image
Login / Sign Up

Ngeri, Bulu Mata Ternyata Bisa Berkutu

Citra Puspitaningrum

Image

Ada dua jenis tungau yang biasa hidup di bulu mata, yaitu Demodex folliculorum dan Demodex brevis | Women's Health

AKURAT.CO, Kutu di rambut kepala sudah pasti sangat mengganggu. Namun, apa jadinya kalau kutu itu 'pindah' ke bulu mata? Tentu lebih mengerikan lagi. Dilansir dari Women's Health, ternyata ada dua jenis kutu, atau lebih tepatnya tungau, yang hidup di bulu mata.

Namun, jangan panik dulu. Menurut Howard R. Krauss, ahli bedah neuro-ophthalmologi di Providence Saint John's Health Center, tungau bulu mata ini sebenarnya bukanlah hal yang aneh, bahkan bisa dikatakan normal.

Tungau bernama ilmiah Demodex folliculorum dan Demodex brevis ini menyebar dari satu orang ke orang lainnya dan hidup di area wajah, terutama di sekitar folikel bulu mata dan di situlah mereka bertelur. Mereka makan cairan, sebum, dan minyak yang dikeluarkan seseorang lewat pori-pori wajah dan kelenjar di sekitar mata.

baca juga:

Perlu diketahui, ada orang-orang yang punya lebih banyak tungau, terutama mereka yang punya kulit berminyak dan suka langsung tidur tanpa membersihkan makeup lebih dulu.

Tungau itu juga bisa berpindah ke kulit saat mata teriritasi karena mata yang sedang iritasi akan mengeluarkan lebih banyak cairan.

Namun, jangan buru-buru bercermin untuk memeriksa apakah ada tungau di mata kita atau tidak. Pasalnya, tungau ini tak bisa dilihat dengan mata telanjang.

Ada kondisi tertentu yang membuat seseorang rentan terkena tungau itu. Mereka yang menderita blepharitis (inflamasi di kelopak mata yang menyebabkan mata berair, kemerahan, gatal, atau kering) atau alergi kemungkinan besar punya lebih banyak tungau bulu mata karena mata mengeluarkan cairan berlebih.

Selain itu, wanita juga punya lebih banyak tungau bulu mata daripada pria karena faktor hormonal. Orang tua juga punya tungau ini lebih banyak dibandingkan orang yang lebih muda.

Mendengar kata tungau, tentu membuat kita risih. Tungau bulu mata ini sebenarnya merupakan hal yang normal dan tak perlu dikhawatirkan. "Menurutku tak perlu panik dengan tungau itu, tetapi jangan abaikan hal-hal yang membuat mereka tertarik, seperti iritasi, inflamasi, dan cairan berlebih," kata Krauss.

Itu sebabnya, jika Anda mengalami blepharitis, kompres mata Anda dengan kain lembab yang hangat selama beberapa menit. Kain yang lembab dan hangat itu akan memudahkan menyeka kotoran yang terbentuk di sekitar mata. Kompres itu pun akan membantu mengurangi sekresi yang bisa membawa bakteri penyebab kelopak mata bengkak dan iritasi. Artinya, makin sedikit keluarnya cairan kelenjar, makin sedikit pula tungau yang hidup di bulu mata karena makanannya pun makin berkurang.

Namun, jika iritasi tak juga mereda, sebaiknya periksakan diri ke dokter. Tungau itu memang bukanlah sebuah masalah, tetapi mata berair dan penuh kotoran bisa menandakan masalah yang lebih serius. []

Editor: Dian Dwi Anisa

Sumber:

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Melihat Desa Cantik yang Terisolasi di Kutub Utara

Image

News

Pemanasan Global, Perilaku Beruang Kutub Semakin Agresif dan Mengancam Warga

Image

Olahraga

Bayern Muenchen 3-1 Schalke 04

Kalahkan Schalke, Bayern Pangkas Jarak dengan Dortmund

Image

Gaya Hidup

Ini Nutrisi Terbaik untuk Kesehatan Mata

Image

Gaya Hidup

5 Cara Mudah Atasi Bintitan dengan Bahan yang Ada di Rumah

Image

Iptek

Sejak 1979, Antartika Kehilangan Enam Kali Lebih Banyak Es Setiap Tahun

Image

Gaya Hidup

5 Cara Hilangkan Kantung Mata dengan Bahan Alami

Image

Gaya Hidup

Buah Plum Efektif Mengecilkan Perut dalam Waktu Singkat

Image

Gaya Hidup

Meski Sering Tidur, 5 Alasan Kenapa Mata Tetap Terlihat Lelah

komentar

Image

1 komentar

Image
ica juniyanti

serem juga ya berkutu hahaha

terkini

Image
Gaya Hidup

Shishi-Iwa, Penginapan Berkonsep Alam dalam Hutan di Jepang

Punya 250 pohon di sekitarnya

Image
Gaya Hidup

Ada yang Baru di Kota Tua

Berapa harga tiket masuknya?

Image
Gaya Hidup

Bagaimana Soal Demam Berdarah di Papua?

Cairan melation di banyak kabupaten sudah habis

Image
Gaya Hidup

Sejak Umur Berapa Anak Boleh Makan Cokelat?

Puding pisang juga bagus untuk si kecil

Image
Gaya Hidup

Sudah Serang 159 Warga, Tangerang Makin Rawan DBD

6 kecamatan di Tangerang yang rawan DBD

Image
Gaya Hidup

Cokelat Bisa Cegah Penyakit Jantung? Ini Kata Ahli

Lihat takarannya berikut ini

Image
Gaya Hidup

Parah! 464 Penderita HIV/AIDS di Tangerang Didominasi Homoseksual

Usianya rata-rata 17-20 tahun

Image
Gaya Hidup

Besok Jadi Moderator Debat, Intip Persiapan Fisik Tommy Tjokro

Dia juga rutin minum air putih dan istirahat yang cukup

Image
Gaya Hidup

Agar Gigi Anak Tak Rusak karena Sering Makan Cokelat, Begini Caranya

Coba pakai cara ini

Image
Gaya Hidup

Bolehkan Anak Banyak Makan Cokelat Tiap Hari?

Berapa takaran normalnya per hari?

trending topics

terpopuler

  1. Jarang Terekspos, 10 Kemesraan Romy Rafael dan Istri yang Harmonis

  2. Cak Imin: Gara-gara Uninstall Saya Jadi Kerepotan

  3. Prabowo Tidak Pamer Salat Jumat, Tengku: Khawatir Massa Histeris Ingin Menyalami

  4. CEO Persija: Perempuan yang Dilecehkan Simic dari Indonesia

  5. Pramono Anung Sebut Jokowi Telah Menerima Permintaan Maaf CEO Bukalapak

  6. Pendiri Bukalapak Sebut 'Presiden Baru', Rian Ernest: Menurutku Dia Sudah Jelas Dukung 02

  7. Ada yang Baru di Kota Tua

  8. Ketua BTP Mania Dipolisikan Alumni 212, Fahri Hamzah: Ahok Kembali Jadi Masalah

  9. Fahri Hamzah: Debat Pilpres Kedua Harus Ungkap Siapa Mereka Sebenarnya

  10. 'Skenario' Ahok Gantikan Ma'ruf Amin, Rustam: Pikiran Konspiratif yang Merendahkan

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Menanti Kejutan Debat Kedua

Image
Hervin Saputra

Al Araibi: Olahraga, Politik, atau Hak Asasi Manusia?

Image
Cosmas Kopong Beda

Masihkah Sepak Bola Modern Membutuhkan Kapten Ikonik?

Image
Cosmas Kopong Beda

The Blues (Harus) Bersabar dengan Kerja Maurizio Sarri

Wawancara

Image
Hiburan

Cerita Egy Fedly Saat Pandangan Pertama Menjemput Jodoh

Image
Olahraga

Susy Susanti

"Sekarang Saatnya Pemain Putri Mengubah Mindset"

Image
Hiburan

Kekecewaan Egi Fedly Terkait Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak

Sosok

Image
News

Dari Ketemu Raisa hingga Pejuang Kanker, 10 Potret Sutopo Purwo yang Menginspirasi

Image
Hiburan

Ingin Sukses Jadi Youtuber seperti Jess No Limit? Berikut Tipsnya!

Image
Olahraga

Valentino Rossi

Rossi, Sosok yang Penuh Perhatian dan "Kepala Dingin"