breaking news: KPK Tangkap Tangan Pejabat BUMN di Banten

image
Login / Sign Up

Hanya di Polowijen, Mahasiswa Cantik Mau Ikut Tanam Padi

Bonifasius Sedu Beribe

Image

Mahasiswa ikut tanam padi di Polowijen | AKURAT.CO/Ambar Adi Winarso

AKURAT.CO, Akhir pekan lalu, Kampung Budaya Polowijen (KBP) melakukan tandhur pari (menanam padi) dalam rangka memperingati hari Gerakan Menanam Sejuta Pohon yang jatuh pada 10 Januari lalu.

Menurut penggagas KBP, Isa Wahyudi, atau akrab disapa Ki Demang, tandhur sebagai tradisi masyarakat Jawa sebagai bagian dari bercocok tanam, merupakan warisan budaya yang harus dipertahankan dan diajarkan pada generasi muda.

Banyaknya lahan hijau terbuka di Kota Malang yang mulai dialihfungsikan ke bangunan, juga menjadi perhatian KBP.

baca juga:

"Gerakan tandhur pari dengan melibatkan warga dan pengunjung KBP juga sebagai kampanye mempertahankan lahan terbuka hijau di Kota Malang sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) agar tidak terjadi krisis pangan," tegas Ki Demang di Polowijen.

Ki Demang menuturkan bahwa tandhur berarti noto karo mundhur (menanam dengan cara mundur atau jalan sambil membungkuk ke belakang). Sebagai kata yang lahir dari bahasa Jawa dengan peribahasa Jawa 'Opo seng mbug tandur yo iku bakale seng mbug unduh' (Apa yang kamu tanam, yaitu yang bakal kamu panen). Itulah filosofi tandhur.

"Dalam hidup ini, sejatinya manusia sedang mengajarkan menanam, baik kebaikan maupun keburukan. Tandhur adalah hakikat hidup manusia. Di dalamnya ada usaha serius, perencanaan, penentuan bibit pilihan, pengetahuan mendalam tentang tanah, penguasaan musim, sinergi petani, penguasaan air, dan lain sebagainya," terangnya.

Dalam kegiatan tandhur pari, tentu ada doa dan ritual yang dihaturkan pada Tuhan Yang Maha Esa.

"Ritual persembahan tradisional Jawa sebagai wujud terima kasih dan rasa syukur kepada bumi sebagai sedulur sikep dan Dewi Sri (dewi padi) agar tanaman padi yang ditanam dijauhkan dari hama dan kerusakan bencana alam serta menghasilkan rejeki yang berlimpah dan barokah," imbuhnya.

Kegiatan tandhur pari di sawah ini pun menggaet puluhan mahasiswa dari Fakultas Psikologi Universitas Wisnuwardhana (Unisdha) Malang. Dekan Fakultas Psikologi Dra. Esy Suraeni Yuniwati, M.Si., Psikolog, menyampaikan terima kasih pada KBP yang menerima kehadiran puluhan mahasiswa mereka.

"Kami senang dan bangga mengajak mahasiswa belajar psikologi komunitas dan belajar budaya serta tradisi masyarakat," kata dia.

Belasan mahasiswanya yang turun ke sawah ikut tandhur, kata Esy, agar belajar nilai-nilai dan sifat-sifat luhur, seperti kesabaran, keuletan, ketelatenan, kecepatan dan kepekaan.

Mahasiswa semester akhir Jurusan Seni dan Desain, Prodi Pendidikan Seni Tari dan Musik Universitas Malang, Dining Setianingrum, yang turut berpartisipasi dalam acara tandhur pari ini mengatakan, kegiatan ini dapat memperluas jaringan masyarakat untuk mengenal kebudayaan, khususnya pengenalan secara langsung kepada mahasiswa sebagai pengunjung KBP.

Tandhur di Polowijen. AKURAT.CO/Ambar Adi Winarso

Dikatakan Dining, masyarakat secara tidak langsung juga merasakan hasil dari kerjasama dengan stakeholders yang sangat luar biasa ini.

"Jadi, dengan banyaknya kegiatan yang terlaksana, masyarakat juga mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan ilmu secara umum, mendapatkan penghasilan lewat jajanan tradisional yang disajikan, dan para petani yang ada di KBP pun juga merasakan kelegaan tersendiri," ungkap mahasiswa asal Banyuwangi ini.

Seperti biasa, sebelum tandhur dimulai, terlebih dulu diawali dengan tari tarian tradisi, tembang mocopat, membunyikan musik tradisional yang diikuti secara serempak oleh pengunjung KBP dari Unisdha.

Event ini juga dimeriahkan dengan bazaar pasar topeng, pasar jajanan tradisional, serta kegiatan workshop membatik, membuat topeng dan permainan tradisional yang diikuti oleh mayoritas mahasiswa Unisdha Malang.[]

Editor: Andre Purwanto

Sumber:

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Kampung Budaya Polowijen

Festival Mendongeng di Tengah Era Digital

Image

Gaya Hidup

Sanjungan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila kepada Kampung Budaya Polowijen

Image

Gaya Hidup

Kampung Budaya Polowijen jadi Cross Culture Performance 12 Negara Kawasan Asia-Pasifik

Image

Gaya Hidup

Keren! Tari Putri Jawi Pukau Ratusan Peserta Workshop Pemetaan Kurikulum

Image

Gaya Hidup

Batik Motif Topeng dan Ken Dedes Mulai Hidup Kembali di Malang

Image

Gaya Hidup

Organisasi Pemuda Internasional Terbesar di Dunia Studi Budaya di Polowijen

Image

Gaya Hidup

Besok, KBP Gelar Tandhur Peringati Hari Lingkungan Hidup

Image

Gaya Hidup

KBP Bangkitkan Ekonomi Kreatif dengan Pasar Jajan Tradisional

Image

Gaya Hidup

Pasar Jajan Tradisional Kampung Budaya Polowijen, 2 Jam Ludes Diserbu Wisatawan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Kampung Investasi Hati dan Cerita dari Tabanan

Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti, menyalurkan jiwa sosialnya lewat program Kampung Investasi Hati dan Mobil Sehat.

Image
Gaya Hidup

Dinkes Siapkan 202 Jenis Obat untuk Korban Banjir Sentani

Mereka membagi korban pengungsi dalam 10 klaster

Image
Gaya Hidup

ISPA Mulai Serang Korban Banjir Sentani

Diare juga kini menyusul

Image
Gaya Hidup

Sampai ke Bali, Perempuan Ini Manfaatkan Cuti Hamil untuk Keliling Dunia

Hingga ke Selandia Baru

Image
Gaya Hidup

Hotel Kampi yang Kekinian, Akomdasi Instagramble Kaum Milenial

Kamu juga bisa pilih paket bulan madu

Image
Gaya Hidup

Tren Milenial Tolak Menikah dan Punya Anak Makin Meningkat

“Anak-anak itu orang paling egois"

Image
Gaya Hidup

KPAI Sebut Pemberitaan Terkait Kekerasan Anak Makin Masif

Jumlah pemberitaan kasus anak terus naik tiap tahun

Image
Gaya Hidup

Siapa Bilang Tuli Bawaan Lahir Tidak Bisa Sembuh?

Bisa ditindak sejak bayi berusia 6 bulan

Image
Gaya Hidup

Pasangan Milenial Suka Wedding Party Seperti Apa?

Instagramable itu wajib

Image
Gaya Hidup

10 Besar Kota Dunia Berbiaya Hidup Termahal, Singapura Juara 1

Tel Aviv di Israel juga masuk 10 besar

trending topics

terpopuler

  1. Menpora dan Menag Terseret Korupsi, Ferdinand: Saya Dukung Jokowi Berhentikan Dua Menteri Tersebut

  2. Sindir Sandiaga Uno, Menteri Susi: Pemimpin Tidak Memiliki Visi Keberlanjutan, No Way!

  3. Jarang Terekspos, 10 Potret Mesra Natalie Sarah dan Suami

  4. Sandi akan Kaji Ulang Larangan Cantrang, Susi: Pemimpin yang Tidak Miliki Visi Keberlanjutan

  5. Abu Janda Kepada Said Didu: Udah Nganggur, Ya Emang Harus Mikir

  6. Ramyadjie Priambodo bukan Ponakan Prabowo, Tengku: Apakah Akan Minta Maaf, Just Wait And See

  7. Dinkes Siapkan 202 Jenis Obat untuk Korban Banjir Sentani

  8. Peresmian MRT Tanpa Harga Tiket, Pengamat: Anies Menyandera Jokowi

  9. Survei Voxpol Center: 70 Persen Pemilih Tidak Tertarik dengan Janji Politik

  10. Dihadiri Ribuan Orang, Ini Isi Khotbah Salat Jumat di Selandia Baru yang Menyentuh

fokus

Kisah Juru Pijat Tunanetra
Teror Masjid Selandia Baru
Di Balik Pakaian Bekas Impor

kolom

Image
Ujang Komarudin

Ribut-Ribut Survey Litbang Kompas

Image
Achmad Fachrudin

Dilema KPU Mengatasi Problem DPT

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Debat Cawapres: Perang Kartu Sakti

Image
Ujang Komarudin

Menanti Kejutan di Debat Ketiga

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Kampung Investasi Hati dan Cerita dari Tabanan

Image
Video

VIDEO Kampung Investasi Hati dan Cerita dari Tabanan

Image
Iptek

Sepeda Listrik Jadi Polemik, Migo Beri Jawaban!

Sosok

Image
News

8 Potret Penampilan Mufidah Kalla yang Tetap Modis di Usia 76 Tahun

Image
News

Curi Perhatian, 10 Potret Gubernur Jatim Khofifah saat Terjun ke Lapangan

Image
News

5 Potret Blusukan ala Budi Djiwandono, Keponakan Prabowo yang Memesona