image
Login / Sign Up

Benarkah Sengatan Listrik Dapat Sembuhkan Kecacatan Stroke? Ini Penjelasan Pakar

Winnie Fatmawati

Image

dr. Mohammad Kurniawan, Sp. S (K) | AKURAT. CO/ Winnie Fatmawati

AKURAT.CO, Peredaran darah tak lancar atau tersumbat kita ketahui bukan informasi yang baik untuk kesehatan tubuh. Fatalnya bisa membuat stroke, hingga kematian. Jika sudah terjadi kecacatan akibat stroke banyak penderita yang ingin memulihkan keadaan dengan berbagai cara.

Salah satu cara yang sempat viral dalam penanganan kecacatan stroke adalah penggunaan aliran listrik pada rel kereta, dengan berbaring di atas rel.

Kemudian sampai saat ini banyak ditemukan alat yang dijual bebas dengan menempelkan perekat ketubuh kemudian dapat mengalirkan listrik kecil kepada tubuh. Namun memberi tegangan listrik benarkah bermanfaat untuk menangani stroke atau memperlancar aliran darah?

baca juga:

“Seringkali pasien stroke datang terlambat ke rumah sakit, itu membuat angka kecacatannya tinggi sehingga membuat penderita putus asa. Itu hanya upaya seseorang untuk perbaikan, salah satunya dengan mengaliri listrik seperti itu entah dari alat yang peraktis yang sudah banyak tersedia, atau yang pernah viral dengan tiduran di rel kereta,” kata dr. Mohammad Kurniawan, Sp.S (K) yang AkuratHealth temui di Hotel Double Tree, Jakarta, beberapa hari lalu.

Dokter berkaca mata ini menjelaskan, sebenarnya cara alternatif mengaliri listrik belum ada bukti ilmiahnya untuk dapat mengobati stroke. Menurutnya, Kalau jika hal ini disebut terapi, maka harus diikuti dengan bukti ilmiahnya. Kalau bicara dari segi logika, mekanisme penyebab stroke dengan aliran listrik tidak ada kaitannya.

“Jadi bisa kita simpulkan sebenarnya terapi ini tuh tidak bisa kami anjurkan. Kalau ada yang bilang merasa sembuh setelah lakukan terapi ini, tolong bedakan testimony dengan dengan bukti klinis. Kalau testimony bisa saja kebetulan strokenya ringan, terus yang bilang sembuh berapa persen dari yang coba, atau orang tersebut hanya alami gejala pendahauluan stroke, yang paling hanya terjadi 30 menit abis itu memang sembuh spontan,” tambahnya.

Terapi yang dianjurkan sampai saat ini masih yang dipublikasian panduan dari Assosiasi Stroke Indonesia ataupun luar negeri. Rehabilitasi atau terapi diadakan jika sudah terjadi lumpuh separuh badan, kemudian paling baik rehabilitasi atau latihan dilakukan enam bulan pertama sejak terjadi stroke.

“Bisa sembuh apa gak dengan terapi tergantung keterlambatan penanganan, pembuluh darah otak yang besar itu biasanya angka kecacatan lebih tinggi. Jadi ingat ya, diberi aliran listrik seperti pompa jantung? Kalau jantung memang bisa dikejutkan, tetapi stroke tidak. Kebanyakan sel otak itu dengan impuls kimia, bukan dengan listrik. Jadi ini gak ada kaitannya. Informasi ini sama tidak benarnya dengan menusuk ujung jari jika pasien terserang struk,” tutupya.[]

Editor: Bonifasius Sedu Beribe

Sumber:

berita terkait

Image

Gaya Hidup

INFOGRAFIS Perjalanan Kontroversi Terapi Stroke Karya Anak Bangsa

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Bisa Bikin Gigi Lebih Putih, Veneer dan Bleaching Mana Lebih Baik?

Veneer untuk seumur hidup

Image
Gaya Hidup

Maskapai Terbersih Didominasi ‘Besi Terbang’ dari Asia

Maskapai Jepang juara 1

Image
Gaya Hidup

Louis Vuitton Tolak Apapun Tentang Michael Jackson

Ini terkait kasus pelecehan anak

Image
Gaya Hidup

Sam Smith, si Pria Tidak Pede yang Sedot Lemak Saat Umur 12 Tahun

“Saya selalu berjuang soal berat badan setiap hari"

Image
Gaya Hidup

Ratusan Anak di Papua Terancam Tak Ikut UN dan USBN, Ini sikap KPAI

Mereka harus tetap ikut UN

Image
Gaya Hidup

Mengenal Operasi Bariatrik, Solusi Obesitas

Obesitas sudah ditetapkan sebagai penyakit, oleh WHO

Image
Gaya Hidup

Pertama di Bali, Ada Underwater Restaurant

Khusus dinner saja

Image
Gaya Hidup
Kampung Budaya Polowijen

Festival Mendongeng di Tengah Era Digital

"Anak anak bisa lebih dekat dengan orangtua"

Image
Gaya Hidup

Makan Sedikit Tapi Kok Tambah Gemuk? Begini Penjelasannya

makanan dan minuman ringan yang beredar sekarang banyak mengandung kalori yang tinggi.

Image
Gaya Hidup

Rayakan St. Patrick, Kate Middleton Berkilau dalam Balutan Hijau Zamrud

Tak ada habisnya untuk membahas tatanan busana modis yang ditampilkan oleh anggota kerajaan, Kate Middleton.

trending topics

terpopuler

  1. Terpaut Usia 31 Tahun dari Suami, 5 Fakta Wury Estu Handayani Istri Ma'ruf Amin

  2. Diperiksa Bawaslu DKI, Fadli Zon Dicecar 10 Pertanyaan

  3. Tanggapi Ide Sandi Soal e-KTP, Sekjen Kemendagri: Tanpa Disampaikan Sebenarnya Arahnya Kesana

  4. Merasa Dipojokkan, Maulida Protes ke Sunan Kalijaga

  5. Ibu Asal Sragen yang Dibawa-bawa Sandiaga Saat Debat, Akhirnya Bicara

  6. Video Putrinya Dugem Viral, Sunan Kalijaga Langsung Tangkap Penyebarnya

  7. 5 Meme Infrastruktur Langit Karya Warganet Ini Mengocok Perut Banget

  8. Dianggap Nyinyir, Cuitan Ferdinand Soal Infrastruktur Langit Kini Raib

  9. Indra Bruggman Ungkap Penyebab Ayah dan Kakaknya Sampai Meninggal Dunia

  10. BPJS Kesehatan Buka Suara Soal Janji Sandi Uno Hapus Defisit Dalam 200 Hari Kerja

fokus

Kisah Juru Pijat Tunanetra
Teror Masjid Selandia Baru
Di Balik Pakaian Bekas Impor

kolom

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Debat Cawapres: Perang Kartu Sakti

Image
Ujang Komarudin

Menanti Kejutan di Debat Ketiga

Image
Hendra Mujiraharja

Perez Memalingkan Muka dari Mourinho untuk Zidane

Image
Hervin Saputra

Seberapa Kuat "Tradisi Indonesia" di All England?

Wawancara

Image
Iptek

Sepeda Listrik Jadi Polemik, Migo Beri Jawaban!

Image
Gaya Hidup

Chief Company Barbershop

Jatuh Bangun Chief Barbershop di Tangan Fatsi Anzani dan Oky Andries

Image
Hiburan

Dik Doang: Aku Sedang Berjalan di Kesunyian

Sosok

Image
News

Temui Pemulung hingga Warga di Pemukiman Kumuh, 8 Potret Blusukan ala Rian Ernest

Image
News

10 Fakta Alfito Deannova, Presenter Berita yang Mencuri Perhatian di Debat Cawapres

Image
News

Jadi Caleg DPR RI, Begini 10 Potret Keseruan Choky Sitohang Blusukan