image
Login / Sign Up

Kurban Mampu Selesaikan Masalah Impor Daging dan Menyejahterakan Ekonomi

Denny Iswanto

Idul Adha 1440 H

Image

Petugas melakukan penyembelihan hewan kurban di halaman Masjid At-Tin, Jakarta Timur, Minggu (11/8/2019). Setiap tahun, Masjid At-Tin rutin melakukan penyembelihan hewan kurban pemberian dari masyarakat dan perusahaan. | AKURAT.CO/Dharma WIjayanto

AKURAT.CO Indonesia Development and Islamic Studies (IDEAS), Dompet Dhuafa memaparkan penelitian potensi ekonomi kurban tahun 2019 diperkirakan senilai Rp28,4 triliun atau setara 181 ribu ton daging. Nilai itu dapat menyelesaikan masalah impor daging.

"Sebenarnya kalau kita mau mengoptimalkan potensi kurban agar dapat tergali dan terkelola, ada satu masalah bangsa yang bisa diselesaikan yaitu impor daging," ujar Direktur eksekutif IDEAS, Yusuf Wibisono di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Yusuf menyebut sebagai pembanding, sepanjang tahun 2018, Indonesia mengimpor 207 ribu ton daging sapi senilai 708 juta dolar AS atau sekitar Rp10,1 triliun.

Untuk menyelesaikan permasalahan itu, Yusuf mengatakan seharusnya ada skema rekayasa sosial sehingga penyampaian daging kurban perkotaan bisa merambah ke pedesaan.

Menurut penelitian yang tim peneliti IDEAS lakukan, potensi kurban terbesar umumnya datang dari daerah perkotaan dimana mayoritas kelas menengah muslim dengan daya beli tinggi berada.

Dari 132,3 juta muslim perkotaan, diperkirakan 40,6 juta jiwa di antaranya adalah kelas menengah-atas. Dari 10,5 juta keluarga muslim kota sejahtera itu, diperkirakan 2,9 juta di antaranya berkurban 2,06 juta ekor kambing atau domba dan 843 ribu ekor sapi. Jumlah ini kalau diproyeksikan dalam bentuk daging berpotensi menghasilkan 149 ribu ton daging.

Sedangkan dari 99,7 juta muslim pedesaan, diperkirakan hanya 9,0 juta jiwa yang merupakan kelas menengah-atas. Dari 2,3 juta keluarga muslim desa sejahtera itu, diperkirakan 634 ribu di antaranya berkurban 450 ribu kambing atau domba dan 184 ribu sapi atau kerbau. Jumlah ini kalau diproyeksikan dalam bentuk daging berpotensi menghasilkan 32 ribu ton daging.

Ketimpangan antara jumlah kurban di desa dengan kota menyebabkan banyak penerima kurban (mustahik) di pedesaan tidak terdistribusi secara merata. Sementara potensi mustahik terbesar secara umum ada di pedesaan, dimana kelas bawah muslim berdaya beli rendah (di bawah Rp500 ribu) berjumlah 24,9 juta jiwa. Sedangkan di perkotaan hanya 18,2 juta jiwa.

Kebutuhan mustahik di kota diperkirakan hanya sekitar 69 ribu ton sedangkan di desa, kebutuhannya mencapai 107 ribu ton. Itu artinya di kota potensi surplus 80 ribu ton daging sedangkan di desa potensi defisit 75 ribu ton daging.

Karena itulah, program tebar hewan kurban keluar dari daerah asal pengkurban dipandang tepat dan positif sehingga distribusi kurban lebih signifikan untuk pemerataan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat miskin.

Selain distribusi hewan kurban keluar daerah, Yusuf menilai ketahanan dari daging kurban juga mesti diperhatikan agar dapat dikonsumsi terus oleh mustahik bahkan hingga enam bulan.

"Jadi tantangan sebenarnya kepada lembaga-lembaga yang sudah mendistribusikan hewan kurban ini agar daging kurban bisa diproyeksikan hingga enam bulan berikutnya, misalnya dikornet dan sebagainya," ujar Yusuf.

Selain itu, perlu juga disosialisasikan kepada mustahik agar jangan sampai tergoda untuk menukar stok daging yang ia punya untuk pangan lain yang lebih murah atau bahkan untuk kebutuhan tersier seperti rokok.

"Jika manfaat dari potensi ekonomi kurban sebagian besar dinikmati oleh kelompok miskin, kurban tidak hanya menjadi pranata agama dan sosial, namun juga pranata ekonomi yang menyejahterakan," kata Yusuf. []

baca juga:

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Berkaca pada Jepang dan Korea, Kemenkop Berupaya Tingkatkan Kapasitas KUMKM Indonesia

Image

Ekonomi

Ekonomi Indonesia, Merdeka?

3 Kriteria BUMN yang 'Memerdekakan' Perekonomian Indonesia

Image

News

KPK Didorong Buka Kembali Kasus Korupsi Impor Daging

Image

Ekonomi

Pemindahan Ibu Kota Sebaiknya Saat Perekonomian RI Mapan dan Stabil

Image

Ekonomi

Industri Keuangan Syariah Butuh Interaksi Kuat dengan Sektor Riil

Image

Ekonomi

The Fed Tak Beri Sinyal Positif Penurunan Suku Bunga

Image

Ekonomi

Unesco Heritage Triangle Jawa Tengah-Yogyakarta Dongkrak Perekonomian Masyarakat

Image

Ekonomi

Kebut Reforma Agraria, Pemerintah Siap Percepat Redistribusi Lahan

Image

Ekonomi

Swasta Bakal Tertarik Bangun Ibu Kota Baru Jika Tahu Lokasinya

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Kenyal Hitam dan Mendunia, 5 Fakta Menarik Bisnis Bubble Tea

Bubble tea atau boba sangat terkenal di Indonesia

Image
Ekonomi

Tergerus Arus Kecerdasan Buatan, 5 Profesi yang Segera Tergantikan Robot di Masa Depan

Salah satu penyebabnya adalah adanya artificial inteligence atau kecerdasan buatan

Image
Ekonomi

Setelah Link and Match dengan Industri, Pemerintah Kini Bidik Perguruan Tinggi

Pemerintah kini sedang membidik kolaborasi peningkatan kompetensi SDM antara perguruan tinggi di Indonesia dengan perguruan tinggi top dunia

Image
Ekonomi

Pemerintah Diminta Tak Terlalu Nyaman Dengan Pertumbuhan 5 Persen

Defisit APBN menurutnya sangat rentan terhadap perekonomian nasional Indonesia.

Image
Ekonomi

PLN Janjikan Kinerja Baik Pasca Pemadaman Listrik Massal

PLN janjikan kinerja yang lebih baik pasca blackout di hampir setengah pulah Jawa pada 4 Agustus lalu.

Image
Ekonomi
Perang Dagang

AS-Jepang Akhirnya Sepakati Perjanjian Perdagangan

Kesepakatan itu dapat mendinginkan sengketa perdagangan antara dua sekutu.

Image
Ekonomi

Rupiah Ikut-ikutan Lesu Karena Perang Dagang

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan Jumat (23/8/2019) lesu 0,39% atau 55 poin ke Rp14.268.

Image
Ekonomi

IHSG Lesu Terkena Imbas Perang Dagang  

Pada pembukaan perdagangan Jumat (26/8/2019), IHSG lesu 1,34% atau 84,1 poin menjadi 6171,48.

Image
Ekonomi

Kalian Punya Pasangan Berzodiak Ini Beruntung, Karena Pandai Menabung

Banyak masyarakat modern sekarang ini, mengalami kesulitan dalam mengatur gaji setiap bulan yang diterima.

Image
Ekonomi

DPR Minta Akses Permodalan Ekonomi Kreatif Dipermudah Demi Pertumbuhan Ekonomi

Popong Otje Djundjunan menginginkan akses permodalan kepada pelaku usaha ekonomi kreatif dapat dipermudah.

Available

trending topics

banner jamkrindo

terpopuler

  1. Perjuangan Aktivis Tionghoa Pulangkan Rizieq Shihab ke Indonesia

  2. Jika Isu Referendum Papua Jadi Agenda PBB, Sebaiknya Jokowi Nyatakan Berhenti Sebagai Presiden

  3. Apresiasi Pencopotan Polwan Berikan Miras ke Mahasiswa Papua, Fahira Berharap Tidak Menjadi Persoalan Baru

  4. Arya Sinulingga Sindir Sandiaga Uno sebagai Tokoh yang Kurang Kerjaan

  5. BPIP Jawab Sindiran Habib Rizieq, Teddy Gusnaidi: Orang yang Nggak Berani Pulang, Jangan Ditanggapi

  6. Ferdinand: Dinas Kehutanan Tidak Tahu Jenis Batu dalam Instalasi Gabion, Ini Pemda atau Makelar yang Pesan?

  7. Yunarto: Saya Dukung Mas Anies Gantikan Habib Rizieq Urus FPI Sebelum Mau Pulang

  8. Rohingya di Myanmar Terperangkap Perang Baru Antara Militer dan Tentara Arakan

  9. Kuasa Hukum Minta Perkara Rizieq Dihapus, Ferdinand: Mestinya Dulu Jangan Kabur, Lawan Aja!

  10. 7 Tuntutan Warga Sorong dan Manokwari, Termasuk Pembubaran Banser, Layak Ditolak

Available

fokus

Pro Kontra
Hari Fotografi Sedunia
Nikah Cepat
Available

kolom

Image
Rozi Kurnia

Bagaimana Masa Depan Spider-Man Pasca Keluar MCU?

Image
Andre Purwanto

Budget Rp30 Juta, Honda PCX atau Yamaha Nmax?

Image
Ujang Komarudin

Dirgahayu RI ke 74 dari Oligarkis ke Demokratis

Image
Ahmad Irawan

Joko Widodo dan Keutamaan Partai Politik

Available

Wawancara

Image
Video

Hari Fotografi Sedunia

VIDEO Oscar Motuloh, Tiga Kali Kena 'Jebakan Batman'

Image
Video

Hari Fotografi Sedunia

VIDEO Peksi Cahyo, Perekam Visual Olahraga

Image
Ekonomi

Eksklusif Destry Damayanti: Kita Harus Optimalkan Perekonomian Domestik

Sosok

Image
News

Jadi Anggota DPRD Termuda Kota Malang, Ini 5 Fakta Menarik Gagah Soeryo Pamoekti

Image
Gaya Hidup

Awalnya Iseng, Pria ini Bikin Aplikasi yang Sangat Bermanfaat bagi Aktivitas Akademik

Image
News

Jadi Sorotan karena Bela UAS, 5 Fakta Sosok Ustaz Yahya Waloni