image
Login / Sign Up

Dari Kuliah Tekstil Kimia, Irwan Rovani Doke Banting Setir Jadi Hairdresser

Abdul Haris

Image

Owner & Founder Irwan Team Hairdesign, Irwan Rovani Doke dalam acara L'Oréal Indonesia '40 Tahun Beautifying Indonesia' kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, (14/8). | AKURAT.CO/Abdul Haris

AKURAT.CO Tidak sedikit kesuksesan seseorang bertolak belakang dengan basic pendidikan yang mereka tempuh. Tak jarang pula apa yang dipelajari semasa kuliah jauh berbeda dengan pekerjaan yang digeluti. 

Seperti halnya Irwan Rovani Doke yang sejatinya merupakan seorang mahasiswa jurusan Tekstil Kimia di salah satu perguruan tinggi di Jerman. Ketidaksengajaan sendiri melatarbelakangi kesuksesannya saat ini sebagai Owner & Founder Irwan Team Hairdesign.

Kepada AkuratTren, Irwan berbagi pengalaman karir hidupnya.

baca juga:

"Profesi saya sebagai hairdresser adalah profesi yang kebetulan, kebetulan sekali. Dulu saya kuliah sampai ke Jerman itu untuk belajar tekstil kimia, bukan sebagai hairdresser," ungkapnya dalam acara L'Oréal Indonesia '40 Tahun Beautifying Indonesia' di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, (14/8).

Melihat salon yang buka didekat apartemen tempat ia tinggal, karir Irwan di dunia penataan rambut pun dimulai.

"Saya kan niatnya mau pindah jurusan ke tekstil desain, jadi saya nganggur enam bulan. Waktu saya nganggur, di bawah apartemen saya tinggal itu ada salon, salon-salon orang Italia. Saya berteman dengan beberapa orang, akhirnya saya tertarik itu gak sengaja, ya sudah saya belajar dikit-dikit tapi malah keterusan. Kecantol di dunia hairdresser, kuliah tekstil kimianya saya tinggalin, semester 5 saya berhenti," tambahnya.

Irwan pun menjelaskan perjalanan ia di dunia hairdresser tidak singkat.

"Saya belajar dari pemerintah di Jerman, kalau di Indonesia seperti SMK (Sekolah Menengah Kejuruan), jadi di sana sekolah kejuruan seminggu sekali tapi magang di salon. Setelah 3 tahun itu kita baru ujian untuk jadi hairdresser, setelah ujian jadi hairdresser kita harus bekerja dulu 5 tahun di sana," lanjutnya.

Setelah Irwan bekerja selama 5 tahun, barulah ia bisa mengikuti ujian master yang menjadi awal kesuksesan karirnya.

"Jadi sudah kerja 5 tahun jadi hairdresser saya ikut ujian lagi untuk master, setelah lulus itu baru bisa buka salon. Anda bisa bayangkan pendidikan di sana itu 8 tahun baru bisa buka salon, kualitasnya beda sekali. Di sini (Indonesia) 3 bulan belajar sudah bisa buka salon," tambahnya seraya tertawa.

Setelah selesai menempuh pendidikan hairdresser di Jerman, Irwan pun memberanikan diri membuka salon di Indonesia dengan tempat yang sederhana.

"Pulang ke Indonesia saya buka salon pertama saya di Jakarta di daerah Gatot Subroto tapi di gang jalan tahun 1986. Syukurnya salon ini berkembang, terus berkembang. Akhirnya Pondok Indah Mall dibuka saya pindah ke sana dan waktu itu jual multi produk juga. Dari sana seiring berjalannya waktu makin mantap usaha salon, buka satu cabang satu cabang di Jakarta," jelasnya.

Irwan pun membeberkan rahasia ia dalam menekuni dunia hairdresser hingga sesukses sekarang ini.

"Selain pendidikan dunia hairdresser, harus punya passion, ketekunan, fokus, jujur itu paling penting bagi saya," tutupnya.

Irwan sendiri saat ini telah memiliki salon dengan nama Irwan Team Hairdesign sebanyak 14 cabang dengan total anak buah sebanyak 700 orang lebih.

Editor: Irma Fauzia

berita terkait

komentar

Image

1 komentar

Image
Resta Apriatami

anjir nyebrang amat jadinya

terkini

Image
Ekonomi

Kenyal Hitam dan Mendunia, 5 Fakta Menarik Bisnis Bubble Tea

Bubble tea atau boba sangat terkenal di Indonesia

Image
Ekonomi

Tergerus Arus Kecerdasan Buatan, 5 Profesi yang Segera Tergantikan Robot di Masa Depan

Salah satu penyebabnya adalah adanya artificial inteligence atau kecerdasan buatan

Image
Ekonomi

Setelah Link and Match dengan Industri, Pemerintah Kini Bidik Perguruan Tinggi

Pemerintah kini sedang membidik kolaborasi peningkatan kompetensi SDM antara perguruan tinggi di Indonesia dengan perguruan tinggi top dunia

Image
Ekonomi

Pemerintah Diminta Tak Terlalu Nyaman Dengan Pertumbuhan 5 Persen

Defisit APBN menurutnya sangat rentan terhadap perekonomian nasional Indonesia.

Image
Ekonomi

PLN Janjikan Kinerja Baik Pasca Pemadaman Listrik Massal

PLN janjikan kinerja yang lebih baik pasca blackout di hampir setengah pulah Jawa pada 4 Agustus lalu.

Image
Ekonomi
Perang Dagang

AS-Jepang Akhirnya Sepakati Perjanjian Perdagangan

Kesepakatan itu dapat mendinginkan sengketa perdagangan antara dua sekutu.

Image
Ekonomi

Rupiah Ikut-ikutan Lesu Karena Perang Dagang

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan Jumat (23/8/2019) lesu 0,39% atau 55 poin ke Rp14.268.

Image
Ekonomi

IHSG Lesu Terkena Imbas Perang Dagang  

Pada pembukaan perdagangan Jumat (26/8/2019), IHSG lesu 1,34% atau 84,1 poin menjadi 6171,48.

Image
Ekonomi

Kalian Punya Pasangan Berzodiak Ini Beruntung, Karena Pandai Menabung

Banyak masyarakat modern sekarang ini, mengalami kesulitan dalam mengatur gaji setiap bulan yang diterima.

Image
Ekonomi

DPR Minta Akses Permodalan Ekonomi Kreatif Dipermudah Demi Pertumbuhan Ekonomi

Popong Otje Djundjunan menginginkan akses permodalan kepada pelaku usaha ekonomi kreatif dapat dipermudah.

trending topics

banner jamkrindo

terpopuler

  1. Perjuangan Aktivis Tionghoa Pulangkan Rizieq Shihab ke Indonesia

  2. Jika Isu Referendum Papua Jadi Agenda PBB, Sebaiknya Jokowi Nyatakan Berhenti Sebagai Presiden

  3. Apresiasi Pencopotan Polwan Berikan Miras ke Mahasiswa Papua, Fahira Berharap Tidak Menjadi Persoalan Baru

  4. Arya Sinulingga Sindir Sandiaga Uno sebagai Tokoh yang Kurang Kerjaan

  5. BPIP Jawab Sindiran Habib Rizieq, Teddy Gusnaidi: Orang yang Nggak Berani Pulang, Jangan Ditanggapi

  6. Ferdinand: Dinas Kehutanan Tidak Tahu Jenis Batu dalam Instalasi Gabion, Ini Pemda atau Makelar yang Pesan?

  7. Yunarto: Saya Dukung Mas Anies Gantikan Habib Rizieq Urus FPI Sebelum Mau Pulang

  8. Rohingya di Myanmar Terperangkap Perang Baru Antara Militer dan Tentara Arakan

  9. Kuasa Hukum Minta Perkara Rizieq Dihapus, Ferdinand: Mestinya Dulu Jangan Kabur, Lawan Aja!

  10. 7 Tuntutan Warga Sorong dan Manokwari, Termasuk Pembubaran Banser, Layak Ditolak

fokus

Pro Kontra
Hari Fotografi Sedunia
Nikah Cepat

kolom

Image
Rozi Kurnia

Bagaimana Masa Depan Spider-Man Pasca Keluar MCU?

Image
Andre Purwanto

Budget Rp30 Juta, Honda PCX atau Yamaha Nmax?

Image
Ujang Komarudin

Dirgahayu RI ke 74 dari Oligarkis ke Demokratis

Image
Ahmad Irawan

Joko Widodo dan Keutamaan Partai Politik

Wawancara

Image
Video

Hari Fotografi Sedunia

VIDEO Oscar Motuloh, Tiga Kali Kena 'Jebakan Batman'

Image
Video

Hari Fotografi Sedunia

VIDEO Peksi Cahyo, Perekam Visual Olahraga

Image
Ekonomi

Eksklusif Destry Damayanti: Kita Harus Optimalkan Perekonomian Domestik

Sosok

Image
News

Jadi Anggota DPRD Termuda Kota Malang, Ini 5 Fakta Menarik Gagah Soeryo Pamoekti

Image
Gaya Hidup

Awalnya Iseng, Pria ini Bikin Aplikasi yang Sangat Bermanfaat bagi Aktivitas Akademik

Image
News

Jadi Sorotan karena Bela UAS, 5 Fakta Sosok Ustaz Yahya Waloni