image banner ramadan
Login / Sign Up

Diskriminasi Sawit Eropa Ancam 16 Juta Pekerja Sawit

Rizal Mahmuddhin

Hari Buruh

Image

Petani menimbang kelapa sawit di Kinali, Pasaman Barat, Sumatra Barat, Sabtu (1/12/2018). Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat, sektor kelapa sawit menghadapi penurunan harga crued palm oil (CPO) sebesar 24 persen, dari 636 dolar AS per ton menjadi 485 dolar AS per ton hingga akhir Oktober 2018. | ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

AKURAT.CO Kebijakan Uni Eropa yang akan melarang penggunaan sawit sebagai bahan baku biofuel dinilai berpotensi mengancam kelangsungan hidup 16 juta orang pekerja di sektor kelapa sawit di tanah air.

Sekretaris Eksekutif Jejaring Serikat Pekerja/Serikat Buruh Sawit Indonesia (JAPBUSI) Nursanna Marpaung di Jakarta, Selasa (23/4/2019) mengatakan,kebijakan Eropa akan berdampak kepada keberlangsungan industri sawit terkait perlindungan sawit secara menyeluruh..

Menurut dia, industri sawit di Indonesia berkontribusi bagi penyerapan tenaga kerja sebagai gambaran jumlah pekerja di perkebunan rakyat, swasta dan negara sebanyak 3,78 juta orang dan terdapat 2,2 juta petani.

Total jumlah pekerja yang terlibat dalam rantai pasok sektor kelapa sawit, tambahnya, mencapai 16,2 juta jiwa.

"Kami mengutuk tindakan EU (Europe Union/Uni Eropa) yang berencana menghentikan pembelian sawit dari Indonesia. Seharusnya Eropa tidak hanya melihat deforestasi. Tetapi pikirkan juga manusianya," kata dalam Diskusi Forum Jurnalis Sawit yang bertemakan "Membedah Peranan dan Kepatuhan Industri Sawit di Sektor Tenaga Kerja".

Oleh karena itu, lanjutnya, pihaknya mendukung upaya pemerintah dalam rangka melawan diskriminasi sawit di Eropa.

"Pemerintah harus bersikap tegas karena ini menyangkut nasib para pekerja yang menggantungkan hidupnya dari sawit. Anggota kami di JAPBUSI hingga 2 juta orang yang bekerja di sawit," kata Nursanna.

Ketua Bidang Ketenagakerjaan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Sumarjono Saragih, menyatakan, ancaman nyata yang dihadapi industri sawit lantaran tingginya tuntutan dan standar di pasar global.

Ada enam tuduhan yang kerap dialamatkan ke industri kelapa sawit, tambahnya, yaitu status ketenagakerjaan, dialog sosial antara perusahaan dengan pekerja, keselamatan dan kesehatan kerja, mempekerjakan anak, upah yang minim dan lemahnya pengawasan pemerintah.

"Dengan isu lingkungan sudah kewalahan. Ditambah lagi isu anak dan pekerja. Kalau terus digaungkan maka akan berdampak besar bagi industri," katanya.

Menurut dia, isu negatif ketenagakerjaan jika tidak bisa diselesaikan akan membuat iklim investasi ikut meredup.

"Industri sawit berada dalam ancaman. Di satu sisi biaya operasional termasuk upah pekerja terus naik, tapi harga sawit fluktuatif dan produktivitas kebun cenderung stagnan," katanya.

Country Office Organisasi Buruh Internasional (ILO) Indonesia dan Timor Leste Irham Ali Saifudin mengatakan, kebijakan UE terhadap minyak sawit dalam jangka pendek serta jangka panjang akan berdampak kepada pekerja yang mencapai 16 juta pekerja.

Hal itu berpengaruh terhadap industri sawit serta pekerjanya karena Eropa termasuk pembeli utama minyak sawit Indonesia. Oleh karena itu dia menyarankan perlu disusun formulasi strategi yang baik untuk memperkuat aspek positif informasi sawit.

"Selain itu perlu juga industri menunjukkan itikad baik dalam rangka memperbaiki tata kelola perkebunan," katanya. []

baca juga:

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Seberapa Besar Dampak Brexit Terhadap Pemilu Eropa?

Image

Ekonomi

Meski May Mundur, Syarat-syarat untuk Brexit Tidak Berubah

Image

Ekonomi

PM Inggris Mengundurkan Diri dan Sampaikan Pesan Soal Brexit

Image

Ekonomi

Mitra Dagang Cina Buat Neraca Perdagangan Indonesia Terpuruk Lagi

Image

Ekonomi

PHK, Modus Perusahaan Hindari Bayar THR Pekerja

Image

Ekonomi

Kemendag Gelar Bazar Ramadan Sediakan Bapok Murah

Image

Ekonomi

Harga Minyak Dunia Jatuh Berkat Ketegangan Perdagangan

Image

Ekonomi

Perang Dagang

Negara-negara Anggota SCO Sepakat Tolak Proteksionisme Perdagangan

Image

Ekonomi

Perang Dagang

Strategi Proteksionisme Bergaya 'Old Style' Amerika Bakal Jadi Bumerang

komentar

Image

1 komentar

Image
Achmad Fauzi

ya mungkin bisa di pertimbangkan lgi

terkini

Image
News

Berbagi di Bulan Suci, TK Casa Cendekia Gelar Bukber dan Santuni Anak Yatim

Menurut Dina, Ramadan bukan hanya momentum untuk mendekatkan diri kepada Allah, tetapi juga demi meningkatkan hubungan sosial.

Image
News

Polri Bentuk TPF Usut Kematian Anak-anak saat Aksi 22 Mei

TPF tersebut akan memulai pekerjaannya pada Senin (27/52019).

Image
News

Sambil Ngabuburit, Ansor-Banser Probolinggo Bagikan Ribuan Nasi Kotak untuk Duafa

Image
News

Polri Periksa 41 Tersangka Ricuh 22 Mei Diduga Berafiliasi Dengan Isis

"Sampai dengan hari ini masih 41 tersangka yang sedang dimintai keterangan aparat,"

Image
News

KPU Pelajari Pokok Permohonan Seluruh Gugatan Sengketa Pemilu ke MK

KPU akan mempelajari pokok-pokok permohonan pemohon untuk memastikan di mana locus persoalan dan apa substansi yang dimohonkan,"

Image
News

Pengamat: Kerusuhan 22 Mei Agar Jadi Momentum Perubahan Kultur Politik

"Peristiwa ini harus menjadi edukasi politik kita bahwa apapun kontestasi politik di Indonesia, jangan dibangun dengan budaya kekerasan,"

Image
News

Prabowo-Sandiaga Akan Hadir di Sidang Perdana Gugatan di MK

"Pak Prabowo dan Pak Sandiaga akan hadir di sidang perdana di MK pada tanggal 14 Juni mendatang,"

Image
News

BPBD Sumut: Warga Desa Terdampak Erupsi Sinabung Segera Dipulangkan

"Kedua Desa yang dikembalikan itu, yakni Desa Simpang Empat dan Desa Tiganderket, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara,"

Image
News

BPN Telah Siapkan Saksi Fakta dan Ahli dalam Sidang Gugatan di MK

"Saksi fakta sudah kami siapkan, untuk saksi ahli ada beberapa yang sudah kami hubungi,"

Image
News

Perlancar Arus Mudik, Jalur Lintas Tengah Sumatera Tapsel Diperbaiki

Ruas jalan cukup parah akibat pergerakan tanah ini ditimbun material bebatuan campur pasir lalu digilas menggunakan alat berat.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Kapolrestabes Medan: Saya Tidak Mungkin Menyakiti Kalian, Tidak Mungkin!

  2. Mantan Hakim Sebut Narasi BW Soal MK Sangat Berbahaya Sekali

  3. Jenguk Ade Komarudin, Bamsoet: Aku Selalu Merasakan Getaran Semangatmu Sampai Kini Meski Kau Terbaring

  4. Kemungkinan PAN Gabung dengan Koalisi Indonesia Kerja Makin Besar

  5. Selalu Gagal dalam Berwirausaha? Begini Tipsnya Agar Sukses

  6. Menangkan Sepatu Emas UEFA, Messi Tambah Catatan Rekornya

  7. Terkejut Diundang ke Istana, Abdul Rajab Pinjam Batik Temannya

  8. Pakai Narkoba Sejak Usia 17 Tahun, Kuasa Hukum Harap Steve Emmanuel Direhabilitasi

  9. Perludem: Membuktikan Kecurangan yang TSM Bukan Hal yang Mudah

  10. Ferdinand Sambangi MK hingga Sopir Grab Singapura Dipenjara

Available

fokus

Sudut Lain
Kaum Marginal
Buruh Nasibmu Kini
Available

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Indonesia Terluka

Image
Alto Labetubun

Aksi Kedaulatan Rakyat, Gerakan Mandul Para Pensiunan

Image
Achmad Fachrudin

Spirit Ramadhan di Tengah Krisis Demokrasi

Image
Ujang Komarudin

Menolak Hasil Pemilu

Available

Wawancara

Image
Video

VIDEO Ketika Suara Azan Merubah Roger Danuarta

Image
Video

VIDEO Air Mata Alyssa Menjalani Peran Istri dan Ibu

Image
Video

VIDEO Sosok Antagonis dari Alyssa Soebandono

Sosok

Image
Gaya Hidup

Selalu Gagal dalam Berwirausaha? Begini Tipsnya Agar Sukses

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Menakar Mata Uang Ala Ibnu Miskawaih

Image
News

5 Potret Rupawan Anggota Brimob Asli Manado yang Dikira Polisi China