image sungai 3
Login / Sign Up

Cara Suku Baduy Mendulang Rezeki dari Wisatawan yang Ramai Menghampiri

Prabawati Sriningrum

Transformasi Suku Baduy

Image

Wisatawan menelusuri Perkampungan Baduy Luar menuju Baduy Dalam yang berada di Lebak Banten. | AKURAT.CO/ Prabawati Sriningrum

AKURAT.CO, Panorama perkampungan masih sangat hijau dan lestari hal itulah yang langsung menyambut kita jika berkunjung ke Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten. Kehidupan masyarakat Baduy yang masih kental dengan adat dan tradisinya memang menjadi suguhan unik dan menarik tersendiri bagi para wisatawan yang berkunjung ke sana.

Khususnya pengalaman ketika menelusuri dan menjelajahi perkampungan desa adat Baduy Luar menuju Baduy Dalam. Pengalaman menakjubkan inilah yang dirasakan oleh tim Akurat.co kala berkesempatan berkunjung ke Perkampungan Desa Adat Baduy, di Desa Cibeo, salah satu perkampungan di Baduy Dalam, Lebak Banten.

Wajah polos nan ramah dari masyarakat adat Baduy Dalam menampik anggapan akan tertutupnya masyarakat adat yang kerap dicap enggan menerima semringahnya masyarakat perkotaan yang telah terkontaminasi dengan gaya hidup modern.

baca juga:

Mungkin hal inilah yang makin membuat desa Adat Baduy menjadi wisata yang makin diminati oleh wisatawan, terutama para wisatawan yang haus akan petualangan dan wisata budaya. Ramainya wisatawan yang berlalu lalang terutama ketika waktu akhir pekan maupun ketika memasuki masa liburan tiba, menjadi berkah tersendiri bagi para penduduk asli Baduy Dalam yang memanfaatkan peluang ini untuk mengais rejeki dengan berperan sebagai pemandu para pengunjung yang ingin masuk ke kawasan Baduy Dalam.

Seperti yang dijalankan oleh Kang Santa demikian sapaan akrabnya, pemandu sekaligus tuan rumah tempat singgah bagi tim Akurat.co ketika bertandang dan bermalam di Desa Cibeo. Pria dari tiga orang anak ini, mengaku telah cukup lama menjalani profesi sebagai pemandu bagi para wisatawan Baduy Dalam.

Suku Baduy Dalam. AKURAT.CO/Denny Iswanto

Berbekal pergaulan yang mampu dibangunnya di perkampungan Baduy Luar membuat Santa memberanikan diri untuk mencoba peruntungan sebagai salah seorang pemandu wisata perkampungan Baduy Dalam. Didukung bahasa Indonesia yang cukup fasih ditengah taburan logat Sunda yang masih khas menjadi keunggulan Kang Santa dalam memperlancar pekerjaannya.

Pasalnya, Kang Santa mempelajari  bahasa Indonesia dari rekan-rekannya yang berada di Baduy Luar yang memang sudah lebih terjamah dan lebih fleksibel terhadap kehidupan modern, sembari dirinya memperlancarnya secara otodidak.

"Saya coba belajar dari komunikasi aja sehari-hari kalau lagi interaksi sama orang Baduy Luar. Tapi juga belajar sendiri dari bacaan di bungkus mie instan, dan lain-lain," ujar Kang Santa di Desa Cibeo, Baduy Dalam beberapa waktu lalu.

Sementara itu sebagai penduduk asli Baduy Dalam, dirinya tak pernah mematok tarif harga untuk jasanya sebagai pemandu wisata. Lantaran memang kebiasaan orang Baduy Dalam yang selalu mencoba memberi bantuan secara tulus dan ikhlas, prinsipnya dengan membantu tulus ikhlas maka akan memperluas rejeki.

"Kalau nganter pengunjung sebenarnya seikhlasnya aja, enggak menentu kadang dapatnya bisa Rp200-350 ribu. Karena kadang orang kan ada yang emang lagi punya ada yang enggak," katanya dengan nada lirih.

Tak hanya menawarkan jasa sebagai pemandu wisata semata, namun orang Baduy Dalam biasanya juga memanfaatkan potensi bisnis dengan menjual berbagai pernak-pernik aksesoris berupa gelang rajutan, gantungan kunci  dan lainnya khas Baduy. Santa menyebutkan, aksesoris yang dia jual ada yang berasal dari Baduy Luar maupun Baduy Dalam.

Kendati dirinya mengakui, jika aksesoris tersebut banyak yang dibuat di Baduy Luar lantaran secara ketersediaan fasilitas kampung Baduy Luar lebih mumpuni. Dibandingkan di kawasan Baduy Dalam yang memang masih belum terlalu semarak dari segi fasilitas.

"Kayak misalnya kain tenun itu biasanya dari Baduy Luar, karena alatnya khusus. Dan enggak semua orang Baduy Dalam juga bisa menenun, kebanyakan orang Baduy Dalam itu bertani," jelasnya.

Lebih lanjut Santa menambahkan, masyarakat Baduy Dalam memang sangat mengandalkan kehidupannya dari bercocok tanam disamping mencari penghasilan tambahan dari para wisatawan yang datang. Kondisi tersebut turut membuat Santa mulai untuk mengenal bahkan menggunakan teknologi khususnya handphone dalam berkomunikasi guna memuluskan pekerjaannya sebagai pemandu wisata hingga menjajakan hasil olahan madu di luar Baduy Dalam.

"Sudah mulai pakai handphone tapi dititip dirumah Kakak di Baduy Luar. Kadang suka mendapatkan tawaran pesanan jadi pemandu lewat telepon," imbuhnya.

Kendati profesi ini telah membawanya sedikit melek terhadap teknologi, namun dirinya tetap tak melupakan adat istiadat yang sudah menjadi aturan saklek di Baduy Dalam. Perihal ini karena masyarakat Baduy Dalam memang didesain untuk tetap mampu menjaga adat istiadat budayanya dengan tidak melanggar aturan dari para leluhur.

Diantaranya larangan atau pantangan untuk menggunakan alas kaki kemanapun pergi hingga tidak menggunakan alat teknologi apapun. Selain terkena sanksi adat, masyarakat Baduy Dalam percaya jika mereka melanggar aturan adat itu maka hidupnya akan menjadi sengsara.

"Kalau sampai ketahuan pakai handphone sama Kepala Adat langsung dihancurkan handphonenya dan pamali juga nanti takut kena sial," serunya.

Pantang Menyerah Meski Terbatas

Masyarakat Baduy Luar maupun Baduy Dalam telah memberikan gambaran nyata dimana mereka tetap mampu mempertahankan eksistensi budayanya tanpa mendewakan teknologi dan gaya hidup kekinian.

Kekhasan dan keunikan Baduy justru mampu membuai setiap wisatawan yang berkunjung, karena nyatanya suku Baduy Dalam tetap berkenan berpikir maju guna menunjang keberlangsungan kehidupan ekonominya meski hidup jauh dari gegap gempita modern.

Dimana suku Baduy Dalam  membuktikan kemandiriannya dapat berdiri kokoh, hidup dalam situasi apapun, meski berada diantara rayuan kemolekan kehidupan masyarakat perkotaan pada umumnya.[]

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Guru Harus Jadi Agen Promosi Pariwisata Daerah

Image

Ekonomi

Perang Dagang

ASEAN Sepakat Akan Gunakan RCEP untuk Lawan Perang Dagang

Image

Ekonomi

Kemenkop Terus Dorong Peningkatkan Kualitas SDM Koperasi

Image

Ekonomi

Presiden Bank ADB Sebut Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Contoh Baik di Asia Tenggara

Image

Iptek

Kemenperin yakin E-Commerce Jadi Gerbang Transformasi Digital Wirausaha

Image

Ekonomi

Penerimaan Pajak Anjlok, Pengamat: Perbaiki Harga Komoditas dan Pertumbuhan Ekonomi

Image

Ekonomi

Indepth

Perang Dagang dan Melesetnya Asumsi Makro Indonesia

Image

Gaya Hidup

Pentingnya Sertifikasi Profesi Kompetensi Pariwisata Indonesia

Image

Ekonomi

Ketegangan Iran-AS dan Keputusan Fed Dongkrak Harga Minyak Lebihi 5 Persen

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

7 Alasan Bangun Pagi Bikin Rezeki Tak Lagi Dipatok Ayam

Ada banyak keuntungan jika kamu rajin bangun pagi

Image
Ekonomi

Begini Keunggulan Konsep Buy The Service Dibanding Smart City Transportasi

Pemda belum mau menerima konsep itu lantaran regulasi untuk menerapkannya belum ada.

Image
Ekonomi

Tarik Investasi Sektor Infrastruktur, Pemerintah Pangkas Pajak Obligasi 5 Persen

Pendapatan obligasi akan menjadi sedikit lebih tinggi karena pajaknya diturunkan dan membayar pajak pun akan lebih rendah.

Image
Ekonomi

Legislator Nilai Dipersempitnya Asumsi Rupiah Jadi Dasar Bauran Kebijakan Stabilkan Ekonomi

Dipersempitnya asumsi nilai tukar Rupiah menjadi dasar yang cukup bagi pemerintah dalam hal ini Menteri Keuangan.

Image
Ekonomi

Pemerintah Butuh Perantara untuk Salurkan Dana Bergulir UMKM

Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) menyebutkan perlu ada lembaga perantara.

Image
Ekonomi
Perang Dagang

AS Pertimbangkan Aturan Domestik Larang Teknologi 5G dari China

Amerika Serikat tengah mempertimbangkan aturan domestik terbaru yang melarang penggunaan teknologi seluler generasi 5G berasal dari China.

Image
Ekonomi

Karyawan Giant Benarkan Adanya PHK dan Pesangon

Karyawan Giant membenarkan bahwa tanggal 28 Juli 2019 merupakan hari terakhir ia dan rekan lainnya bekerja di sana.

Image
Ekonomi

Giant Cuci Gudang, Pengunjung: Ah Cuma 5 Persen!

Pemgunjung tadinya berekspektasi diskon mencapai 50 persen bahkan lebih.

Image
Ekonomi

Pemerintah Bagikan 50 Ribu Konverter Pada Nelayan-Petani 2020

Sebanyak 50.000 paket perdana konkit akan disalurkan kepada para nelayan dan petani kecil di tahun 2020.

Image
Ekonomi

Misbakhun Pertanyakan Kelayakan UU Pasar Modal Ke BEI

Mukhamad Misbakhun menanyakan kelayakan Undang-Undang Pasar Modal yang menjadi payung hukum operasional Bursa Efek Indonesia (BEI).

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Seruan Habib Rizieq Turun ke MK, Ferdinand: Percuma, Rakyat Sudah Bosan

  2. 10 Potret Tampan Johfi Syazeli, Bintang Sinetron Tukang Ojek Pengkolan

  3. Media Inggris Ungkap Rencana Jokowi Perketat Kenaikan Pangkat PNS Islam Garis Keras

  4. Orang yang Tikam Ramos Horta Soares Hingga Meninggal Belum Dideportasi

  5. Puluhan Sopir Proyek Tol Protes, Berbulan-bulan Uang Makan Tak Dibayar

  6. Habib Rizieq Kembali Serukan Aksi Kawal Sidang MK 26 Juni 2019

  7. 7 Fakta Penting Kesalahpahaman Orang Indonesia dalam Memandang Bangsa Arab

  8. Seruan Turun ke Jalan Demi Keadilan, Habib Novel: Kami Desak Jokowi-Ma'ruf Didiskualifikasi

  9. Viral, Video Perolehan Poin Tenis Meja yang Membuatmu Tak Cukup Nonton Sekali

  10. IMB Anies dan Saham Pengembang yang Laris Manis

Available

fokus

Masalah Sungai
Sampahmu
Demam Vapor
Available

kolom

Image
Hasan Aoni

Duit Lanang

Image
Sunardi Panjaitan

Deklarasi Kekalahan

Image
Ujang Komarudin

MK dan Narasi Kecurangan

Image
Rozi Kurnia

Film ini Harusnya Tidak Berjudul Aladdin

Available

Wawancara

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Potensi Zakat Indonesia Capai Rp200 Triliun, Sayangnya Masih Sekadar Potensi

Image
Video

VIDEO Ketika Islam Menjadi Pedoman Hidup Dude

Sosok

Image
News

7 Potret Kesibukan Menteri Pertanian Andi Amran, Panen Padi hingga Beternak

Image
News

Raih IPK 3,4, Ini 5 Momen Wisuda Arumi Bachsin Didampingi Emil Dardak

Image
Ekonomi

Pemikir Ekonomi

Mengenal Adam Smith, Bapak Ekonomi Pencetus Teori Tangan Tuhan