image
Login / Sign Up

Gelombang Protes Tak Berkesudahan, Buat Hong Kong 'Kritis'

Denny Iswanto

Image

Para pemrotes RUU antiekstradisi memegang poster untuk para pelancong yang tiba selama protes di aula kedatangan Bandara Internasional Hong Kong, 9 Agustus 2019. | REUTERS / Thomas Peter

AKURAT.CO Hong Kong berada di titik kritis setelah wilayah semi-otonomi tersebut dilanda aksi protes sejak dua bulan terakhir.

Gelombang protes anti pemerintah yang melumpuhkan aktivitas perekonomian dan transportasi tersebut harus dihentikan, ujar Juru bicara Kantor Urusan Hong Kong dan Makau, Yang Guang, yang disiarkan televisi setempat, Senin (12/8/2019).

Protes yang semakin bergolak membuat Hong Kong semakin terperosok ke dalam krisis politik dan ekonomi terbesar dalam beberapa dekade. Kondisi tersebut menimbulkan tantangan bagi pemerintah pusat di Beijing, Reuters melaporkan.

Yang Guang dalam pidatonya menyampaikan bahwa ia mendukung polisi untuk menangani aksi demontrasi besar sejak dua bulan terakhir di Hong Kong"Mereka yang peduli dengan kota harus melawan kekerasan itu," ujar Yang Guang.

Pada Minggu (11/8/2019), ribuan orang berunjuk rasa di Hong Kong yang tersebar di berbagai lokasi sudut kota, mendorong polisi menembakkan gas air mata. Aksi-aksi demontrasi yang menimbulkan kericuhan itu telah mendorong pemerintah pusat di Beijing mengambil sikap tegas.

Di Bandara, seribu orang menggunakan pakaian hitam melakukan unjuk rasa sambil meneriakkan "Bebaskan Hong Kong. Revolusi Sekarang Juga".

Sementara itu di Victoria Park, ribuan orang termasuk kaum lanjut usia turun ke jalan. Di bawah terik matahari, mereka menuntut pihak berwajib mendengarkan tuntutan masyarakat. []

baca juga:

Editor: Denny Iswanto

Sumber: Reuters

berita terkait

Image

Iptek

Teken Kerja Sama Baru dengan Lund University, BPPT akan Gelar Pelatihan Technopark

Image

Ekonomi

Pemerintah Perlu Berikan Insentif untuk Mendorong Kreativitas Pelaku Ekonomi di Era Industri 4.0

Image

Ekonomi

Kritik-kritik Pedas Sherly Annavita ke Jokowi Soal Ekonomi

Image

News

FOTO Aksi Ricuh Pengunjuk Rasa Hong Kong di Stasiun MRT Yuen Long

Image

Ekonomi

Laporan Kerja Emiten Dongkrak Penguatan Wall Street

Image

Ekonomi

Polemik Brexit Buat Dolar AS Energik

Image

News

BPBD: Ribuan Warga Magetan Terdampak Krisis Air Bersih

Image

Ekonomi

BCA Ramal Perlambatan Ekonomi Hambat Pertumbuhan Kredit

Image

Iptek

Tokopedia Kembangkan Ekonomi Digital di Jawa Barat

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Investor Tunggu Kepastian Penurunan Suku Bunga, Emas Belum Berkilau

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember turun 7,2 dolar AS menjadi ditutup pada 1.508,50 dolar AS per ounce.

Image
Ekonomi

Gerindra Desak Pemerintah Segera Pisahkan DJP Dari Kemenkeu

Gerindra meminta pemerintah untuk merealisasikan pemisahan DJP dari Kemenkeu yang sudah tertuang dalam RUU KUP.

Image
Ekonomi

Pembangunan Underpass Bandara NYIA Capai 74,3 Persen

Hingga pertengahan Agustus 2019, progres konstruksi underpass sepanjang 1,3 km yang dibangun di bawah bandara tersebut mencapai 74,3 persen.

Image
Ekonomi

Australia Kebanjiran Pengungsi 'Kaya' dari Hongkong

Australia melihat ada minat tinggi dalam program visa khusus millionaire dari penduduk kaya Hong Kong

Image
Ekonomi

Kemarau Panjang, Perry Optimis Inflasi Tepat Sasaran Hingga Akhir Tahun

Inflasi hingga akhir tahun 2019 tetep dalam sasaran yakni titik tengah di bawah 3,5 persen.

Image
Ekonomi

Pengusaha Bakal Rugi Rp50 Triliun Jika Pemerintah Kekeuh Segerakan Larangan Ekspor Bijih Nikel

Hal itu berpengaruh terhadap progres pembangunan fasilitas smelter dan dipastikan akan menjadi mangrak.

Image
Ekonomi

FKSPI Sebut Pengawas Intern Mampu Dukung Pencegahan Korupsi di BUMN

FKSPI dukung upaya pencegahan berbagai bentuk tindak pidana korupsi di lingkungan BUMN dengan mengembangkan whistleblowing system.

Image
Ekonomi
Perang Dagang

China Peringatkan AS Tak Tambahkan Tarif Bulan Depan

Kementerian Perdagangan China memperingatkan Amerika Serikat agar tidak meningkatkan perang perdagangan lebih lanjut.

Image
Ekonomi

Gelar Pertemuan Bilateral, Menko Luhut Tawarkan Peralatan Militer Hingga Sawit

Kedua pemimpin juga berbagi pengalaman dalam menghadapi diskriminasi sawit dari Uni Eropa.

Image
Ekonomi

Pemerintah Perlu Berikan Insentif untuk Mendorong Kreativitas Pelaku Ekonomi di Era Industri 4.0

Pemerintah dinilai perlu mendorong kreativitas pelaku ekonomi agar menghasilkan produk yang bersaing

Available
Banner Kemendagri

trending topics

banner jamkrindo

terpopuler

  1. Lagi di Singapura, Uya Kuya Sedih Blackpink Meninggal Dunia

  2. Video Vulgar Tersebar, Duo Semangka Jelaskan Kronologinya

  3. Lukas Enembe Kritik Jokowi, Faizal: Kepala Daerah Tidak Etis 'Menghujat' Presiden

  4. 2 Jam Besuk Galih Ginanjar, Barbie Kumalasari Cuma Bahas Soal Lagu

  5. Terlibat Korupsi, Penangkapan Mantan Menteri Keuangan India Berlangsung Dramatis

  6. Alasan Simon McMenemy Panggil Bomber Timnas U-19

  7. Jadi Ibu Baru, 10 Potret Memesona Aura Kasih Dua Bulan setelah Melahirkan

  8. Tyson Fury Akui Pukulan Wilder Mematikan

  9. Lebih Sering Mager, 5 Zodiak Ini Dikenal Hobi Bermalas-malasan

  10. Tunda Bulan Madu, Roger Danuarta-Cut Meyriska Pilih Hadiri Pengajian Gus Anom

Available

fokus

Hari Fotografi Sedunia
Nikah Cepat
HUT Ke-74 RI
Available

kolom

Image
Andre Purwanto

Budget Rp30 Juta, Honda PCX atau Yamaha Nmax?

Image
Ujang Komarudin

Dirgahayu RI ke 74 dari Oligarkis ke Demokratis

Image
Ahmad Irawan

Joko Widodo dan Keutamaan Partai Politik

Image
Dr. H. M. Syarif, MA

Kesan Haji Tamu Raja 2019

Available

Wawancara

Image
Video

VIDEO Jurus Optimalkan Perekonomian Domestik ala Destry Damayanti

Image
Ekonomi

Eksklusif Destry Damayanti, DGS BI yang Mencintai Moneter dan Fotografi

Image
Video

Hari Fotografi Sedunia

VIDEO Adek Berry, Memahami Kehidupan saat di Daerah Konflik

Sosok

Image
News

5 Fakta Frans Kaisiepo, Aktivis Kemerdekaan RI Sejak Muda Asal Papua

Image
News

Terpilih Kembali Jadi Ketum PKB, Ini 6 Fakta Perjalanan Karier Cak Imin

Image
News

5 Ustaz Ini Pernah Bikin Heboh Tanah Air karena Kontroversinya