image
Login / Sign Up

Pentingnya Tangani Demam Berdarah dengan Sigap

Abdul Haris

Image

Ilustrasi nyamuk penyebab demam berdarah | DAILYMAIL.CO.UK

AKURAT.CO, Demam berdarah dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang dibawa oleh nyamuk.

Indonesia sendiri menjadi salah satu negara yang cukup banyak ditemukan kasus infeksi DBD yang menyerang masyarakat. Negara yang beriklim tropis dan subtropis menjadi paling banyak kasus demam berdarah dengue, paling banyak ditemui selama musim hujan hingga musim itu berakhir. Untuk itu masyarakat Indonesia tidak boleh menyepelekan demam berdarah ketika menyerang seseorang.

Masih menyepelekan dan salah kaprahnya masyarakat Indonesia mengenai demam berdarah disampaikan oleh Kasubdit Arbovirosis Kementerian Kesehatan, Guntur Argana di  JS Luwansa Hotel, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (17/7).

baca juga:

"Untuk yang salah kaprah ini ketika seseorang terkena panas atau demam tanpa sebab yang jelas itu seharusnya segera diperiksakan ke dokter rumah sakit, istilahnya inveksi dini. Karena suhu panas orang yang terkena DBD itu tidak seperti dulu, panasnya berbeda, kalo dulu memang panasnya tinggi, sekarang panasnya kaya cenderung biasa tapi itu harus diwaspadai," ujar Guntur kepada tim Gaya Hidup AKURAT.CO.

Guntur mengharapkan bahwa demam tiba-tiba tanpa sebab yang jelas harus benar diwaspadai agar tak terjadi hal yang tidak diinginkan. 

"Panas tinggi tiba kadang-kadang orang kita masih menunggu, menganggap biasa kaya oh tidak apa-apa nanti juga turun pas tiga hari panasnya turun orang menganggapnya sudah sembuh tapi ternyata itu fase kritis demam berdarah. Jadi saya harap jangan menganggap enteng untuk DBD," tambah Guntur.

Selain gejala panas tinggi, DBD juga memiliki gejala seperti sakit kepala berat, nyeri pada daerah dahi dan belakang mata, nyeri otot dan sendi parah, mual, muntah serta ruam dikulit wajah. Namun gejala diatas kadang timbul setelah panas menyerang, untuk itu ketika demam datang tiba segera periksakan ke dokter untuk mengetahui penyebab pasti dan tidak timbul hal yang tidak diharapkan.

Editor: Irma Fauzia

Sumber:

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Terlalu Sering Bermain Ponsel, Anak Tidak Bahagia

Image

Gaya Hidup

Rumah Sakit di Ternate Kekurangan Tempat Tidur Pasien

Image

Gaya Hidup

Semudah Ini Caranya Bisa Tampil Beda Tiap Hari

Image

Gaya Hidup

Menguntungkan, Siloam Tambah 7 RS Layani BPJS Kesehatan

Image

Gaya Hidup

Bantul Optimalkan Layanan Cepat Darurat Kesehatan

Image

Gaya Hidup

Peserta Mandiri Tidak Bayar, BPJS Kesehatan Kalbar Rugi 72 Miliar

Image

Gaya Hidup

BPJS Kesehatan Belum Bayar Klaim RSMM Timika

Image

Gaya Hidup

Ini Cara Tetap Sehat dan Bahagia di Usia Senja

Image

Gaya Hidup

Ini Capaian Kementerian Kesehatan Selama 4 Tahun

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

Air Terjun Niagara Membeku, Wisatawan Tetap Ramai

Banyak wisatawan mengungah foto Niagara yang membeku ke media sosial.

Image
Gaya Hidup

Musim Hujan Tiba, Yuk Lindungi Kulitmu dengan Masker Tomat

Lakukan tahapan-tahapan ini

Image
Gaya Hidup

Tingkatkan Mood? Cukup 5 Menit di Alam untuk Raih Kebahagiaan

Orang yang sedang mengalami mood buruk duduk di taman atau alam untuk menambah emosi positif.

Image
Gaya Hidup

Diet Keto Mampu Turunkan Berat Badan Hingga 54 kg

Diet keto dipilih setelah Suzanne melakukan kajian dan perbandingan mendalam tentang beberapa jenis diet.

Image
Gaya Hidup

Ini Ancaman Kesehatan Global pada 2019 Versi WHO

Tantangan yang diungkapkan WHO menjadi perhatian banyak pihak.

Image
Gaya Hidup

Terlalu Sering Bermain Ponsel, Anak Tidak Bahagia

Anak yang kecanduan dengan ponsel pintar atau tablet justru berbahaya.

Image
Gaya Hidup

Begini Cara Merebus Sayur yang Tepat Agar Kandungan Gizinya Tak Hilang

Jangan terlalu lama ya!

Image
Gaya Hidup

Zat Beracun Ditemukan di Popok Bayi

Hal itu menjadikan banyak orangtua khawatir.

Image
Gaya Hidup

Perubahan Gen Bisa Memprediksi Kambuhnya Kanker Payudara

Para ilmuwan mengidentifikasi perubahan genetik mungkin memprediksi kambuhnya kanker payudara.

Image
Gaya Hidup

Anak Terlalu Sering Bermain Ponsel Kerap Kurang Tidur

Asosiasi dokter anak di Amerika Serikat, Kanada, dan Australia meminta orangtua hanya memberikan batas waktu anak bermain ponsel.

trending topics

terpopuler

  1. Pergantian Komjen Arief Sulistyanto Dipertanyakan, Yunus Husein: Ini Kurang Lazim

  2. Debut Manis Kolev Bawa Persija Berpesta Gol

  3. BNPB Bakal Minta 1.000 Prajurit ke Mabes TNI, Buat Apa?

  4. Disangka Berpihak Salah Satu Pasangan Capres, Citra Scholastika Diteror

  5. Holeless Phone, Ponsel Baru Meizu yang Bikin Heboh!

  6. Hanya Beberapa Saat Jelang Diperkenalkannya Piatek Sebagai Pemain Milan

  7. Harapan Ahsan/Hendra untuk The Minions

  8. Besok Ahok Bebas, Dewi Perssik: Aku Suka Sama Sosoknya

  9. Citra Scholastika Antusias Tunggu Ahok Bebas

  10. Masih Banyak yang Salah, MPASI Berkontribusi Besar Sebabkan Anak Stunting

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019

kolom

Image
Ujang Komarudin

Kritik JK dan Nasib Bangsa

Image
Achmad Fachrudin

Antisipasi Kecurangan Pemilu 2019

Image
Hendra Mujiraharja

Edy Mundur, Joko Driyono Meragukan?

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Debat Perdana Pilpres Tontonan Paling Memalukan

Wawancara

Image
Hiburan

Cerita Egy Fedly Saat Pandangan Pertama Menjemput Jodoh

Image
Olahraga

Susy Susanti

"Sekarang Saatnya Pemain Putri Mengubah Mindset"

Image
Hiburan

Kekecewaan Egi Fedly Terkait Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak

Sosok

Image
Ekonomi

Menteri Susi Masuk Daftar 100 Pemikir Global

Image
News

Abdul Hadi: Kami Tak Minta Dikasihani, Kami Hanya Butuh Pengakuan dan Kesempatan

Image
News

Megawati Soekarnoputri, Sosok Ibu Pembimbing dan Pemimpin yang Berkarakter Kuat