image
Login / Sign Up

Kementan Klaim Kemudahan Perizinan Tingaktan Ekspor Bunga Hias

Wayan Adhi Mahardika

Image

Pedagang bunga hias menata tanaman bunga di kawasan Kemang, Jakarta, Senin (26/11/2018). Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Hortikultura tengah berupaya meningkatkan volume ekspor tanaman hias ke berbagai negara. Indonesia memiliki 173 jenis tanaman hias dengan ribuan jenis varietas yang berpotensi tembus pasar Eropa. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Kementerian Pertanian (Kementan) berupaya memacu dan meningkatkan volume ekspor pertanian, termasuk ekspor tanaman hias ke 29 negara. Kebijakan yang telah dijalankan guna menggenjot ekspor yakni kemudahan atau pemangkasan waktu pengurusan dokumen perizinan.

Direktur Jenderal Hortikultura, Suwandi mengatakan dampak nyata dari kebijakan ini yakni berdasarkan data BPS, ekspor tanaman hias Januari hingga Mei 2019 mencapai 1.903 ton, sehingga naik 27 persen dibandingkan Januari hingga Mei 2018 yang hanya 1.494 ton.

Kemudian, usaha budidaya tanaman hias di Kabupaten Bogor meraup puluhan miliar dari penjualan melalui ekspor.

baca juga:

“Sesuai arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendulang dolar, mulai 2018 kami fokus tingkatkan volume ekspor. Salah satunya ekspor tanaman hias yang memiliki daya saing tinggi di pasar dunia,” demikian dikatakan Direktur Jenderal Hortikultura, Suwandi seperti dalam siaran pers yang di dapat Sabtu (20/7/2019).

Suwandi mengatakan  Indonesia merupakan negara yang kaya akan komoditas tanaman hias, yakni terdapat 173 jenis tanaman hias dengan ribuan jenis varietasnya. Misalnya, untuk bunga aglonema saja memiliki lebih dari 20 jenis dan warna warni.

“Untuk jenis anggrek kita ekspor ke Jepang, Korea, Timor Timur, Singapura. Jenis Mawar ke Singapura, Brunei, Vietnam, Timor Timur, Krisan ke Jepang dan masih banyak tanaman hias lainnya diekspor ke 29 negara,” ujar Suwandi.

“Ada 240 jenis tanaman hias diproduksi di Kemang Bogor ini dan diekspor ke 10 negara. Dari sini saja sudah nyata meningkatkan nilai tambah devisa puluhan miliar,” pintanya.

Suwandi menegaskan salah satu upaya Kementan meningkatkan volume ekspor tanaman hias yakni melalui mendorong investasi dan mempermudah proses pelayanan izin pengeluaran ekspor. Alhasil, kini penerbitan surat izin ekspor hanya dalam waktu 3 jam dari sebelumnya 300 jam.

“izin ekspor tanaman hias diproses oleh Kementan. Kami menjamin prosesnya gratis dan cepat secara online. Kementan menerbitkan surat izin pengeluaran ekspor dalam waktu 3 jam bagi dokumen yang clear and clean. Jadi kami cepat dan mudah prosesnya online selama dokumennya lengkap,” tegasnya.

“Dengan begitu kami yakin, investasi budidaya tanaman hias dalam negeri meningkat dan volume ekspor pun ikut naik,” sambung Suwandi.

Pada kunjungan ini, Legal Manajer, PT Monfori Nusantara, Luki Nanda Wardana mengatakan pihaknya mengekspor tanaman hias sebanyak 4,5 juta planlet per tahun dengan nilai lebih dari Rp 20 miliar. Untuk tahun 2019 ini ditargetkan ekspor 6,0 juta planlet.

Luki menambahkan tanaman hias yang diekspor tersebut ada 240 jenis lebih diantaranya aglaonema, anthurium, syngonium, tacca, epipremnum, sirih gading, hanjuang dan lainnya. Ada lebih dari 140 jenis tanaman dari impor, jadi miniplantnya impor seperti Lomandra, Anigozanthos, Dianella, Macropidia dan lainnya.

“Kita perbanyak dengan kultur jaringan disini dan hasilnya diekspor lagi. Ini sudah ekspor ke 10 negara seperti Australia, New Zealand, Amerika, Belanda, Jepang, Rusia, Afrika Selatan, dan lainnya, jelasnya,” tuturnya.

“Biaya produksi kultur jaringan ditekan efisien, melibatkan 100 pegawai dari masyarakat sekitar Kemang Bogor, ini di lahan 2,9 hektar. Ya harga jualnya bagus sehingga masih ada marjin lumayan,” imbuhnya.

Luki menyebutkan adapun ke depan rencana perluasan pasar baru yakni ekspor ke Rusia dan Afrika Selatan. Ke depan pun dengan menambah volume bagi pelanggan negara eksisting. Pasar terbesar 40 persen ke Australia dan 30 persen ke Amerika. Selanjutnya, komoditasnya juga sedang masuk ke dendrobium dan lainnya.

“Proses ekspor berdasarkan standar pesanan dari negara tujuan. Ekspor seminggu dua kali. Surat izin pengeluaran ekspor dikeluarkan Ditjen Hortikultura sangat lancar dan cepat, tidak ada hambatan. Demikian juga proses di Karantina Pertanian juga lancar,” pungkasnya. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Budaya Konsumsi Teh di Mesir Dorong Peningkatan Ekspor RI

Image

Ekonomi

Porsi Ekspor Capai 6 Persen, Sido Muncul Fokus ke 3 Negara Ini

Image

Ekonomi

Perum Perindo Genjot Suplai Tuna Ke Jepang Dukung Ekspor Perikanan

Image

Ekonomi

Tiga Proyek di Afrika Ini Jadi Fokus LPEI Bersama WIKA-DI

Image

News

Kementerian Luar Negeri Digabung di Kementerian Ekspor, Ini Tanggapan Jubir Kemlu RI

Image

Ekonomi

Ekspor Karet Jambi Mampu Tembus 7 Negara

Image

Ekonomi

Perang Dagang

Akibat Perang Dagang, Perekonomian Thailand Melambat Parah

Image

Ekonomi

LPEI Tandatangani Sejumlah Kerjasama Ekspor Ke Wilayah Afrika

Image

Ekonomi

Perang Dagang

AS Beri Kelonggaran Penangguhan Hukuman Huawei Selama 90 Hari

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Ekonomi Digital Indonesia Bakal Sumbang 9,5 Persen terhadap PDB di 2025

Pasar industri pengelolaan big data di Indonesia dalam tahun-tahun mendatang diperkirakan semakin berkembang.

Image
Ekonomi

Kupang Berpotensi Hasilkan Garam Industri, Pemerintah Langsung Pacu Investasi

Secara keseluruhan, potensi lahan tambang garam di NTT mencapai 60.000 ha.

Image
Ekonomi

Jaga Cadangan Batu Kapur, Semen Baturaja Investasi Lahan Tambang

Untuk memastikan cadangan batu kapur memenuhi hingga 40 tahun kedepan, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) tengah berinvestasi di Baturaja II.

Image
Ekonomi

Proyek LRT Jabodebek Biang Kerok Arus Kas Adhi Karya Negatif

Proyek LRT Jabodebek jadi salah satu penyebab negatifnya arus kas Adhi Karyadi Semester I 2019.

Image
Ekonomi

BCA Ramal Perlambatan Ekonomi Hambat Pertumbuhan Kredit

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) melihat kondisi ekonomi global dan domestik yang cenderung melambat akan berampak pada kredit perbankan.

Image
Ekonomi

Sido Muncul: Relokasi Pabrik Anak Usaha Masih Dirancang

Sebab, memindahkan pabrik farmasi tidak mudah dan membutuhkan waktu.

Image
Ekonomi

Harga Emas Cenderung Naik, Antam Naikkan Target Produksi

Antam (ANTM) berencana menambah target jumlah produksi emas hingga akhir tahun.

Image
Ekonomi

Kemenkeu Ungkap Alasan Pemerintah Masih Butuh Utang

Suahasil Nazara menjelaskan alasan pemerintah masih membutuhkan utang dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Image
Ekonomi

Porsi Ekspor Capai 6 Persen, Sido Muncul Fokus ke 3 Negara Ini

Porsi ekspor hingga semester I-2019 tersebut sudah meningkat tiga kali lipat bila dibandingkan dengan akhir 2018

Image
Ekonomi

HIPMI Gandeng ModalUsaha dan Baba Rafi, Beri Akses Permodalan untuk Mahasiswa

Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) menggandeng ModalSaham dan Baba Rafi untuk menyediakan akses permodalan bagi para anak muda.

Available
Banner Kemendagri

trending topics

banner jamkrindo

terpopuler

  1. Ini Hewan Ternak yang Tak Butuh Modal Besar dengan Hasil Menggiurkan

  2. Kisah Ramah dan Rekatnya Kekeluargaan Masyarakat Papua pada Mahasiswa KKN, Bikin Haru!

  3. 8 Film Superhero Pewayangan Indonesia Besutan Satria Dewa Universe

  4. Startup Es Doger Gibran Jokowi Dapat Dana Rp71 M, Said Didu: Bisnis Pedagang Kaki Lima

  5. Belum 25 Tahun, 3 Founder Startup Indonesia Masuk Daftar Pengusaha Tersukses Asia

  6. FKUB Papua Kecewa dengan TV: Seharusnya Gambar yang Tayang Sama dengan Berita yang Disiarkan

  7. Kasus Somad Dibandingkan Zakir Naik, Rustam: Seandainya Pemerintah di Sini Setegas Malaysia

  8. Australia: China Dapat Kalahkan Militer AS di Asia dalam Hitungan Jam

  9. Pembunuh Satu Keluarga di Banten Ditangkap, Ternyata Kuli Bangunan

  10. Ide Beli Greenland Dianggap Konyol, 4 Wilayah AS Ini Ternyata Dibeli dari Negara Lain

Available

fokus

Nikah Cepat
HUT Ke-74 RI
Ekonomi Indonesia, Merdeka?
Available

kolom

Image
Ahmad Irawan

Joko Widodo dan Keutamaan Partai Politik

Image
Dr. H. M. Syarif, MA

Kesan Haji Tamu Raja 2019

Image
Achmad Fachrudin

Koalisi Plus-plus dan Prospek Oposisi PKS

Image
Naila Fitria

Merdeka Sejak Dalam Pikiran

Available

Wawancara

Image
Video

Hari Fotografi Sedunia

VIDEO Kulit Citra Fotografi Jurnalistik

Image
Iptek

Jodie O'tania, Srikandi Tangguh Kepunyaan BMW Indonesia

Image
Iptek

GIIAS 2019

Gaet Milenial Indonesia, Begini Strategi Penjualan Brand Premium BMW

Sosok

Image
Gaya Hidup

Mutiara Alyzza Bilqis, Bocah Surabaya yang Bisa Hidupkan UKM dari Sampah

Image
News

Sindir Kinerja Jokowi, 5 Fakta Menarik Sherly Annavita Rahmi

Image
News

Potret 6 Kepala Daerah Makan Bareng Warganya, Sederhana tapi Hangat