image
Login / Sign Up

"Sekarang Saatnya Pemain Putri Mengubah Mindset"

Hendra Mujiraharja

Susy Susanti

Image

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti, dalam konferensi pers Indonesia Masters 2019 di Jakarta, Senin (21/1). | PBSI

AKURAT.CO, Indonesia melewati tahun 2018 dengan begitu baik. Sebanyak 20 gelar turnamen level BWF World Tour dan 54 gelar di seluruh level berhasil diraih oleh para atlet andalan Indonesia tahun lalu.

Di akhir musim, capaian itu ditandai dengan dinobatkannya pasangan ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo sebagai atlet putra terbaik BWF 2018. Lantas, apakah prestasi itu sudah memuaskan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI)?

AKURAT.CO mendapatkan kesempatan untuk mewawancarai Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (21/1), mengenai prestasi Indonesia sepanjang tahun 2018. Dalam kesempatan singkat itu, pemilik medali emas Olimpiade Barcelona 1992 itu berbicara tentang perlunya mengubah mindset pemain tunggal putri, dominasi Jepang, serta fenomena media sosial terhadap mental pemain. Berikut petikannya:

baca juga:

Bagaimana pendapat Anda mengenai prestasi Indonesia sepanjang 2018 kemarin. Apakah sudah memuaskan?

Saya melihat sudah cukup baik, tapi kita kan ingin lebih lagi ya. Pada 2017, kita berhasil mengumpulkan 37 gelar juara dari berbagai kategori kejuaraan. Sedangkan pada 2018, kita sudah berhasil mengoleksi 54 gelar juara.

Tapi, tentunya harus ada peningkatan. Di tingkat premier kita berhasil meraih empat gelar juara, siapa tahu tahun depan bisa tambah lagi? Begitu juga di kategori yang lain.

Jadi, kita harapkan selalu ada peningkatan-peningkatan di semua sektor. Tentunya, apa yang menjadi harapan bapak (Ketum PBSI Wiranto), bagaimana mengembalikan kejayaan bulutangkis Indonesia. Saat ini, kami sedang mengejar ke arah sana.

Saat ini, tim putri Jepang berhasil mematahkan dominasi tim putri China. Bagaimana tanggapan Anda mengenai perkembangan bulutangkis Jepang?

Ya, mungkin dari karakter pemain mereka sendiri yang membantu menjadi paling menonjol. Apa sih kelebihan atlet Jepang? Mereka memiliki ketahanan, daya juang, semangat patang menyerah di lapangan.

Susy Susanti dan pemain junior Indonesia. BADMINTONINDONESIA.ORG.

Lalu, apa sih yang membuat putri kita mengalami kesulitan untuk bersaing. Bahkan melawan Korea Selatan atau India saja kita susah untuk menang?

Jadi, untuk tim putri kita saatnya harus berubah mau bekerja keras. Mengubah mindset dari zona nyaman, yaitu jangan mau kalah sebelum bertanding.

Pada saat mereka melawan pemain unggulan, kadang-kadang mereka sudah kalah sebelum bertanding. 'Lawannya ya udahlah', nyerah dulu sebelum bermain. Sebaiknya tidak boleh seperti itu.

Pasalnya, pada saat pertandingan belum berlangsung, meski berhadapan dengan juara dunia atau juara Olimpiade, tapi kan sama-sama dari nol. Paling tidak mengubah mindset itu akan mengubah karakter pemain.

Sekarang era di mana pemain terlibat menggunakan media sosial. Apakah itu bisa merusak mental seorang pemain?

Balik lagi ya plus-minus. Kita harus positif thinking saja. Kalau yang jelek, anggap saja kritikan-kritikan itu memotivasi kita. Tapi, kalau yang menjatuhkan ya, jangan dianggap aja.

Paling tidak bagaimana cara pemain yang bersangkutan untuk memperbaiki diri dan berubah. Sebenarnya, kita itu diingatkan oleh mereka (warganet). Kalau kita masih kalah pastilah ada kekurangan-kekurangan.

Tapi, ya kalau kita melihat dari bahasa banyak yang hanya nulis saja dan tidak bertanggung jawab. Jadi, mereka cuma asal nulis dan tidak mengetahui situasinya.

Kadang-kadang atlet kita juga menjawab lah, seharusnya tidak perlu (menjawab) lah. Mereka tidak tahu apa-apa kok. Mereka kan asal bunyi aja. Mereka kan tidak tahu apa sih yang terjadi.

Apakah ada larangan dari PBSI kepada pemain mengenai penggunaan media sosial?

Kita sih tidak melarang, tapi kita hanya membatasi karena kalau sudah main medsos kadang lupa. Udah gitu kalau ada omong-omongan jelek suka mempengaruhi mental para pemain. Sok ngajarin padahal mereka kan tidak mengerti soal bulutangkis.

Sebentar lagi Liliyana Natsir akan pensiun. Apakah PBSI sudah menemukan penggantinya untuk menjadi pemimpin tim putri?

Untuk penggantinya kita kan sudah membina, tapi tahap kematangan belum mendekati Liliyana. Kita sudah menyiapkan beberapa pemain, namun sampai saat ini belum ada yang mendekati dia. Rata-rata masih ada proses

Aktris Laura Basuki saat memerankan Susy Susanti dalam film "Susy Susanti-Love All". Instagram/Laura Basuki.

Belum lama ini, perjalanan karier Anda dijadikan sebuah film. Bagaimana pendapat Anda tentang hal ini?

Mungkin, mereka tertarik ya menjadi kisah hidup. Dengan film ini, mungkin saya bisa memberikan inspirasi generasi muda. Jangan takut untuk bermimpi. Pada saat kita bermimpi, memang tidak ada mimpi yang mudah didapat. Tapi, dengan bekerja keras.

Proses untuk menjadi juara jangan melihat saat sudah menjadi juara. Tapi, bagaimana proses, pengorbanannya, lalu juga tantangan dan kerja keras yang harus dilewatin untuk menjadi juara.

Kedua bisa menjadi sharing kepada pemain muda bahwa jangan takut untuk bermimpi tapi harus berani mengatakan bahwa masa depan ada di tangan kita.[]

Editor: Hervin Saputra

Sumber:

berita terkait

Image

Olahraga

Olimpiade Tokyo 2020

Susy Susanti Sarankan Minions Lebih Selektif Pilih Turnamen

Image

Hiburan

Kebahagiaan Laura Basuki Hasil Castingnya Ditonton Langsung oleh Susy Susanti

Image

Hiburan

Cerita Perjuangan Laura Basuki Cerita Perankan Susy Susanti

Image

Hiburan

Kisah Kesuksesan Pebulutangkis Susy Susanti Diangkat ke Layar Lebar

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

'Pengelola Wisata Air Harus Punya Standar Keamanan'

Misalnya, wisata air arung jeram

Image
Gaya Hidup

BI Dorong Kepri Kembangkan Pariwisata

Sektor pariwisata yang paling banyak menghasilkan devisa

Image
Gaya Hidup

Menpar: Kunci Sukses Pariwisata Indonesia adalah Konektivitas Udara

Indonesia harus mempunyai low cost carrier terminal (LCCT)

Image
Gaya Hidup

Ke Gereja, Justin Bieber dan Hailey Baldwin Malah Kompak Pakai Sandal

Bieber pakai sandal 'sejuta umat' dari Adidas yang murah

Image
Gaya Hidup

Penting! Yuk Kenali Pengobatan Penyakit Autoimun AS dan PsA

Pengobatan yang tepat dan deteksi dini paling utama

Image
Gaya Hidup

Tampil Stylish, Ririn Ekawati Suka Gaya Seperti Apa?

Jasa fashion stylist jarang digunakannya

Image
Gaya Hidup

Mengerikan! Mengenal Penyakit Rematik yang Menyerang Tulang Belakang

Bersumber dari gen yang diperkuat faktor lingkungan

Image
Gaya Hidup
Bunga Sakura

Selain Washington DC, New York Juga Punya Taman Bunga Sakura di Tengah Kota

Didatangkan dari Jepang juga

Image
Gaya Hidup

Tak Pakai Cat Air, Lukisan Ini Dari Kopi

Tahapannya sama seperti lukisan biasa

Image
Gaya Hidup

Tities Sapoetra Hadirkan Koleksi Romantic Retro di Fashion Nation 2019

Permainan warna-wrninya sangat mewah

trending topics

terpopuler

  1. Apakah Daging Barbeque ala Korea dan Jepang Sama?

  2. Percakapan Pilot Lion Air Terkuak, Bisnis Boeing Makin Terdesak

  3. Sejumlah Caleg Muda Mengaku Sudah Habiskan Ratusan Juta untuk Kampanye

  4. Tolak Ajakan Kencan Pengusaha Asal Malaysia, Cita Citata Hampir Diberi Mobil BMW

  5. Makan Daging Barbeque Korea Sepuasnya Cuma Rp99 Ribu di Pochajjang

  6. 5 Potret Blusukan ala Budi Djiwandono, Keponakan Prabowo yang Memesona

  7. Ngabalin Diusir dari UIN Sumatera Utara, Mahasiswa: Pulang Kau, Pulang Kau!

  8. Harry Maguire Jadi Titik Lemah “The Three Lions”

  9. 10 Gaya Simpel ala Camillia Laetita Azzahra, Putri Ridwan Kamil

  10. Tingkat Utang Perusahaan China Makin Bengkak karena Perlambatan Ekonomi

fokus

Kisah Juru Pijat Tunanetra
Teror Masjid Selandia Baru
Di Balik Pakaian Bekas Impor

kolom

Image
Ujang Komarudin

Ribut-Ribut Survey Litbang Kompas

Image
Achmad Fachrudin

Dilema KPU Mengatasi Problem DPT

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Debat Cawapres: Perang Kartu Sakti

Image
Ujang Komarudin

Menanti Kejutan di Debat Ketiga

Wawancara

Image
Iptek

Sepeda Listrik Jadi Polemik, Migo Beri Jawaban!

Image
Gaya Hidup

Chief Company Barbershop

Jatuh Bangun Chief Barbershop di Tangan Fatsi Anzani dan Oky Andries

Image
Hiburan

Dik Doang: Aku Sedang Berjalan di Kesunyian

Sosok

Image
News

8 Potret Penampilan Mufidah Kalla yang Tetap Modis di Usia 76 Tahun

Image
News

Curi Perhatian, 10 Potret Gubernur Jatim Khofifah saat Terjun ke Lapangan

Image
News

5 Potret Blusukan ala Budi Djiwandono, Keponakan Prabowo yang Memesona