image
Login / Sign Up

Kayong Utara Tandatangani Wajib Kerja Dokter Spesialis

Bonifasius Sedu Beribe

Image

Ilustrasi Dokter Menulis | ISTIMEWA

AKURAT.CO, Pemerintah Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, yang diwakili Wakil Bupati, Effendi Ahmad, menandatangani nota kesepahaman program Wajib Kerja Dokter Spesialis (WKDS) dengan Kementerian Kesehatan guna memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan di wilayah itu.

"Kami sangat mendukung dan terbantu dengan program ini karena dokter spesialis yang kita butuhkan bertambah," ujar Wabup Effendi Ahmad saat dihubungi di Jakarta, Jumat, (7/12).

Ia juga berharap agar tenaga medis yang ditugaskan nanti bisa memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal kepada masyarakat. Kayong Utara yang juga masih membutuhkan tenaga medis tambahan akan terus diakomodasi oleh Kemenkes.

baca juga:

Sementara, Direktur RSUD Sultan Muhammad Jamaluddin I, dr Maria Fransisca, mengatakan, program dari Kemenkes ini sangat membantu pemerintah daerah sehingga setiap rumah sakit di daerah terbantu dalam mendatangkan atau mengadakan dokter spesialis yang dibutuhkan.

"Sampai saat ini permasalahan di daerah adalah mendapatkan dokter spesialis, terutama bagi daerah tertinggal, perbatasan dan pulau terluar seperti Kayong Utara," ungkap Sisca.

Ia juga menjelaskan, kalau dulu para dokter spesialis setelah menyelesaikan kuliahnya bebas memilih rumah sakit. Namun dengan adanya program ini mereka wajib mengikuti dan mengabdikan ilmunya untuk daerah.

Selain itu, pihaknya juga telah mengajukan permintaan tenaga medis tersebut. Kemudian pihak Kemenkes melakukan visitasi di rumah sakit.

"Sebelumya mereka (Kemenkes) datang untuk melihat kesiapan kita, untuk mendatangkan dokternya. Seperti fasilitasnya sebagai dokter, sarana dan prasarana, kemudian hak-haknya yang bisa diberikan kepada mereka," kata Sisca.

Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (PSDM) Kementerian Kesehatan, Usman Sumantri, mengatakan, program ini dilakukan dalam rangka upaya pemerataan dokter spesialis di seluruh Indonesia.

Tujuan dari Nota Kesepahaman ini dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan spesialisasi di daerah melalui WKDS sehingga dapat meningkatkan akses masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan spesialistik.

"Dalam Undang-Undang negara kita, tentang kesehatan, ditegaskan bahwa setiap orang mempunyai hak yang sama dalam memperoleh akses atas sumber daya di bidang kesehatan dan memperoleh pelayanan kesehatan yang aman dan terjangkau," kata Usman.[]

Editor: Irma Fauzia

Sumber:

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Hari Kanker Anak Sedunia 2019

Banyak yang Berobat ke Luar Negeri, Bagaimana Penanganan Kanker Anak di Indonesia?

Image

Gaya Hidup

Dokter Bedah Spesialis Bicara Soal Kanker Usus Seperti pada Mendiang Istri Ustaz Maulana

Image

News

Pelamar Sedikit, 24 Formasi CPNS di Banten Tak Terisi

Image

Gaya Hidup

Pentingkah Dokter Khusus Spesialis Penerbangan Selama Perjalanan Udara?

Image

Gaya Hidup

30 Warga dan 1 Orang Dokter Spesialis Anak Positif DBD di Barito Utara

Image

Gaya Hidup

Ahli Radiologi Belum Merata di Indonesia, PTM Makin Mengancam

Image

Gaya Hidup

Air Daun Sirih Bisa Mengatasi Iritasi Mata, Asalkan...

Image

Ekonomi

Pertamina Komitmen Selesaikan 150 Titik Penyalur BBM Satu Harga

Image

Gaya Hidup

Hindari Iritasi Mata, Dokter Ini Anjurkan Jangan Pakai Soflens

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Hoax Berkontribusi Tambah Angka Kematian Penderita Kanker

Jangan percaya penjual obat

Image
Gaya Hidup

Bupati Sangihe Minta Warga Hentikan Sampah Plastik

Warga diminta tak pakai kantong plastik saat berbelanja

Image
Gaya Hidup

Seks Bisa Bikin Tidurmu Lebih Nyenyak

"Saling memuaskan sebelum tidur meningkatkan suasana hati"

Image
Gaya Hidup

Radio Panglima Besar Soedirman 'Mejeng’ di Museum Kota Bandung

Digunakan sekitar tahun 1940-an

Image
Gaya Hidup

Waspada! Stroke Sudah Mulai Ancam Usia Belasan

18 tahun sudah bisa kena stroke

Image
Gaya Hidup

Rakornas dan Workshop HIMPAUDI Wujudkan PAUD Berkualitas

Stunting dan sarapan anak juga menjadi fokus

Image
Gaya Hidup

Nasib Halmahera Selatan yang Tak Punya Dokter di Puskesmas

Penyakit susah sembuh

Image
Gaya Hidup

Bangka Selatan Targetkan Tekan 30 Persen Sampah

Bank sampah dimaksimalkan

Image
Gaya Hidup

Aceh Tengah Berjuang Tekan Angka Penderita Bibir Sumbing

Banyak penderita bibir sumbing di Dataran Tinggi Gayo

Image
Gaya Hidup

Kulon Progo Aktif Berantas Nyamuk Perangi DBD

"Dinkes dan Puskesmas merupakan garda depan dalam penanggulangan DBD"

trending topics

terpopuler

  1. Kenyang! Jumbonya Nougat di Ropang OTW

  2. Dahnil Banjir Sindiran, Penulis Buku: Emang Jalan Raya Bentuknya Lurus Kayak Jalanan Babi?

  3. Ketimun Berceceran di Bioskop, Warganet Gagal Paham

  4. Diduga Langgar Kampanye, Timses Jokowi Sesalkan Anies Izinkan Acara Munajat 212

  5. Tanggapi Sudirman Said, Said Didu Sebut Negosiasi Freeport Hanya Target Politik

  6. Bimbim Slank Akui Sudah Tinggalkan Narkoba, Alkohol dan Nikotin, Tapi...

  7. Meski Kalahkan Myanmar, Malaysia Tetap Gagal ke Semifinal

  8. Mengagumkan! Ibu Empat Anak Ini Ternyata Jack Ma-nya Rusia

  9. Presiden Erdogan dengan Lantang Usir IMF dari Turki

  10. Redmi 7 Pro Rilis 28 Februari, Harganya Rp3,3 Jutaan

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019

kolom

Image
Dr. Idham Holik

Mengenal Polling Palsu Pemilu

Image
Ujang Komarudin

Saling Serang Pasca Debat

Image
Ilham M. Wijaya

Peluang dan Tantangan KPBU Properti

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Panggung Debat Kedua Milik Jokowi

Wawancara

Image
Hiburan

Dik Doang: Aku Sedang Berjalan di Kesunyian

Image
Iptek

Debat Pilpres 2019

Ahmad Agus Setiawan: ‘Milenial Lebih Cepat Beradaptasi pada Sisi-sisi Tertentu, Terutama Digital’

Image
Hiburan

Cerita Egy Fedly Saat Pandangan Pertama Menjemput Jodoh

Sosok

Image
Ekonomi

Caleg Milenial yang Terdompleng Latar Belakang Keluarganya, Siapa Saja Mereka?

Image
News

Mertua Idaman, 8 Potret Keakraban Aburizal Bakrie dengan Menantu

Image
News

Selalu Saling Dukung, 10 Potret Mesra Sudirman Said dan Istri