekolah, siswa dijatuhi sangsi berupa wajib  sholat berjamaah selama tida hari berturut-turut. Tapi menurut KPAI, sangsi semacam ini akan menimbulkan salah presepsi.

"Sholat yang semestinya dilakukan dengan kesadaran sebagai cermin ketaatan manusia kepada Tuhannya, akan diartikan si anak sebagai hukuman. Orang yang melakukan sholat bisa dipersepsikan sedang dihukum. Ini jelas menyalahi makna dan kekhimatan sholat itu sendiri. Selain itu, hukuman semacam ini kemungkinan tidak menimbulkan efek jera pada anak yang bersangkutan," kata Retno Listyarti, Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, melalui siaran pers yang diterima AkruatParenting.

baca juga:

KPAI menanyakan kepada pihak sekolah, apakah sangsi itu ada dalam aturan sekolah bersangkutan.

"Ternyata tidak ada. Sanksi dalam aturan sekolah untuk siswa yang melawan guru adalah melakukan push-up sebanyak 20 kali. Hukuman fisik semacam push-up dan sit-up jika tidak dilakukan dengan tepat malah akan berpotensi menimbulkan cedera pada anak," paparnya.

Untuk itu, KPAI memberikan rekomendasi karena kasus ini sudah terjadi di tahun 2018, bahkan sesama siswa, ternyata banyak sekolah yang masih “gagap” menanganinya.

Kegagapan dipicu oleh faktor kekhawatiran melanggar UU Perlindungan Anak. Padahal, siswa yang melanggar tata tertib bisa diberikan sanksi sesuai ketentuan tata tertib sekolah.

Sepanjang ketentuan tata tertib sekolah sudah berdasarkan kesepakatan bersama, sudah disosialisasikan dan tidak melanggar peraturan perundangan yang berlaku, maka sekolah dapat menerapkannya. Siswa yang bersalah haruslah dididik untuk belajar dari kesalahan dan diberikan kesempatan memperbaiki diri.[]

Editor: Bonifasius Sedu Beribe

Sumber:

berita terkait

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Kenyang! Jumbonya Nougat di Ropang OTW

Yakin makan sendiri?

Image
Gaya Hidup

Sering Tak Bergejala, Yuk Lebih Kenali Batu Ginjal

"Batu ginjal bisa dihancurkan, dan keluar melalui saluran kencing"

Image
Gaya Hidup

Nongkrong Asyik Ditemani Roti Panggang di Ropang OTW

Roti dan selainya buatan sendiri

Image
Gaya Hidup

Faktor Psikososial Jadi Pemicu Hipertensi, Ini Penjelasannya

Cara mengatasinya sesimpel ini saja

Image
Gaya Hidup

Khawatir Kecanduan Pornografi? Ini 5 Tips Mengalihkan Pikiran Mesum

Pikiran mesum yang ada di otak hanya bisa dikendalikan oleh diri kita sendiri

Image
Gaya Hidup

Meghan Markle Santai dengan Topi dan Sneakers di Bandara

Adidas sangat beruntung sepatunya dipakai anggota kerajaan

Image
Gaya Hidup

Akhirnya Slank Punya Kafe

Nama menunya dari judul-judul lagu Slank

Image
Gaya Hidup

Ketahui Obat-obatan yang Bisa Bikin Darah Tinggi

Termasuk pil KB dan obat kontrasepsi

Image
Gaya Hidup

Walau Banyak Konflik, Palestina Masih Jadi Idaman Turis Indonesia

Turis indonesia doyan belanja

Image
Gaya Hidup

Benarkah Menderita Hipertensi Miliki Gejala Sakit Kepala? 

Ada pemahaman yang keliru selama ini

trending topics

terpopuler

  1. Buah Matoa dari Papua dengan Segudang Khasiat untuk Kesehatan

  2. Sebelum Suami Istri Itu Meninggal Mengenaskan, Ada yang Menulis: Aku Benci Perceraian

  3. Intimidasi dari Peserta Munajat 212, Pengamat: Hentikan Kekerasan terhadap Jurnalis!

  4. Puan: Jokowi Senang Berkerja dan Tidak Pernah Istirahat

  5. Inovasi Helm ala Emak-emak Ini Kocak, Mother Siapa Nih?

  6. Balas Budiman Sudjatmiko, Dahnil: Receh Banget Komentarmu Om

  7. Netizen ke Jimly Asshiddiqie yang Maju Jadi Legislator: Tapi Sayang Ya, Jejak Digital Bapak Tidak Dukung 212

  8. Masih Lajang di Usia 40 Tahun, 7 Aktris Korea Ini Tampak Awet Muda

  9. Ruhut Sitompul: Sudirman Said Dicopot sebagai Menteri Karena Tidak Punya Prestasi

  10. 19 Tahun Tak Terdeteksi, Ternyata WinRAR Menyimpan Bug Berbahaya

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019

kolom

Image
Dr. Idham Holik

Mengenal Polling Palsu Pemilu

Image
Ujang Komarudin

Saling Serang Pasca Debat

Image
Ilham M. Wijaya

Peluang dan Tantangan KPBU Properti

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Panggung Debat Kedua Milik Jokowi

Wawancara

Image
Hiburan

Dik Doang: Aku Sedang Berjalan di Kesunyian

Image
Iptek

Debat Pilpres 2019

Ahmad Agus Setiawan: ‘Milenial Lebih Cepat Beradaptasi pada Sisi-sisi Tertentu, Terutama Digital’

Image
Hiburan

Cerita Egy Fedly Saat Pandangan Pertama Menjemput Jodoh

Sosok

Image
Ekonomi

Mengagumkan! Ibu Empat Anak Ini Ternyata Jack Ma-nya Rusia

Image
News

5 Pejabat Ini Rajin Sempatkan Berolahraga di Sela Kesibukan Urus Negara

Image
News

10 Potret Budi Djiwandono, Keponakan Prabowo yang Mencuri Perhatian