image
Login / Sign Up

Penderita Kanker Naik, Bagaimana dengan Kanker pada Anak?

Winnie Fatmawati

Hari Kanker Anak Sedunia 2019

Image

Ira Soelistyo Bersama Dengan Anak-anak YKAKI | Dokumen Pribadi Ira Soelistyo

AKURAT.CO, Tanggal 15 Februari ditetapkan sebagai Hari Kanker Anak Internasional. Yang menjadi catatan pentingnya adalah, hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukan angka prevelensi penderita kanker meningkat dari 1,4 persen pada tahun 2013, menjadi 1,8 persen di tahun 2018.

Data Riskesdas ini mencangkup data penderita kanker pada orang dewasa dan anak. Maka, pertanyaan terbesar banyak orang adalah seberapa berkontribusikah kanker anak, pada angka prevelensi yang dikeluarkan Riskesdas 2018 tersebut?

"Jujur kalau dari angka yang disebut Riskesdas, yang menyangkut jumlah kanker anak tidak banyak. Karena kanker pada anak hanya tiga sampai empat persen dari jumlah penduduk Indonesia, dan itu untuk seluruh jenis kanker," kata Ira Soelistyo, Ketua Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI), kepada AkuratHealth secara eksklusif, di YKAKI, Jakarta Pusat, Senin, (11/2).

baca juga:

Jika membandingkan dengan angka penderita kanker orang dewasa, memang penderita kanker anak tidak terlalu banyak. Namun jika dilihat dari jumlah penduduk warga Indonesia, penting diketahui ada setiap satu juta anak, 120 diantaranya yang menderita kanker.

Ilustrasinya, jika asumsinkan penduduk Jakarta sekitar 12 juta, dan 4 jutanya adalah anak-anak, maka ada sekitar 480 anak menderita kanker setiap tahunnya. Bisa dibayangkan, kalau dengan jumlah keseluruhan penduduk Indonesia, maka jumlah anak penderita kanker tidak bisa dibilang sedikit.

"Kalau kanker pada anak meningkat atau tidak, kalau menurut saya bukan semata-mata meningkat jumlahnya, tapi lebih ke arah adanya pelayanan dari pemerintah yang lebih baik seperti layanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan," jelasnya.

Dengan adanya layanan seperti BPJS Kesehatan, orangtua lebih percaya diri datang ke rumah sakit untuk memeriksakan anaknya. Informasi mengenai kanker pada anak juga semakin banyak disuarakan oleh para pemerhati. Bisa dilihat juga dari bertambahnya yayasan yang ingin membantu anak-anak penyandang kanker. Jadi, pasien lebih mudah dideteksi.[]

Editor: Bonifasius Sedu Beribe

Sumber:

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Terlibat dalam Hari Kanker Anak, Begini Perasaan Cakra Khan

Image

Gaya Hidup

Hari Kanker Anak Sedunia 2019

Banyak yang Berobat ke Luar Negeri, Bagaimana Penanganan Kanker Anak di Indonesia?

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Sanjungan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila kepada Kampung Budaya Polowijen

Prof. Hariyono menyampaikan, atas nama negara mengucapkan terima kasih kepada KBP

Image
Gaya Hidup

Masakan Khas Tertua di Bali, Bebek Timbungan Harus Jadi Daya Tarik Wisatawan

"Diplomasi sosial ekonomi terbaik adalah melalui kuliner"

Image
Gaya Hidup

Kenali 5 Tanda Produk Kecantikan Tidak Cocok untuk Kulit Wajah

Salah satu tanda kulit tidak cocok dengan produk perawatan tertentu adalah rasa panas dan terbakar

Image
Gaya Hidup

Waduh! Banyak Sampah, Base Camp Everest China Ditutup

Sampah akan dibawa pulang oleh pendaki

Image
Gaya Hidup

Prevelensi Kanker di Manado Meningkat 2 Tahun Terakhir

Pentingnya deteksi dini

Image
Gaya Hidup

Malang Makin Fokus Soal Pendidikan Karakter Anak

Himpsi Malang ikut terlibat

Image
Gaya Hidup

5 Alasan Mengapa Kamu Harus Berhubungan Seks Tiap Hari

Berapa kali dalam sebulan kamu melakukan hubungan seks?

Image
Gaya Hidup
Hari Kanker Anak Sedunia 2019

Andy Noya: Tak Ada Donasi yang Sia-sia

"Sekarang mereka bisa sembuh"

Image
Gaya Hidup

Seperti Apa Asupan Sarapan yang Baik?

Tahu dan tempe juga sehat kok!

Image
Gaya Hidup

Terlibat dalam Hari Kanker Anak, Begini Perasaan Cakra Khan

Anak-anak penderita kanker ikut bernyanyi bareng Cakra

trending topics

terpopuler

  1. Arus Lalu Lintas Macet di Monas Disebabkan Umat Islam yang Gelar Doa Bersama Bubarkan Diri

  2. Debat Capres ke-2, Isu Lingkungan Akan Tenggelam, Kalah Pamor dengan Energi dan Pangan

  3. Kiai Sarang Buat Buku dengan Judul "Memilih Ir Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin Perspektif Fikih”

  4. Fadli Zon Minta Maaf pada Mbah Moen, Teddy: Fadli Nyalinya Minus, Diancam PBNU, Baru Dia Minta Maaf

  5. Meski Penalti Messi Gagal, Barcelona Tetap Petik Kemenangan

  6. Jakarta Siaga 3, Sejumlah Wilayah Tergenang Banjir

  7. Politikus PKPI Sarankan CEO Bukalapak Konsisten Dukung Prabowo Subianto

  8. Operasional Dipersoalkan, Migo: Kita Sepeda Listrik, Tak Perlu Uji Tipe

  9. Menang atau Kalah Debat Tetap Jokowi, Paranormal: Semakin ke Sini, Rasanya Mbak Sara akan Dimainkan Lagi

  10. Ketum PPP: Dukungan Ulama kepada Pak Jokowi-Ma’ruf Amin Terus Mengalir

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019

kolom

Image
Hervin Saputra

Bisakah Kebenaran Mengalahkan Budaya Curiga dalam Kasus Jokdri?

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Debat Putaran Kedua: Panggung Milik Siapa?

Image
UJANG KOMARUDIN

Menanti Kejutan Debat Kedua

Image
Hervin Saputra

Al Araibi: Olahraga, Politik, atau Hak Asasi Manusia?

Wawancara

Image
Hiburan

Cerita Egy Fedly Saat Pandangan Pertama Menjemput Jodoh

Image
Olahraga

Susy Susanti

"Sekarang Saatnya Pemain Putri Mengubah Mindset"

Image
Hiburan

Kekecewaan Egi Fedly Terkait Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak

Sosok

Image
News

Dari Ketemu Raisa hingga Pejuang Kanker, 10 Potret Sutopo Purwo yang Menginspirasi

Image
Hiburan

Ingin Sukses Jadi Youtuber seperti Jess No Limit? Berikut Tipsnya!

Image
Olahraga

Valentino Rossi

Rossi, Sosok yang Penuh Perhatian dan "Kepala Dingin"