image
Login / Sign Up

Jalan Kaki Sehabis Makan Bisa Turunkan Gula Darah

Winnie Fatmawati

Image

Ilustrasi Makan Saat Berlibur | ISTIMEWA

AKURAT.CO, Ketika selesai makan, memang paling enak beristirhat, berleha-leha, sampai berbaring. Tapi tahukah kamu, dilansir AkuratHealth dari Practo, para peneliti telah menemukan bahwa berjalan kaki selama 10-15 menit setelah makan tidak hanya bermanfaat bagi proses pencernaan tetapi juga membantu menjaga kadar gula darah yang sehat.

Gula darah biasanya naik dan turun setelah makan, tetapi lonjakan dan variasi yang besar dapat meningkatkan risiko kardiovaskular dan berpotensi memberi sinyal diabetes. 15 menit berjalan pasca makan malam dapat membantu menurunkan kadar gula darah setelah makan, terutama pada penderita diabetes tipe dua.

Orang dewasa yang kelebihan berat badan dengan gaya hidup yang menetap dapat mengatur kadar gula dan berat badan mereka sampai batas tertentu, hanya dengan berjalan kaki setelah makan, daripada menonton televisi atau berbaring di sofa.

baca juga:

Cara terbaik untuk melakukannya adalah memberikan jarak sekitar 20 menit hingga setengah jam setelah makan. Hindari berjalan segera setelah makan karena dapat menyebabkan refluks asam atau gangguan pencernaan.

Kemudian, tidak dianjurkan untuk berjalan cepat atau berlari setelah makan besar. Hal ini bisa membuat suplai darah yang seharusnya membantu proses pencernaan menjadi dialihkan untuk berjalan cepat. Ini dapat membuat jantung bekerja dua kali lipat lebih besar.

Sementara itu, bagi penderita diabetes dibutuhkan waktu yang lebih lama sebelum mulai jalan kaki setelah makan, yaitu satu atau dua jam. Hal ini untuk menunggu saat insulin dan kadar gula darahnya menurun tetap. Karena jika langsung berjalan, hal itu akan mengacaukan kerja dari insulin dalam mengatur kadar gula darah.

Menurut Andrew Reynolds, peneliti dari Universitas Otago, Selandia Baru, dengan menerapkan kebiasaan tersebut secara rutin, diabetes akan bisa dicegah. Jalan kaki setelah makan mampu menurunkan kadar gula darah sebesar 12 hingga 22 persen.

Jim Mann, profesor Universitas Otago, juga mengungkapkan bahwa glukosa pasca makan sudah sejak lama dipercaya sanggup mengelola diabetes tipe dua.

Beberapa sumber terperaya juga mengatakan, berjalan setelah makan dapat bermanfaat membakar kalori, memperlancar aliran darah, dan masih banyak lagi. Maka dari itu, jangan malas lagi untuk bergerak, minimal berjalan kaki saja.[]

Editor: Bonifasius Sedu Beribe

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Mulai Sekarang, Jauhi Minuman Manis Jika Tak Mau Mati Muda

Image

Gaya Hidup

Risiko Gula Darah Tinggi dan Gula Darah Rendah

komentar

Image

1 komentar

Image
Andika Eka Wardana

thanks buat infonya

terkini

Image
Gaya Hidup

Akhir Pekan, Yuk Berburu Paket Wisata Luar Negeri Murah di BNI & JAL Travel Fair 2019

Paket murah ke Amerika, Kanada dan Eropa juga tersedia

Image
Gaya Hidup

Traveloka Sambungkan 3 Kota Destinasi Impian para KPopers

Lagi-lagi karena pengaruh musik K-Pop

Image
Gaya Hidup

Ini Alasan Mengapa Kue-kue di Paris Begitu Lezat

"Itu cara yang bagus untuk mengetahui bahwa mereka membuatnya dengan cinta," kata Metayer

Image
Gaya Hidup

Fakta! Sangat Sedikit Wanita yang Mau Mendonorkan Darahnya

Alasannya selalu soal akan, sedang atau baru saja menstruasi

Image
Gaya Hidup

Ini Tipe Parenting dari Garis Keras hingga Bebas

"Itu membantu anak-anak menjadi mandiri dan otonom"

Image
Gaya Hidup

Ini Posisi Yoga yang Mampu Meningkatkan Kehidupan Seksmu

Gaya Supine Hamstring Stretch membuatmu tidak cepat lemah

Image
Gaya Hidup

Singkirkan Gawai, Mendongenglah untuk si Kecil Sebelum Bobo

Murti Bunanta: Sepatutnya, cerita rakyat Nusantara tidak digantikan oleh kehadiran film

Image
Gaya Hidup

Baru! Traveloka Hadirkan Fitur Penerbangan Multi-kota

Traveloka didukung Bank Mandiri, memberikan potongan harga hingga 2 juta rupiah

Image
Gaya Hidup

Bikin Fresh dan Turunkan Stres, 7 Tanaman Ini Cocok Hiasi Meja Kerjamu

Pilih tanaman yang tidak membutuhkan perawatan rumit

Image
Gaya Hidup

Ultah ke-28, Tupperware Gelar Donor Darah di 141 Titik di Indonesia

Aksi 'A Drop For Hopes-1 Aksi untuk 28 Kebaikan' diadakan serentak 15-20 Juli 2019

trending topics

terpopuler

  1. Yunarto Sedih Karya yang Disebut Anies 'Luar Biasa' Dibongkar

  2. Bikin Merinding, Bocah 4 Tahun Asal Australia Ini Mengaku Reinkarnasi Putri Diana

  3. Soal Bambu Getah Getih Anies, Komut Adhi Karya: Benda Paling Menganggu Akhirnya Dibongkar

  4. Cerita Kakek 94 Tahun Asal Indonesia Diundang Raja Salman ke Tanah Suci

  5. Perobohan Bambu Getah Getih, Tsamara: Setengah Miliar Dikeluarkan dan Kini Hancur

  6. Sang Ibunda Tak Kecewa Atas Beredarnya Foto Syur Cinta Laura

  7. Ustaz Tengku Zulkarnain Cuitkan Soal Pengemplang Pajak, Ditanggapi DJP Eh Dihapus

  8. Anyaman Bambu Seharga Rp550 Juta Dibongkar Karena Rusak, PDIP: Dulu Katanya Tahan Lama!

  9. Kritik Pedas Syamsuddin Haris Hasil Kerja TPF Novel: Bagaimana Kita Percaya Jenderal Polisi Bisa Pimpin KPK

  10. 13 Korban Tewas Akibat Bentrokan di Mesuji Akan Dimakamkan oleh Pihak Keluarga

fokus

Menggapai Haji Mabrur
Mencari Tempat Baru
Problematika Narkotika

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Rekonsiliasi yang Tak Direstui

Image
Achmad Fachrudin

Menimbang Visi Indonesia Baru

Image
Ilham M. Wijaya

Menyiapkan Kota Sadar Bencana

Image
Abdul Aziz SR

Parlemen Hasil Pemilu 2019

Wawancara

Image
Hiburan

Mengaku Terpaksa, Vivi Paris Beberkan Kronologi Dibohongi Sandy Tumiwa Hingga Akhirnya Nikah Siri

Image
Hiburan

Hakim Vonis Bebas Kriss Hatta, Ini Tanggapan Hilda Vitria

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik