image
Login / Sign Up

Laba Bank BNI Hanya Tumbuh 2,7 Persen, Ini Problemnya

Denny Iswanto

Image

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan pertumbuhan laba sebesar 2,7 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada semester I 2019 menjadi Rp7,63 triliun. | AKURAT.CO/Denny Iswanto

AKURAT.CO PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan pertumbuhan laba sebesar 2,7 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada semester I 2019 menjadi Rp7,63 triliun. Ini karena tekanan biaya dana yang akhirnya membuat pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) hanya naik satu persen (yoy) menjadi Rp17,61 triliun.

"Tekanannya adalah interest expanse (beban bunga) tercermin dari cost of fund (biaya dana) yang terlihat dari tahun lalu meningkat dari 2,8 persen tahun lalu ke saat ini sebesar 3,2 persen," kata Direktur Keuangan BNI Anggoro Eko Cahyo dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (23/7/2019).

Anggoro mengakui sepanjang semester I 2019. perseroan memang menghadapi tantangan mengetatnya likuiditas. Dengan pendapatan bunga bersih (NII) yang tumbuh tipis, marjin bunga bersih (net interest margin/NIM) BNI, kata Anggoro, juga di bawah lima persen yakni 4,9 persen. Target BNI adalah NIM akhir tahun bisa di kisaran 5,0-5,1 persen.

baca juga:

"Maka itu kita berharap semester II 2019, tekanan likuiditas melonggar sehingga biaya dana menurun," ujar dia.

Meskipun menghadapi tantangan likuiditas, BNI mampu mendorong pertumbuhan kredit hingga 20 persen (yoy) menjadi Rp 549,23 triliun. Untuk mendukung pertumbuhan kredit itu, dana pihak ketiga (DPK) BNI naik 13 persen (yoy) menjadi Rp595,07 triliun.

"Pertumbuhan kredit BNI didorong oleh pembiayaan pada korporasi yang mencapai 51,9 persen dari total portfolio kredit BNI, dengan fokus pembiayaan pada sektor-sektor unggulan yang memiliki risiko relatif rendah, terutama ke sektor manufaktur, perdagangan, restoran dan hotel, serta jasa dunia usaha," ujar dia.

Sedangkan, kredit yang dialirkan pada segmen usaha kecil naik 21,5 persen (yoy) termasuk di dalamnya adalah penyaluran kredit usaha rakyat (KUR). Sementara untuk kredit segmen menengah tetap dijaga bertumbuh moderat sebesar 7,6 persen (yoy).

Adapun pada kredit konsumer, kredit tanpa agunan berbasis kredit kepegawaian masih menjadi kontributor utama pertumbuhan konsumer BNI yaitu sebesar 12,8 persen (yoy). Sementara untuk pertumbuhan kredit perumahan dan kartu kredit tumbuh masing-masing sebesar 8,9 persen (yoy) dan empat persen (yoy).

Meskipun NII yang hanya satu digit, BNI mampu mendongkrak pendapatan komisi (fee based income) hingga tumbuh 11,6 persen (yoy). Sebesar 96,5 persen dari pendapatan non bunga itu ditopang oleh recurring fee yang mencatatkan pertumbuhan 16,6 persen (yoy) menjadi Rp5,2 triliun. Pertumbuhan ini berkontribusi sebesar 21,6 persen terhadap total pendapatan operasional BNI pada semester I 2019.

Dari sisi kualitas aset, rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) BNI tercatat membaik menjadi 1,8 persen pada semester I 2019 dari periode yang sama di tahun sebelumnya yakni 2,1 persen.

Sedangkan biaya kredit (credit cost) juga menurun dari 1,7 persen pada semester I 2018 menjadi 1,4 persen pada semester I 2019. Hal itu membuat rasio pencadangan (coverage ratio) terus meningkat menjadi 156,5 persen pada akhir semester I 2019 dari dari 150,2 persen pada semester I 2018. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

INFOGRAFIS Pacu Pendapatan Negara

Image

Ekonomi

Aset BTN Tumbuh Tinggi Ungguli 15 Bank Besar Lainnya

Image

Ekonomi

Di Samping Kontroversi Ceramah 'Salib', Penghasilan UAS dari YouTube Menakjubkan

Image

Ekonomi

Kontoversi Soal Salib, Ternyata Segini Tarif Ceramah UAS

Image

Ekonomi

HUT Ke-74 RI

Cara Unik BNI Ajak Generasi Muda Rayakan Kemerdekaan

Image

Ekonomi

HUT Ke-74 RI

Sindir Pemerintah, Bamsoet: Kinerja Semester I 2019 Belum Lebih Baik Dari Tahun Lalu

Image

News

Kinerja Anggota BPK Petahana Terhadap BUMN Dinilai Masih Sangat Baik

Image

Ekonomi

Berikut 3 Kinerja 'Hebat' Mendag Walau Tak Penuhi Panggilan KPK

Image

Ekonomi

Akuisisi Danareksa Sekuritas, Pertumbuhan Laba BRI Tumbuh Melambat di Semester I 2019

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Pelindo IV Pastikan Layanan Bongkar Muat di Manokwari dan Jayapura Normal Pasca Aksi

Pelindo IV pastikan layanan bongkar muat barang dan kapal penumpang di Pelabuhan Manokwari dan Jayapura beroperasi normal pascaaksi.

Image
Ekonomi

Investree Kenalkan Artificial Intelligence Sebagai Jaminan Teknologi Keuangan

Investree terus berusaha meningkatkan produk dan layanannya agar dapat menjawab lebih banyak kebutuhan masyarakat Indonesia.

Image
Ekonomi

Jika Dibiarkan, Ini Dampak dari Perombakan Direksi 5 BUMN

Kalau dibiarkan, dikhawatirkan Menteri BUMN yang baru nanti akan terganggu kinerjanya

Image
Ekonomi

Pemerintah dan Pelaku Industri Putar Otak Dongkrak Harga CPO

Kementerian Perindustrian bersama pelaku industri berupaya mencari terobosan yang strategis untuk mendongkrak harga minyak sawit.

Image
Ekonomi

Mau Makan Enak Tapi Enggak Bikin Kantong Tipis? Ikuti Tips Berikut

Untuk makan enak, kebayakan kita lebih sering makan di luar atau di restaurant sehingga kantong menipis sebelum akhir bulan.

Image
Ekonomi

Keukeuh Rombak Direksi 5 BUMN, Rini Bakal Didepak Jokowi?

Image
Ekonomi

Sasar Pasar Milenial, Ramayana Lakukan Transformasi Ini

Ditengah tren lesunya pusat perbelanjaan, PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) merubah konsep tokonya.

Image
Ekonomi

Miris, Ada 3 BUMN yang Kinerjanya Mengkhawatirkan Malah Tidak Dirombak Direksinya

Kinerja BUMN yang mengkhawatirkan, malah tidak dilakukan perombakan.

Image
Ekonomi

Waskita Beton Precast Peroleh Kontrak Baru Rp3,29 Triliun Hingga Juli 2019

WSBP memperoleh nilai kontrak baru di Juli 2019 sebesar Rp3,29 triliun atau sekitar 3,17 persen dari target nilai kontrak baru 2019.

Image
Ekonomi

Tingkatkan Literasi Keuangan Perempuan, Narada Gelar Pelatihan untuk Ibu-ibu PKK

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah gencar menggandeng pelaku usaha jasa keuangan untuk mendorong literasi dan inklusi keuangan.

Available
Banner Kemendagri

trending topics

banner jamkrindo

terpopuler

  1. Tuding FPI Pemicu Kemarahan Warga Papua, Warganet Ramaikan Tagar Tangkap Abu Janda

  2. Cerita Indra L Brugman yang Tak Canggung Jadi Suami Helmalia Putri

  3. Berciuman dengan Raihaanun di Twivortirea, Reza Rahadian: Tidak Harus Bekerja Keras

  4. Kerusuhan di Manokwari, PKS: Jangan Cari Siapa yang Salah, Tapi Dimana Letak Kesalahannya

  5. Bentrok di Asrama Mahasiswa Papua, Gubernur Sulsel: Ini Bukan Sesuatu yang Besar, Ini Murni Kesalahpahaman

  6. Kerusuhan Manokwari, Ali Ngabalin: Sehari Dua Hari Papua Akan Damai

  7. Ramai #PapuaBukanMonyet, Ini Orang-orang Papua yang Membanggakan dan Menginspirasi Indonesia

  8. Mahasiswa Papua di Cengkareng Deklarasi NKRI Harga Mati

  9. Pabrik Sabu di Kalideres Gunakan Bahan Baku Obat Sesak Nafas

  10. Mustofa: Tolong Hentikan Tagar #TangkapAbuJanda

Available

fokus

Nikah Cepat
HUT Ke-74 RI
Ekonomi Indonesia, Merdeka?
Available

kolom

Image
Ahmad Irawan

Joko Widodo dan Keutamaan Partai Politik

Image
Dr. H. M. Syarif, MA

Kesan Haji Tamu Raja 2019

Image
Achmad Fachrudin

Koalisi Plus-plus dan Prospek Oposisi PKS

Image
Naila Fitria

Merdeka Sejak Dalam Pikiran

Available

Wawancara

Image
Video

Hari Fotografi Sedunia

VIDEO Kulit Citra Fotografi Jurnalistik

Image
Iptek

Jodie O'tania, Srikandi Tangguh Kepunyaan BMW Indonesia

Image
Iptek

GIIAS 2019

Gaet Milenial Indonesia, Begini Strategi Penjualan Brand Premium BMW

Sosok

Image
News

5 Bukti Kedekatan Gus Dur dengan Masyarakat Papua, Pluralis Sejati

Image
News

Jadi Menteri Perempuan Pertama dari Papua, Ini 7 Fakta Menarik Yohana Yembise

Image
Ekonomi

Belum 25 Tahun, 3 Founder Startup Indonesia Masuk Daftar Pengusaha Tersukses Asia