image
Login / Sign Up

Belajar dari AS, Melakukan Tax Amnesty Berkali-kali Bisa Menurunkan Penerimaan

Dhera Arizona Pratiwi

Image

Petugas membantu warga yang akan melakukan pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) pajak Tahunan untuk pribadi secara online (eFiling) di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jakarta Tanah Abang Dua, Jalan KH. Mas Mansyur, Jakarta Pusat, Selasa (13/3). Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengimbau seluruh Wajib Pajak (WP) untuk melaporkan Surat Penghasilan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Orang Pribadi per tanggal 31 Maret 2018 dan 30 April 2018 untuk badan atau perusahaan | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Danny Darussalam Tax Centre (DDTC) menyatakan, program pengampunan pajak atau tax amnesty tidak lazim jika dilakukan berkali-kali. Pasalnya, ini seharusnya hanya merupakan kesempatan sekali seumur hidup.

"Kalau bicara lazim atau tidak kalau tax amnesty dilakukan berkali-kali, kalau kita bilang enggak lazim," ucap Managing Partner DDTC, Darussalam dalam Kongkow Bisnis PAS FM di Hotel Millenium Sirih, Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Menurutnya, pemerintah bisa memetik pelajaran dari Amerika Serikat (AS) yang selama sembilan tahun telah menggelar program tax amnesty sebanyak 111 kali. Memang, saat awal-awal diberlakukan tax amnesty, penerimaan AS melonjak signifikan. Namun, begitu menggulirkan tax amnesty jilid berikutnya, langsung menurun. 

baca juga:

"Tapi, pengalaman AS bisa dijadikan contoh. Di awal pemberian tax amnesty, memberikan penghasilan penerimaan negara signifikan. Tapi begitu jilid berikutnya menurun," tegasnya.

Darussalam menerangkan, penurunan penerimaan negara AS itu terjadi karena warga negaranya terus berharap ada program pengampunan pajak berikutnya. Alhasil, tax amnesty menjadi tidak lagi menarik dan spesial di mata mereka karena diyakini akan bersambung ke jilid berikutnya.

"Sehingga toh bagi kami tidak masalah menjadi tidak patuh toh juga diampuni. Ini yang perlu perhatian pemerintah jika ingin wacana ini," tuturnya. 

Oleh karena itu, jika pemerintah ingin kembali menggulirkan tax amnesty, perlu melakukan justifikasi-justifikasi yang sangat kuat. Perbandingannya adalah berpatokan pada tax amnesty jilid I yang telah bergulir pada periode Juli 2016 sampai Maret 2017.

"Ini menunjukkan apa? Ini satu kebijakan bagi negara, tinggal kalau ingin lakukan tax amnesty harus ada justifikasi-justifikasi yang memang sangat kuat untuk lakukan itu. Komparasinya adalah di tax amnesty jilid I tadi," pungkasnya. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Perang Dagang

China Peringatkan AS Tak Tambahkan Tarif Bulan Depan

Image

News

Berhubungan Seksual di Hutan, 1 Wanita dan 5 Pria Lansia AS Ini Diseret Kepolisian

Image

News

Korea Utara Sebut Uji Coba Rudal AS Picu Perang Dingin, Tegaskan untuk Berdialog

Image

Gaya Hidup

Serunya Menginap di Kapal Bajak Laut Sambil Menyusuri Sungai Mississippi

Image

Ekonomi

The Fed Tak Beri Sinyal Positif Penurunan Suku Bunga

Image

News

Olok-olok Logat Bicara Presiden Korea, Trump Dikecam

Image

Ekonomi

Penurunan Stok AS Dan Tensi Iran-Barat Buat Harga Minyak Bervariasi

Image

News

Abaikan China, AS Tetap Jual Pesawat Tempur ke Taiwan

Image

Gaya Hidup

Wow! Penginapan Ini Terbuat dari Pasir Seberat 50 Ton

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Investor Tunggu Kepastian Penurunan Suku Bunga, Emas Belum Berkilau

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember turun 7,2 dolar AS menjadi ditutup pada 1.508,50 dolar AS per ounce.

Image
Ekonomi

Gerindra Desak Pemerintah Segera Pisahkan DJP Dari Kemenkeu

Gerindra meminta pemerintah untuk merealisasikan pemisahan DJP dari Kemenkeu yang sudah tertuang dalam RUU KUP.

Image
Ekonomi

Pembangunan Underpass Bandara NYIA Capai 74,3 Persen

Hingga pertengahan Agustus 2019, progres konstruksi underpass sepanjang 1,3 km yang dibangun di bawah bandara tersebut mencapai 74,3 persen.

Image
Ekonomi

Australia Kebanjiran Pengungsi 'Kaya' dari Hongkong

Australia melihat ada minat tinggi dalam program visa khusus millionaire dari penduduk kaya Hong Kong

Image
Ekonomi

Kemarau Panjang, Perry Optimis Inflasi Tepat Sasaran Hingga Akhir Tahun

Inflasi hingga akhir tahun 2019 tetep dalam sasaran yakni titik tengah di bawah 3,5 persen.

Image
Ekonomi

Pengusaha Bakal Rugi Rp50 Triliun Jika Pemerintah Kekeuh Segerakan Larangan Ekspor Bijih Nikel

Hal itu berpengaruh terhadap progres pembangunan fasilitas smelter dan dipastikan akan menjadi mangrak.

Image
Ekonomi

FKSPI Sebut Pengawas Intern Mampu Dukung Pencegahan Korupsi di BUMN

FKSPI dukung upaya pencegahan berbagai bentuk tindak pidana korupsi di lingkungan BUMN dengan mengembangkan whistleblowing system.

Image
Ekonomi
Perang Dagang

China Peringatkan AS Tak Tambahkan Tarif Bulan Depan

Kementerian Perdagangan China memperingatkan Amerika Serikat agar tidak meningkatkan perang perdagangan lebih lanjut.

Image
Ekonomi

Gelar Pertemuan Bilateral, Menko Luhut Tawarkan Peralatan Militer Hingga Sawit

Kedua pemimpin juga berbagi pengalaman dalam menghadapi diskriminasi sawit dari Uni Eropa.

Image
Ekonomi

Pemerintah Perlu Berikan Insentif untuk Mendorong Kreativitas Pelaku Ekonomi di Era Industri 4.0

Pemerintah dinilai perlu mendorong kreativitas pelaku ekonomi agar menghasilkan produk yang bersaing

Available
Banner Kemendagri

trending topics

banner jamkrindo

terpopuler

  1. Lagi di Singapura, Uya Kuya Sedih Blackpink Meninggal Dunia

  2. Video Vulgar Tersebar, Duo Semangka Jelaskan Kronologinya

  3. Lukas Enembe Kritik Jokowi, Faizal: Kepala Daerah Tidak Etis 'Menghujat' Presiden

  4. 2 Jam Besuk Galih Ginanjar, Barbie Kumalasari Cuma Bahas Soal Lagu

  5. Terlibat Korupsi, Penangkapan Mantan Menteri Keuangan India Berlangsung Dramatis

  6. Alasan Simon McMenemy Panggil Bomber Timnas U-19

  7. Tyson Fury Akui Pukulan Wilder Mematikan

  8. Jadi Ibu Baru, 10 Potret Memesona Aura Kasih Dua Bulan setelah Melahirkan

  9. Lebih Sering Mager, 5 Zodiak Ini Dikenal Hobi Bermalas-malasan

  10. Tunda Bulan Madu, Roger Danuarta-Cut Meyriska Pilih Hadiri Pengajian Gus Anom

Available

fokus

Hari Fotografi Sedunia
Nikah Cepat
HUT Ke-74 RI
Available

kolom

Image
Andre Purwanto

Budget Rp30 Juta, Honda PCX atau Yamaha Nmax?

Image
Ujang Komarudin

Dirgahayu RI ke 74 dari Oligarkis ke Demokratis

Image
Ahmad Irawan

Joko Widodo dan Keutamaan Partai Politik

Image
Dr. H. M. Syarif, MA

Kesan Haji Tamu Raja 2019

Available

Wawancara

Image
Video

VIDEO Jurus Optimalkan Perekonomian Domestik ala Destry Damayanti

Image
Ekonomi

Eksklusif Destry Damayanti, DGS BI yang Mencintai Moneter dan Fotografi

Image
Video

Hari Fotografi Sedunia

VIDEO Adek Berry, Memahami Kehidupan saat di Daerah Konflik

Sosok

Image
News

5 Fakta Frans Kaisiepo, Aktivis Kemerdekaan RI Sejak Muda Asal Papua

Image
News

Terpilih Kembali Jadi Ketum PKB, Ini 6 Fakta Perjalanan Karier Cak Imin

Image
News

5 Ustaz Ini Pernah Bikin Heboh Tanah Air karena Kontroversinya