image
Login / Sign Up

Ilmuwan Usulkan Revolusi Bidang Pangan saat Populasi Capai 10 Miliar Jiwa

Sahistya Dhanes

Image

Diet makan makanan mentah bisa menyebabkan perut kembung karena banyak sayuran mentah kaya akan serat yang tak mudah dicerna usus | Women's Health

AKURAT.CO, Ilmuwan mengklaim telah menemukan solusi untuk salah satu tantangan terbesar yang dihadapi umat manusia yaitu dengan memberi makan 10 miliar orang diet sehat secara berkelanjutan pada tahun 2050. Menurut para ilmuwan, saat ini dunia membutuhkan revolusi untuk mengubah pola makan dan pertanian, meningkatkan produksi pangan, serta mengolah limbah makanan. Pasalnya berdasarkan riset para ilmuwan, pola yang ada saat ini sangat buruk tidak hanya bagi kesehatan manusia namun juga bagi bumi.

Terkait pola makan, para ilmuwan mempromosikan diet yang terdiri dari berbagai makanan nabati, dengan jumlah makanan hewani yang rendah, biji-bijian olahan, makanan olahan tinggi, dan tambahan gula dan lemak tak jenuh daripada lemak jenuh.

baca juga:

Perubahan pola makan menjadi penting mengingat populasi manusia terus meningkat. Pada 2050 mendatang populasi manusia diprediksi mencapai 10 miliar jiwa. Untuk menghadapi tantangan ini, perubahan diet harus dikombinasikan dengan peningkatan produksi makanan dan pengurangan limbah makanan.

"Makanan yang kita makan dan bagaimana kita memproduksinya menentukan kesehatan manusia dan kelestarian planet ini, dan kita saat ini menjalankannya dengan cara yang salah," kata salah satu anggota tim ilmuwan Tim Lang dari Universitas London, dilansir dari laman India Today, Jumat (18/1).

"Kami membutuhkan perbaikan besar-besaran, mengubah sistem pangan global pada skala yang tidak terlihat sebelumnya dengan cara yang sesuai keadaan masing-masing negara. Target ilmiah yang kami buat untuk diet yang sehat dan berkelanjutan adalah fondasi penting yang akan menopang dan mendorong perubahan ini," lanjutnya.

Proyek tiga tahun ini akan melibatkan 37 ilmuwan dari 16 negara dengan keahlian di bidang kesehatan, gizi, kelestarian lingkungan, sistem pangan, ekonomi, dan pemerintahan politik.

Bila berhasil, proyek ini nantinya akan mengurangi konsumsi gula dan daging merah sebanyak 50 persen dan meningkatkan konsumsi kacang-kacangan, buah-buahan, sayuran, dan polong-polongan dua kali lipat. Namun, angka itu tidak akan sama di tiap negara mengingat makanan pokok, hasil pertanian, dan faktor-faktor lain yang berpengaruh bisa berbeda-beda di tiap negara.

"Pola makan dunia harus berubah secara dramatis. Lebih dari 800 juta orang kekurangan pangan, sementara banyak lagi yang mengkonsumsi makanan tidak sehat yang berkontribusi pada kematian dini dan penyakit," kata co-lead Komisaris Walter Willett dari Universitas Harvard.[]

Editor: Ahada Ramadhana

berita terkait

Image

Ekonomi

Indepth

Upaya Melawan Puso Pertanian di Tengah Kemarau Panjang

Image

Ekonomi

Pertamina Klaim Sejumlah Lapangan Migas Lampaui Target Produksi

Image

Ekonomi

Kementan Kembangkan Pertanian Berbasis Ekspor di Daerah Pinggiran

Image

Ekonomi

Kementan Akan Bangun 13 Titik Lumbung Pangan di Daerah Perbatasan

Image

Ekonomi

Kadin BeriĀ 6 Rekomendasi Jaga Ketahanan Pangan di Daerah Perbatasan

Image

Ekonomi

Tingkat Ketimpangan Turun, Darmin: Itu Prestasi!

Image

Ekonomi

BPS: Tingkat Ketimpangan Maret 2019 Sentuh 0,382

Image

Video

VIDEO Hadir Kembali Festival Lebaran Tenabang 2019

Image

Gaya Hidup

Konsumsi Protein Bisa Cepat Sembuhkan Luka

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Tak Hanya Cuci Darah, Penderita Gangguan Fungsi Ginjal Bisa Terapi Cuci Perut

Dapat berpergian ke belahan dunia manapun karena cairan CAPD hampir tersedia di seluruh negara

Image
Gaya Hidup

Baru Masuk Sekolah, si Kecil Bisa Tiru Trik Belajar Mikha Tambayong

Mikha Tambayong: Misalnya besok ada ujian dan baru belajar satu hari sebelumnya, aku tidak bisa kayak gitu

Image
Gaya Hidup

Unik! Perusahaan Ini Beri Layanan Rawat Tanaman di Rumah Saat Travelers Berlibur

Jika tanaman tiba-tiba layu saat dirawat Contiki, mereka akan mengganti dengan tanaman baru

Image
Gaya Hidup

Trik Khusus Stimulasi Anak oleh Orangtua yang Bekerja

Stimulasi yang pas adalah memberi mimpi, tapi jangan memaksanya

Image
Gaya Hidup

Test SkinDNA, Cara Akurat Tahu Jenis Perawatan Paling Tepat untuk Kulitmu

SkinDNA: Ini tes genetik pasien, mendeteksi DNA melalui air liur

Image
Gaya Hidup

Manfaat Hebat Baca Buku Menurut Mikha Tambayong

Anna Surti Ariani: Komentari dulu gambarnya dan ajak ngobrol anaknya. Kemudian, ajak mereka untuk bicara dan ngobrol pelan

Image
Gaya Hidup

Mengenal Upacara Yadnya Kasada Suku Tengger

Setiba di bibir kawah bromo, semua hasil bumi dan ternak dibuang ke dalam kawah Bromo sebagai sesajian

Image
Gaya Hidup

Bun, Ini Akibatnya Jika Tak Menstimulasi Anak Sejak Dini

Anna Surti Ariani: Sejak dini, para orangtua mulai berikan stimulasi dan jangan terlambat dan tunggu mereka besar

Image
Gaya Hidup

Cara Awet Muda Alami ala Dokter Danu Mahandaru

Jika tak cukup, Dokter Danu Mahandaru menyarankanmu melakukan SkinDNA

Image
Gaya Hidup

KPAI Tekankan Dukung Sistem Zonasi dan Melawan Fullday School

KPAI: Kalau teman-temannya adalah teman rumahnya juga, teman mainnya juga, saya rasa tawuran berkurang

trending topics

terpopuler

  1. Belanja Iklan Hingga Rp6,32 Miliar, 7 Fakta Menarik Tabloid Monitor Pimpinan Arswendo Atmowiloto

  2. Nunung Ditangkap Polisi, Krisna Mukti: Ini Kutukan Srimulat Jangan-Jangan

  3. Terkait Kasus Narkoba, Petugas Keamanan Duga Nunung Dijebak

  4. Nunung Diciduk Polisi, Keluarga di Solo: Ibu yang Paling Terpukul, Sejak Semalam Nangis Terus di Kamar

  5. Ramai Video Kaesang Kunjungi GIIAS 2019, Warganet Salah Fokus ke Celana

  6. Utang China Tembus 300 Persen dan Melebihi PDB-nya

  7. Pembantu Tidak Tahu Sejak 5 Bulan Nunung Konsumsi Narkoba

  8. Apollo 17: Orang Terakhir yang Berjalan di Bulan, Alergi Terhadap Debu Bulan

  9. Apple Akan Kembali Pakai Logo Jadul Perusahaan?

  10. Berniat Hindari Sanksi AS dengan Bitcoin, Iran Malah Hadapi Masalah Baru

fokus

Menggapai Haji Mabrur
Mencari Tempat Baru
Problematika Narkotika

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Rekonsiliasi yang Tak Direstui

Image
Achmad Fachrudin

Menimbang Visi Indonesia Baru

Image
Ilham M. Wijaya

Menyiapkan Kota Sadar Bencana

Image
Abdul Aziz SR

Parlemen Hasil Pemilu 2019

Wawancara

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Potensi Zakat Indonesia Capai Rp200 Triliun, Sayangnya Masih Sekadar Potensi

Image
Video

VIDEO Ketika Islam Menjadi Pedoman Hidup Dude