image
Login / Sign Up

Sejauh Mana Sikap KPAI Soal Sekolah yang Menjadi Gudang Penyimpanan Narkoba?

Afrizal Abdul Rahman

Image

KPAI Lakukan Pengawasan Langsung | KPAI

AKURAT.CO, Belum lama ini, ramai diperbincangkan ada sebuah sekolah di Jakarta Barat yang menyimpan narkoba. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) langsung bergerak cepat dengan mendatangi sekolah tersebut, yang dihadirkan oleh Komisioner Bidang Pendidikan, Retno Listyarti.

KPAI bertemu dengan jajaran pengurus Yayasan Pendidikan AK beserta sejumlah guru, dan petugas keamanan (satpam), serta berkeliling lingkungan sekolah yang memiliki empat gedung (A, B, C dan D), didampingi oleh pihak sekolah dan polisi dari Polsek Kebon Jeruk.

Dari empat gedung tersebut, ada tiga gedung yang digunakan untuk proses pembelajaran siswa TK, SD, SMP, SMA/SMK dan Perguruan Tinggi, yaitu gedung A, B dan C. Sedangkan gedung D yang tak ditempati, merupakan tempat yang diduga sebagai tempat penyimpanan narkoba itu.

baca juga:

Namun, saat melihat di TKP, KPAI tidak melihat police line di sekitar TKP. Penggerebekan yang dilakukan sekitar pukul 22:00 WIB tersebut, ternyata juga tidak diketahui oleh pihak Yayasan endidikan AK.

Namun dua terduga pelaku yang ditangkap dan ditahan Polsek Kembangan, dikenali oleh pihak sekolah karena merupakan alumni dan putera dari salah seorang pengurus Yayasan Amanah AK yang bernama JD. Kedua terduga pelaku juga diakui oleh pihak sekolah kerap menginap di gedung D.

Pihak sekolah mengetahui adanya penggerebekan dari beberapa wartawan yang datang ke sekolah.

"Media yang datang ke sekolah mengakui bahwa pihak kepolisian tidak menyebut nama sekolah, hanya mengatakan bahwa TKP di sebuah sekolah swasta yang memiliki TK sampai perguruan tinggi. Padahal untuk wilayah Kebon Jeruk dan Kembangan, hanya ada satu sekolah yang memiliki kelas untuk semua jenjang pendidikan, yaitu Sekolah dibawah YP AK," kata Retno Listyarti, dalam keterangan pers yang diterima AkuratPareting, Minggu, (20/1).

Untuk itu, KPAI memberikan beberapa Rekomendasi:

Pertama, terkait proses hukum terhadap terduga pelaku, mengingat terduga pelaku bukan usia anak, maka KPAI menghormati proses penyelidikan yang sedang dilakukan kepolisian (Polsek Kembangan), dan mendorong penegakan hukum terhadap para pelaku yang diduga sebagai pengedar narkoba dan telah menjadikan lingkungan sekolah menjadi gudang penyimpanan narkoba.

Kedua, terkait pengawasan terhadap kepolisian untuk mengawal kasus ini, KPAI akan berkoordinasi dengan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), mengingat kasus ini menjadikan bekas laboratorium sekolah sebagai gudang penyimpanan narkoba adalah kasus pertama di Indonesia (sebelumnya pernah terungkap di perguruan tinggi, bukan sekolah). Jika kasus ini tidak ditindak tegas, maka dikhawatirkan kedepannya banyak pengedar dan bandar narkoba akan menggunakan sekolah menjadi gudang penyimpanan narkoba karena dinilai aman. Ini merupakan ancaman bagi masa depan generasi muda Indonesia.

Ketiga, terkait upaya mengetahui, apakah sekolah telah dijadikan “pasar” oleh terduga pelaku, maka KPAI mendorong Dinas Pendidikan DKI Jakarta bekerjasama dengan BNN untuk melakukan test urine kepada seluruh warga sekolah, mulai dari siswa, mahasiswa, sampai guru, karyawan, satpam dan Pengurus Yayasan.

“Kalau Kasudin Jakarta Barat memerintahkan sekolah membiayai test urine, maka bisa jadi tidak semua orang bisa tes urine. Sehingga, tidak dapat dideteksi secara lengkap dan utuh. Dan mungkin saja sekolah tidak memiliki anggaran untuk membiayai ribuan orang yang akan tes urine, mengingat YP AK ini memiliki siswa dan mahasiswa mencapai ribuan orang.

Keempat, terkait dualisme pengelolaan pendidikan di dalam sekolah AK yang sejak 2011 menimbulkan konflik terus menerus, padahal sebenarnya akar masalahnya terang benderang, maka KPAI mendorong Pemprov DKI Jakarta dan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh dengan pintu masuk kasus ditemukannya 355 gram sabu, dan hampir 8 ribu butir psikotropika golongan IV dan obat-obatan daftar G.

Harus diusut tuntas siapa yang paling bertanggungjawab di sekolah itu, atas temuan pihak kepolisian tersebut. Jika ada keterlibatan pihak sekolah dan salah satu pihak dari dua yayasan (YP AK dan YP Amanah AK), maka Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta wajib menindak tegas sekolah dan yayasan, mulai dari sanksi administrasi sampai ancaman pencabutan izin sekolah. Namun tentu saja dengan tetap mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak didik.[]

Editor: Bonifasius Sedu Beribe

Sumber:

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Santri di Sumbar Tewas, KPAI: Sekolah dan Kemenag Harus Tanggung Jawab

Image

Gaya Hidup

KPAI: Stop Eksploitasi Anak dalam Politik!

Image

Gaya Hidup

14 Siswa Pengidap HIV/AIDS di Solo Diusir dari Sekolah, Ini Tanggapan KPAI

Image

Gaya Hidup

Agar Guru Tak Terus Jadi Korban Perlakuan Siswa, Begini Caranya

Image

Gaya Hidup

Nomor Induk Siswa menjadi Nomor Induk Kependudukan, Ini Komentar KPAI

Image

Gaya Hidup

KPAI Kecam Oknum Kepala Sekolah yang Polisikan Puluhan Siswanya

Image

Gaya Hidup

Geram Soal Gedung Sekolah Jadi Gudang Penyimpanan Narkoba, Ini Ketegasan KPAI

Image

Gaya Hidup

KPAI Prihatin Ada Sekolah di Jakarta Barat Jadi Gudang Penyimpanan Narkoba

Image

Gaya Hidup

Banyak Sekolah berada di Jalur Patahan, KPAI Mendesak Pendidikan Kebencanaan Disegerakan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Catat! Pisang Bisa Cegah Serangan Jantung dan Stroke

Kandungan pada pisang sama seperti pada brokoli

Image
Gaya Hidup

Hoax Berkontribusi Tambah Angka Kematian Penderita Kanker

Jangan percaya penjual obat

Image
Gaya Hidup

Bupati Sangihe Minta Warga Hentikan Sampah Plastik

Warga diminta tak pakai kantong plastik saat berbelanja

Image
Gaya Hidup

Seks Bisa Bikin Tidurmu Lebih Nyenyak

"Saling memuaskan sebelum tidur meningkatkan suasana hati"

Image
Gaya Hidup

Radio Panglima Besar Soedirman 'Mejeng’ di Museum Kota Bandung

Digunakan sekitar tahun 1940-an

Image
Gaya Hidup

Waspada! Stroke Sudah Mulai Ancam Usia Belasan

18 tahun sudah bisa kena stroke

Image
Gaya Hidup

Rakornas dan Workshop HIMPAUDI Wujudkan PAUD Berkualitas

Stunting dan sarapan anak juga menjadi fokus

Image
Gaya Hidup

Nasib Halmahera Selatan yang Tak Punya Dokter di Puskesmas

Penyakit susah sembuh

Image
Gaya Hidup

Bangka Selatan Targetkan Tekan 30 Persen Sampah

Bank sampah dimaksimalkan

Image
Gaya Hidup

Aceh Tengah Berjuang Tekan Angka Penderita Bibir Sumbing

Banyak penderita bibir sumbing di Dataran Tinggi Gayo

trending topics

terpopuler

  1. Massa Aksi GNPF MUI Medan Bentangkan Spanduk 'Copot Kapolda Sumut'

  2. Intip Cara Berpakaian Kerajaan Inggris Ketika Sedang Tak Bertugas

  3. Ormas Islam di Sumut Ikrarkan Kawal Ulama dan Pemilu 2019

  4. Selalu Saling Dukung, 10 Potret Mesra Sudirman Said dan Istri

  5. Ramah Tamah Bersama Ribuan Pengusaha Tionghoa, Prabowo Tegaskan Komitmen Berpihak pada Semua Etnis

  6. Pangeran Arab Saudi Bela China Soal Kamp Penahanan Muslim Uyghur

  7. Lasty Annisa Ditangkap Polisi, Begini Kata Pengacara Lyra Virna

  8. Dituding Politisasi Orang Sakit, Addie ke Warganet: Hidupmu Penuh Kebencian

  9. Timses Jokowi: Bukan Fanatisme Agama, Neno Warisman Sedang Dijerat Fanatisme Politik

  10. Prabowo Bersama Kroninya Nekat Curi Baterai BTS di Apartemen Thamrin Residence

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019

kolom

Image
Dr. Idham Holik

Mengenal Polling Palsu Pemilu

Image
Ujang Komarudin

Saling Serang Pasca Debat

Image
Ilham M. Wijaya

Peluang dan Tantangan KPBU Properti

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Panggung Debat Kedua Milik Jokowi

Wawancara

Image
Hiburan

Dik Doang: Aku Sedang Berjalan di Kesunyian

Image
Iptek

Debat Pilpres 2019

Ahmad Agus Setiawan: ‘Milenial Lebih Cepat Beradaptasi pada Sisi-sisi Tertentu, Terutama Digital’

Image
Hiburan

Cerita Egy Fedly Saat Pandangan Pertama Menjemput Jodoh

Sosok

Image
Ekonomi

Caleg Milenial yang Terdompleng Latar Belakang Keluarganya, Siapa Saja Mereka?

Image
News

Mertua Idaman, 8 Potret Keakraban Aburizal Bakrie dengan Menantu

Image
News

Selalu Saling Dukung, 10 Potret Mesra Sudirman Said dan Istri