image sampah 3
Login / Sign Up

Penggagas Kampung Budaya Polowijen Beberkan Manfaat Permainan Tradisional

Bonifasius Sedu Beribe

Image

Isa Wahyudi atau yang akrab dengan nama Ki Demang sebagai pembicara di Malang | Dok. KBP

AKURAT.CO, Penggagas Kampung Budaya Polowijen (KBP) Malang, Isa Wahyudi, mengakui, keberadaan permainan tradisional sebagian sudah jarang dimainkan, untuk tidak mengatakan punah.

Bahkan, ada permainan tradisional yang benar-benar sudah tidak dikenal lagi oleh generasi sekarang. Meski demikian, masih ada permainan tradisional yang bertahan hingga saat ini.

Indonesia memiliki kurang lebih 2.600 permainan tradisional yang merupakan permainan rakyat yang tersebar di berbagai daerah Nusantara. Adanya perkembangan teknologi informasi membawa implikasi pada anak-anak yang lebih meminati permainan online via internet atau smartphone (selular pintar) ketimbang permainan tradisional.

baca juga:

Ki Demang, sapaan akrab Isa Wahyudi, membeberkan sejumlah manfaat permainan tradisional. Kata Ki Demang, permainan tradisional sarat nilai-nilai kegotongroyongan yang merupakan medium pendidikan yang baik.

“Sebab, permainan ini menggunakan banyak gerakan yang menjadi dasar permainan tradisional antara lain, gerak tubuh (berlari dan meloncat); gerak dalam menjalin kontak sosial (berkejar-kejaran); gerak berdasarkan perhitungan dan kecekatan (melempar dengan tepat dan menghitung jarak),” kata Ki Demang saat berbicara dalam Kajian Multidisipliner dengan tema ‘Pengembangan Permainan Tradisional dalam Membangun Industri Kreatif Masyarakat’ yang digelar oleh Lembaga Kebudayaan Universitas Muhammadiyah Malang, Kamis, (27/12).

Selain itu, lanjutnya, permainan tradisional memiliki fungsi pengembangan seperti, pengembangan mental, sosial, kreativitas, moral dan edukasi intelektual.

“Sekali lagi, permainan tradisional mengedepankan nilai gotong royong. Sehingga, permainan ini memiliki fungsi sebagai media belajar yang komunikatif,” ujarnya.

Ditegaskan Ki Demang, nilai kegotongroyongan itu relevan dengan Pancasila sebagai ideologi bangsa yang tertuang pada sila kelima butir pertama. Dalam konteks inilah, permainan tradisional sangat baik untuk pembinaan budaya bangsa dalam kehidupan bermasyarakat yang nilai gotong royong semakin berkurang.

“Dengan demikian, permainan yang menanamkan nilai-nilai kegotongroyongan yang cukup potensial ini perlu dibina dan dikembangkan secara sadar melalui program pendidikan sebagai unsur pendukung materi pelajaran olahraga,” pungkasnya.[]

Editor: Riandar Fata Hudaya

Sumber:

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Unik! Para Penari Cilik Telusuri Jejak Topeng Malang Gagrak Semeru

Image

Gaya Hidup

Disbudpar Latih Pokdarwis Kampung Tematik Kota Malang 

Image

Gaya Hidup

Hari Tari Sedunia, Anak-anak Polowijen Menari 5 Jam

Image

Gaya Hidup

Ritual Doa Topeng Nusantara, Cara Kampung Budaya Polowijen Peringati Hari Tari Sedunia

Image

Gaya Hidup

Ini Karakteristik Topeng Cirebon dan Topeng Malang

Image

Gaya Hidup

Cirebon Telusuri Jejak Topeng Panji di Polowijen

Image

Gaya Hidup

Kampung Budaya Polowijen

Festival Mendongeng di Tengah Era Digital

Image

Gaya Hidup

Sanjungan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila kepada Kampung Budaya Polowijen

Image

Gaya Hidup

Kampung Budaya Polowijen jadi Cross Culture Performance 12 Negara Kawasan Asia-Pasifik

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Dukung Traveloka Xperience, Kemenpar Harap Ada Kenaikan Jumlah Wisman

Traveloka makin lengkap, sampai jajal destinasi wisata

Image
Gaya Hidup
Culinary Network

Txoko Bikin Jaksel Rasa Spanyol

Kebiasaan masyarakat Basque Country dibawa ke sini

Image
Gaya Hidup

Terkuak Cara Cantik dan Sehat Meghan Markle

Meghan adalah koki hebat

Image
Gaya Hidup

Ajak Anak Berlibur ke Jakarta Aquarium dengan Serangkaian Kegiatan Seru Ini

Si kecil bisa menyentuh ikan hiu, loh!

Image
Gaya Hidup

Pengelola Gunung Rinjani Tolak Wacana Wisata Halal: Pemisahan Pendaki Pria-Wanita

"Kami sampaikan bahwa program tersebut tidak akan kami laksanakan"

Image
Gaya Hidup

Extension Bulu Matamu Cepat Rontok?

Kurangi make up berbahan oil di area mata

Image
Gaya Hidup

Kontroversial, Ini Alasan KPAI Dukung Sistem Zonasi Sekolah

Lebih dekat dengan rumah

Image
Gaya Hidup

Meriahkan HUT Jakarta, Traveloka Beri Promo Diskon 49%

Masuk Dufan dan TMII hanya setengah harga

Image
Gaya Hidup

Anak Masih Takut Disunat?

Ada teknik anastesi tanpa suntik

Image
Gaya Hidup

Priyanka Chopra dan Jalanan New York dengan Gaun Oranye Belasan Juta

Chopra cukup seksi

trending topics

terpopuler

  1. Jelaskan Terkait DPT, Hakim Konstitusi Minta Agus Maksum Tak Gunakan Diksi 'Manipulatif atau Siluman'

  2. Stang Dikunci ke Kanan, Motor Honda Beat Digondol Maling dalam Hitungan Detik

  3. 5 Fakta I Wayan Sudirta, Kuasa Hukum Paslon 01 yang Aktif di Kegiatan Sosial

  4. Momen Hakim MK Ancam BW: Pak Bambang Stop, kalau Tidak Saya Minta Keluar!

  5. Polemik Reklamasi, Ahok: Anies Gubernur Pintar Ngomong

  6. KPU Tak Tanggapi Kesaksian Saksi Prabowo Karena Dinilai Tak Relevan

  7. Film ini Harusnya Tidak Berjudul Aladdin

  8. Ketua Serikat Pekerja Pertamina Sebut Karen Agustiawan Korban Kriminalisasi

  9. 7 Potret Hangat Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat Bersama Istri

  10. Misteri Isi Amplop Cokelat dari Saksi Tim Prabowo-Sandi kepada Hakim MK

fokus

Sampahmu
Demam Vapor
Jalan Pulang

kolom

Image
Ujang Komarudin

MK dan Narasi Kecurangan

Image
Rozi Kurnia

Film ini Harusnya Tidak Berjudul Aladdin

Image
M. Rifki Fadilah

Jalan Terjal Rezim Bunga Murah

Image
Achmad Fachrudin

Menguak Tabir Kerusuhan 21-22 Mei

Wawancara

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Potensi Zakat Indonesia Capai Rp200 Triliun, Sayangnya Masih Sekadar Potensi

Image
Video

VIDEO Ketika Islam Menjadi Pedoman Hidup Dude

Sosok

Image
Ekonomi

Mengenal Sosok Warrenn Buffet-nya Indonesia

Image
Hiburan

8 Potret Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Dampingi Jokowi, Resmikan Tol hingga Touring

Image
News

Jadi Sorotan, 5 Fakta Arief Hidayat Hakim Mahkamah Konsistusi Sidang Sengketa Pilpres 2019