image
Login / Sign Up

Imbas Perang Dagang, Produsen iPad dan iWatch Minat Investasi di Indonesia

Dhera Arizona Pratiwi

Image

Ilustrasi penggunaan layar sekonder | ISTIMEWA

AKURAT.CO, Industri elektronika di Indonesia diyakini akan semakin kuat struktur manufakturnya seiring masuknya sejumlah investor baru. Peningkatan investasi ini selain dapat memacu kapasitas produksi dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor juga diharapkan menghasilkan produk substitusi impor.

“Industri elektronika ini terus kami genjot pengembangannya agar mampu berperan sebagai sektor penghasil devisa yang signifikan, dan sektor ini menjadi industri berbasis dalam negeri," kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Jakarta, Minggu (21/7/2019). 

Menperin mengungkapkan, salah satu investor industri elektonik yang telah menyatakan minatnya bakal menggelontorkan dananya di Indonesia, yaitu Compal Group.

baca juga:

“Compal adalah salah satu produsen produk Apple seperti iPad dan iWatch yang akan masuk ke Indonesia,” jelasnya.

Airlangga menambahkan, Compal sedang mencari lokasi baru untuk basis produksinya. Salah satu lokasi yang dibidiknya adalah Indonesia. “Mereka lagi mengkaji. Dalam penjajakannya, mereka melihat lokasi baru di ASEAN dan akan minat masuk investasi di Indonesia," tuturnya.

Menperin pun menyambut baik rencana investasi dari Compal Group tersebut. “Dengan adanya fasilitas insentif tax holiday yang kami tawarkan, mereka sangat tertarik untuk berinvestasi di Indonesia,” ujarnya.

Menurut Menperin, saat ini Compal memproduksi beragam produk elektronik dan sudah punya pasar yang besar. “Mereka produsen iPad, Apple Watch dan banyak produk lain. Untuk market share dunia mendekati 25 persen dan mereka produsen dari hampir semua mini notebook,” imbuhnya.

Dalam perkembangannya, Compal Group menjadi perusahaan manufaktur produk 5C seperti notebook computerstabletswearable devices, dan smartphones. Selain itu mereka berupaya mengintegrasikan produknya menjadi aplikasi IoT untuk menciptakan smart housesmart car, dan smart health care untuk menjadi penyedia solusi yang terbaik.

Pada tahun 2007, mereka memiliki pabrik di Vietnam, kemudian memiliki service center di Polandia dan pabrik di Brasil. Compal telah menyerap tenaga kerja sebanyak 80 ribu orang di seluruh dunia. Saat ini, Compal didukung dengan manajemen dan R&D yang solid.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin Harjanto mengemukakan, niat Compal untuk mencari lokasi produksi baru karena dampak perang dagang Cina-AS, sehingga perlu ada diversifikasi pasar.

“Mereka melihat pasar dalam negeri kita cukup besar. Kalau dia jadi masuk, akan membangun satu klaster dengan vendornya,” ungkapnya.

Menurut Harjanto, dalam upaya memfasilitasi investasi sektor industri yang masuk ke Indonesia, pemerintah terus mengakselerasi sejumlah pembagunan kawasan industri yang terintegrasi dengan infrastruktur penunjang seperti pelabuhan. “Hal ini agar bisa cepat untuk suplai bahan bakunya,” ujarnya.

Sebab, akan memacu nilai tambah dan daya saing produk dalam negeri agar bisa ekspor. []

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Ekonomi

Pengusaha Bakal Rugi Rp50 Triliun Jika Pemerintah Kekeuh Segerakan Larangan Ekspor Bijih Nikel

Image

Ekonomi

APNI Harap Larangan Ekspor Bijih Nikel Tidak Dipercepat

Image

Ekonomi

Jawab Soal Ekspor nikel, Menko Luhut: Tak Ada Loby Meloby

Image

Ekonomi

BI Turunkan Lagi Suku Bunga Acuan, Ini Alasannya

Image

Ekonomi

Mendag Klaim Kinerja Perdagangan Indonesia Semakin Membaik, Faktanya?

Image

Ekonomi

Luhut: Indonesia Siap Berbagi Pengalaman Investasi Dengan Afrika

Image

Ekonomi

Antam Tak Terganggu dengan Percepatan Larangan Ekspor Bijih Nikel

Image

Ekonomi

Ramai Permintaan, PT JAS Mulia Ekspor Palm Kernel Ke Negeri Jiran

Image

Ekonomi

Budaya Konsumsi Teh di Mesir Dorong Peningkatan Ekspor RI

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Pengusaha Bakal Rugi Rp50 Triliun Jika Pemerintah Kekeuh Segerakan Larangan Ekspor Bijih Nikel

Hal itu berpengaruh terhadap progres pembangunan fasilitas smelter dan dipastikan akan menjadi mangrak.

Image
Ekonomi

FKSPI Sebut Pengawas Intern Mampu Dukung Pencegahan Korupsi di BUMN

FKSPI dukung upaya pencegahan berbagai bentuk tindak pidana korupsi di lingkungan BUMN dengan mengembangkan whistleblowing system.

Image
Ekonomi
Perang Dagang

China Peringatkan AS Tak Tambahkan Tarif Bulan Depan

Kementerian Perdagangan China memperingatkan Amerika Serikat agar tidak meningkatkan perang perdagangan lebih lanjut.

Image
Ekonomi

Gelar Pertemuan Bilateral, Menko Luhut Tawarkan Peralatan Militer Hingga Sawit

Kedua pemimpin juga berbagi pengalaman dalam menghadapi diskriminasi sawit dari Uni Eropa.

Image
Ekonomi

Pemerintah Perlu Berikan Insentif untuk Mendorong Kreativitas Pelaku Ekonomi di Era Industri 4.0

Pemerintah dinilai perlu mendorong kreativitas pelaku ekonomi agar menghasilkan produk yang bersaing

Image
Ekonomi

BlueScope Gandeng Yayasan Nurani Dunia Bangun Kampung Ilmu di Purwakarta

Tak hanya membangun gedung-gedung sekolah, beragam infrastruktur desa juga dibangun dan melibatkan warga di Tegalwaru Purwakarta.

Image
Ekonomi

Pengamat: Kaltim Penuhi Semua Aspek Jadi Ibu Kota Baru Indonesia

Ada beberapa hal yang harus dipersiapkan pemerintah salah satunya soal pengamanan tanah bahwa yang akan digunakan untuk ibu kota baru.

Image
Ekonomi

Kaltim Benar-benar Jadi Ibu Kota? Jokowi: Masih Tunggu 1-2 Kajian

“Akan kita umumkan pada waktunya, masih nunggu kajian, tinggal satu, dua kajian belum disampaikan kepada saya"

Image
Ekonomi

WhatsApp Akan Luncurkan Pembayaran Digital di Indonesia, Bos BI Beri Tanggapan

Perry Warjiyo menegaskan bahwa WhatssApp belum melakukan pengajuan perijinan kepada BI hingga kini.

Image
Ekonomi

Pemerintah Akan Jadi Pemegang Mayoritas Saham Tuban Petrochemical

Pemerintah dalam perkembangannya saat ini terus berupaya mencari cara menyelesaikan permasalahan yang melanda Tuban Petrochemical Industries

Available
Banner Kemendagri

trending topics

banner jamkrindo

terpopuler

  1. Ditanya Menyesal Jadi Mualaf, Deddy Corbuzier: Sakit Mendengarnya!

  2. Jaksa Satriawan Masih Ditemui Warga Sedang Ibadah Salat Magrib saat Hari OTT KPK

  3. Pembangunan Stadion di Lahan Sengketa Berlanjut, Gubernur Anies Dinilai Tak Hormati Proses Hukum

  4. Hubungi Wagub Papua Barat, Sandiaga Uno Tawarkan Bantuan

  5. Sindir Kinerja Jokowi, 5 Fakta Menarik Sherly Annavita Rahmi

  6. Setelah Getah Getik, Kini Terpampang Batu Bronjong Senilai Rp150 Juta di Bundaran HI

  7. Perlukah UAS Minta Maaf? Ini Dua Pandangan Berbeda Yunarto dan Budiman Sudjatmiko

  8. Diam-diam Astra Menangi Tender Pengadaan Kendaraan Menteri, Segini Nilainya

  9. Lagu 'Location Unknown' Mendadak Viral, Gading Marten: Gara-Gara Gempi

  10. Juru Masak Dembele Sebut Kehidupan Sang Pemain "Gila"

Available

fokus

Hari Fotografi Sedunia
Nikah Cepat
HUT Ke-74 RI
Available

kolom

Image
Andre

Budget Rp30 Juta, Honda PCX atau Yamaha Nmax?

Image
Ujang Komarudin

Dirgahayu RI ke 74 dari Oligarkis ke Demokratis

Image
Ahmad Irawan

Joko Widodo dan Keutamaan Partai Politik

Image
Dr. H. M. Syarif, MA

Kesan Haji Tamu Raja 2019

Available

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Destry Damayanti, DGS BI yang Mencintai Moneter dan Fotografi

Image
Video

Hari Fotografi Sedunia

VIDEO Adek Berry, Memahami Kehidupan saat di Daerah Konflik

Image
Video

Hari Fotografi Sedunia

VIDEO Kulit Citra Fotografi Jurnalistik

Sosok

Image
News

5 Fakta Frans Kaisiepo, Aktivis Kemerdekaan RI Sejak Muda Asal Papua

Image
News

Terpilih Kembali Jadi Ketum PKB, Ini 6 Fakta Perjalanan Karier Cak Imin

Image
News

5 Ustaz Ini Pernah Bikin Heboh Tanah Air karena Kontroversinya