image
Login / Sign Up

Batik Motif Topeng dan Ken Dedes Mulai Hidup Kembali di Malang

Ambar Adi Winarso

Image

Aktivitas membatik di KBP | AKURAT.CO/Ambar Adi Winarso

AKURAT.CO, Tidak mudah mengembangkan batik sebagai warisan tradisi dan seni budaya Malang. Saking berlimpahnya sumber informasi dan referensi sebagai penanda identitas Kota Malang, dimana motif batik dianasir sebagai salah satu corak yang menjadi ikon Kota Malang.

Maka sah-sah saja setiap pekerja seni kriya batik dengan menuangkan goresan tangan dan mengembangkan motif batik.

Sebut saja Malang yang terkenal dengan budaya arek dan Arema sebagai salah satu ikon spirit warga Malang Raya. Bahkan, ada Kampung Tematik Kampung Biru Arema dengan simbol Singo Edan. Atau Malang dengan Tugu yang melegenda sebagai identitas Pemerintah Kota Malang.

baca juga:

Selain itu, Topeng Malang juga menjadi ikon seni budaya dengan tari dan wayang topengnya mampu dituangkan dalam goresan canting diatas kain. Bahkan relief Candi Singosari, patung Kendedes serta peninggalan artefaktual bisa di ekplorasi menjadi motif batik Malang.

Membatik di Polowijen. AKURAT.CO/Ambar Adi Winarso

Menurut Dwi Cahyono, Arkelolog Universitas Negeri Malang, kuat alasan untuk menyatakan bahwa batik telah riil hadir di Malang pada masa pemerintahan Singhasari.

"Batik Malang bukan sekedar batik yang diproduksi di daerah Malang, namun lebih dari itu memiliki motif hias yang berakar pada tradisi seni yang menyejarah di Malang Raya. Jejak arkeologis di area Malang Raya telah menyediakan bahan (referensi) berlimpah untuk dapat dijadikan sumber guna menghadirkan Batik Khas Malang," imbuhnya.

Maka tak ayal, Kampung Budaya Polowijen sebagai salah satu kampung yang aktif melakukan penggalian motif batik Malang, sudah lima kali menyelenggaran 'Workshop Kriya Batik Malang' yang pesertanya adalah 50 warga Polowijen sebagai pembatik pemula.

KBP secara terus menerus melakukan riset motif-motif batik Malang dan 10 pembatik tingkat lanjut yang mengikuti 'Workshop Kriya Batik Malang' kali ini ditatar selama dua hari Sabtu dan Minggu, 19-20 Januari.

Membatik di Polowijen. AKURAT.CO/Ambar Adi Winarso

Menurut Titik Nur Fajriyah, Instruktur Workshop Kriya Batik Malang KBP, workshop kali ini lebih meningkatkan pada desain motif khas Malang yang digali melalui motif patung Ken Dedes serta Topeng Malang.

Selain itu, peserta lebih ditekankan pada teknik mencanting yang lebih rumit dan detail serta percampuran pewarnaan lebih natural.

Ternyata kegiatan workshop batik kali menarik perhatian Chiara Hwa dari United International Collage China yang datang bersamaan 20 rombongan mahasiswa luar negeri yang mengikuti program AIESEC Universitas Brawijaya pada hari Sabtu lalu, datang berkunjung ke KBP dan melakukan serangkaian kegiatan studi budaya.

Chiara Hwa datang kedua kalinya sendirian untuk merampungkan setiap tahapan kegiatan membatik, sambil melakukan penggalian makna batik yang di cantingnya

"Saya senang ada di kampung kecil ini. Semua belajar budaya, suasana alami dan saya ikut membatik untuk hadiah ulang tahun mama saya," katanya.[]

Editor: Bonifasius Sedu Beribe

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Spons bukan Kayu, Cara Akademisi Kenalkan Topeng Panji ke Generasi Milenial

Image

Gaya Hidup

HIMPSI Malang Beri 6 Manfaat Dongeng dalam Festival Dolanan Panji Milenial

Image

Gaya Hidup

Keren! Kampung Budaya Polowijen Jadi Jujugan Riset Wisata Halal Mahasiswa Universitas Putra Malaysia

Image

Gaya Hidup

Mengenal Lebih Dekat Topeng Patih Kembar Mbah Reni dan Jejak Topeng Senggreng

Image

Gaya Hidup

Polowijen Makin Serius: Usai Gagrak Semeru, Penelusuran Jejak Topeng Lanjut Gagrak Gunung Kawi

Image

Gaya Hidup

Unik! Para Penari Cilik Telusuri Jejak Topeng Malang Gagrak Semeru

Image

Gaya Hidup

Disbudpar Latih Pokdarwis Kampung Tematik Kota Malang 

Image

Gaya Hidup

Hari Tari Sedunia, Anak-anak Polowijen Menari 5 Jam

Image

Gaya Hidup

Ritual Doa Topeng Nusantara, Cara Kampung Budaya Polowijen Peringati Hari Tari Sedunia

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Perempuan Malas Berhubungan Seks Setelah Punya Anak, Kenapa?

Kekeringan di vagina membuat vagina kurang terlubrikasi dan dapat menyebabkan nyeri

Image
Gaya Hidup

Tak Perlu Bingung Lagi Cari Beasiswa untuk Kuliah, Ada Aplikasi Lengkapnya

Kamu bisa unggah dokumen langsung melalui aplikasi ini

Image
Gaya Hidup

Ngampooz, Satu Aplikasi untuk Beragam Masalah Warga Kampus

Kampus negeri mana saja bisa bergabung, tanpa kriteria spesifik yang menyulitkan

Image
Gaya Hidup

Lagi-lagi Penting, ASI Ekslusif Ampuh Tekan Sederet Penyakit Mematikan pada Bayi

Memberikan ASI saja selama enam bulan kepada anak, sama halnya dengan memberikan harapan hidup lebih panjang bagi anak

Image
Gaya Hidup

Bencana Bikin Kebutuhan ASI Ekslusif untuk Bayi Terbengkalai

Dalam situasi darurat dan pascabencana, ibu yang sedang menyusui biasanya mengalami trauma secara psikis sehingga memengaruhi produksi ASI

Image
Gaya Hidup

Hey Suami, 3 Hal ini Bisa Jadi Alasan Istri Tolak Main Seks

Coba temukan cara agar permainan di ranjang tidak menyakiti vagina

Image
Gaya Hidup

Jeny Tjahyawati Ungkap Pandangan Dunia Barat Terhadap Modest Fashion

Modest fashion tak hanya untuk Muslim

Image
Gaya Hidup

Kehadiran GrabAndong di Jogja Diapresiasi Kemenpar

Dari total 560 kusir andong, hanya sekitar 100 yang beroperasional sehari-hari di Malioboro

Image
Gaya Hidup

Pulau Rumberpon dan Teluk Triton Pantas Jadi KEK Pariwisata Papua Barat

Rumberpon menyimpan keunikan lain yakni satwa langka antara lain burung rusa (cervus timorensis), kuskus, elang laut juga dugong atau duyung

Image
Gaya Hidup

Pernah Vertigo? Kenali Jenis-jenisnya

Milenial paling sering mengalaminya

trending topics

banner jamkrindo

terpopuler

  1. Anggota Separatis Bersenjata Pimpinan Egianus Kogoya Tewas

  2. Uki: Jika UAS Tak Mau Minta Maaf, Maka Ijinkan Saya Minta Maaf kepada Umat Kristiani

  3. Santai dan Sederhana, 7 Potret Selebriti 'Nongkrong' di Warung Makan

  4. Pengakuan Suami yang Kalap: Mereka Sudah Selingkuh Selama Enam Tahun

  5. Innalillahi, Seorang Pelajar SMK Tewas Terlindas dan Terseret Truk Minyak di Depok

  6. Takut Penuaan Dini Timbul? Dokter Sarankan Tuk Selalu Gunakan Skincare Satu ini

  7. Akun IG Doddy Sudrajat Diblokir, Warganet Sebut Vanessa Angel Anak Durhaka

  8. Ini yang Kamu Dapat Jika Rutin Angkat Kaki Selama 20 Menit

  9. Pengamen Bergaya Mirip Shah Rukh Khan Hebohkan Malang, Aksinya Bikin Nagih

  10. Sudah Masuk Sekolah, Pelajar Manokwari: Pasti Kalau Ada Kacau, Ibu Kepsek Hubungi Polisi

fokus

Hari Fotografi Sedunia
Nikah Cepat
HUT Ke-74 RI

kolom

Image
Rozi Kurnia

Bagaimana Masa Depan Spider-Man Pasca Keluar MCU?

Image
Andre Purwanto

Budget Rp30 Juta, Honda PCX atau Yamaha Nmax?

Image
Ujang Komarudin

Dirgahayu RI ke 74 dari Oligarkis ke Demokratis

Image
Ahmad Irawan

Joko Widodo dan Keutamaan Partai Politik

Wawancara

Image
Video

Hari Fotografi Sedunia

VIDEO Peksi Cahyo, Perekam Visual Olahraga

Image
Ekonomi

Eksklusif Destry Damayanti: Kita Harus Optimalkan Perekonomian Domestik

Image
Video

VIDEO Jurus Optimalkan Perekonomian Domestik ala Destry Damayanti

Sosok

Image
News

Jadi Sorotan karena Bela UAS, 5 Fakta Sosok Ustaz Yahya Waloni

Image
News

Dapat Gelar ‘Mama Papua’, 5 Fakta Sepak Terjang Karier Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini

Image
News

5 Kontroversi Aceng Fikri, Mantan Bupati Garut yang Kena Razia Satpol PP