image
Login / Sign Up

6 Penyakit Berbahaya Ini Ancam Pelaku Seks Bebas

Citra Puspitaningrum

Image

Bergonta-ganti pasangan rentan menyebarkan penyakit yang bisa menular lewat hubungan seksual | Elite Daily

AKURAT.CO, Sabtu (5/1) lalu, dua orang selebriti Indonesia sempat dikabarkan terjerat kasus prostitusi. Hal ini kembali mencuatkan isu perilaku seks bebas di Indonesia. Meski hubungan intim menjadi hak pribadi masing-masing, setidaknya kita harus mewaspadai ancaman kesehatan di balik perilaku ini.

Seks memang bagus untuk kesehatan. Namun, jika bergonta-ganti pasangan, ada risiko penyakit tertentu yang mengintai di belakangnya. Apalagi, ada beberapa jenis penyakit yang tak bisa disembuhkan.

Dilansir oleh AKURAT.CO dari WebMD, inilah 5 penyakit yang rentan tersebar lewat seks bebas.

baca juga:

1. HIV/AIDS

Seks bebas sangat riskan menyebarkan virus HIV. Infeksi virus ini akan melemahkan daya tahan tubuh.

Kebanyakan orang tak mengalami gejala apa-apa sampai bertahun-tahun. Namun, ada juga yang mengalami gejala seperti flu setelah satu atau dua bulan terserang virus ini. Gejala itu meliputi, kelenjar membengkak, demam, sakit kepala, dan cepat lelah. Tak hanya itu, sariawan juga kerap muncul di mulut.

Pengidap HIV biasanya mengonsumsi obat dari dokter untuk menekan perkembangbiakan virus di dalam tubuh. Obat itu juga dikombinasikan dengan obat antivirus untuk mencegah HIV berkembang menjadi AIDS. Namun, yang pasti, penyakit ini hingga kini belum bisa disembuhkan.

2. Hepatitis B

Cairan kelamin saat berhubungan intim rupanya juga menjadi sarana penyebaran virus hepatitis B yang bisa menyebabkan kerusakan hati.

Banyak orang yang tak merasakan gejala awalnya selama bertahun-tahun. Mereka baru merasakan gejala selanjutnya berupa mual, sakit perut, air kencing berwarna gelap, cepat lelah, kulit atau mata menguning. Infeksi yang sudah kronis menyebabkan sirosis dan kanker hati.

Belum ada obat untuk menyembuhkan penyakit ini, tetapi obat tertentu bisa menjaga kestabilan virus ini. Tak hanya itu, kini sudah ada vaksin untuk mencegah hepatitis B.

3. Herpes tipe 2

Penyakit ini disebabkan oleh virus HSV-2 lewat hubungan intim dan sentuhan langsung pada bagian tubuh yang terinfeksi virus ini.

Gejalanya berupa kulit melepuh yang berisi cairan dan adanya luka yang terasa nyeri pada bagian kelamin, pangkal paha, dubur, atau pantat. Selain itu, perlu diwaspadai juga penyebaran penyakit ini ke bibir lewat hubungan oral.

Hingga saat ini belum ada obat yang bisa menyembuhkan herpes. Biasanya pasien hanya diberi obat antivirus untuk mencegah semakin meluasnya penyebaran virus pada tubuh.

4. Klamidia

Klamidia menjadi penyakit menular seksual yang paling sering terjadi. Penyakit ini bisa menyebabkan infertilitas atau mandul bila tak segera diobati. Sayangnya, pengidapnya kerap tak menyadari telah menderita penyakit ini lantaran tak ada gejala awal yang menonjol. Parahnya lagi, penyakit ini bisa menginfeksi dubur dan tenggorokan.

Umumnya, penderitanya, baik pria maupun wanita, merasakan panas di alat kelamin, keluar nanah dari alat kelamin, sakit saat buang air kecil dan saat berhubungan intim.

Penyakit ini harus segera diobati dengan antibiotik dari dokter.

5. Kencing nanah

Kencing nanah atau 'gonorrhea' sangat mudah tersebar melalui hubungan seks. Jika tak segera diobati, penyakit ini bisa mengakibatkan infertilitas atau mandul baik pada pria maupun wanita.

Awalnya, pengidapnya merasakan panas seperti terbakar saat buang air kecil atau keputihan. Namun, seringkali penyakit ini tak menunjukkan gejala awal.

Infeksi penyakit ini bisa diatasi dengan pemberian antibiotik dari dokter.

6. Sipilis

Sipilis atau raja singa jarang menunjukkan gejala awal pada pengidapnya. Jika tak segera diobati, penyakit ini bisa mengakibatkan kelumpuhan, kebutaan, bahkan kematian.

Awalnya, pengidapnya mengalami nyeri dan rasa kaku di bagian kelamin atau anus. Semakin lama, muncul ruam pada telapak kaki, telapak tangan, atau bagian tubuh lainnya yang bisa dilihat. Tak hanya itu, kelenjar di dalam tubuh juga ikut membengkak, demam, rambut rontok, dan tubuh cepat lelah. Di tahap akhir, penyakit ini akan merusak organ dalam seperti hati, otak, ginjal, saraf, dan mata.

Serupa dengan kencing nanah, sipilis juga bisa diobati dengan antibiotik dari dokter.[]

Editor: Ghendhiz A.

Sumber:

berita terkait

Image

Gaya Hidup

5 Alasan Mengapa Kamu Harus Berhubungan Seks Tiap Hari

Image

Gaya Hidup

Wow! Mayoritas Perempuan Ingin Bercinta di Ruang Publik

Image

Gaya Hidup

Kunci Bahagiakan Istri: Bicara Jorok dan 'Pelan-pelan Saja'

Image

Gaya Hidup

Amanda Ahola Kejar Kepuasan Seks dengan Operasi Plastik

Image

Gaya Hidup

Ini Alasan Mereka Mau Jadi PSK

Image

Gaya Hidup

Idiih! Kelainan Seks, Endo Curi dan Endus 70 Pasang Sepatu

Image

Gaya Hidup

Sepakat atau Tidak Soal Pendidikan Masturbasi untuk Anak?

Image

Gaya Hidup

Amsterdam Masih Jadi Ibukota Bisnis Wisata Seks Dunia

Image

Gaya Hidup

Seks Bisa Meningkatkan Denyut Jantung

komentar

Image

1 komentar

Image
ayunda reza

Makanya nikah dulu🙈

terkini

Image
Gaya Hidup

Kenyang! Jumbonya Nougat di Ropang OTW

Yakin makan sendiri?

Image
Gaya Hidup

Sering Tak Bergejala, Yuk Lebih Kenali Batu Ginjal

"Batu ginjal bisa dihancurkan, dan keluar melalui saluran kencing"

Image
Gaya Hidup

Nongkrong Asyik Ditemani Roti Panggang di Ropang OTW

Roti dan selainya buatan sendiri

Image
Gaya Hidup

Faktor Psikososial Jadi Pemicu Hipertensi, Ini Penjelasannya

Cara mengatasinya sesimpel ini saja

Image
Gaya Hidup

Khawatir Kecanduan Pornografi? Ini 5 Tips Mengalihkan Pikiran Mesum

Pikiran mesum yang ada di otak hanya bisa dikendalikan oleh diri kita sendiri

Image
Gaya Hidup

Meghan Markle Santai dengan Topi dan Sneakers di Bandara

Adidas sangat beruntung sepatunya dipakai anggota kerajaan

Image
Gaya Hidup

Akhirnya Slank Punya Kafe

Nama menunya dari judul-judul lagu Slank

Image
Gaya Hidup

Ketahui Obat-obatan yang Bisa Bikin Darah Tinggi

Termasuk pil KB dan obat kontrasepsi

Image
Gaya Hidup

Walau Banyak Konflik, Palestina Masih Jadi Idaman Turis Indonesia

Turis indonesia doyan belanja

Image
Gaya Hidup

Benarkah Menderita Hipertensi Miliki Gejala Sakit Kepala? 

Ada pemahaman yang keliru selama ini

trending topics

terpopuler

  1. Balas Budiman Sudjatmiko, Dahnil: Receh Banget Komentarmu Om

  2. Intimidasi dari Peserta Munajat 212, Pengamat: Hentikan Kekerasan terhadap Jurnalis!

  3. Ruhut Sitompul: Sudirman Said Dicopot sebagai Menteri Karena Tidak Punya Prestasi

  4. Netizen ke Jimly Asshiddiqie yang Maju Jadi Legislator: Tapi Sayang Ya, Jejak Digital Bapak Tidak Dukung 212

  5. Masih Lajang di Usia 40 Tahun, 7 Aktris Korea Ini Tampak Awet Muda

  6. Puisi Neno Warisman Diperbincangkan, Teddy: Diduga Kuat Mengancam Allah

  7. 19 Tahun Tak Terdeteksi, Ternyata WinRAR Menyimpan Bug Berbahaya

  8. Pujian Buat Susi Soal Kapal Andrey Dolgov, Fans: Dahsyat Bu, yang Masih Bilang Pencitraan Kasih Dia Sambel Jengkol

  9. 8 Potret Paundrakarna, Cucu Soekarno yang Jadi Artis

  10. 5 Potret Kaesang Temani Presiden Jokowi Jenguk Ani Yudhoyono, Salfok sama Badannya

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019

kolom

Image
Dr. Idham Holik

Mengenal Polling Palsu Pemilu

Image
Ujang Komarudin

Saling Serang Pasca Debat

Image
Ilham M. Wijaya

Peluang dan Tantangan KPBU Properti

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Panggung Debat Kedua Milik Jokowi

Wawancara

Image
Hiburan

Dik Doang: Aku Sedang Berjalan di Kesunyian

Image
Iptek

Debat Pilpres 2019

Ahmad Agus Setiawan: ‘Milenial Lebih Cepat Beradaptasi pada Sisi-sisi Tertentu, Terutama Digital’

Image
Hiburan

Cerita Egy Fedly Saat Pandangan Pertama Menjemput Jodoh

Sosok

Image
Ekonomi

Mengagumkan! Ibu Empat Anak Ini Ternyata Jack Ma-nya Rusia

Image
News

5 Pejabat Ini Rajin Sempatkan Berolahraga di Sela Kesibukan Urus Negara

Image
News

10 Potret Budi Djiwandono, Keponakan Prabowo yang Mencuri Perhatian